<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>APBD DKI Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/apbd-dki-jakarta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/apbd-dki-jakarta</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Oct 2025 09:23:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>APBD DKI Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/apbd-dki-jakarta</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dana Rp14,6 Triliun Mengendap di Bank Jakarta, Pramono Anung: Itu 1.000 Persen Benar</title>
		<link>https://www.seketika.com/dana-rp146-triliun-mengendap-di-bank-jakarta-pramono-anung-itu-1-000-persen-benar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 09:23:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[6 triliun]]></category>
		<category><![CDATA[APBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[belanja akhir tahun]]></category>
		<category><![CDATA[berita DKI terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[dana mengendap Pemda DKI]]></category>
		<category><![CDATA[dana Rp14]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[realisasi anggaran DKI]]></category>
		<category><![CDATA[strategi fiskal Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31161</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dana-rp146-triliun-mengendap-di-bank-jakarta-pramono-anung-itu-1-000-persen-benar">Dana Rp14,6 Triliun Mengendap di Bank Jakarta, Pramono Anung: Itu 1.000 Persen Benar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membenarkan adanya dana mengendap sebesar Rp14,6 triliun milik Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta yang tersimpan di Bank Jakarta. Dana tersebut disiapkan untuk menghadapi pola lonjakan pembayaran yang kerap terjadi pada akhir tahun, seiring dengan tingginya realisasi belanja APBD DKI Jakarta di bulan November dan Desember.</p>



<p>Dalam pernyataan resminya, Pramono mengonfirmasi informasi yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya. </p>



<p>“Pak Menteri Keuangan, Pak Purbaya, beliau menyampaikan ada dana Rp14,6 triliun yang dimiliki oleh Pemda DKI yang ada di Bank Jakarta. Itu betul 1.000 persen, bukan 100 persen lagi,” ujar Pramono kepada awak media di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/10).</p>



<p>Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam menanggapi pernyataan Menteri Keuangan terkait dana yang mengendap. </p>



<p>Menurut Pramono, dana tersebut merupakan bagian dari strategi keuangan tahunan Pemprov DKI, bukan karena kelalaian dalam penggunaan anggaran.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dana-rp146-triliun-mengendap-di-bank-jakarta-pramono-anung-itu-1-000-persen-benar">Dana Rp14,6 Triliun Mengendap di Bank Jakarta, Pramono Anung: Itu 1.000 Persen Benar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APBD Jakarta Turun,  Gubernur Pramono Dorong Creative Financing dan Jakarta Collaboration Fund</title>
		<link>https://www.seketika.com/apbd-jakarta-turun-gubernur-pramono-dorong-creative-financing-dan-jakarta-collaboration-fund</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 09:11:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[APBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Himbara]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BUMD Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Creative Financing]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Bagi Hasil]]></category>
		<category><![CDATA[DBH 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Collaboration Fund]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Purbaya Yudhi Sadewa]]></category>
		<category><![CDATA[SCBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30762</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/apbd-jakarta-turun-gubernur-pramono-dorong-creative-financing-dan-jakarta-collaboration-fund">APBD Jakarta Turun,  Gubernur Pramono Dorong Creative Financing dan Jakarta Collaboration Fund</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengedepankan skema pembiayaan kreatif (creative financing) untuk mengatasi tantangan akibat penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disebabkan oleh pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.</p>



<p>“Kami harus melakukan <em>creative financing</em>, maka kami meminta izin kepada Kementerian Keuangan untuk menyetujui Jakarta melakukan <em>creative financing</em>, di antaranya melakukan apa yang disebut dengan Jakarta Collaboration Fund atau obligasi daerah,” ujar Pramono usai pertemuan dengan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/10).</p>



<p>Salah satu bentuk pembiayaan kreatif daerah yang disiapkan adalah Jakarta Collaboration Fund. </p>



<p>Skema ini termasuk dalam rencana Pemprov untuk menerbitkan obligasi daerah yang memungkinkan Jakarta mendapatkan sumber pembiayaan alternatif di tengah keterbatasan fiskal.</p>



<p>Selain skema dana kolaboratif, Pemprov DKI Jakarta juga ingin mengakses dana sebesar Rp200 triliun yang telah dialokasikan oleh Kementerian Keuangan kepada Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). </p>



<p>Dana ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakarta untuk mendukung proyek strategis dan sektor produktif.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/apbd-jakarta-turun-gubernur-pramono-dorong-creative-financing-dan-jakarta-collaboration-fund">APBD Jakarta Turun,  Gubernur Pramono Dorong Creative Financing dan Jakarta Collaboration Fund</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2023 Kinerja APBD Tumbuh Optimal, Pemprov DKI Siap Wujudkan Jakarta Kota Global</title>
		<link>https://www.seketika.com/2023-kinerja-apbd-tumbuh-optimal-pemprov-dki-siap-wujudkan-jakarta-kota-global</link>
					<comments>https://www.seketika.com/2023-kinerja-apbd-tumbuh-optimal-pemprov-dki-siap-wujudkan-jakarta-kota-global#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[APBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Heru Budi Hartono]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Kota Global]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7280</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/2023-kinerja-apbd-tumbuh-optimal-pemprov-dki-siap-wujudkan-jakarta-kota-global">2023 Kinerja APBD Tumbuh Optimal, Pemprov DKI Siap Wujudkan Jakarta Kota Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mengelola APBD sesuai dengan aturan good governance yang akuntabel dan transparan, serta prudent (bijaksana) dan berkualitas.&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Di tengah kondisi ekonomi global dan domestik masih didera dampak pandemi COVID-19 hingga fenomena El-Nino, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mampu tumbuh optimal. Hal ini tak lepas dari kerja keras pengelolaan anggaran yang prudent (bijaksana), berkualitas, transparan, dan akuntabel untuk dapat mewujudkan <a href="https://www.seketika.com/?s=Jakarta+Kota+Global&amp;post_type%5B%5D=post">Jakarta Kota Global</a>.</p>



<p>Kinerja yang optimal tersebut terlihat dalam realisasi pendapatan daerah hingga 31 Desember 2023 mencapai Rp 71 triliun atau setara 100,53 persen dari target Rp 70,6 triliun. Capaian ini mengalami peningkatan sebesar Rp 3,7 triliun dibandingkan realisasi pendapatan daerah tahun 2022 sebesar Rp 67,3 triliun. Berdasarkan persentase terhadap anggaran, terdapat kenaikan sebesar 14,03 persen dibandingkan tahun 2022 yang terealisasi sebesar 86,5 persen.</p>



<p>Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta <a href="https://www.seketika.com/?s=Heru+Budi+Hartono&amp;post_type%5B%5D=post">Heru Budi Hartono</a> mengatakan, secara umum realisasi pendapatan daerah yang melebihi dari target tersebut, di antaranya didukung oleh kondisi makro ekonomi yang membaik, serta meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi yang terjaga.</p>



<p>“Berbagai insentif kebijakan fiskal yang diimplementasikan dalam kebijakan Pajak Daerah, seperti pemberian kebijakan insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) juga menjadi pendorong tercapainya target,” jelas Pj. Gubernur Heru di Jakarta, Senin (8/1).</p>



<p>Pj. Gubernur Heru melanjutkan, realisasi pendapatan daerah ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp 49,1 triliun atau mencapai 101,46 persen dari target sebesar Rp 48,4 triliun.</p>



<p>PAD ini terdiri dari pos Pajak Daerah yang terealisasi sebesar Rp 43,5 triliun (101,2 persen), pos Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah terealisasi sebesar Rp 545,8 (100 persen), dan pos Lain-lain PAD yang Sah terealisasi sebesar Rp 4,6 triliun (104,47 persen), serta Retribusi Daerah yang terealisasi sebesar Rp 454 miliar (98,26 persen).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/2023-kinerja-apbd-tumbuh-optimal-pemprov-dki-siap-wujudkan-jakarta-kota-global">2023 Kinerja APBD Tumbuh Optimal, Pemprov DKI Siap Wujudkan Jakarta Kota Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/2023-kinerja-apbd-tumbuh-optimal-pemprov-dki-siap-wujudkan-jakarta-kota-global/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
