<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>awal puasa Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/awal-puasa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/awal-puasa</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 03:17:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>awal puasa Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/awal-puasa</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sidang Isbat Ramadan 1447 H Tetap Digelar! Menag Tegas: Posisi Hilal Masih Minus, Puasa Berpotensi Mundur?</title>
		<link>https://www.seketika.com/sidang-isbat-ramadan-1447-h-tetap-digelar-menag-tegas-posisi-hilal-masih-minus-puasa-berpotensi-mundur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 03:17:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[awal puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Imkanur Rukyat]]></category>
		<category><![CDATA[Kalender Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[MABIMS]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34057</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sidang-isbat-ramadan-1447-h-tetap-digelar-menag-tegas-posisi-hilal-masih-minus-puasa-berpotensi-mundur">Sidang Isbat Ramadan 1447 H Tetap Digelar! Menag Tegas: Posisi Hilal Masih Minus, Puasa Berpotensi Mundur?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa sidang isbat tetap menjadi mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah. Hal ini disampaikan Menag dalam wawancara online bersama TVOne terkait dinamika penentuan awal puasa tahun ini.</p>



<p>Menag menjelaskan, secara historis sidang isbat selalu menjadi rujukan bangsa Indonesia dalam menentukan awal Ramadan dan Idul Fitri. </p>



<p>Dalam dua tahun terakhir memang terjadi dinamika perbedaan penentuan awal Ramadan di tengah masyarakat, namun Kemenag terus mencoba untuk mempertemukan.</p>



<p>“Kalau kita lihat sejarah bangsa Indonesia, memang sidang isbat selalu jadi faktor penentu lebaran dan puasa. Dalam dua tahun terakhir memang ada perkembangan dan perbedaan, tetapi kita berusaha menjadi media penyatu dalam penentuan hari penting keagamaan,” ujar Menag, Jakarta, Selasa (17/2/2026).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa perbedaan metode antara ormas Islam merupakan bagian dari khazanah fikih yang telah lama dikenal. </p>



<p>Muhammadiyah, misalnya, dulu menggunakan hisab sebagai penentu utama dan rukyat sebagai konfirmasi. Sementara ormas Islam lainnya menjadikan rukyat sebagai dasar utama dengan dukungan hisab.</p>



<p>“Kementerian Agama sebagai perwakilan pemerintah tentunya perlu konfirmasi secara langsung dengan melihat posisi hilal dan diputuskan melalui sidang isbat,” tegasnya. Tahun ini, pemantauan hilal dilakukan di 96 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari ikhtiar ilmiah dan syar’i.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sidang-isbat-ramadan-1447-h-tetap-digelar-menag-tegas-posisi-hilal-masih-minus-puasa-berpotensi-mundur">Sidang Isbat Ramadan 1447 H Tetap Digelar! Menag Tegas: Posisi Hilal Masih Minus, Puasa Berpotensi Mundur?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puasa Tanggal Berapa, Jadwal Awal Puasa 2025: Penetapan Ramadan NU dan Muhammadiyah</title>
		<link>https://www.seketika.com/puasa-tanggal-berapa-jadwal-awal-puasa-2025-penetapan-ramadan-nu-dan-muhammadiyah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 02:44:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[awal puasa]]></category>
		<category><![CDATA[hisab]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1446 H]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[MABIMS]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[NU]]></category>
		<category><![CDATA[puasa 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[rukyatul hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24649</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puasa-tanggal-berapa-jadwal-awal-puasa-2025-penetapan-ramadan-nu-dan-muhammadiyah">Puasa Tanggal Berapa, Jadwal Awal Puasa 2025: Penetapan Ramadan NU dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Indonesia telah menetapkan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1446 H pada 29 Syakban, yang jatuh pada 28 Februari 2025. Sidang isbat ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan DPR dan Mahkamah Agung. </p>



<p>Sidang ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian penentuan awal bulan Ramadan berdasarkan kriteria astronomi.</p>



<p>Menurut kriteria MABIMS, hilal harus terlihat dengan ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat agar imkanur rukyat terpenuhi. </p>



<p>Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, menyatakan bahwa dengan kriteria ini, terdapat indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat pada 29 Syakban, yang menandakan awal Ramadan. </p>



<p>Proses ini sangat penting untuk memastikan kesepakatan di kalangan umat Islam tentang dimulainya puasa.</p>



<p>Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) belum mengumumkan keputusan resmi tentang awal Ramadan 2025. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puasa-tanggal-berapa-jadwal-awal-puasa-2025-penetapan-ramadan-nu-dan-muhammadiyah">Puasa Tanggal Berapa, Jadwal Awal Puasa 2025: Penetapan Ramadan NU dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
