<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>antariksa Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/antariksa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/antariksa</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Mar 2025 14:50:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>antariksa Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/antariksa</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesawat Ulang-Alik Mini Rahasia Militer AS X-37B Kembali ke Bumi Setelah 434 Hari Kelilingi Dunia</title>
		<link>https://www.seketika.com/pesawat-ulang-alik-mini-rahasia-militer-as-x-37b-kembali-ke-bumi-setelah-434-hari-kelilingi-dunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 19:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[eksperimen militer]]></category>
		<category><![CDATA[militer AS]]></category>
		<category><![CDATA[misi rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat canggih]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat dapat digunakan kembali]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat ulang-alik mini]]></category>
		<category><![CDATA[SpaceX]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[X-37B]]></category>
		<category><![CDATA[X-37B misi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24944</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pesawat-ulang-alik-mini-rahasia-militer-as-x-37b-kembali-ke-bumi-setelah-434-hari-kelilingi-dunia">Pesawat Ulang-Alik Mini Rahasia Militer AS X-37B Kembali ke Bumi Setelah 434 Hari Kelilingi Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pesawat ulang-alik mini rahasia milik militer AS, X-37B, kembali ke Bumi pada hari Jumat setelah menghabiskan 434 hari mengelilingi dunia. Misi yang sangat tertutup ini dimulai pada bulan Desember 2023, ketika pesawat antariksa tersebut diluncurkan dari Kennedy Space Center milik NASA dengan bantuan roket SpaceX. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan misi antariksa lainnya, pesawat X-37B tidak membawa penumpang dan hanya mengangkut eksperimen militer yang sangat penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah hampir 15 bulan mengorbit Bumi, pesawat luar angkasa ini mendarat sebelum fajar di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendaratan tersebut baru diumumkan beberapa jam setelah kejadian, menjaga kerahasiaan misi tersebut. Foto-foto yang dirilis memperlihatkan pesawat X-37B yang diparkir di landasan pacu dalam keadaan gelap, menunjukkan kecanggihan teknologi yang ada pada pesawat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesawat X-37B adalah wahana uji buatan Boeing yang dirancang untuk dapat digunakan kembali. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pesawat-ulang-alik-mini-rahasia-militer-as-x-37b-kembali-ke-bumi-setelah-434-hari-kelilingi-dunia">Pesawat Ulang-Alik Mini Rahasia Militer AS X-37B Kembali ke Bumi Setelah 434 Hari Kelilingi Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASA Peringatkan Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi pada 2032</title>
		<link>https://www.seketika.com/nasa-peringatkan-asteroid-berpotensi-tabrak-bumi-pada-2032</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 14:19:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[asteroid]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[YR4]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24427</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-peringatkan-asteroid-berpotensi-tabrak-bumi-pada-2032">NASA Peringatkan Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi pada 2032</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Dunia – NASA mengonfirmasi bahwa asteroid 2024 YR4 berpotensi menabrak Bumi dalam kurun waktu tujuh tahun ke depan, tepatnya pada Desember 2032. Berdasarkan perhitungan awal, kemungkinan tabrakan asteroid ini mencapai 2,3% atau 1 banding 43.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asteroid 2024 YR4 saat ini terus bergerak mendekati Bumi dengan jarak 828.800 kilometer, menurut pantauan terakhir pada Desember 2024. Para ilmuwan memprediksi bahwa asteroid tersebut akan semakin dekat pada Desember 2032. Dengan ukuran yang diperkirakan antara 40 hingga 100 meter, asteroid ini dijuluki &#8216;penghancur kota&#8217; karena potensi dampaknya yang bisa menyebabkan kerusakan signifikan jika benar-benar menghantam Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Negara-Negara yang Berpotensi Terdampak<br>NASA juga mengungkap wilayah yang kemungkinan besar terkena dampak jika 2024 YR4 benar-benar menabrak Bumi. Berdasarkan prediksi, jalur tabrakan asteroid mencakup wilayah dari Amerika Selatan bagian utara hingga Samudra Pasifik, Asia Selatan, Laut Arab, dan Afrika. Beberapa negara yang disebut harus bersiap menghadapi ancaman ini adalah:</p>



<p class="wp-block-paragraph">India, Pakistan, Bangladesh (Asia Selatan)<br>Etiopia, Sudan, Nigeria (Afrika)<br>Venezuela, Kolombia, Ekuador (Amerika Selatan)<br>Meskipun prediksi ini belum sepenuhnya akurat, NASA menegaskan bahwa observasi lebih lanjut akan terus dilakukan untuk memahami dampak potensial yang dapat ditimbulkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ancaman Nyata atau Masih Bisa Dicegah?<br>NASA menyatakan bahwa asteroid ini masih bisa dikeluarkan dari daftar ancaman jika analisis lebih lanjut menunjukkan perubahan orbitnya. Namun, kemungkinan ancaman tetap ada dan terus diawasi oleh para ilmuwan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika asteroid benar-benar menabrak Bumi, kecepatan hantaman diperkirakan mencapai 17 kilometer per detik. Kendati demikian, NASA meyakinkan bahwa dampak kerusakan bisa dilokalisasi dan tidak menyebabkan peristiwa kepunahan global seperti yang terjadi pada era dinosaurus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga kini, ilmuwan di berbagai lembaga luar angkasa masih memantau pergerakan 2024 YR4 dan mencari solusi terbaik jika ancaman ini semakin nyata. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menggunakan teknologi defleksi asteroid, seperti misi DART (Double Asteroid Redirection Test) yang telah berhasil mengubah jalur asteroid kecil sebelumnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-peringatkan-asteroid-berpotensi-tabrak-bumi-pada-2032">NASA Peringatkan Asteroid Berpotensi Tabrak Bumi pada 2032</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Langka! Enam Planet Berbaris di Langit pada Awal Juni 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/fenomena-langka-enam-planet-berbaris-di-langit-pada-awal-juni-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[planet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14870</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-langka-enam-planet-berbaris-di-langit-pada-awal-juni-2024">Fenomena Langka! Enam Planet Berbaris di Langit pada Awal Juni 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pada awal Juni 2024, tepatnya pada tanggal 3 dan 4 Juni, kita akan punya kesempatan langka untuk menyaksikan parade planet yang luar biasa. Keenam planet yang akan terlihat adalah Merkurius, Mars, Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesempatan untuk melihat enam planet berbaris di langit tidak selalu ada. Fenomena ini terakhir kali terjadi pada Juni 2022 dan baru akan terjadi lagi pada tahun 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena barisan planet ini terjadi karena kesejajaran orbit mereka dalam waktu yang bersamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap planet mengorbit Matahari dengan kecepatan dan jalur yang berbeda-beda. Ketika beberapa planet berada di sisi yang sama dari Matahari dan dalam garis pandang yang relatif dekat dari Bumi, kita dapat melihat mereka seolah-olah berbaris di langit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengamati peristiwa ini, pengamat perlu mencari tempat dengan pandangan yang jelas ke langit tanpa gangguan cahaya kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Waktu terbaik untuk melihat fenomena ini adalah sebelum Matahari terbit, sekitar jam 2-4 pagi, ketika langit cukup gelap namun planet-planet sudah mulai muncul terlihat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-langka-enam-planet-berbaris-di-langit-pada-awal-juni-2024">Fenomena Langka! Enam Planet Berbaris di Langit pada Awal Juni 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASA Akan Luncurkan Teleskop Roman Coronagraph</title>
		<link>https://www.seketika.com/nasa-akan-luncurkan-teleskop-roman-coronagraph</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[Roman Coronagraph]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14723</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-akan-luncurkan-teleskop-roman-coronagraph">NASA Akan Luncurkan Teleskop Roman Coronagraph</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Para peneliti dan astronom terus mengupayakan pencarian planet baru yang dapat dihuni seperti Bumi dengan perkembangan terbaru dari teleskop luar angkasa. Instrumen terbaru yang akan diinstal di Teleskop Nancy Grace Roman Space, yang dinamakan The Roman Coronagraph, diharapkan membawa terobosan signifikan dalam misi ini. Rencananya, alat ini akan diluncurkan pada 27 Mei 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">The Roman Coronagraph, yang merupakan kolaborasi dari berbagai lembaga luar angkasa nasional seperti NASA, ESA (European Space Agency), JAXA (Japanese Aerospace Exploration Agency), CNES (French Space Agency), dan Institut Astronomi Max Planck dari Jerman, bertujuan untuk mengamati planet di luar tata surya kita, yang mungkin memiliki potensi untuk dihuni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu tantangan besar dalam pengamatan planet di luar tata surya adalah blokade cahaya bintang yang kuat, yang dapat menghalangi pandangan terhadap objek di sekitarnya. Roman Coronagraph telah melalui berbagai tes dan demonstrasi untuk mengatasi masalah ini, memungkinkan para astronom untuk memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang exoplanet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan Roman Coronagraph, para peneliti berharap dapat menganalisis atmosfer exoplanet yang terlihat, membuka jendela baru untuk pemahaman kita tentang planet di luar tata surya kita. Hingga saat ini, sekitar 5 ribu exoplanet telah ditemukan, tetapi hanya sedikit di antaranya yang dapat ditangkap langsung oleh lensa teleskop.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-akan-luncurkan-teleskop-roman-coronagraph">NASA Akan Luncurkan Teleskop Roman Coronagraph</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gokil! NASA Punya Rencana Bangun Stasiun Kereta Api di Bulan</title>
		<link>https://www.seketika.com/gokil-nasa-punya-rencana-bangun-stasiun-kereta-api-di-bulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14177</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gokil-nasa-punya-rencana-bangun-stasiun-kereta-api-di-bulan">Gokil! NASA Punya Rencana Bangun Stasiun Kereta Api di Bulan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Proyek ini masih dalam tahap pengembangan</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Di tengah persaingan global untuk menjelajahi bulan dengan misi yang lebih besar dan ambisius, NASA telah mengumumkan rencana yang revolusioner: membangun stasiun kereta api pertama yang beroperasi penuh di bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep ini terdengar mustahil namun memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita memandang transportasi di luar angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rencana NASA ini bertujuan untuk menyediakan transportasi muatan yang andal, otonom, dan efisien di permukaan bulan. Yang menarik adalah teknologi yang akan digunakan: Flexible Levitation on a Track (FLOAT).</p>



<p class="wp-block-paragraph">FLOAT memanfaatkan levitasi magnetik di atas rel film fleksibel tiga lapis. Robot magnetik tanpa tenaga akan melayang di atas lapisan grafit dan mengambang secara pasif di atas rel menggunakan levitasi diamagnetik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan robot bulan yang menggunakan roda, kaki, atau trek, robot FLOAT tidak memiliki bagian yang bergerak. Mereka akan melayang di atas rel untuk mengurangi abrasi atau keausan debu bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut NASA, rel ini dapat digelar langsung di atas regolith bulan, menghindari pembangunan besar di lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robot desain FLOAT dapat mengangkut muatan berbagai bentuk dengan kecepatan 0,5 meter per detik. Sistem FLOAT skala besar bahkan dapat memindahkan hingga 100.000 kg regolith beberapa kilometer per hari.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gokil-nasa-punya-rencana-bangun-stasiun-kereta-api-di-bulan">Gokil! NASA Punya Rencana Bangun Stasiun Kereta Api di Bulan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengungkap Misteri Black Hole, Lubang Hitam di Alam Semesta</title>
		<link>https://www.seketika.com/mengungkap-misteri-black-hole-lubang-hitam-di-alam-semesta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[black hole]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Lubang Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Misteri Black Hole]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13603</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengungkap-misteri-black-hole-lubang-hitam-di-alam-semesta">Mengungkap Misteri Black Hole, Lubang Hitam di Alam Semesta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Hingga saat ini, keberadaan kehidupan di black hole masih bersifat spekulatif</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Black Hole (lubang hitam) adalah salah satu fenomena paling misterius di alam semesta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun sering digambarkan sebagai &#8220;monster&#8221; angkasa yang menelan segala sesuatu, black hole sebenarnya adalah bintang yang telah mati dan memiliki gaya tarik yang sangat kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terbentuk dari runtuhnya bintang masif di akhir hayatnya, black hole memiliki gravitasi yang begitu kuat sehingga bahkan cahaya pun tidak bisa lepas darinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di inti bintang yang sekarat, gravitasi yang sangat kuat menarik semua materi, termasuk cahaya, ke dalam singularitas, titik ruang-waktu dengan kepadatan tak terhingga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ciri khas black hole adalah event horizon, batas terluar di mana tarikan gravitasi tak terelakkan. Cahaya pun tak mampu melarikan diri, terjerat dalam genggaman gravitasi super kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun tidak bisa dilihat secara langsung karena tidak memancarkan cahaya, para astronom dapat mendeteksi keberadaan black hole dengan melihat efek gravitasi mereka pada bintang dan gas di sekitarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika bintang atau gas mendekat ke black hole, mereka akan bergerak dengan cara yang sangat spesifik yang bisa ditangkap oleh teleskop.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, black hole mungkin memiliki karakteristik yang lebih kompleks daripada sekadar &#8220;penjara gravitasi&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teori fisika modern, seperti teori relativitas Einstein, menunjukkan bahwa ada kemungkinan adanya &#8220;lubang cacing&#8221; atau wormholes.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wormholes adalah terowongan melalui ruang dan waktu yang mungkin menghubungkan dua titik yang sangat jauh di alam semesta, bahkan ke alam semesta lain.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengungkap-misteri-black-hole-lubang-hitam-di-alam-semesta">Mengungkap Misteri Black Hole, Lubang Hitam di Alam Semesta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASA Mempersiapkan Misi Eksperimen Tinggal di Bulan dengan Jangka Panjang</title>
		<link>https://www.seketika.com/nasa-mempersiapkan-misi-eksperimen-tinggal-di-bulan-dengan-jangka-panjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[astronot]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[space x]]></category>
		<category><![CDATA[Tinggal di Bulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13427</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-mempersiapkan-misi-eksperimen-tinggal-di-bulan-dengan-jangka-panjang">NASA Mempersiapkan Misi Eksperimen Tinggal di Bulan dengan Jangka Panjang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Rencana ambisius NASA untuk mengirimkan kembali astronotnya ke bulan dan melanjutkan perjalanan ke Planet Mars tampaknya semakin mendekati kenyataan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, NASA tengah mempersiapkan sebuah misi khusus sebagai bagian dari eksperimen penting yang bertujuan untuk memahami dampak terhadap manusia yang tinggal di luar angkasa dalam jangka waktu yang panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misi ini dikenal dengan nama CIPHER, singkatan dari Complement of Integrated Protocols for Human Exploration Research.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagaimana dilansir dari laman web resmi NASA, fokus utama dari misi ini adalah untuk mempelajari respon fisiologi dan morfologi manusia terhadap tinggal di luar angkasa dalam jangka waktu yang bervariasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara teknis, rencananya adalah memilih 30 astronot yang akan dibagi ke dalam tiga kategori berdasarkan jangka waktu tinggalnya di luar angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jangka waktu terpendek akan berlangsung selama 3,5 bulan, diikuti oleh jangka waktu menengah antara 3,5 hingga 8 bulan, dan yang terpanjang adalah lebih dari 8 bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eksperimen ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana tubuh manusia beradaptasi dan bereaksi terhadap lingkungan luar angkasa dalam jangka waktu yang panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi yang diperoleh dari misi ini akan sangat berharga dalam mempersiapkan perjalanan manusia ke bulan dan Mars, serta dalam mengembangkan teknologi dan protokol yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan misi tersebut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-mempersiapkan-misi-eksperimen-tinggal-di-bulan-dengan-jangka-panjang">NASA Mempersiapkan Misi Eksperimen Tinggal di Bulan dengan Jangka Panjang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilmuan Peringatkan Asteroid Apophis Akan Mengancam Bumi 2029</title>
		<link>https://www.seketika.com/ilmuan-peringatkan-asteroid-apophis-akan-mengancam-bumi-2029</link>
					<comments>https://www.seketika.com/ilmuan-peringatkan-asteroid-apophis-akan-mengancam-bumi-2029#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 12:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[asteroid]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[meteor]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[space x]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9591</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ilmuan-peringatkan-asteroid-apophis-akan-mengancam-bumi-2029">Ilmuan Peringatkan Asteroid Apophis Akan Mengancam Bumi 2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Analisis lebih lanjut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang rotasi asteroid dan dampaknya terhadap keadaan asteroid itu sendiri.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –  Asteroid 99942 Apophis telah menjadi fokus perhatian dunia sejak penemuannya pada tahun 2004. Dengan ukuran sekitar 1.100 kaki (335 meter), asteroid ini dianggap sebagai objek dekat Bumi (NEO) yang memiliki potensi dampak signifikan terhadap planet kita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari laman resmi NASA, Apophis awalnya diidentifikasi sebagai asteroid paling berbahaya yang dapat berdampak pada Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, melalui berbagai penelitian dan kampanye observasi radar, para astronom berhasil mengurangi tingkat risiko dampaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Maret 2021, kampanye observasi radar berhasil memperbaiki lintasan orbit Apophis, dan hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada risiko dampak setidaknya selama satu abad ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini mencakup penggunaan teleskop optik dan radar berbasis darat, seperti antena radio sepanjang 70 meter di Kompleks Komunikasi Luar Angkasa Goldstone Deep Space Network.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanggal 13 April 2029, menjadi momen kritis ketika Apophis diperkirakan akan melintas dalam jarak 19.794 mil (31.860 kilometer) dari permukaan Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada titik ini, asteroid tersebut akan menjadi objek terbesar yang mendekati planet kita dalam sejarah pengamatan ilmiah. Berkat penelitian lebih lanjut, risiko dampak pada tahun 2068 dianggap kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">NASA tidak hanya membatasi pemantauan terhadap Apophis dari Bumi. OSIRIS-APEX, sebelumnya dikenal sebagai OSIRIS-REx, merupakan pesawat ruang angkasa yang dikirim untuk mempelajari asteroid ini secara langsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sukses dengan misi pengambilan sampel dari asteroid Bennu, OSIRIS-APEX akan memeriksa Apophis pada tanggal 13 April 2029.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesawat ini dilengkapi dengan berbagai instrumen, termasuk pencitra, spektrometer, dan altimeter laser, untuk memetakan permukaan dan menganalisis komposisi kimianya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun tidak akan mengumpulkan sampel, OSIRIS-APEX diharapkan memberikan wawasan mendalam tentang struktur dan karakteristik Apophis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apophis memiliki orbit yang melintasi orbit Bumi dan diperkirakan akan mengalami perubahan orbit setelah pendekatan dekatnya pada tahun 2029.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Astronom juga mencatat bahwa asteroid ini berputar pada sumbu pendeknya dengan gerakan &#8220;goyang&#8221; yang terkadang terjadi pada sumbu panjangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pengamatan radar, Apophis terlihat memiliki struktur &#8220;bilobed&#8221; yang mirip kacang.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ilmuan-peringatkan-asteroid-apophis-akan-mengancam-bumi-2029">Ilmuan Peringatkan Asteroid Apophis Akan Mengancam Bumi 2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/ilmuan-peringatkan-asteroid-apophis-akan-mengancam-bumi-2029/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASA dan JAXA Membuat Sejarah dengan Peluncuran Satelit Kayu Pertama di Dunia</title>
		<link>https://www.seketika.com/nasa-dan-jaxa-membuat-sejarah-dengan-peluncuran-satelit-kayu-pertama-di-dunia</link>
					<comments>https://www.seketika.com/nasa-dan-jaxa-membuat-sejarah-dengan-peluncuran-satelit-kayu-pertama-di-dunia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[jaxa]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[Satelit]]></category>
		<category><![CDATA[teknologimspaceX]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7727</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-dan-jaxa-membuat-sejarah-dengan-peluncuran-satelit-kayu-pertama-di-dunia">NASA dan JAXA Membuat Sejarah dengan Peluncuran Satelit Kayu Pertama di Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;NASA dan JAXA membuka jalan bagi pengembangan lebih lanjut dalam penelitian material baru dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya global&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – NASA dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) bersiap untuk menciptakan tonggak sejarah dalam eksplorasi antariksa dengan peluncuran satelit kayu pertama di dunia, yang diberi nama LignoSat. Kolaborasi inovatif ini menandai langkah ambisius dalam mengurangi dampak lingkungan yang biasanya terkait dengan teknologi antariksa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Satelit LignoSat akan terbuat dari kayu magnolia, sebuah pilihan material yang dianggap memiliki potensi besar. Sebagai langkah inovatif, ini menandai perubahan signifikan dari bahan-bahan tradisional seperti logam dan komposit yang biasa digunakan untuk satelit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ilmuwan memilih kayu magnolia setelah melakukan serangkaian uji coba di Stasiun Luar Angkasa Internasional, membandingkannya dengan tiga sampel, termasuk magnolia, cherry, dan birch. Kayu magnolia terpilih karena keunggulan ketahanannya selama proses pembuatan, dengan risiko pecah atau retak yang rendah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain keunggulan teknisnya, satelit kayu ini diakui memiliki potensi untuk mengurangi jejak karbon di industri antariksa. Studi terbaru dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mencatat bahwa 10% aerosol atmosfer di stratosfer berasal dari partikel logam wahana antariksa, termasuk satelit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">LignoSat diharapkan dapat mengurangi kontribusi ini dengan menggunakan bahan organik yang dapat terbakar menjadi abu saat kembali ke atmosfer bumi. Pendekatan ini menjadi langkah progresif dalam menjawab tantangan lingkungan yang dihadapi oleh eksplorasi antariksa.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nasa-dan-jaxa-membuat-sejarah-dengan-peluncuran-satelit-kayu-pertama-di-dunia">NASA dan JAXA Membuat Sejarah dengan Peluncuran Satelit Kayu Pertama di Dunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/nasa-dan-jaxa-membuat-sejarah-dengan-peluncuran-satelit-kayu-pertama-di-dunia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>India Kembali Unjuk Gigi, Kali Ini Luncurkan Roket ke Black Hole</title>
		<link>https://www.seketika.com/india-kembali-unjuk-gigi-kali-ini-luncurkan-roket-ke-black-hole</link>
					<comments>https://www.seketika.com/india-kembali-unjuk-gigi-kali-ini-luncurkan-roket-ke-black-hole#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[luar angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[nasa]]></category>
		<category><![CDATA[space x]]></category>
		<category><![CDATA[tata surya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7101</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/india-kembali-unjuk-gigi-kali-ini-luncurkan-roket-ke-black-hole">India Kembali Unjuk Gigi, Kali Ini Luncurkan Roket ke Black Hole</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Langkah-langkah ambisius ISRO ini tidak hanya meningkatkan posisi India dalam eksplorasi antariksa tetapi juga berkontribusi pada pemahaman global tentang rahasia-ragam alam semesta&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – India sekali lagi menunjukkan dominasinya di bidang eksplorasi antariksa dengan meluncurkan misi penuh tantangan ke black hole. Setelah keberhasilan misi pendaratan di Bulan, Indian Space Research Organisation (ISRO) berhasil meluncurkan roket menuju black hole, sebuah langkah monumental yang menunjukkan kemajuan teknologi antariksa India.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui akun Twitter MyGovIndia, dikonfirmasi bahwa roket ini berhasil diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota pada Senin (1/1/2024), pukul 09:10 waktu setempat (03:40 GMT).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran ini mencatat sejarah sebagai yang kedua kalinya di dunia, setelah NASA meluncurkan misi serupa pada tahun 2021. Misi ini diumumkan sebagai langkah besar dalam peningkatan pengetahuan ilmuwan tentang black hole.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua ISRO, S Somanath, menyatakan, &#8220;Kita akan menghadapi masa-masa yang menyenangkan ke depan&#8221; setelah peluncuran berhasil. Lubang hitam atau black hole adalah wilayah di ruang angkasa di mana cahaya bahkan tidak dapat melarikan diri karena tarikan gravitasi yang luar biasa kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">ISRO, dengan satelitnya yang bernama Isro X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat), bertujuan untuk melakukan penelitian mendalam tentang fenomena black hole. XPoSat, dibangun dengan biaya sekitar 250 juta rupee atau sekitar Rp46 Miliar, dirancang untuk memiliki umur lima tahun di ruang angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan peluncuran ini menandai pencapaian luar biasa ISRO setelah tahun 2023 yang sangat sukses. Misi Bulan Chandrayaan-3, yang mendarat di dekat wilayah Kutub Selatan Bulan, diikuti oleh peluncuran misi Aditya-L1, misi observasi pertamanya ke Matahari.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/india-kembali-unjuk-gigi-kali-ini-luncurkan-roket-ke-black-hole">India Kembali Unjuk Gigi, Kali Ini Luncurkan Roket ke Black Hole</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/india-kembali-unjuk-gigi-kali-ini-luncurkan-roket-ke-black-hole/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
