<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BMKG Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/bmkg/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/bmkg</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2026 05:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>BMKG Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/bmkg</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>8 Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar Lengkapnya</title>
		<link>https://www.seketika.com/8-bandara-ditutup-akibat-erupsi-gunung-anak-krakatau-ini-daftar-lengkapnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 05:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[erupsi gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Anak Krakatau]]></category>
		<category><![CDATA[Halim Perdanakusuma]]></category>
		<category><![CDATA[Husein Sastranegara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[letusan vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno-Hatta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=37082</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/8-bandara-ditutup-akibat-erupsi-gunung-anak-krakatau-ini-daftar-lengkapnya">8 Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar Lengkapnya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Perhubungan menutup sementara delapan bandara setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada kondisi udara penerbangan. Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, hingga sejumlah bandara di Lampung masuk dalam daftar terdampak pada Senin, 7 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang penutupan sementara delapan bandara yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan tersebut dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pengoperasian kembali bandara akan dilakukan setelah kondisi keselamatan penerbangan dapat dipastikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam informasi yang dikutip dari BMKG dalam bahan sumber, terdapat delapan bandara yang berstatus ditutup sementara. Beberapa di antaranya merupakan bandara yang melayani kawasan Jakarta, Bandung, dan Lampung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bandara Soekarno-Hatta menjadi salah satu bandara utama yang masuk daftar penutupan. Selain itu, Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Husein Sastranegara juga terdampak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penutupan bandara akibat abu vulkanik dapat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan, termasuk jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Abu vulkanik menjadi perhatian serius dalam operasional penerbangan sehingga keputusan pembukaan kembali bandara harus mempertimbangkan aspek keselamatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, penumpang yang memiliki penerbangan dari atau menuju bandara terdampak perlu memperhatikan informasi terbaru dari maskapai dan pengelola bandara sebelum berangkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut delapan bandara yang tercantum dalam data BMKG pada bahan sumber:</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Bandara Wunopito, Lewoleba (WATW) — berstatus ditutup mulai 7 September 2026 pukul 08.02 WIB hingga 8 September 2026 pukul 06.00 WIB.<br>2. Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung (WICC) — ditutup mulai 7 September 2026 pukul 08.32 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>3. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (WIHH) — ditutup mulai pukul 08.16 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>4. Bandara Pondok Cabe (WIHP) — ditutup mulai pukul 08.37 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>5. Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta (WIII) — ditutup mulai pukul 08.28 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>6. Bandara Radin Inten II, Lampung (WILL) — ditutup mulai pukul 08.20 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>7. Bandara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP) — ditutup mulai pukul 08.35 WIB hingga pukul 18.00 WIB.<br>8. Bandara Budiarto, Curug (WIRR) — ditutup mulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penutupan dilakukan karena adanya dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap lingkungan penerbangan.</p>



<ol class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenhub menekankan bahwa keputusan pengoperasian kembali bandara akan bergantung pada kepastian kondisi keselamatan. Artinya, jadwal pembukaan dapat mengikuti hasil pemantauan kondisi terbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data dalam bahan sumber menunjukkan sebagian besar bandara ditutup hingga pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026. Sementara Bandara Wunopito tercatat memiliki periode penutupan hingga 8 September 2026 pukul 06.00 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat pula keterangan Menteri Perhubungan mengenai perpanjangan penutupan hingga pukul 09.00 WIB. Karena terdapat perbedaan waktu pada keterangan tersebut dengan rincian data bandara, pembaca sebaiknya merujuk pada pembaruan status operasional terbaru dari pihak bandara, Kemenhub, BMKG, atau maskapai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Operasional delapan bandara akan ditentukan berdasarkan kondisi keselamatan penerbangan setelah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penumpang yang terdampak sebaiknya mengecek status penerbangan secara berkala dan mengikuti arahan maskapai. Perubahan jadwal penerbangan dapat terjadi apabila kondisi bandara belum dinyatakan aman untuk kembali beroperasi.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/8-bandara-ditutup-akibat-erupsi-gunung-anak-krakatau-ini-daftar-lengkapnya">8 Bandara Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ini Daftar Lengkapnya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anggaran BMKG 2027 Tembus Rp2,52 Triliun, Ini Daftar Program yang Jadi Prioritas</title>
		<link>https://www.seketika.com/anggaran-bmkg-2027-tembus-rp252-triliun-ini-daftar-program-yang-jadi-prioritas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 10:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[anggaran BMKG 2027]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi V DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBN]]></category>
		<category><![CDATA[RAPBN 2027]]></category>
		<category><![CDATA[Teuku Faisal Fathani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=37052</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anggaran-bmkg-2027-tembus-rp252-triliun-ini-daftar-program-yang-jadi-prioritas">Anggaran BMKG 2027 Tembus Rp2,52 Triliun, Ini Daftar Program yang Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta. Agenda utama RDP ini berfokus pada evaluasi pelaksanaan program dan anggaran tahun 2026, sekaligus pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) BMKG untuk tahun anggaran 2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat tersebut, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan perkembangan pelaksanaan anggaran dan program tahun 2026, dalam Tahun Anggaran 2026, pagu awal BMKG ditetapkan sebesar Rp2.675.438.903.000 Dalam pelaksanaannya, anggaran mengalami sejumlah penyesuaian sesuai kebutuhan dan kebijakan anggaran pemerintah, antara lain melalui tambahan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), pergeseran anggaran, pemblokiran, serta tambahan anggaran. Per 13 Agustus 2026, pagu efektif BMKG tercatat Rp2.463.409.331.000</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faisal menegaskan bahwa BMKG terus mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian pekerjaan strategis hingga akhir tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dengan sisa pagu sekitar Rp1,082 triliun, BMKG akan terus melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian pekerjaan sampai akhir tahun, khususnya yang terkait dengan program strategis BMKG 2026,” ujar Faisal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Faisal juga memaparkan perkembangan pelaksanaan program kerja, langkah penguatan layanan MKG, serta strategi peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG memiliki peran penting dalam pemantauan cuaca dan kualitas udara yang menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya risiko karhutla di berbagai daerah. Pemantauan ini krusial karena kondisi atmosfer berpengaruh langsung terhadap persebaran asap serta penurunan kualitas udara. Di beberapa daerah, BMKG sempat mencatat kualitas udara masuk dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya. Bahkan, jarak pandang di sejumlah bandara sempat turun di bawah satu kilometer sehingga memerlukan perhatian ekstra demi keselamatan penerbangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menanggulangi dampak karhutla, BMKG aktif mendukung penanganan di lapangan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pelaksanaan OMC ini bersifat situasional dengan memperhitungkan kondisi atmosfer dan ketersediaan awan potensial penabur hujan. Saat ini, operasi modifikasi cuaca masih berlangsung di beberapa wilayah rawan seperti Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Lampung, Jambi, dan Sumatera Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penanganan cuaca ekstrem, BMKG terus memastikan infrastruktur pengamatan dan sistem peringatan dini beroperasi secara optimal. Sepanjang tahun 2026, BMKG rutin melakukan pemeliharaan operasional terhadap 1.914 unit peralatan utama MKG di daerah. Di sisi lain, penguatan kapasitas masyarakat juga terus ditingkatkan melalui Sekolah Lapang Iklim, Sekolah Lapang Gempa Bumi, serta Sekolah Lapang Cuaca Nelayan. Melalui program ini, masyarakat dibekali pemahaman agar mampu memanfaatkan data MKG secara mandiri demi keselamatan dan aktivitas harian mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terkait kinerja anggaran, realisasi keuangan BMKG per 31 Agustus 2026 telah mencapai 56,06 persen dari pagu efektif, sedangkan realisasi fisiknya mencapai 62,52 persen. Capaian ini menunjukkan bahwa realisasi keuangan maupun fisik BMKG sampai dengan akhir Agustus berada di atas target yang telah ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna menjaga keberlanjutan layanan tersebut, BMKG memperoleh pagu anggaran tahun 2027 sebesar Rp2.522.814.936.000. Anggaran ini dibagi menjadi dua fokus utama, yakni Rp1.242.705.967.000 untuk dukungan manajemen dan Rp1.280.108.969.000 untuk pelaksanaan program MKG. Pada tahun 2027 mendatang, dana ini akan diprioritaskan untuk pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi dengan sasaran 2.370 peserta, penguatan Sekolah Lapang Iklim, pemeliharaan 1.914 unit peralatan di daerah dan 314 unit di pusat, serta penguatan infrastruktur radar, pengamatan kelautan, satelit, hingga sistem peringatan dini banjir pesisir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi pemaparan tersebut, Pimpinan Rapat Komisi V DPR RI, Lasarus membacakan empat keputusan resmi yang disetujui bersama. Pertama, Komisi V DPR RI mewajibkan BMKG untuk terus meningkatkan capaian serapan APBN 2026. Kedua, DPR menyetujui pagu akhir sementara APBN TA 2026 untuk BMKG sebesar Rp2.463.409.331.000, yang sudah memperhitungkan tambahan anggaran sebesar Rp1.282.757.000.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketiga, Komisi V DPR RI secara resmi menyetujui Pagu Anggaran RAPBN TA 2027 untuk BMKG sebesar Rp2.522.814.936.000 sesuai Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas. Terakhir, DPR dan BMKG sepakat untuk mengadakan RDP lanjutan guna melakukan pendalaman rinci terhadap alokasi anggaran unit organisasi, fungsi, dan program Eselon I pada RAPBN 2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG menegaskan bahwa optimalisasi anggaran ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab lembaga untuk memastikan informasi MKG dapat hadir secara cepat, akurat, dan berkelanjutan. Langkah penguatan sistem pengamatan, pemeliharaan aloptama, dan edukasi masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan nasional terhadap risiko bencana, sekaligus mendukung keselamatan transportasi, ketahanan pangan, hingga aktivitas sosial-ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anggaran-bmkg-2027-tembus-rp252-triliun-ini-daftar-program-yang-jadi-prioritas">Anggaran BMKG 2027 Tembus Rp2,52 Triliun, Ini Daftar Program yang Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa M7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Berakhir</title>
		<link>https://www.seketika.com/gempa-m77-guncang-nagekeo-ntt-bmkg-nyatakan-peringatan-tsunami-berakhir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 02:26:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[7]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[earthquake]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa M7]]></category>
		<category><![CDATA[Mbay]]></category>
		<category><![CDATA[Nagekeo]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[waspada tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36872</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gempa-m77-guncang-nagekeo-ntt-bmkg-nyatakan-peringatan-tsunami-berakhir">Gempa M7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Berakhir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">​<a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah sekitar Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi. Gempa yang berpusat di laut tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami, namun BMKG kini menyatakan peringatan tersebut telah berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gempa tersebut berada pada kedalaman 15 kilometer dengan koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur. Lokasinya berada di laut, sehingga BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kabar terbaru dari BMKG menyebut potensi tsunami telah berakhir. Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia juga mencatat bahwa peringatan yang dipicu gempa tersebut telah dinyatakan berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi resmi BMKG tentang gempa M7,7 Nagekeo</p>



<p class="wp-block-paragraph">Magnitudo 7,7 tergolong gempa kuat. Selain kekuatannya, kedalaman gempa yang tercatat 15 kilometer dan lokasi episenter di laut menjadi alasan keluarnya peringatan dini tsunami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG mencatat peristiwa tersebut dalam sistem gempa bumi berpotensi tsunami. Dalam pembaruan informasinya, status peringatan berubah hingga akhirnya dinyatakan berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi masyarakat, perubahan status tersebut penting karena menunjukkan bahwa peringatan dini tsunami akibat gempa ini sudah dihentikan oleh BMKG. Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi resmi apabila terdapat pembaruan berikutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fakta dan Kronologi Lengkap :</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Gempa terjadi pada pagi hari</p>



<ol class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Gempa tercatat pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">2. Kekuatan gempa M7,7</p>



<ol start="2" class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pemutakhiran BMKG mencatat magnitudo gempa sebesar 7,7 dengan kedalaman 15 kilometer.</p>



<p class="wp-block-paragraph">3. Episenter berada di sekitar Nagekeo</p>



<ol start="3" class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinat episenter tercatat pada 8,41 LS dan 121,39 BT, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">4. Sempat ada peringatan dini tsunami</p>



<ol start="4" class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Karena karakteristik gempa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Data BMKG menunjukkan peringatan tsunami tercatat dalam beberapa pembaruan status.</p>



<p class="wp-block-paragraph">5. Peringatan tsunami telah berakhir</p>



<ol start="5" class="wp-block-list"></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi terbaru BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa M7,7 tersebut telah berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat sebaiknya tetap menjadikan BMKG, BPBD, dan BNPB sebagai rujukan utama apabila terdapat informasi lanjutan terkait gempa atau tsunami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Status peringatan dapat berubah apabila sistem pemantauan mendapatkan data baru. Karena itu, informasi dari media sosial atau pesan berantai sebaiknya tidak dijadikan acuan utama sebelum dikonfirmasi melalui kanal resmi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gempa-m77-guncang-nagekeo-ntt-bmkg-nyatakan-peringatan-tsunami-berakhir">Gempa M7,7 Guncang Nagekeo NTT, BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Berakhir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Hari Ini, BMKG Ingatkan Suhu Capai 33 Derajat Celsius</title>
		<link>https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-bmkg-ingatkan-suhu-capai-33-derajat-celsius</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 02:47:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Seribu]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Suhu Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36669</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-bmkg-ingatkan-suhu-capai-33-derajat-celsius">Cuaca Hari Ini, BMKG Ingatkan Suhu Capai 33 Derajat Celsius</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Warga DKI Jakarta diperkirakan dapat menikmati cuaca cerah sepanjang Kamis, 9 Juli 2026. Meski demikian, BMKG mengingatkan suhu udara pada siang hari berpotensi mencapai 33 derajat Celsius di sejumlah wilayah sehingga masyarakat perlu mengantisipasi kondisi panas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta hingga Kepulauan Seribu akan mengalami cuaca cerah sepanjang Kamis, 9 Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi langit yang cerah diperkirakan berlangsung sejak pagi hingga malam. Cuaca tersebut mendukung berbagai aktivitas luar ruangan, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai suhu udara yang cukup tinggi pada siang hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cuaca cerah biasanya meningkatkan intensitas sinar matahari sehingga suhu udara terasa lebih panas, terutama pada siang hingga sore hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG memperkirakan suhu maksimum di beberapa wilayah Jakarta mencapai 33 derajat Celsius. Kondisi ini dapat memicu rasa gerah dan meningkatkan risiko dehidrasi apabila beraktivitas terlalu lama di luar ruangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat disarankan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, dan mengurangi aktivitas fisik berat saat cuaca sedang terik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah Jakarta Selatan diprakirakan memiliki suhu antara 24 hingga 33 derajat Celsius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jakarta Timur juga menjadi salah satu wilayah terpanas dengan suhu berkisar 25 hingga 33 derajat Celsius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, suhu udara diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 32 derajat Celsius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Jakarta Utara memiliki suhu antara 26 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif lebih tinggi dibanding wilayah selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun Kepulauan Seribu diperkirakan menjadi wilayah dengan suhu paling stabil sepanjang hari, yakni sekitar 28 hingga 29 derajat Celsius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum beraktivitas, terutama bagi warga yang memiliki agenda di luar ruangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga pembaruan informasi cuaca tetap penting untuk diperhatikan.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-bmkg-ingatkan-suhu-capai-33-derajat-celsius">Cuaca Hari Ini, BMKG Ingatkan Suhu Capai 33 Derajat Celsius</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG dan Basarnas Diminta Prioritaskan Perawatan Alat, DPR: Pengadaan Baru Menyusul Jika Anggaran Ada</title>
		<link>https://www.seketika.com/bmkg-dan-basarnas-diminta-prioritaskan-perawatan-alat-dpr-pengadaan-baru-menyusul-jika-anggaran-ada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 09:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran 2027]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi V DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Lasarus]]></category>
		<category><![CDATA[Radar Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36601</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-dan-basarnas-diminta-prioritaskan-perawatan-alat-dpr-pengadaan-baru-menyusul-jika-anggaran-ada">BMKG dan Basarnas Diminta Prioritaskan Perawatan Alat, DPR: Pengadaan Baru Menyusul Jika Anggaran Ada</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menegaskan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas/BNPP) harus memprioritaskan pemeliharaan dan perawatan alat utama yang sudah ada di tengah keterbatasan anggaran tahun 2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lasarus menjelaskan bahwa untuk belanja pegawai di kedua instansi tersebut sudah tidak memiliki kendala karena bersifat wajib. Namun, tantangan utama Basarnas saat ini berada pada dana operasional dan belanja modal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Guna mengatasi hal itu, pemerintah telah memberikan dukungan kebijakan yang memungkinkan Basarnas mengakses dana siap pakai jika terjadi kedaruratan bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau Basarnas itu masalahnya di dana operasi dan belanja modal. Tapi sudah kita back-up, mereka dibantu bisa mengakses BA-99. Jadi kalau ada bencana, anggaran mereka kurang, nanti pemerintah yang support,&#8221; kata Lasarus dalam Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026).<br>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara untuk BMKG, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyoroti bahwa pemenuhan data cuaca nasional saat ini sudah terintegrasi dengan cukup baik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Indonesia dinilai masih membutuhkan sekitar 30 hingga 40 unit radar tambahan untuk mencakup seluruh wilayah kepulauan dan laut yang sangat luas. Tambahan radar ini krusial untuk mendukung sektor penerbangan, pelayaran, hingga pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya dapat informasi tahun depan ada tambahan 5 (radar). Mudah-mudahan kalau memang ada tambahan anggaran lagi, ini bisa dipercepat,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyikapi keterbatasan anggaran yang ada, Lasarus memberikan catatan tegas dan instruksi khusus kepada kedua mitra kerja Komisi V tersebut mengenai skala prioritas yang harus diambil dalam menyusun rencana kerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita minta perawatan itu diutamakan dulu. Kalau ada uangnya bisa pengadaan baru. Kalau tidak ada (anggaran), barang yang ada dirawat. Untuk Basarnas juga sama, tolong unit-unit yang vital seperti helikopter, kapal, hingga rubber boat yang sudah ada di seluruh Indonesia, itu diutamakan dulu,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-dan-basarnas-diminta-prioritaskan-perawatan-alat-dpr-pengadaan-baru-menyusul-jika-anggaran-ada">BMKG dan Basarnas Diminta Prioritaskan Perawatan Alat, DPR: Pengadaan Baru Menyusul Jika Anggaran Ada</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Diguyur Hujan, Ini Daftar Lengkap dari BMKG</title>
		<link>https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-sebagian-besar-kota-diguyur-hujan-ini-daftar-lengkap-dari-bmkg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 07:41:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[hujan ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36539</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-sebagian-besar-kota-diguyur-hujan-ini-daftar-lengkap-dari-bmkg">Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Diguyur Hujan, Ini Daftar Lengkap dari BMKG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami hujan ringan pada Senin. Meski begitu, sejumlah daerah diprediksi berawan hingga cerah, sementara Pontianak diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di berbagai daerah Indonesia pada Senin didominasi hujan dengan intensitas ringan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan antara lain Ambon, Bandung, Bengkulu, Jambi, Kendari, Manado, Manokwari, Palangka Raya, Palembang, Pangkal Pinang, Samarinda, Semarang, Serang, Sofifi, Tanjungpinang, serta Yogyakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, beberapa kota lain diprediksi berada dalam kondisi berawan sepanjang hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi cuaca menjadi penting bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Potensi hujan ringan dapat memengaruhi mobilitas, perjalanan, hingga kegiatan ekonomi di sejumlah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, peringatan dini cuaca juga membantu masyarakat mengantisipasi risiko yang dapat muncul akibat perubahan kondisi atmosfer secara cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG memperkirakan Jakarta, Banda Aceh, Banjarbaru, Merauke, Nabire, Padang, Sorong, dan Surabaya berada dalam kondisi berawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk wilayah Mamuju dan Medan, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi pada hari ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Bandarlampung dan Pekanbaru diprediksi mengalami kondisi udara kabur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, cuaca cerah diperkirakan terjadi di Denpasar, Gorontalo, Jayawijaya, Kupang, Makassar, Mataram, dan Palu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun Jayapura serta Tanjung Selor diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG juga mengeluarkan peringatan agar masyarakat di Pontianak meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan yang disertai petir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat disarankan terus memantau pembaruan informasi cuaca dari BMKG, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan atau memiliki rencana perjalanan antardaerah.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cuaca-hari-ini-sebagian-besar-kota-diguyur-hujan-ini-daftar-lengkap-dari-bmkg">Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota Diguyur Hujan, Ini Daftar Lengkap dari BMKG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karhutla Riau Meningkat, Puan Maharani Minta Pemerintah Siapkan Perlindungan Warga dari Kabut Asap</title>
		<link>https://www.seketika.com/karhutla-riau-meningkat-puan-maharani-minta-pemerintah-siapkan-perlindungan-warga-dari-kabut-asap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36469</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/karhutla-riau-meningkat-puan-maharani-minta-pemerintah-siapkan-perlindungan-warga-dari-kabut-asap">Karhutla Riau Meningkat, Puan Maharani Minta Pemerintah Siapkan Perlindungan Warga dari Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar pemerintah menyiapkan langkah-langkah strategis pengendalian dampak bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, termasuk dari kabut asap yang mengancam kesehatan warga. Hal ini seiring dengan masih fluktuatifnya jumlah titik panas (hotspot) di Riau, meluasnya area yang terbakar, serta proyeksi musim kemarau yang lebih kering pada 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pastikan perlindungan bagi warga dari dampak Karhutla selalu siap, terutama bagi kelompok paling rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil/menyusui, warga dengan penyakit komorbid, dan penyandang disabilitas,” tutur Puan dalam rilis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Kamis (4/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, ia mendorong agar pemerintah membuka pos perlindungan udara bersih (clean air shelters) di titik-titik padat penduduk dan sekitar sekolah/posyandu dengan filtrasi partikulat memadai, bukan sekadar ruang evakuasi umum. Pun, dirinya meminta instansi terkait menerapkan protokol otomatis saat Karhulta masih terus melanda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) harian melampaui ambang, Pemerintah harus cepat memberikan rekomendasi untuk aktivitas harian warga,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Puan menyoroti laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut kondisi iklim global berpotensi berkembang menuju fenomena El Nino lemah hingga moderat pada semester kedua 2026 dengan peluang sekitar 50-80 persen, sehingga meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita tahu adanya potensi peningkatan Karhutla berarti juga menimbulkan ancaman bagi kesehatan dan keselamatan warga, khususnya dari dampak kabut asap. Hal ini harus diatasi dengan mitigasi yang lengkap termasuk dari sisi pelayanan kesehatan,” sebut Puan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ia meminta pemerintah untuk memastikan agar biaya kesehatan akibat Karhutla tidak jatuh ke rumah tangga. Menurut Puan, masalah kesehatan yang dialami warga akibat dampak dari Karhutla harus bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Fasilitas kesehatan di setiap daerah terdampak Karhutla juga perlu dimaksimalkan. Stok obat inhalasi harus selalu siap, oksigen portabel tersedia di puskesmas dan klinik keliling, dan distribusikan masker berstandar SNI dengan prioritas balita, ibu hamil, dan lansia,” paparnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/karhutla-riau-meningkat-puan-maharani-minta-pemerintah-siapkan-perlindungan-warga-dari-kabut-asap">Karhutla Riau Meningkat, Puan Maharani Minta Pemerintah Siapkan Perlindungan Warga dari Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Strategi BMKG Hadapi Banjir dan Kemarau</title>
		<link>https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-jadi-strategi-bmkg-hadapi-banjir-dan-kemarau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 09:14:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[OMC BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36245</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-jadi-strategi-bmkg-hadapi-banjir-dan-kemarau">Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Strategi BMKG Hadapi Banjir dan Kemarau</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali menjadi sorotan setelah BMKG menegaskan bahwa teknologi tersebut bukan sekadar “hujan buatan”. OMC disebut sebagai metode pengelolaan curah hujan untuk membantu mitigasi bencana, menjaga cadangan air, hingga mendukung sektor energi dan pangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG meluruskan anggapan masyarakat terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang selama ini identik dengan hujan buatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut BMKG, OMC bukan teknologi untuk menciptakan hujan dari kondisi cuaca kosong, melainkan mengatur distribusi hujan berdasarkan kondisi atmosfer yang sudah ada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menjelaskan bahwa OMC dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan rekayasa awan agar curah hujan dapat diarahkan sesuai kebutuhan wilayah tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Teknologi ini dipakai untuk berbagai kepentingan, mulai dari pengurangan risiko banjir, penanganan kekeringan, hingga penguatan cadangan air di kawasan strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OMC dinilai penting karena berkaitan langsung dengan pengelolaan sumber daya air nasional. BMKG menyebut teknologi ini mendukung keterkaitan antara sektor pangan, energi, dan kebutuhan air masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu wilayah yang rutin memanfaatkan OMC adalah kawasan Danau Toba di Sumatra Utara. Air di kawasan tersebut digunakan untuk pembangkit listrik tenaga air, kebutuhan industri, hingga irigasi pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, OMC juga diterapkan di sejumlah daerah aliran sungai besar seperti DAS Brantas dan DAS Citarum yang mencakup waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-jadi-strategi-bmkg-hadapi-banjir-dan-kemarau">Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Strategi BMKG Hadapi Banjir dan Kemarau</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puncak Musim Kemarau 2026 Terungkap, Ini Dampak yang Harus Diwaspadai Masyarakat</title>
		<link>https://www.seketika.com/puncak-musim-kemarau-2026-terungkap-ini-dampak-yang-harus-diwaspadai-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 03:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ardhasena]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca panas Indonesia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Musim kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[puncak kemarau Agustus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36089</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puncak-musim-kemarau-2026-terungkap-ini-dampak-yang-harus-diwaspadai-masyarakat">Puncak Musim Kemarau 2026 Terungkap, Ini Dampak yang Harus Diwaspadai Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Musim kemarau 2026 di Indonesia diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus. Saat ini, sebagian wilayah masih berada dalam masa peralihan dari musim hujan ke kemarau dengan kondisi cuaca yang mulai terasa lebih panas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG memprediksi puncak musim kemarau tahun 2026 akan terjadi pada Agustus. Namun, awal kemarau berlangsung bertahap dan tidak bersamaan di seluruh wilayah Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa daerah diperkirakan mengalami puncak lebih awal di Juli, sementara lainnya bisa mundur hingga September.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun ini, karakter kemarau bukan ditandai suhu ekstrem, melainkan kondisi yang lebih kering dari biasanya. Hal ini berpotensi berdampak pada ketersediaan air dan sektor pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, fenomena El Nino diperkirakan ikut memperkuat kekeringan. Penurunan curah hujan bisa terjadi di berbagai wilayah Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BMKG menjelaskan cuaca gerah yang dirasakan saat ini adalah bagian dari fase transisi musim. Kenaikan suhu masih tergolong normal dan tidak mencapai level ekstrem seperti di beberapa negara lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemungkinan terjadinya gelombang panas di Indonesia juga dinilai kecil. Faktor geografis sebagai negara kepulauan membuat panas ekstrem sulit terakumulasi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puncak-musim-kemarau-2026-terungkap-ini-dampak-yang-harus-diwaspadai-masyarakat">Puncak Musim Kemarau 2026 Terungkap, Ini Dampak yang Harus Diwaspadai Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarau Ekstrem 2026 Mengintai! BMKG Ungkap Ancaman El Nino dan Lonjakan Karhutla hingga 20 Kali Lipat</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemarau-ekstrem-2026-mengintai-bmkg-ungkap-ancaman-el-nino-dan-lonjakan-karhutla-hingga-20-kali-lipat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 01:32:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[FDRS]]></category>
		<category><![CDATA[hotspot Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[karhutla 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran hutan]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Musim kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[OMC]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35491</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemarau-ekstrem-2026-mengintai-bmkg-ungkap-ancaman-el-nino-dan-lonjakan-karhutla-hingga-20-kali-lipat">Kemarau Ekstrem 2026 Mengintai! BMKG Ungkap Ancaman El Nino dan Lonjakan Karhutla hingga 20 Kali Lipat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Karhutla yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI, Jakarta, Selasa (7/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam paparannya, Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi iklim tahun 2026 berpotensi lebih kering dibandingkan normal. Ia menyebutkan adanya indikasi musim kemarau akan datang lebih awal dan berlangsung lebih panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyampaikan bahwa saat ini kondisi ENSO masih berada pada fase netral, namun pada semester kedua 2026 diprediksi berkembang menuju El Nino lemah hingga moderat dengan peluang sekitar 50–80 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perlu dipahami bahwa kemarau dan El Nino adalah dua fenomena berbeda. Kemarau merupakan siklus klimatologis, namun jika terjadi bersamaan dengan El Nino, curah hujan akan jauh berkurang dan kondisi menjadi lebih kering,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan kondisi tersebut, hingga awal April 2026 jumlah titik panas (hotspot) di Indonesia tercatat mencapai 1.601 titik, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Faisal menjelaskan bahwa potensi karhutla diprediksi mulai meningkat di wilayah Riau pada bulan Juni, kemudian meluas ke Jambi dan Sumatera Selatan, serta berlanjut ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan pada periode Juli hingga Agustus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai upaya mitigasi, BMKG terus memperkuat pendekatan preventif melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan metode pembasahan lahan (rewetting). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Faisal menjelaskan bahwa ketika tinggi muka air tanah di lahan gambut mulai menurun, BMKG segera melakukan modifikasi cuaca untuk menjaga kelembapan agar tidak mudah terbakar.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemarau-ekstrem-2026-mengintai-bmkg-ungkap-ancaman-el-nino-dan-lonjakan-karhutla-hingga-20-kali-lipat">Kemarau Ekstrem 2026 Mengintai! BMKG Ungkap Ancaman El Nino dan Lonjakan Karhutla hingga 20 Kali Lipat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
