<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dau Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/dau/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/dau</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 14:10:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Dau Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/dau</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggaran PPPK 2026 Rp18,9 Triliun, Pemerintah Siapkan 3 Opsi agar Tak Ada PPPK Dirumahkan</title>
		<link>https://www.seketika.com/anggaran-pppk-2026-rp189-triliun-pemerintah-siapkan-3-opsi-agar-tak-ada-pppk-dirumahkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 14:10:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dau]]></category>
		<category><![CDATA[daun kelor]]></category>
		<category><![CDATA[DBH]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK Paruh Waktu]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tito Karnavian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36859</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anggaran-pppk-2026-rp189-triliun-pemerintah-siapkan-3-opsi-agar-tak-ada-pppk-dirumahkan">Anggaran PPPK 2026 Rp18,9 Triliun, Pemerintah Siapkan 3 Opsi agar Tak Ada PPPK Dirumahkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah pusat memutuskan mengalokasikan anggaran sejumlah Rp18,9 triliun, untuk 546 daerah guna memastikan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga kerja paruh waktu tetap terjamin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, seusai menghadiri rapat koordinasi bersama lintas lembaga yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (10/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tito mengatakan, upaya itu diambil oleh Presiden RI Prabowo Subianto agar tidak ada PPPK di daerah yang diberhentikan atau kehilangan pekerjaan akibat kendala anggaran belanja pegawai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada prinsipnya tak boleh ada pegawai PPPK yang dirumahkan sehingga tak memiliki pekerjaan atau menganggur,&#8221; tegas Tito.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengatasi permasalahan tersebut, lintas lembaga menyepakati tiga opsi penanganan bagi pemerintah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Opsi pertama mengarahkan daerah melakukan efisiensi anggaran, seperti memangkas perjalanan dinas dan menghapus agenda rapat yang kurang mendesak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Opsi kedua, pemerintah pusat segera mencairkan sisa Dana Bagi Hasil (DBH) bagi daerah yang belum menerimanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi daerah yang tidak dapat melakukan efisiensi serta tidak lagi memiliki alokasi DBH, pemerintah menyiapkan opsi ketiga berupa penambahan Dana Alokasi Umum (DAU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tito menyatakan, dari total anggaran Rp18,9 triliun yang dikucurkan, sejumlah Rp10 triliun berasal dari sisa DBH yang dicairkan, sedangkan Rp8,9 triliun sisanya disalurkan dalam bentuk tambahan DAU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan mengenai penambahan alokasi dana tersebut secara resmi telah disahkan dan dituangkan melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 198 Tahun 2026 yang terbit pada 5 Agustus 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nah dengan adanya tambahan ini, kita semua berharap dan ini akan sudah bisa menyelesaikan permasalahan belanja pegawai baik P3K maupun paruh waktu juga ya itu dibiayai dibayar oleh Pemda masing-masing,&#8221; ujar Tito.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anggaran-pppk-2026-rp189-triliun-pemerintah-siapkan-3-opsi-agar-tak-ada-pppk-dirumahkan">Anggaran PPPK 2026 Rp18,9 Triliun, Pemerintah Siapkan 3 Opsi agar Tak Ada PPPK Dirumahkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
