<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buruan Sae Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/buruan-sae/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/buruan-sae</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 Aug 2025 04:27:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Buruan Sae Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/buruan-sae</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bandung Jadi Panutan Dunia! Kota Malaysia Belajar Atasi Sampah Lewat Program KBS</title>
		<link>https://www.seketika.com/bandung-jadi-panutan-dunia-kota-malaysia-belajar-atasi-sampah-lewat-program-kbs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 04:27:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Buruan Sae]]></category>
		<category><![CDATA[Daur ulang sampah]]></category>
		<category><![CDATA[KBS Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Shah Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Loseda]]></category>
		<category><![CDATA[maggot]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[sampah mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[solusi sampah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29198</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bandung-jadi-panutan-dunia-kota-malaysia-belajar-atasi-sampah-lewat-program-kbs">Bandung Jadi Panutan Dunia! Kota Malaysia Belajar Atasi Sampah Lewat Program KBS</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Pengelolaan sampah merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berinovasi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat masyarakat, dan kini menjadi inspirasi bagi kota lain, termasuk dari luar negeri.</p>



<p>Baru-baru ini, Pemkot Bandung menerima kunjungan resmi dari Pemerintah Kota Bandaraya Shah Alam, Malaysia. </p>



<p>Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari strategi dan program unggulan dalam penanganan sampah rumah tangga yang telah diterapkan di Bandung.</p>



<p>Wali Kota Bandaraya Shah Alam, Dato’ Haji Mohd Fauzi Bin Haji Mohd Yatim, mengungkapkan kekagumannya terhadap sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diterapkan di Bandung. </p>



<p>Ia secara khusus menyoroti Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang menjadi salah satu program unggulan Pemkot Bandung.</p>



<p>“Kami sangat terkesan dengan pendekatan pengelolaan sampah mandiri di Bandung. Konsep ini sangat baik dan akan kami pelajari lebih lanjut, termasuk kunjungan ke beberapa KBS yang direkomendasikan,” ujarnya saat berada di Balai Kota Bandung, Rabu (6/8/2025).</p>



<p>Menurutnya, peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama yang ingin ditiru oleh Shah Alam. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bandung-jadi-panutan-dunia-kota-malaysia-belajar-atasi-sampah-lewat-program-kbs">Bandung Jadi Panutan Dunia! Kota Malaysia Belajar Atasi Sampah Lewat Program KBS</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelurahan Gempolsari Cimahi Sebagai Pelopor Program Lingkungan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kelurahan-gempolsari-cimahi-sebagai-pelopor-program-lingkungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 04:31:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Brand gang]]></category>
		<category><![CDATA[Buruan Sae]]></category>
		<category><![CDATA[Cimahi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Gempolsari]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Motah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Gang]]></category>
		<category><![CDATA[ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[Sanitasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Air]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24082</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kelurahan-gempolsari-cimahi-sebagai-pelopor-program-lingkungan">Kelurahan Gempolsari Cimahi Sebagai Pelopor Program Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Berada di antara Kelurahan Melong di Kota Cimahi dan Desa Margaasih, Kelurahan Gempolsari menghadapi tantangan besar dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam mengelola sampah yang menumpuk di anak-anak sungai. Untuk mengatasi masalah ini, pihak kelurahan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, untuk memastikan sampah tidak berakhir di Kota Bandung.</p>



<p>Sebagai solusi, pemasangan jaring besi di anak-anak sungai dilakukan untuk menyaring sampah dan memudahkan proses pengelolaan dan pembersihan. </p>



<p>Lurah Gempolsari, Tri Setya Handayani, mengatakan, “Kami pastikan sampah tidak berakhir di Kota Bandung. Pengelolaannya kami lakukan melalui koordinasi dengan DLH Kota Cimahi.”</p>



<p>Selain pengelolaan sampah, Kelurahan Gempolsari juga menghadapi masalah banjir, terutama di RW 06. Pada musim hujan, genangan air seringkali terjadi, mengganggu aktivitas warga. </p>



<p>Kelurahan Gempolsari terus berupaya mencari solusi untuk meminimalisir dampak banjir melalui diskusi dengan pemangku kepentingan dari wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kelurahan-gempolsari-cimahi-sebagai-pelopor-program-lingkungan">Kelurahan Gempolsari Cimahi Sebagai Pelopor Program Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urban Futures: Kota Bandung Memimpin Transformasi Pangan Perkotaan dan Partisipasi Kaum Muda</title>
		<link>https://www.seketika.com/urban-futures-kota-bandung-memimpin-transformasi-pangan-perkotaan-dan-partisipasi-kaum-muda</link>
					<comments>https://www.seketika.com/urban-futures-kota-bandung-memimpin-transformasi-pangan-perkotaan-dan-partisipasi-kaum-muda#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Buruan Sae]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Milan Urban Food Policy Pact]]></category>
		<category><![CDATA[Partisipasi Kaum Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Program Global]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Pangan Perkotaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tindakan Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Futures]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9392</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/urban-futures-kota-bandung-memimpin-transformasi-pangan-perkotaan-dan-partisipasi-kaum-muda">Urban Futures: Kota Bandung Memimpin Transformasi Pangan Perkotaan dan Partisipasi Kaum Muda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bandung – Kota Bandung dipilih sebagai salah satu kota di dunia yang terlibat dalam program <a href="https://www.seketika.com/?s=Urban+Futures&amp;post_type%5B%5D=post">Urban Futures</a> yang mengintegrasikan sistem pangan perkotaan, partisipasi kaum muda, dan tindakan iklim. Program ini telah diimplementasikan di Indonesia, terutama di Kota Bandung (Jawa Barat) bersama Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur). Kedua kota ini dipilih karena kontribusi unik mereka terhadap gerakan pemuda Indonesia dan sistem pangan di Indonesia secara keseluruhan.</p>



<p>Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, Kota Bandung terpilih karena berhasil mengembangkan konsep ketahanan pangan, salah satunya melalui program <a href="https://www.seketika.com/?s=Buruan+Sae&amp;post_type%5B%5D=post">Buruan Sae</a>. </p>



<p>&#8220;Buruan Sae telah menarik perhatian dunia, dan partisipasi aktif Kota Bandung dalam inisiatif Milan Urban Food Policy Pact telah menjadikannya sebagai daerah percontohan,&#8221; katanya pada Kamis (15/2/2024).</p>



<p>Selain itu, Kota Bandung telah aktif berpartisipasi dalam Pakta Milan untuk Kebijakan Pangan Perkotaan (Milan Urban Food Policy Pact) dengan fokus memperbaiki sistem pangan. Kota ini telah menciptakan platform multi-stakeholder dan menyusun rencana aksi pangan dan gizi. </p>



<p>Rencananya termasuk memperluas pertanian perkotaan, memperkuat kapasitas penyimpanan, mempromosikan makanan sehat, dan mengatasi masalah sampah makanan.</p>



<p>Ginanjar menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan masa depan perkotaan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/urban-futures-kota-bandung-memimpin-transformasi-pangan-perkotaan-dan-partisipasi-kaum-muda">Urban Futures: Kota Bandung Memimpin Transformasi Pangan Perkotaan dan Partisipasi Kaum Muda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/urban-futures-kota-bandung-memimpin-transformasi-pangan-perkotaan-dan-partisipasi-kaum-muda/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
