<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Inspirasi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/berita/inspirasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/berita/inspirasi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 15:58:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Inspirasi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/berita/inspirasi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bayi Kelaparan di Posko Longsor: Aksi Spontan Bhayangkari Ini Bikin Haru Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/bayi-kelaparan-di-posko-longsor-aksi-spontan-bhayangkari-ini-bikin-haru-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 02:48:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[ASI bayi korban bencana]]></category>
		<category><![CDATA[banjir dan longsor Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[bayi korban longsor]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam Tapsel]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkari Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[dan Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumut]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[posko pengungsian Sipirok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32295</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bayi-kelaparan-di-posko-longsor-aksi-spontan-bhayangkari-ini-bikin-haru-indonesia">Bayi Kelaparan di Posko Longsor: Aksi Spontan Bhayangkari Ini Bikin Haru Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Tapanuli Selatan – Di tengah kesibukan posko penanganan banjir dan longsor Tapanuli Selatan yang dipenuhi warga terdampak, terjadi sebuah momen kemanusiaan yang menyentuh di Posko Kesehatan dan Dapur Umum depan RM Sinyar-Nyar, Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok, Sabtu (29/11/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seorang anggota Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan, Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, menjadi sorotan setelah aksi spontan yang ia lakukan demi menyelamatkan seorang bayi korban bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ny. Nova menyusui seorang bayi berusia sekitar satu bulan yang terpisah dari ibunya akibat longsor di Sipirok. Bayi tersebut menangis tanpa henti karena lapar dan kelelahan saat berada di posko pengungsian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi tersebut terjadi saat proses penanganan darurat banjir dan longsor di Tapanuli Selatan yang masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa tersebut terjadi di Posko Kesehatan dan Dapur Umum, Desa Marsada, Sipirok, yang menjadi pusat pelayanan bagi warga terdampak bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bayi tersebut tidak mendapatkan ASI karena ibunya masih tertahan di lokasi longsor. Melihat kondisi itu, Ny. Nova tergerak untuk memberikan bantuan langsung agar bayi segera tenang dan mendapatkan nutrisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mendapatkan izin dari tenaga kesehatan dan nenek sang bayi, Ny. Nova membawa bayi itu ke musholla kecil di area posko dan menyusuinya dengan penuh haru. Tangis sang bayi pun mereda dan ia tertidur dalam dekapan hangat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bayi-kelaparan-di-posko-longsor-aksi-spontan-bhayangkari-ini-bikin-haru-indonesia">Bayi Kelaparan di Posko Longsor: Aksi Spontan Bhayangkari Ini Bikin Haru Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lurah Cikoko Masuk 10 Besar PJA 2025, Unggul dengan Inovasi Hukum Berbasis Masyarakat</title>
		<link>https://www.seketika.com/lurah-cikoko-masuk-10-besar-pja-2025-unggul-dengan-inovasi-hukum-berbasis-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 07:39:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Access to Justice]]></category>
		<category><![CDATA[Fadhilah Nursehati]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Layanan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadarkum]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Cikoko]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham RI]]></category>
		<category><![CDATA[Peacemaker Justice Award 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Posbankum]]></category>
		<category><![CDATA[Restorative Justice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32243</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/lurah-cikoko-masuk-10-besar-pja-2025-unggul-dengan-inovasi-hukum-berbasis-masyarakat">Lurah Cikoko Masuk 10 Besar PJA 2025, Unggul dengan Inovasi Hukum Berbasis Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI resmi menganugerahkan Peacemaker Justice Award (PJA) 2025 kepada para kepala desa dan lurah yang dinilai berhasil menjaga harmoni sosial melalui penyelesaian sengketa secara nonlitigasi. Acara penganugerahan digelar di Graha Pengayoman, Jakarta, Kamis (27/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 130 Peacemaker Justice Awardees dari seluruh Indonesia mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan tersebut menjadi rangkaian seleksi nasional PJA yang berlangsung pada 24 November 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari proses seleksi tersebut, terpilih 10 desa dan kelurahan sebagai TOP PJA 2025, salah satunya Kelurahan Cikoko, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, yang dipimpin oleh Lurah Fadhilah Nursehati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fadhilah menyampaikan rasa syukur atas capaian masuk jajaran 10 besar TOP Peacemaker Justice Award 2025. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengaku proses seleksi yang meliputi kunjungan ke berbagai instansi dan pendalaman materi dari para narasumber menjadi pengalaman berharga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di sinilah kami diuji untuk menjadi garda terdepan pelayanan publik yang memiliki peran kunci dalam mewujudkan <em>access to justice</em> berbasis masyarakat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam ajang PJA 2025, Kelurahan Cikoko mengusung sejumlah inovasi yang menonjol, di antaranya:</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/lurah-cikoko-masuk-10-besar-pja-2025-unggul-dengan-inovasi-hukum-berbasis-masyarakat">Lurah Cikoko Masuk 10 Besar PJA 2025, Unggul dengan Inovasi Hukum Berbasis Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Universitas Negeri Malang Menguatkan Kolaborasi Konservasi Kawasan KHDTK UM di Desa Tugurejo Blitar</title>
		<link>https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-menguatkan-kolaborasi-konservasi-kawasan-khdtk-um-di-desa-tugurejo-blitar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 13:28:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[desa pesisir blitar]]></category>
		<category><![CDATA[desa tugurejo]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi lingkungan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi multistakeholder]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi berbasis komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan pesisir berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi petik laut]]></category>
		<category><![CDATA[zonasi hutan partisipatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31930</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-menguatkan-kolaborasi-konservasi-kawasan-khdtk-um-di-desa-tugurejo-blitar">Dosen Universitas Negeri Malang Menguatkan Kolaborasi Konservasi Kawasan KHDTK UM di Desa Tugurejo Blitar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Malang – Desa Tugurejo di Kabupaten Blitar menjadi sorotan dalam inovasi pengelolaan lingkungan setelah sukses melaksanakan model kolaborasi multistakeholder dan zonasi hutan berbasis partisipasi masyarakat pada akhir Juni 2025. Dalam program yang berlangsung lima hari dan melibatkan tim Universitas Negeri Malang, warga desa, kelompok nelayan serta petani, tokoh adat, dan pemerintah desa ini, tercipta sinergi lintas sektor yang berfokus membangun tata kelola sumber daya pesisir yang lebih adil, inklusif, dan berdaya saing tinggi.​</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian kegiatan diisi Focus Group Discussion, survei lapangan, dan pemetaan sosial untuk menggali dinamika kehidupan masyarakat pesisir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Semangat gotong royong dan kolaborasi tampak dalam upaya modernisasi alat tangkap ikan, pengelolaan hasil pertanian tebu, hingga adaptasi terhadap keterbatasan infrastruktur pendidikan dan pariwisata desa seperti di Pantai Gurah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Desa Supangat bersama para aktor kunci di antaranya Pak Hardi (koordinator nelayan) dan Mbah Mijan (tokoh adat) mendorong pelestarian tradisi Petik Laut sebagai pilar spiritual dan solidaritas sosial yang memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi perubahan iklim maupun tantangan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">​Kegiatan ini juga memetakan berbagai hambatan besar, mulai dari penurunan hasil tangkapan ikan, konflik pengelolaan pohon konservasi, hingga ketimpangan akses pendidikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, perubahan nyata muncul lewat pemanfaatan teknologi (WhatsApp group nelayan untuk pemasaran), sistem bagi hasil tangkap yang adil, serta strategi kontrak penjualan tebu yang menopang kestabilan ekonomi warga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga didorong aktif dalam pemetaan aktor dan relasi kuasa (power-interest grid) sehingga tercipta model tata kelola baru yang adil dan kolaboratif.​</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil akhirnya, kolaborasi Tugurejo menghasilkan rancangan konservasi berbasis partisipasi masyarakat melindungi lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi dan budaya lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Prinsip keterbukaan, gotong royong, dan inovasi menegaskan bahwa model kampung ini bisa direplikasi di desa pesisir lain sebagai solusi menghadapi krisis ekologi nasional. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan dukungan kabupaten dan hasil riset yang berkelanjutan, optimisme perubahan semakin tumbuh di Tugurejo. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kini, desa ini tak sekadar dikenal dengan tradisi dan hasil bumi, tapi menjadi teladan nasional kolaborasi komunitas lokal menjaga bumi untuk generasi mendatang.​(rls)</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31932" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Menguatkan-Kolaborasi-Konservasi-Kawasan-KHDTK-UM-di-Desa-Tugurejo-Blitar-1-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31932"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="31933" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Menguatkan-Kolaborasi-Konservasi-Kawasan-KHDTK-UM-di-Desa-Tugurejo-Blitar-2-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31933" srcset="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Menguatkan-Kolaborasi-Konservasi-Kawasan-KHDTK-UM-di-Desa-Tugurejo-Blitar-2-700x400.jpg 700w, https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Menguatkan-Kolaborasi-Konservasi-Kawasan-KHDTK-UM-di-Desa-Tugurejo-Blitar-2.jpg 664w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="31931" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Menguatkan-Kolaborasi-Konservasi-Kawasan-KHDTK-UM-di-Desa-Tugurejo-Blitar-3-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31931"/></figure>
</figure>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-menguatkan-kolaborasi-konservasi-kawasan-khdtk-um-di-desa-tugurejo-blitar">Dosen Universitas Negeri Malang Menguatkan Kolaborasi Konservasi Kawasan KHDTK UM di Desa Tugurejo Blitar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</title>
		<link>https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 13:09:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[coastal green harmony project]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[ekowisata malang]]></category>
		<category><![CDATA[green fortification]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[restorasi mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[universitas negeri malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31898</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai">Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Malang – Desa Tegalsari, di wilayah pesisir selatan Malang, telah mengalami transformasi signifikan melalui program Green Fortification dan Coastal Green Harmony Project. Program ini merupakan usaha kolaboratif antara Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dan Komunitas Tegalsari Maritim (KTM) yang bertujuan memulihkan ekosistem sungai dan meningkatkan kapasitas sosial warga dalam menghadapi perubahan iklim dan ancaman bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Green Fortification fokus pada penanaman vegetasi seperti mangrove, jambu air, dan aren untuk mencegah erosi dan longsor. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, program ini menggabungkan teknologi, seperti sensor untuk pemantauan kelembaban tanah dan curah hujan secara real-time. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Data ini membantu komunitas mengelola sumber daya alam dan mitigasi bencana dengan lebih efektif melalui dashboard digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partisipasi aktif warga, terutama generasi muda dan perempuan, menjadi kunci keberhasilan program ini. Mereka tidak hanya menanam pohon, tapi juga mengelola ekowisata berbasis konservasi yang mulai berkembang dan mendapatkan pengakuan resmi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Komunitas mendapat sertifikasi pemandu wisata dan legalitas formal, sehingga potensi ekonomi lokal mulai bangkit berkat keragaman hasil tanaman produktif serta daya tarik ekowisata alami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini memberikan dampak nyata berupa berkurangnya titik erosi, meningkatnya kesiapsiagaan terhadap bencana, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan di kalangan komunitas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam tahap awal, penanaman dilakukan di titik-titik rawan di sekitar Sungai Bajulmati yang merupakan pembatas alami kawasan Tegalsari dengan pesisir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun sudah memperoleh kemajuan, program ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam membangun pemahaman warga yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya pemulihan ekosistem dan mitigasi bencana. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kendala cuaca ekstrem juga sempat mempengaruhi kegiatan lapangan. Untuk itu, rencana ke depan mencakup pelatihan berkelanjutan dan perluasan area konservasi agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, upaya di Tegalsari menjadi contoh penting dalam memperlihatkan bagaimana sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan partisipasi komunitas dapat mewujudkan pelestarian lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa Tegalsari kini tidak hanya menjadi daerah yang lestari secara ekologis, melainkan juga tumbuh sebagai lumbung ekowisata yang eksis sebagai benteng hijau di tengah berbagai tantangan iklim dan sosial. (rls)</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31905" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31905"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31901" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-5-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31901"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31902" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31902" srcset="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4-700x400.jpg 700w, https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4.jpg 764w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31903" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-3-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31903"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31904" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-2-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31904"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31900" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-7-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31900"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31899" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-6-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31899"/></figure>
</figure>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai">Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia Hidup Berkelanjutan dari Padepokan Arum Sabil, Jember</title>
		<link>https://www.seketika.com/rahasia-hidup-berkelanjutan-dari-padepokan-arum-sabil-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 05:53:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Arum Sabil]]></category>
		<category><![CDATA[Baitul Arqom]]></category>
		<category><![CDATA[Edamame Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi alam]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan H. Arum Sabil]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Pedesaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren Baitul Arqom]]></category>
		<category><![CDATA[Zero Waste]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31722</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rahasia-hidup-berkelanjutan-dari-padepokan-arum-sabil-jember">Rahasia Hidup Berkelanjutan dari Padepokan Arum Sabil, Jember</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Hidup berkelanjutan menjadi tema penting yang digelorakan oleh Padepokan H. Arum Sabil di Tanggul, Jember. Dari pandangan Arum Sabil, hidup bukan hanya tentang hari ini, melainkan juga tentang meninggalkan warisan bagi generasi mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hidup bukan semata untuk diri sendiri. Hidup adalah warisan bagaimana kita menyiapkan bumi ini bagi generasi yang akan datang,” ungkap Arum Sabil </p>



<p class="wp-block-paragraph">dikutip dari akun Instagram @wildana_wargadinata tentang hidup yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hidup bukan hanya untuk hari ini, bukan pula semata untuk diri sendiri. Hidup adalah warisan tentang bagaimana kita menyiapkan bumi ini bagi generasi yang akan datang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kita sedang menapaki jalan menuju Indonesia Emas 2050: sebuah cita tentang bangsa yang kuat, bermartabat, berdaulat, dan berintegritas bangsa yang mampu berdiri tegak di atas kaki sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apa pun yang kita lakukan hari ini, hendaknya berpihak pada kehidupan yang berkelanjutan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rahasia-hidup-berkelanjutan-dari-padepokan-arum-sabil-jember">Rahasia Hidup Berkelanjutan dari Padepokan Arum Sabil, Jember</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuma Rp2.000 Sehari! Penjual Ketan di Lumajang Bikin Warganet Terharu</title>
		<link>https://www.seketika.com/cuma-rp2-000-sehari-penjual-ketan-di-lumajang-bikin-warganet-terharu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 04:40:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Indah Amperawati]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Infak Harian]]></category>
		<category><![CDATA[Infak Rp 2000]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kisah inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Penjual Ketan]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Zakat UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29997</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuma-rp2-000-sehari-penjual-ketan-di-lumajang-bikin-warganet-terharu">Cuma Rp2.000 Sehari! Penjual Ketan di Lumajang Bikin Warganet Terharu</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Lumajang – Sebuah kisah inspiratif datang dari seorang penjual ketan di Tempeh Tengah, Lumajang. Meski berpenghasilan pas-pasan, ia rutin menyisihkan Rp2.000 setiap hari untuk berinfak melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang. Aksi kecil namun konsisten ini menggugah hati banyak orang dan menjadi contoh nyata kekuatan solidaritas sosial masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Lumajang, Indah Amperawati, turut angkat bicara mengenai kisah mengharukan ini. Ia menyebut bahwa nilai infak bukan dilihat dari besar kecilnya, melainkan dari keikhlasan dan konsistensi dalam berbagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini bukan soal besar kecilnya uang, tetapi tentang keikhlasan dan konsistensi dalam berbagi. Infak seperti ini tidak ternilai harganya,&#8221; ujar Bupati Indah Amperawati dalam keterangannya, Jumat (5/9/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Indah menegaskan, apa yang dilakukan penjual ketan ini merupakan contoh semangat gotong royong sosial yang masih tumbuh subur di tengah masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengajak seluruh warga Lumajang untuk meneladani tindakan mulia tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau seorang penjual ketan bisa menyisihkan rezekinya secara rutin, maka tak ada alasan bagi kita untuk tidak melakukan hal yang sama,” tegasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuma-rp2-000-sehari-penjual-ketan-di-lumajang-bikin-warganet-terharu">Cuma Rp2.000 Sehari! Penjual Ketan di Lumajang Bikin Warganet Terharu</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</title>
		<link>https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 08:36:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bintang mahaputera utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Anak Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi digital indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ruang digital aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29649</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital">Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid, menerima anugerah Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan bergengsi ini diberikan atas jasa besar Menkomdigi Meutya Hafid dalam melahirkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">PP TUNAS merupakan regulasi strategis yang menjadi fondasi dalam menciptakan ruang digital yang aman, ramah anak, serta bebas dari konten negatif, penyalahgunaan data, dan risiko eksploitasi terhadap anak-anak Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam prosesi penganugerahan, Meutya Hafid tampil anggun mengenakan kebaya polos cokelat emas dan kain jarik batik cokelat. Ia didampingi sang suami, Noer Fajrieansyah, saat menerima langsung selempang dan pin Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemberian tanda kehormatan negara ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 73, 74, 75, 76, 77, dan 78 TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Meutya Hafid, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, turut dianugerahi Bintang Mahaputera Pratama atas kontribusinya dalam memperkuat ekosistem komunikasi dan digital nasional.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital">Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Palestina di Tengah Perang Gaza: Sumpah Medis yang Ditantang Diskriminasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/dokter-palestina-di-tengah-perang-gaza-sumpah-medis-yang-ditantang-diskriminasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 18:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Film]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Diskriminasi Arab]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Film Dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza Under Attack]]></category>
		<category><![CDATA[Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Physicians For Human Rights]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Kesehatan Israel]]></category>
		<category><![CDATA[The Guardian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29031</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-palestina-di-tengah-perang-gaza-sumpah-medis-yang-ditantang-diskriminasi">Dokter Palestina di Tengah Perang Gaza: Sumpah Medis yang Ditantang Diskriminasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – The Guardian baru-baru ini merilis sebuah film dokumenter berdurasi 22 menit berjudul &#8220;Sumpah: Menjadi Dokter Palestina dalam Sistem Layanan Kesehatan Israel&#8221;. Film ini menyoroti kisah nyata dan penuh tantangan dari dokter Palestina yang bekerja di Israel, khususnya di tengah ketegangan yang meningkat akibat perang Gaza yang masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dokumenter ini mengikuti perjalanan Dr. Lina Qasem-Hassan, seorang dokter Palestina yang telah lama mendedikasikan hidupnya untuk merawat pasien, baik warga Israel maupun Palestina. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski hampir seperempat dokter di Israel merupakan warga negara Arab, mereka masih menghadapi diskriminasi sistemik, kesenjangan akses, dan hambatan dalam pengembangan karier di lingkungan sistem layanan kesehatan Israel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam opininya yang dimuat di The Guardian, Qasem-Hassan menulis bahwa sejak 7 Oktober, para staf medis Palestina menghadapi persekusi dan fitnah yang makin memburuk. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyatakan bahwa sentimen anti-Palestina bahkan muncul dari rekan kerja dan pasien, memperparah tekanan yang dirasakan tenaga kesehatan Arab.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-palestina-di-tengah-perang-gaza-sumpah-medis-yang-ditantang-diskriminasi">Dokter Palestina di Tengah Perang Gaza: Sumpah Medis yang Ditantang Diskriminasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Iqbal Fauzi, Dari Beasiswa Jadi Perwira: Transformasi Sobat Bumi yang Menginspirasi!</title>
		<link>https://www.seketika.com/iqbal-fauzi-dari-beasiswa-jadi-perwira-transformasi-sobat-bumi-yang-menginspirasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 03:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aksi sobat bumi]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa sobat bumi]]></category>
		<category><![CDATA[CSR Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[desa energi berdikari]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Net Zero Emission]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan softskill mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[SDGs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28710</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/iqbal-fauzi-dari-beasiswa-jadi-perwira-transformasi-sobat-bumi-yang-menginspirasi">Iqbal Fauzi, Dari Beasiswa Jadi Perwira: Transformasi Sobat Bumi yang Menginspirasi!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Beasiswa Sobat Bumi membentuk penerimanya untuk tidak hanya berprestasi secara akademik tetapi juga memiliki keterampilan softskill. Beasiswa ini menjadi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) <a href="https://www.seketika.com/?s=Pertamina&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pertamina</a> di bidang pendidikan dengan beragam manfaat untuk penerimanya, mulai dari bantuan biaya pendidikan, bantuan biaya hidup, serta jejaring mahasiswa dan alumni penerima beasiswa dari seluruh Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai tambah dari Beasiswa Sobat Bumi terletak dari aksi atau kegiatan yang diwajibkan kepada para penerimanya, yakni aksi pelestarian lingkungan (Aksi Sobat Bumi) dan energi terbarukan untuk ekonomi masyarakat desa (Desa Energi Berdikari Sobat Bumi).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah yang dirasakan oleh Iqbal Fauzi, alumni mahasiswa Institut Teknologi Bandung dan Beasiswa Sobat Bumi angkatan ke-8 yang kini menjadi Perwira PT <a href="https://www.seketika.com/?s=Pertamina&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pertamina</a> Hulu Energi lewat program Bimbingan Profesi Sarjana Subholding Upstream (BPS SHU) tahun 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Iqbal mengungkapkan bahwa terdapat dua keterampilan yang diperoleh selama menjadi SoBI dan terus dibawa hingga menjadi Perwira, yakni nilai adaptif dan kolaboratif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dua nilai ini saya peroleh, salah satunya, ketika melakukan Aksi Sobat Bumi di tengah keterbatasan mobilitas akibat pandemi, mulai dari mengelola webinar, menyusun konten kampanye lingkungan di media sosial, dan melakukan aksi sosial dengan konsep layanan tanpa turun (drive-thru). Meski kegiatan ini terlihat sederhana, proses di baliknya menuntut sinergi antar tim dan komunikasi dengan stakeholders. Inilah yang saya bawa dalam kehidupan sebagai seorang Perwira, untuk bisa tetap tenang, terbuka pada perubahan, sigap menyesuaikan diri dalam menghadapi tantangan serta mengedepankan kolaborasi demi mencapai tujuan bersama,” ujar Iqbal, (14/07).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Iqbal, Aksi Sobat Bumi (Aksi SoBI) menjadi momen pembelajaran yang mengajarkan dirinya untuk bisa bermakna bagi orang lain.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/iqbal-fauzi-dari-beasiswa-jadi-perwira-transformasi-sobat-bumi-yang-menginspirasi">Iqbal Fauzi, Dari Beasiswa Jadi Perwira: Transformasi Sobat Bumi yang Menginspirasi!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangeran Arab Saudi Al Waleed “Pangeran Tidur” Meninggal Setelah 19 Tahun Koma: Dunia Berduka</title>
		<link>https://www.seketika.com/pangeran-arab-saudi-al-waleed-pangeran-tidur-meninggal-setelah-19-tahun-koma-dunia-berduka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 02:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Timur Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi Keteguhan Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan London 2005]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Mengharukan]]></category>
		<category><![CDATA[Koma 19 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Alwaleed bin Khaled]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Khaled bin Talal]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran Tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Salat Jenazah Riyadh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28694</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pangeran-arab-saudi-al-waleed-pangeran-tidur-meninggal-setelah-19-tahun-koma-dunia-berduka">Pangeran Arab Saudi Al Waleed “Pangeran Tidur” Meninggal Setelah 19 Tahun Koma: Dunia Berduka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pangeran Alwaleed bin Khaled bin Talal, yang dikenal luas sebagai &#8220;Pangeran Tidur&#8221;, telah meninggal dunia setelah hampir dua dekade dalam kondisi koma. Pengumuman duka ini disampaikan oleh ayahnya, Pangeran Khaled bin Talal, pada hari Sabtu (19/07/2025), menandai berakhirnya perjuangan medis panjang sang putra yang dimulai sejak kecelakaan lalu lintas parah di London pada tahun 2005.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pangeran Alwaleed mengalami koma total saat sedang menempuh pendidikan di Inggris. Insiden tragis ini membuatnya bergantung pada alat bantu hidup selama hampir 20 tahun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun beberapa kali menunjukkan gerakan kecil yang memberi secercah harapan, kondisi medisnya tidak pernah membaik secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pangeran Khaled bin Talal secara konsisten menolak untuk mencabut alat bantu hidup putranya, dengan keyakinan kuat bahwa hidup dan mati adalah hak prerogatif Tuhan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sikap tegas ini menarik simpati dari jutaan masyarakat di Arab Saudi dan dunia Islam, yang terus mengikuti perkembangan kesehatan Pangeran Alwaleed selama bertahun-tahun.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pangeran-arab-saudi-al-waleed-pangeran-tidur-meninggal-setelah-19-tahun-koma-dunia-berduka">Pangeran Arab Saudi Al Waleed “Pangeran Tidur” Meninggal Setelah 19 Tahun Koma: Dunia Berduka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
