<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Tegalsari Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/desa-tegalsari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/desa-tegalsari</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Dec 2025 15:58:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Desa Tegalsari Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/desa-tegalsari</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</title>
		<link>https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 13:09:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[coastal green harmony project]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[ekowisata malang]]></category>
		<category><![CDATA[green fortification]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[restorasi mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[universitas negeri malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31898</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai">Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Malang – Desa Tegalsari, di wilayah pesisir selatan Malang, telah mengalami transformasi signifikan melalui program Green Fortification dan Coastal Green Harmony Project. Program ini merupakan usaha kolaboratif antara Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dan Komunitas Tegalsari Maritim (KTM) yang bertujuan memulihkan ekosistem sungai dan meningkatkan kapasitas sosial warga dalam menghadapi perubahan iklim dan ancaman bencana.</p>



<p>Green Fortification fokus pada penanaman vegetasi seperti mangrove, jambu air, dan aren untuk mencegah erosi dan longsor. </p>



<p>Selain itu, program ini menggabungkan teknologi, seperti sensor untuk pemantauan kelembaban tanah dan curah hujan secara real-time. </p>



<p>Data ini membantu komunitas mengelola sumber daya alam dan mitigasi bencana dengan lebih efektif melalui dashboard digital.</p>



<p>Partisipasi aktif warga, terutama generasi muda dan perempuan, menjadi kunci keberhasilan program ini. Mereka tidak hanya menanam pohon, tapi juga mengelola ekowisata berbasis konservasi yang mulai berkembang dan mendapatkan pengakuan resmi. </p>



<p>Komunitas mendapat sertifikasi pemandu wisata dan legalitas formal, sehingga potensi ekonomi lokal mulai bangkit berkat keragaman hasil tanaman produktif serta daya tarik ekowisata alami.</p>



<p>Program ini memberikan dampak nyata berupa berkurangnya titik erosi, meningkatnya kesiapsiagaan terhadap bencana, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab sosial dan lingkungan di kalangan komunitas. </p>



<p>Dalam tahap awal, penanaman dilakukan di titik-titik rawan di sekitar Sungai Bajulmati yang merupakan pembatas alami kawasan Tegalsari dengan pesisir.</p>



<p>Walaupun sudah memperoleh kemajuan, program ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam membangun pemahaman warga yang belum sepenuhnya sadar akan pentingnya pemulihan ekosistem dan mitigasi bencana. </p>



<p>Kendala cuaca ekstrem juga sempat mempengaruhi kegiatan lapangan. Untuk itu, rencana ke depan mencakup pelatihan berkelanjutan dan perluasan area konservasi agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.</p>



<p>Secara keseluruhan, upaya di Tegalsari menjadi contoh penting dalam memperlihatkan bagaimana sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan partisipasi komunitas dapat mewujudkan pelestarian lingkungan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat lokal. </p>



<p>Desa Tegalsari kini tidak hanya menjadi daerah yang lestari secara ekologis, melainkan juga tumbuh sebagai lumbung ekowisata yang eksis sebagai benteng hijau di tengah berbagai tantangan iklim dan sosial. (rls)</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31905" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31905"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="31901" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-5-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31901"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="700" height="400" data-id="31902" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31902" srcset="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4-700x400.jpg 700w, https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-4.jpg 764w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31903" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-3-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31903"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31904" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-2-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31904"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31900" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-7-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31900"/></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" data-id="31899" src="https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2025/11/Dosen-Universitas-Negeri-Malang-Melakukan-Pengabdian-Green-Fortification-di-Tegalsari-dan-Upaya-Memulihkan-Ekosistem-Sungai-6-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-31899"/></figure>
</figure>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dosen-universitas-negeri-malang-melakukan-pengabdian-green-fortification-di-tegalsari-dan-upaya-memulihkan-ekosistem-sungai">Dosen Universitas Negeri Malang Melakukan Pengabdian Green Fortification di Tegalsari dan Upaya Memulihkan Ekosistem Sungai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyegelan Aktivitas Cut and Fill di Desa Tegalsari oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang</title>
		<link>https://www.seketika.com/penyegelan-aktivitas-cut-and-fill-di-desa-tegalsari-oleh-satpol-pp-kabupaten-tangerang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 May 2024 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas cut and fill]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Galian Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban umum]]></category>
		<category><![CDATA[penyegelan]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP Kabupaten Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14272</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penyegelan-aktivitas-cut-and-fill-di-desa-tegalsari-oleh-satpol-pp-kabupaten-tangerang">Penyegelan Aktivitas Cut and Fill di Desa Tegalsari oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran.&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang telah menyegel aktivitas cut and fill di Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, pada Selasa (14/05/2024).</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, menjelaskan bahwa tindakan penyegelan tersebut adalah respons terhadap aduan masyarakat mengenai aktivitas galian tanah yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Keberadaan aktivitas galian tanah ini terjadi di dua desa, yaitu Desa Pete dan Desa Tegalsari. Akses masuk dan keluar kegiatan berada di Desa Pete, sedangkan lokasi galian tanah berada di Desa Tegalsari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Agus menyatakan bahwa aktivitas cut and fill tersebut mengakibatkan gangguan bagi warga sekitar karena banyaknya kendaraan yang keluar masuk, terutama truk. </p>



<p>Tanah yang terbawa oleh kendaraan pengangkut juga menimbulkan kebersihan jalan yang buruk dan meningkatkan risiko kecelakaan.</p>



<p>Penyegelan aktivitas cut and fill ini dilakukan sebagai langkah penegakan hukum setelah pelaku mendapat peringatan sebelumnya untuk menghentikan aktivitas tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami telah berusaha berkomunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan cut and fill tersebut, namun tidak ada respon yang memuaskan dari mereka. Oleh karena itu, kami melakukan tindakan penyegelan,&#8221; katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penyegelan-aktivitas-cut-and-fill-di-desa-tegalsari-oleh-satpol-pp-kabupaten-tangerang">Penyegelan Aktivitas Cut and Fill di Desa Tegalsari oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
