<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budaya Pesisir Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/budaya-pesisir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/budaya-pesisir</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 12:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Budaya Pesisir Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/budaya-pesisir</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 17:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata 2025]]></category>
		<category><![CDATA[event budaya papua]]></category>
		<category><![CDATA[festival raja ampat 2025]]></category>
		<category><![CDATA[lomba perahu hias]]></category>
		<category><![CDATA[pantai WTC raja ampat]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Ampat]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi maritim indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[wisata bahari papua]]></category>
		<category><![CDATA[wisata indonesia timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31062</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025">Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren – Suasana bahari yang menjadi ciri khas Raja Ampat semakin kental terasa dalam gelaran Festival Pesona Raja Ampat 2025, terutama saat digelarnya Lomba Perahu Hias di perairan sekitar Pantai WTC, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda paling menarik perhatian wisatawan dan masyarakat, karena menyajikan keindahan seni, budaya, dan nilai-nilai maritim yang khas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lomba Perahu Hias merupakan salah satu rangkaian utama dalam Festival Pesona Raja Ampat 2025, yang menampilkan ornamen khas Papua, warna cerah, serta simbol-simbol identitas masyarakat pesisir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini menjadi bukti nyata bagaimana budaya bahari Raja Ampat dipertahankan dan dikembangkan secara kreatif oleh warganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam lomba yang berlangsung meriah ini, tiga kelompok peserta turut ambil bagian, yaitu dari Kampung Mumes (Distrik Teluk Mayalibit), serta Kampung Sapokren dan wilayah lain di Distrik Waigeo Selatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Masing-masing perahu dihias dengan detail artistik yang merepresentasikan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan laut dan tradisi bahari Raja Ampat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025">Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedekah Laut Meriahkan Festival Pesisir dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-392</title>
		<link>https://www.seketika.com/sedekah-laut-meriahkan-festival-pesisir-dalam-peringatan-hari-jadi-kabupaten-tangerang-ke-392</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 01:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelestarian Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Larung Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20050</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sedekah-laut-meriahkan-festival-pesisir-dalam-peringatan-hari-jadi-kabupaten-tangerang-ke-392">Sedekah Laut Meriahkan Festival Pesisir dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-392</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tangerang yang ke-392, prosesi adat Sedekah Laut atau Larung Laut digelar di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, pada Minggu (06/10/2024). Acara ini merupakan bagian dari Festival Pesisir yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Camat Teluk Naga, Zam Zam Manohara, menjelaskan bahwa prosesi Sedekah Laut merupakan ungkapan syukur masyarakat pesisir kepada Allah SWT atas rezeki melimpah dari laut, yang menjadi sumber penghidupan utama warga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sedekah Laut bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga wujud rasa syukur kami atas hasil laut yang berlimpah. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan selalu ditunggu masyarakat,” ungkap Zam Zam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam prosesi ini, hasil bumi dilarung ke laut sebagai simbol penghormatan dan harapan akan keselamatan serta keberkahan bagi para nelayan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tradisi ini juga dianggap sebagai cara untuk menjaga keseimbangan alam dan menghormati laut sebagai sumber kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui prosesi ini, kami ingin mengingatkan generasi muda tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan menghormati tradisi leluhur yang kaya makna. Ini adalah warisan yang harus kita pertahankan,” tambah Zam Zam.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sedekah-laut-meriahkan-festival-pesisir-dalam-peringatan-hari-jadi-kabupaten-tangerang-ke-392">Sedekah Laut Meriahkan Festival Pesisir dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tangerang ke-392</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
