<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BBNKB Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/bbnkb/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/bbnkb</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2025 07:53:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>BBNKB Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/bbnkb</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fatwa MUI soal Penghapusan Pajak Diperingatkan DPR: Bisa Guncang Fiskal Daerah</title>
		<link>https://www.seketika.com/fatwa-mui-soal-penghapusan-pajak-diperingatkan-dpr-bisa-guncang-fiskal-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 07:53:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BBNKB]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Fiskal Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Khozin]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Kendaraan Bermotor]]></category>
		<category><![CDATA[PBB-P2]]></category>
		<category><![CDATA[penghapusan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[PKB]]></category>
		<category><![CDATA[UU HKPD 2022]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32246</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fatwa-mui-soal-penghapusan-pajak-diperingatkan-dpr-bisa-guncang-fiskal-daerah">Fatwa MUI soal Penghapusan Pajak Diperingatkan DPR: Bisa Guncang Fiskal Daerah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menanggapi keluarnya fatwa baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang merekomendasikan penghapusan sejumlah jenis pajak, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Ia mengingatkan, jika rekomendasi tersebut diterapkan pemerintah daerah (pemda), stabilitas ekonomi dan fiskal daerah berpotensi terdampak serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fatwa yang dibahas dalam Munas XI MUI itu mengusung konsep pajak berkeadilan. Di dalamnya terdapat pandangan bahwa bumi, bangunan tempat tinggal, dan kendaraan bermotor tidak layak dikenai pajak berulang kali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khozin menjelaskan, fatwa tersebut merupakan pendapat hukum berbasis mekanisme istinbat dalam tradisi fikih Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Fatwa MUI didasari pada mekanisme istinbat hukum melalui sumber-sumber hukum Islam. Sebagai pendapat hukum, tentu ini akan menambah khazanah dalam kebijakan publik negara,” ujar Khozin dalam keterangan pers, Kamis (27/11/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Khozin, penghapusan PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan) sangat berisiko mengganggu keuangan daerah karena merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar kabupaten/kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini telah diatur dalam UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah (UU HKPD).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau dihapus, akan berdampak serius pada fiskal daerah,” tegasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fatwa-mui-soal-penghapusan-pajak-diperingatkan-dpr-bisa-guncang-fiskal-daerah">Fatwa MUI soal Penghapusan Pajak Diperingatkan DPR: Bisa Guncang Fiskal Daerah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banten Gaspol! Otomotif Jadi Kunci Baru Penggerak Ekonomi Daerah</title>
		<link>https://www.seketika.com/banten-gaspol-otomotif-jadi-kunci-baru-penggerak-ekonomi-daerah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 05:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[BBNKB]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Event Banten]]></category>
		<category><![CDATA[IAS Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[modifikasi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[PKB]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31113</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/banten-gaspol-otomotif-jadi-kunci-baru-penggerak-ekonomi-daerah">Banten Gaspol! Otomotif Jadi Kunci Baru Penggerak Ekonomi Daerah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menilai sektor otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penilaian tersebut disampaikan oleh Gubernur Banten, Andra Soni, melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Ahmad Syaukani, dalam acara puncak Anniversary ke-6 Indonesia Automotive Society (IAS) Banten Auto Modify, Sabtu malam (18/10/2025) di Alun-alun Barat, Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi terhadap komunitas otomotif seperti IAS Banten dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang dinilai telah berkontribusi besar dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif daerah melalui kegiatan otomotif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ahmad Syaukani menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang pamer modifikasi kendaraan, tetapi juga mendorong produksi, investasi, dan membuka lapangan kerja sekaligus mempromosikan pariwisata otomotif Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Gubernur Banten, Andra Soni (diwakili Ahmad Syaukani), Kepala Dinas Perhubungan Banten, Tri Nurtopo, Jajaran IMI pusat dan daerah, Komunitas kendaraan roda empat se-Banten, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten dan Ketua IAS Banten, Tomi Istiadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tomi menyatakan bahwa IAS Banten berkomitmen menjadikan komunitas otomotif sebagai mitra aktif dalam pembangunan daerah. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/banten-gaspol-otomotif-jadi-kunci-baru-penggerak-ekonomi-daerah">Banten Gaspol! Otomotif Jadi Kunci Baru Penggerak Ekonomi Daerah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DKI Jakarta Hapus BBNKB untuk Pemindahan Kepemilikan Kedua dan Selanjutnya, Ini Batas Waktunya</title>
		<link>https://www.seketika.com/dki-jakarta-hapus-bbnkb-untuk-pemindahan-kepemilikan-kedua-dan-selanjutnya-ini-batas-waktunya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Nov 2024 03:51:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BBNKB]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif Pajak Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Kendaraan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pemindahan Kepemilikan Kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghapusan BBNKB]]></category>
		<category><![CDATA[Pergub No. 41/2024]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi Kendaraan Bekas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21468</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dki-jakarta-hapus-bbnkb-untuk-pemindahan-kepemilikan-kedua-dan-selanjutnya-ini-batas-waktunya">DKI Jakarta Hapus BBNKB untuk Pemindahan Kepemilikan Kedua dan Selanjutnya, Ini Batas Waktunya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan kebijakan penghapusan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk pemindahan kepemilikan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya, yang mulai berlaku pada Rabu, 23 Oktober 2024. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 41 Tahun 2024 mengenai Insentif Pajak Daerah, yang menetapkan tarif BBNKB II menjadi 0 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Herlina Ayu, perwakilan dari Humas Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, “Berdasarkan Pergub No. 41/2024, BBNKB untuk perpindahan kepemilikan kedua dan selanjutnya akan dikenakan tarif 0 persen. Kebijakan ini berlaku hingga berakhirnya Perda No. 1/2024, yaitu pada 5 Januari 2025.” Pernyataan ini disampaikan pada 31 Oktober 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pembebasan tarif BBNKB, pemerintah juga menghapuskan sanksi administratif berupa bunga dan denda terkait BBNKB. Kebijakan ini diterapkan secara otomatis tanpa perlu pengajuan dari wajib pajak, melalui sistem perpajakan daerah yang telah disesuaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, wajib pajak yang telah membayar BBNKB II sebelum kebijakan ini diberlakukan tidak dapat mengajukan klaim pengembalian dana, baik sebagian maupun seluruhnya. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 5 Pergub No. 41/2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu dicatat, kebijakan penghapusan BBNKB ini hanya berlaku untuk kendaraan bekas pada pemindahan kepemilikan kedua dan seterusnya. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dki-jakarta-hapus-bbnkb-untuk-pemindahan-kepemilikan-kedua-dan-selanjutnya-ini-batas-waktunya">DKI Jakarta Hapus BBNKB untuk Pemindahan Kepemilikan Kedua dan Selanjutnya, Ini Batas Waktunya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
