<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bantuan asing Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/bantuan-asing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/bantuan-asing</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Dec 2025 04:40:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>bantuan asing Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/bantuan-asing</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ujang Bey: Indonesia Siap Tangani Banjir Aceh Tanpa Bantuan Asing</title>
		<link>https://www.seketika.com/ujang-bey-indonesia-siap-tangani-banjir-aceh-tanpa-bantuan-asing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 04:40:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan asing]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Dalam Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Bencana Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Ujang Bey]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32690</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ujang-bey-indonesia-siap-tangani-banjir-aceh-tanpa-bantuan-asing">Ujang Bey: Indonesia Siap Tangani Banjir Aceh Tanpa Bantuan Asing</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah Indonesia mampu menangani bencana banjir di Aceh tanpa bantuan dari negara lain. Pernyataan ini didasarkan pada perhitungan matang pemerintah mengenai kapasitas nasional dalam penanganan bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah masih memiliki keyakinan untuk menangani persoalan banjir di Aceh. Selama belum ada lampu hijau terkait bantuan asing, itu berarti pemerintah telah menakar dan memiliki kemampuan dalam menangani seluruh permasalahan yang ada,” ujar Bey dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (17/12/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini disampaikan oleh Ujang Bey, politisi dari Fraksi NasDem, yang menekankan peran pemerintah pusat dan kementerian terkait, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam koordinasi dengan Pemerintah Aceh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan Bey muncul menanggapi surat Pemerintah Aceh kepada lembaga internasional seperti PBB, UNDP, dan UNICEF, yang sempat menimbulkan pertanyaan publik terkait perlunya bantuan asing. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bey meminta agar masyarakat tidak menyikapi surat tersebut secara berlebihan dan tetap fokus pada respon cepat dan tepat untuk korban banjir Aceh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Terkait surat itu, tidak perlu ditanggapi secara reaksioner. Yang terpenting adalah pemerintah bergerak cepat, tepat, dan simultan agar keluhan masyarakat terdampak banjir dapat segera tertangani,” tegas Bey.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bey menekankan pentingnya komunikasi antara Kemendagri dan Pemerintah Aceh agar tidak muncul perbedaan persepsi di masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dianggap vital untuk memastikan penanganan bencana Aceh berjalan efektif dan tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap dalam waktu dekat, Mendagri, sebagai kementerian yang membawahi pemerintahan daerah, dapat mengomunikasikan hal ini dengan baik bersama Pemerintah Aceh agar tidak menimbulkan persepsi yang berbeda,” tambah Bey.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan Bey sejalan dengan sikap Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Indonesia mampu menangani bencana banjir dan longsor di Sumatra, termasuk Aceh. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dari sejumlah kepala negara sahabat, tetapi menegaskan komitmen kemandirian Indonesia dalam penanganan bencana.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-0bdbf115e75727920a5348ca3a3cfe28 wp-block-paragraph" style="color:#fbfbfb">(dpr)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ujang-bey-indonesia-siap-tangani-banjir-aceh-tanpa-bantuan-asing">Ujang Bey: Indonesia Siap Tangani Banjir Aceh Tanpa Bantuan Asing</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>21 Ormas Asing Turun Gunung Bangun Jawa Tengah</title>
		<link>https://www.seketika.com/21-ormas-asing-turun-gunung-bangun-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 17:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan asing]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi ormas asing]]></category>
		<category><![CDATA[ormas asing di Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[ormas luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola ormas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30604</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/21-ormas-asing-turun-gunung-bangun-jawa-tengah">21 Ormas Asing Turun Gunung Bangun Jawa Tengah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Semarang &#8211; Sebanyak 21 organisasi masyarakat (ormas) asing beraktivitas di Jawa Tengah, memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor pembangunan daerah, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, lingkungan, energi, dan penanggulangan bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Fasilitasi Tim Perizinan Ormas Asing dan Penguatan Tata Kelola serta Pemberdayaan Ormas Asing di Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Hotel Novotel Semarang, pada Kamis (25/9/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sumarno, kehadiran ormas asing di Jawa Tengah sangat penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebagaimana yang disampaikan Bapak Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, untuk membangun Jawa Tengah, semua harus bekerja sama, saling memberikan kontribusi, termasuk dengan adanya kehadiran ormas asing di Jawa Tengah ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun 21 ormas asing yang aktif di wilayah Jawa Tengah berasal dari berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Belanda, Swedia, Jepang, dan Kanada. Mereka menjalankan program-program kemasyarakatan yang sejalan dengan tujuan pembangunan pemerintah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumarno menegaskan, pemerintah tidak dapat menjalankan pembangunan sendirian. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/21-ormas-asing-turun-gunung-bangun-jawa-tengah">21 Ormas Asing Turun Gunung Bangun Jawa Tengah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
