<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aminurokhman Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/aminurokhman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/aminurokhman</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Sep 2024 14:10:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Aminurokhman Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/aminurokhman</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aminurokhman Bahas Risiko Calon Tunggal dan Implikasi Pilkada Ulang</title>
		<link>https://www.seketika.com/aminurokhman-bahas-risiko-calon-tunggal-dan-implikasi-pilkada-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 17:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aminurokhman]]></category>
		<category><![CDATA[CalonTunggal]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Pilkada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19233</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/aminurokhman-bahas-risiko-calon-tunggal-dan-implikasi-pilkada-ulang">Aminurokhman Bahas Risiko Calon Tunggal dan Implikasi Pilkada Ulang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI, Aminurokhman, baru-baru ini memberikan pandangan mendalam mengenai fenomena calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di beberapa wilayah Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penilaiannya, Aminurokhman menekankan bahwa meskipun calon tunggal merupakan bagian dari dinamika demokrasi, perlu ada langkah antisipasi untuk menghadapi risiko kekalahan dari kotak kosong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Calon tunggal mencerminkan dinamika demokrasi kita, namun risiko kekalahan oleh kotak kosong tetap harus diperhitungkan. Jika ini terjadi, akan ada pemilihan ulang yang perlu dipersiapkan,&#8221; ujar Aminurokhman kepada Parlementaria setelah memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (11/9/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat tersebut, Komisi II DPR bersama KPU RI membahas implikasi dari kekalahan calon tunggal, termasuk potensi pelaksanaan Pilkada ulang yang direncanakan pada tahun 2025. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Aminurokhman mengingatkan bahwa pemilihan ulang memerlukan persiapan anggaran dan waktu yang cukup, mengingat proses pendaftaran ulang serta tahapan lainnya memerlukan jeda waktu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemilukada ulang tentu membutuhkan waktu. Selama periode tersebut, harus ada Penjabat (Pj) sementara untuk mengisi kekosongan posisi kepala daerah. Jika masa jabatan Pj masih dalam batas enam bulan, kami dapat memaklumi. Namun, jika harus menunda hingga 2025, Komisi II akan menyatakan keberatan, terutama jika keserentakan Pilkada tetap harus dilaksanakan,” jelas Aminurokhman.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/aminurokhman-bahas-risiko-calon-tunggal-dan-implikasi-pilkada-ulang">Aminurokhman Bahas Risiko Calon Tunggal dan Implikasi Pilkada Ulang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aminurokhman: Temuan PPATK Terkait Transaksi Mencurigakan Harus Berdasarkan Bukti Bukan Asumsi</title>
		<link>https://www.seketika.com/aminurokhman-temuan-ppatk-terkait-transaksi-mencurigakan-harus-berdasarkan-bukti-bukan-asumsi</link>
					<comments>https://www.seketika.com/aminurokhman-temuan-ppatk-terkait-transaksi-mencurigakan-harus-berdasarkan-bukti-bukan-asumsi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2023 04:15:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aminurokhman]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[PPATK]]></category>
		<category><![CDATA[Temuan PPATK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=6573</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/aminurokhman-temuan-ppatk-terkait-transaksi-mencurigakan-harus-berdasarkan-bukti-bukan-asumsi">Aminurokhman: Temuan PPATK Terkait Transaksi Mencurigakan Harus Berdasarkan Bukti Bukan Asumsi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Pembuktian secara yuridis formal harus secara clear baru kita melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+II+DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi II DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Aminurokhman&amp;post_type%5B%5D=post">Aminurokhman</a> menyoroti soal laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (<a href="https://www.seketika.com/?s=PPATK&amp;post_type%5B%5D=post">PPATK</a>) yang menemukan adanya dugaan transaksi mencurigakan jelang <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilu+2024&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilu 2024</a>. Menurutnya, pembuktian tersebut harus berdasarkan fakta bukan asumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“<a href="https://www.seketika.com/?s=Temuan+PPATK&amp;post_type%5B%5D=post">Temuan PPATK</a> itu ya kita tunggu saja, sejauh mana temuan itu bisa dikaitkan langsung dengan pemilu. Harus dibuktikan dulu. Pembuktiannya tidak berdasarkan asumsi tapi berdasarkan fakta yang sebenarnya,” ungkap Aminurokman dalam keterangannya pada Parlementaria, di Jakarta, Senin (18/12/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+NasDem&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi NasDem</a> itu menilai pembuktian terkait dengan temuan PPATK soal dugaan transaksi mencurigakan jelang <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilu+2024&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilu 2024</a> penting. Menurutnya, pembuktian itu harus dilakukan secara yuridis formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pembuktian secara yuridis formal harus secara clear baru kita melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemilu,” kata Amin, sapaan Aminurokman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Legislator Dapil Jawa Timur II pun menekankan, penyelenggara <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilu+2024&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilu 2024</a> harus dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara benar, proporsional, dan profesional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika belum (jelas bukti) ya tentu kita dorong mereka harus mengambil langkah-langkah yang prosedural, proporsional, dan profesional,” tegasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/aminurokhman-temuan-ppatk-terkait-transaksi-mencurigakan-harus-berdasarkan-bukti-bukan-asumsi">Aminurokhman: Temuan PPATK Terkait Transaksi Mencurigakan Harus Berdasarkan Bukti Bukan Asumsi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/aminurokhman-temuan-ppatk-terkait-transaksi-mencurigakan-harus-berdasarkan-bukti-bukan-asumsi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
