<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bhayangkara vs Arema Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/bhayangkara-vs-arema/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/bhayangkara-vs-arema</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2026 06:13:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Bhayangkara vs Arema Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/bhayangkara-vs-arema</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Arema FC Tumbang di Markas Bhayangkara, Tiga Kartu Merah dan Penalti Kontroversial Jadi Sorotan</title>
		<link>https://www.seketika.com/arema-fc-tumbang-di-markas-bhayangkara-tiga-kartu-merah-dan-penalti-kontroversial-jadi-sorotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 06:12:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Arema FC]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkara FC]]></category>
		<category><![CDATA[Bhayangkara vs Arema]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Super League]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan Arema]]></category>
		<category><![CDATA[kartu merah Arema]]></category>
		<category><![CDATA[penalti Bhayangkara]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34728</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/arema-fc-tumbang-di-markas-bhayangkara-tiga-kartu-merah-dan-penalti-kontroversial-jadi-sorotan">Arema FC Tumbang di Markas Bhayangkara, Tiga Kartu Merah dan Penalti Kontroversial Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Arema FC harus menelan kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-25 BRI Super League 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026), itu diwarnai sejumlah keputusan kontroversial dari wasit yang memicu protes kubu tim tamu.</p>



<p>Pelatih Arema FC asal Brasil, Marquinhos Santos, mengaku tidak terlalu kecewa dengan performa anak asuhnya. Namun ia menyoroti sejumlah keputusan wasit Yudai Yamamoto yang memimpin jalannya pertandingan.</p>



<p>Dalam laga tersebut, Arema FC harus kehilangan dua pemain asingnya setelah wasit meninjau tayangan VAR (Video Assistant Referee). Pablo Oliveira lebih dulu menerima kartu merah langsung pada babak pertama.</p>



<p>Situasi semakin sulit bagi tim berjuluk Singo Edan ketika Dalberto Luan juga diganjar kartu merah langsung pada menit ke-70. Akibatnya, Arema harus melanjutkan pertandingan hanya dengan sembilan pemain hingga akhir laga.</p>



<p>Tidak berhenti di situ, bek Matheus Blade juga menerima kartu merah setelah pertandingan usai karena dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit.</p>



<p>Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil agresif sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri membuat tim asuhan Paul Munster langsung menekan pertahanan Arema FC.</p>



<p>Meski berada di bawah tekanan, Arema justru berhasil mencuri keunggulan pada masa injury time babak pertama. Joel Vinicius mencetak gol pada menit 45+1 yang membawa tim tamu unggul 1-0 saat turun minum.</p>



<p>Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Bhayangkara berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-76 melalui gol Privat Mbarga.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/arema-fc-tumbang-di-markas-bhayangkara-tiga-kartu-merah-dan-penalti-kontroversial-jadi-sorotan">Arema FC Tumbang di Markas Bhayangkara, Tiga Kartu Merah dan Penalti Kontroversial Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
