<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BWI Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/bwi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/bwi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2026 02:20:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>BWI Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/bwi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Zakat-Wakaf Naik Kelas! Kemenag Gandeng BAZNAS, BI hingga Perbankan Syariah, 117 Daerah &#038; 299 Perbatasan Jadi Target Besar 2026</title>
		<link>https://www.seketika.com/zakat-wakaf-naik-kelas-kemenag-gandeng-baznas-bi-hingga-perbankan-syariah-117-daerah-299-perbatasan-jadi-target-besar-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 02:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[BWI]]></category>
		<category><![CDATA[CWLD]]></category>
		<category><![CDATA[CWLS]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Syariah Topik: Ekonomi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan Sosial Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Umat]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33950</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zakat-wakaf-naik-kelas-kemenag-gandeng-baznas-bi-hingga-perbankan-syariah-117-daerah-299-perbatasan-jadi-target-besar-2026">Zakat-Wakaf Naik Kelas! Kemenag Gandeng BAZNAS, BI hingga Perbankan Syariah, 117 Daerah &amp; 299 Perbatasan Jadi Target Besar 2026</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Agama selaku regulator bersama otoritas, lembaga pengelola, hingga perbankan syariah meneguhkan komitmen kolaborasi nasional dalam penguatan program zakat dan wakaf. Komitmen ini dituangkan dalam penandatanganan kesepakatan bersama pada Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rakor digelar di Jakarta, 11–12 Februari 2026 dengan tema Sinergi Indonesia Berdaya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi untuk memastikan zakat dan wakaf dikelola secara terintegrasi, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sinergi Indonesia Berdaya bukan sekadar tema. Ini adalah arah kerja bersama agar zakat dan wakaf benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Waryono di Jakarta, Kamis (12/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, dari sisi zakat, komitmen mencakup percepatan Program Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA, dan Beasiswa Zakat Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut difokuskan pada 117 kabupaten/kota di delapan provinsi serta 299 wilayah perbatasan sebagai lokus penguatan pemberdayaan berbasis komunitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Waryono, pelaksanaan Program Kampung Zakat dilakukan di desa atau kelurahan yang ditetapkan BAZNAS dan LAZ, dengan koordinasi bersama Kanwil Kemenag Provinsi serta Kemenag Kabupaten/Kota. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Skema ini memastikan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan program berjalan selaras.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zakat-wakaf-naik-kelas-kemenag-gandeng-baznas-bi-hingga-perbankan-syariah-117-daerah-299-perbatasan-jadi-target-besar-2026">Zakat-Wakaf Naik Kelas! Kemenag Gandeng BAZNAS, BI hingga Perbankan Syariah, 117 Daerah &amp; 299 Perbatasan Jadi Target Besar 2026</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harmonisasi Data Zakat dan Wakaf, Kemenag Gandeng BI, BWI, BAZNAS, dan BPN</title>
		<link>https://www.seketika.com/harmonisasi-data-zakat-dan-wakaf-kemenag-gandeng-bi-bwi-baznas-dan-bpn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[akuntabilitas wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[BI]]></category>
		<category><![CDATA[BWI]]></category>
		<category><![CDATA[harmonisasi data]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan zakat]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi zakat]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15489</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/harmonisasi-data-zakat-dan-wakaf-kemenag-gandeng-bi-bwi-baznas-dan-bpn">Harmonisasi Data Zakat dan Wakaf, Kemenag Gandeng BI, BWI, BAZNAS, dan BPN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mentalitas mustahik dan mauquf alaihi juga perlu dibentuk agar menjadi muzakki dan wakif,”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Badan Wakaf Indonesia (BWI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menginisiasi harmonisasi data zakat dan wakaf. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan satu data tunggal yang akurat dan transparan, serta menjawab perbedaan mazhab dan standar ensiklopedia zakat dan wakaf.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, menekankan pentingnya harmonisasi data zakat dan wakaf. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Data zakat dan wakaf harus harmonis untuk menjunjung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan,” ujar Waryono dalam Rapat Tindak Lanjut Integrasi Data dan Evaluasi Kolaborasi Zakat dan Wakaf di Jakarta, Selasa (11/6/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Waryono, data zakat dan wakaf setidaknya meliputi tujuh aspek utama: informasi tentang pemberi dan penerima, tanggal dan waktu pemberian, lokasi harta, jenis harta, tujuan, serta status pengelolaan, pemanfaatan, dan pengembangan harta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Waryono menyoroti potensi tumpang tindih antara penerima wakaf (mauquf alaihi) dan mustahik zakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ada kemungkinan tumpang tindih yang perlu kita perhatikan. Mentalitas mustahik dan mauquf alaihi juga perlu dibentuk agar menjadi muzakki dan wakif,” ungkapnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/harmonisasi-data-zakat-dan-wakaf-kemenag-gandeng-bi-bwi-baznas-dan-bpn">Harmonisasi Data Zakat dan Wakaf, Kemenag Gandeng BI, BWI, BAZNAS, dan BPN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
