<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banyuwangi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/banyuwangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/banyuwangi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Sep 2024 12:48:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Banyuwangi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/banyuwangi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bareskrim Tangkap Guru Honorer Terkait Ilegal Akses Data BKN di Banyuwangi</title>
		<link>https://www.seketika.com/bareskrim-tangkap-guru-honorer-terkait-ilegal-akses-data-bkn-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2024 12:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Crime]]></category>
		<category><![CDATA[Data BKN]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal Akses]]></category>
		<category><![CDATA[KeamananData]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan data]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19534</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bareskrim-tangkap-guru-honorer-terkait-ilegal-akses-data-bkn-di-banyuwangi">Bareskrim Tangkap Guru Honorer Terkait Ilegal Akses Data BKN di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri berhasil menangkap seorang guru honorer berinisial BAG (25) di Banyuwangi, Jawa Timur, atas dugaan ilegal akses ke sistem Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Penangkapan ini menyoroti pentingnya perlindungan data pribadi di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan, menjelaskan bahwa tersangka BAG mengakses data dari sistem BKN dan menjualnya di breachforum.st untuk keuntungan pribadi. Dari kegiatan ilegal ini, BAG berhasil meraup keuntungan sebesar US$8.000.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Modus operandi tersangka adalah melakukan ilegal akses dan menjual data melalui breachforum.st. Ia menciptakan akun bernama topiax pada Oktober 2023, setelah sebelumnya menggunakan akun topi_x di breachforums.io pada 2021,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes Polri pada Selasa (24/9/24).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tersangka telah menyebarkan 40 sistem elektronik yang mencakup data dari BKN dan berbagai institusi internasional, termasuk universitas di Amerika dan perusahaan swasta dari negara seperti Taiwan, Belgia, Inggris, Thailand, Afrika Selatan, India, dan Hong Kong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini bermula pada 9 Agustus 2024 ketika BAG berhasil mengakses sistem elektronik BKN melalui domain <a href="https://satudataasn.bkn.go.id/">satudataasn.bkn.go.id</a> dengan menggunakan kredensial yang diperoleh dari forum di <a href="https://breachforums.st/">breachforums.st</a>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aksinya, tersangka berhasil mengunduh data dari salah satu provinsi di Indonesia, dengan total file mencapai 6,3 GB.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bareskrim-tangkap-guru-honorer-terkait-ilegal-akses-data-bkn-di-banyuwangi">Bareskrim Tangkap Guru Honorer Terkait Ilegal Akses Data BKN di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Santri Digitalpreneur 2024: Sandiaga Uno di Banyuwangi</title>
		<link>https://www.seketika.com/pelatihan-santri-digitalpreneur-2024-sandiaga-uno-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 02:59:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<category><![CDATA[Santri Digital preneur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19381</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelatihan-santri-digitalpreneur-2024-sandiaga-uno-di-banyuwangi">Pelatihan Santri Digitalpreneur 2024: Sandiaga Uno di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Banyuwangi – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menghadiri acara pelatihan Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 yang berlangsung di Pondok Pesantren Mabadi’ul Ihsan, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Jumat (20/9/2024). Acara ini menandai puncak dan penutupan dari rangkaian program Santri Digitalpreneur Indonesia, yang telah diluncurkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf sejak tahun 2020.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga Uno menyatakan, “Kami sangat berbahagia dapat menghadirkan program pelatihan bagi santri dalam kemampuan digitalpreneur.” </p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas santri dan generasi milenial dalam menghadapi tantangan industri digital kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Santri Digitalpreneur Indonesia berfokus pada pemahaman mendalam tentang dunia digital. Diharapkan, para santri tidak hanya mampu menciptakan konten berkualitas, tetapi juga memiliki peluang untuk membuka lapangan kerja melalui dakwah digital. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini mendorong santri menggunakan teknologi digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai dan inspiratif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sandiaga menambahkan, “Santri dengan kemampuan digitalpreneur akan menciptakan lapangan kerja, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain.” Penutupan kegiatan di Banyuwangi diharapkan dapat memperkuat ekonomi kreatif di daerah yang kaya potensi ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelatihan-santri-digitalpreneur-2024-sandiaga-uno-di-banyuwangi">Pelatihan Santri Digitalpreneur 2024: Sandiaga Uno di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Serahkan 10.323 Sertifikat Tanah Elektronik di Banyuwangi</title>
		<link>https://www.seketika.com/presiden-jokowi-serahkan-10-323-sertifikat-tanah-elektronik-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 May 2024 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[konflik tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[redistribusi tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikat tanah elektronik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13495</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-jokowi-serahkan-10-323-sertifikat-tanah-elektronik-di-banyuwangi">Presiden Jokowi Serahkan 10.323 Sertifikat Tanah Elektronik di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ia menyampaikan keprihatinannya atas jumlah sengketa tanah yang tinggi di masa lalu.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Banyuwangi &#8211; Presiden <a href="https://www.seketika.com/?s=Joko+Widodo&amp;post_type%5B%5D=post">Joko Widodo</a> menyerahkan 10.323 <a href="https://www.seketika.com/?s=sertifikat+tanah&amp;post_type%5B%5D=post">sertifikat tanah</a> elektronik kepada masyarakat di GOR Tawang Alun, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa pemberian sertifikat tanah ini merupakan bagian dari program redistribusi tanah terbesar di Indonesia, Pada Selasa, (30/04/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden juga menekankan bahwa sertifikat yang diterima adalah versi elektronik yang mencakup semua data terkait luas bidang tanah dan pemilik hak atas tanah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun sertifikat tersebut hanya satu lembar, namun keabsahannya tidak diragukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sertifikat hak milik yang paling baru sekarang seperti ini, jangan nanti dibanding-bandingkan dengan tetangganya, tetangganya kok tetangga saya kok sertifikatnya tebal saya kok hanya satu lembar. Ya memang ini yang terbaru namanya sertifikat elektronik,&#8221; ujar Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden juga menyoroti pentingnya memiliki <a href="https://www.seketika.com/?s=sertifikat+tanah&amp;post_type%5B%5D=post">sertifikat tanah</a> sebagai bukti hak atas tanah guna mencegah sengketa atau konflik tanah yang sering terjadi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyampaikan keprihatinannya atas jumlah sengketa tanah yang tinggi di masa lalu.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-jokowi-serahkan-10-323-sertifikat-tanah-elektronik-di-banyuwangi">Presiden Jokowi Serahkan 10.323 Sertifikat Tanah Elektronik di Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sego Tempong Menggoyang Lidah, Kuliner Pedas Khas Banyuwangi</title>
		<link>https://www.seketika.com/sego-tempong-menggoyang-lidah-kuliner-pedas-khas-banyuwangi</link>
					<comments>https://www.seketika.com/sego-tempong-menggoyang-lidah-kuliner-pedas-khas-banyuwangi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Feb 2024 03:15:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Osing]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[cita rasa unik]]></category>
		<category><![CDATA[hidangan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner pedas]]></category>
		<category><![CDATA[lauk pauk]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Tempong]]></category>
		<category><![CDATA[sambal pedas]]></category>
		<category><![CDATA[Sego Tempong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8952</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sego-tempong-menggoyang-lidah-kuliner-pedas-khas-banyuwangi">Sego Tempong Menggoyang Lidah, Kuliner Pedas Khas Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nikmati sensasi pedas yang menggugah selera dengan Sego Tempong, hidangan tradisional dari Banyuwangi. Dengan paduan nasi, lauk pauk, dan sambal khas, Sego Tempong mengajak Anda untuk merasakan kelezatan masakan tradisional Indonesia.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Banyuwangi – <a href="https://www.seketika.com/?s=Sego+Tempong&amp;post_type%5B%5D=post">Sego Tempong</a>, atau yang dikenal juga sebagai Nasi Tempong, adalah salah satu <a href="https://www.seketika.com/?s=makanan+tradisional+&amp;post_type%5B%5D=post">makanan tradisional</a> yang berakar dari Banyuwangi, Jawa Timur. Menyajikan cita rasa pedas yang menggugah selera, hidangan ini merupakan paduan sempurna antara nasi yang lezat dengan beragam lauk pauk, lalapan segar, dan sambal yang begitu khas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama &#8220;sego tempong&#8221; sendiri memiliki makna yang cukup menarik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tempong&#8221; dalam <a href="https://www.seketika.com/?s=bahasa+Osing&amp;post_type%5B%5D=post">bahasa Osing</a>, dialek lokal Banyuwangi, berarti &#8220;tampar&#8221;. Nama ini tak lepas dari karakteristik utama <a href="https://www.seketika.com/?s=Sego+Tempong&amp;post_type%5B%5D=post">Sego Tempong</a>, yaitu sambalnya yang pedasnya cukup membuat lidah terasa &#8220;ditampar&#8221;. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Awalnya, <a href="https://www.seketika.com/?s=Sego+Tempong&amp;post_type%5B%5D=post">Sego Tempong</a> merupakan bekal yang dibawa oleh para petani Banyuwangi saat beraktivitas di sawah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hidangan ini biasanya disajikan dalam porsi besar, lengkap dengan lauk-pauknya yang kaya akan gizi, memberikan tambahan tenaga yang dibutuhkan oleh para petani yang berat bekerja di ladang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keistimewaan <a href="https://www.seketika.com/?s=Sego+Tempong&amp;post_type%5B%5D=post">Sego Tempong</a> terletak pada kelezatan sambal tempongnya. Sambal yang dibuat segar dan berkualitas tinggi ini selalu menjadi daya tarik utama. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sego-tempong-menggoyang-lidah-kuliner-pedas-khas-banyuwangi">Sego Tempong Menggoyang Lidah, Kuliner Pedas Khas Banyuwangi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/sego-tempong-menggoyang-lidah-kuliner-pedas-khas-banyuwangi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembangkan Sektor Kelautan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Diganjar Satyalencana Wirakarya</title>
		<link>https://www.seketika.com/kembangan-sektor-kelautan-bupati-banyuwangi-ipuk-fiestiandani-diganjar-satyalencana-wirakarya</link>
					<comments>https://www.seketika.com/kembangan-sektor-kelautan-bupati-banyuwangi-ipuk-fiestiandani-diganjar-satyalencana-wirakarya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Dec 2023 09:45:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Karya Sumadi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pengembangan sektor kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Ipuk Fiestiandani]]></category>
		<category><![CDATA[Satyalencana Wirakarya]]></category>
		<category><![CDATA[Tidore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=6264</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kembangan-sektor-kelautan-bupati-banyuwangi-ipuk-fiestiandani-diganjar-satyalencana-wirakarya">Kembangkan Sektor Kelautan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Diganjar Satyalencana Wirakarya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Hal yang sama juga terjadi di Bangsring. Dulunya mereka menangkap ikan dengan bom yang merusak. Kini, dikembangkan ekowisata dimana mereka diajak untuk menanam kembali terumbu karang. Dari sini, mereka dapat pendapatan dari para wisatawan yang berkunjung,”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tidore &#8211; Puncak peringatan <a href="https://www.seketika.com/?s=Hari+Nusantara&amp;post_type%5B%5D=post">Hari Nusantara</a> (Harnus) yang digelar di Tidore, Maluku Utara, Rabu (13/12/2023) ditandai dengan penyematan penghargaan <a href="https://www.seketika.com/?s=Satyalencana+Wirakarya&amp;post_type%5B%5D=post">Satyalencana Wirakarya</a> ke sejumlah kepala daerah dan perangkat daerah berprestasi. Khususnya, dalam <a href="https://www.seketika.com/?s=inovasi+pengembangan+sektor+kelautan&amp;post_type%5B%5D=post">inovasi pengembangan sektor kelautan</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan yang dianugerahkan oleh Presiden Joko Widodo yang diwakili oleh Ketua Pusat Harnus sekaligus Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi itu, diterima oleh delapan pihak. Salah satunya adalah <a href="https://www.seketika.com/?s=Bupati+Banyuwangi+&amp;post_type%5B%5D=post">Bupati Banyuwangi </a>Ipuk Fiestiandani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyuwangi dinilai sukses dalam inovasi pengembangan sektor kelautannya. Di antaranya adalah mengembangkan ekowisata di Desa Bangsring dan mengubah kawasan kumuh di Kampung Mandar menjadi sentra jual beli ikan. Hal ini lantas ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/TK/2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seusai menerima tanda kehormatan tersebut, Ipuk menyebutkan, bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada para nelayan Banyuwangi yang giat untuk bertransformasi. “Ini adalah penghargaan atas kerja keras bagi para nelayan di seluruh Banyuwangi,” ungkap Ipuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bentang laut <a href="https://www.seketika.com/?s=Banyuwangi&amp;post_type%5B%5D=post">Banyuwangi</a> yang lebih dari 170 KM memberikan potensi yang luar biasa. Tidak hanya hasil laut yang melimpah, tapi juga eksotisme panoramanya yang mempesona. Dari potensi tersebut, kemudian dilakukan pengembangan ekonomi berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita libatkan para nelayan. Yang dulu hanya sekadar menangkap ikan di laut kemudian hasilnya dijual. Kini, kita kembangkan dengan sentra-sentra kuliner seafood yang dikelola oleh keluarga nelayan. Dari sini, ada peningkatan hasil ekonomi yang berlipat,” ujar Ipuk.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kembangan-sektor-kelautan-bupati-banyuwangi-ipuk-fiestiandani-diganjar-satyalencana-wirakarya">Kembangkan Sektor Kelautan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Diganjar Satyalencana Wirakarya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/kembangan-sektor-kelautan-bupati-banyuwangi-ipuk-fiestiandani-diganjar-satyalencana-wirakarya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ngopi Sepuluh Ewu, Sekali Seduh Kita Bersaudara</title>
		<link>https://www.seketika.com/ngopi-sepuluh-ewu-sekali-seduh-kita-bersaudara</link>
					<comments>https://www.seketika.com/ngopi-sepuluh-ewu-sekali-seduh-kita-bersaudara#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Adat Kemiren]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Ngopi Sepuluh Ewu]]></category>
		<category><![CDATA[Irlandia]]></category>
		<category><![CDATA[Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Ngopi Sepuluh Ewu]]></category>
		<category><![CDATA[pakaian adat Osing]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick O’Brien]]></category>
		<category><![CDATA[sak corot dadi seduluran]]></category>
		<category><![CDATA[suku Osing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4021</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ngopi-sepuluh-ewu-sekali-seduh-kita-bersaudara">Ngopi Sepuluh Ewu, Sekali Seduh Kita Bersaudara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kopinya gratis, kami hanya meminta pengunjung cukup membayar makanan saja sebagai ganti bahan saja. Ini adalah filosofi kami; lungguh, gupuh, dan suguh. Kalau ada tamu kami mempersilakan duduk (lungguh), menyiapkan dan menyuguhkan makanan (gupuh dan suhuh),”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Banyuwangi – Ribuan orang memadati jalan utama Desa Kemiren untuk menikmati kopi yang disuguhkan masyarakat <a href="https://www.seketika.com/?s=suku+Osing&amp;post_type%5B%5D=post">suku Osing</a>, dalam tradisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Ngopi+Sepuluh+Ewu&amp;post_type%5B%5D=post">Ngopi Sepuluh Ewu</a>, di Desa Adat Kemiren Banyuwangi, Sabtu malam (4/11/2023). Menariknya, sajian kopi tergelar di setiap halaman rumah warga Desa Kemiren sepanjang 2 Km.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sepanjang jalan dengan mengenakan pakaian adat Osing, warga desa menyuguhkan kopi kepada para tamu dengan menggunakan cangkir khusus yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Kopi yang disajikan beragam, mulai dari arabika, robusta, hingga house blend. Disajikan pula beragaman jajanan tradisional untuk menemani nyruput kopi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini juga memiliki filosofi &#8220;sak corot dadi seduluran&#8221;, yang artinya sekali seduh kita bersaudara. Dengan ngopi bersama, warga desa merekatkan tali persaudaraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi yang masuk rangkaian Banyuwangi Festival itu bukan sekadar acara minum kopi bersama, melainkan pertunjukan budaya yang menggambarkan keramahan dan kemurahan hati warga Osing. Pengunjung yang hadir diajak minum kopi sambil lesehan ataupun duduk di teras halaman yang disulap menjadi ruang tamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kopinya gratis, kami hanya meminta pengunjung cukup membayar makanan saja sebagai ganti bahan saja. Ini adalah filosofi kami; lungguh, gupuh, dan suguh. Kalau ada tamu kami mempersilakan duduk (lungguh), menyiapkan dan menyuguhkan makanan (gupuh dan suhuh),” kata Ahmad, salah seorang warga setempat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ngopi-sepuluh-ewu-sekali-seduh-kita-bersaudara">Ngopi Sepuluh Ewu, Sekali Seduh Kita Bersaudara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/ngopi-sepuluh-ewu-sekali-seduh-kita-bersaudara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
