<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Wisata Kubu Gadang Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/desa-wisata-kubu-gadang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/desa-wisata-kubu-gadang</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Nov 2023 08:30:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Desa Wisata Kubu Gadang Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/desa-wisata-kubu-gadang</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bersilat Dalam Lumpur Di Desa Wisata Kubu Gadang</title>
		<link>https://www.seketika.com/bersilat-dalam-lumpur-di-desa-wisata-kubu-gadang</link>
					<comments>https://www.seketika.com/bersilat-dalam-lumpur-di-desa-wisata-kubu-gadang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Nov 2023 13:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Agro]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kubu Gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Inyiak Upiak Palatiang]]></category>
		<category><![CDATA[Niniak Mamak]]></category>
		<category><![CDATA[randai drama Kubu Gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Silek lanyah]]></category>
		<category><![CDATA[silek tuo Gunuang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=5061</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bersilat-dalam-lumpur-di-desa-wisata-kubu-gadang">Bersilat Dalam Lumpur Di Desa Wisata Kubu Gadang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Penggerak Desa Wisata Kubu Gadang memperhatikan banyak aspek untuk mewujudkan kreatifitas mereka, termasuk dalam hal berpakaian. Pada berbagai agenda kunjungan wisatawan, para perempuan yang terlibat dalam pelayanan terhadap pengunjung tersebut mengenakan pakaian khas yang disebut &#8220;baju saisuak&#8221; atau &#8220;baju kuno&#8221;. </p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Padang Panjang – Desa Wisata Kubu Gadang berlokasi di Kelurahan Ekor Lubuk, Kota Padang Panjang. Dari aspek aksesibilitas, Desa Wisata ini cukup mudah dicapai karena berada di pinggir jalan yang menghubungkan antara Solok ke Bukittingi atau ke Padang Panjang. Desa wisata yang sudah memegang sertifikasi sebagai Desa Wisata berkelanjutan dari kementrian Pariwisata dan ekonomi Kreatif RI ini terkenal karena kreatifitas para penggeraknya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Para penggerak tersebut meramu desa mereka menjadi sebuah desa penuh dengan sentuhan inovasi dalam bentuk komodifikasi tradisi-tradisi Minang. Hal ini terlihat dari sajian paket wisata yang biasa ditawarkan kepada wisatawan, baik berupa kesenian, kuliner hingga permainan tradisional yang berbalut edukasi. Kreatifitas juga tampak pada penataan areal dan berbagai fasilitas secara estetik sebagai ciri khas Desa Wisata Kubu Gadang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilihat dari kondisi alam, Desa Wisata Kubu Gadang merupakan salah satu spot yang sangat elok untuk memandang lepas ke arah Gunung Marapi. Desa ini juga terasa asri berkat areal persawahan dan ladang produktif yang masih mewarnai 70 persen areal desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diantara persawahan tersebutlah berdiri sejumlah rumah yang sebagiannya difungsikan sebagai homestay. Saat ini Desa Wisata Kubu Gadang telah memiliki 20 homestay. Jumlah homestay terus bertumbuh sebagai bukti kesadaran masyarakat untuk menjadikan rumah mereka sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi keluarga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini sekaligus membuktikan bahwa sadar wisata menjadi sebuah kesadaran yang semakin hari semakin merata dirasakan masyarakat. Sejak berdiri sebagai Desa Wisata pada 2014 lalu, hingga kini homestay-homestay di Kubu Gadang makin menyempurnakan fasilitas dan pelayanan oleh pengelolanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Buah dari penyempurnaan itu, akhirnya pada tahun 2021, homestay-homestay yang ada di Desa Wisata Kubu Gadang berhasil memperoleh sertifikat CHSE dengan nomor sertifikat CHSE03792/2021.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fasilitas lain yang menjadi icon Kubu Gadang adalah lapangan tempat dilaksanakannya berbagai kegiatan. Di sekitar lapangan terdapat gazebo-gazebo tempat wisatawan bernaung dan beristirahat sembari memandang ke areal sawah, sebuah dangau tempat dilaksanakannya kegiatan diskusi, panggung pertunjukan dengan kelengkapan soundsystemnya, areal sawah tempat pelaksanaan paket menangkap ikan dan silek lanyah, pondok-pondok penjualan makanan tradisional, toilet, posko tiket dan penjagaan, area parkir, serta sebuah cafe bernuansa tradisional.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bersilat-dalam-lumpur-di-desa-wisata-kubu-gadang">Bersilat Dalam Lumpur Di Desa Wisata Kubu Gadang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/bersilat-dalam-lumpur-di-desa-wisata-kubu-gadang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jurnalis Kamboja Dan Laos Kagum Potensi Wisata Sumatera Barat</title>
		<link>https://www.seketika.com/jurnalis-kamboja-dan-laos-kagum-potensi-wisata-sumatera-barat</link>
					<comments>https://www.seketika.com/jurnalis-kamboja-dan-laos-kagum-potensi-wisata-sumatera-barat#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Kubu Gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pariwisata Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[familiarization trip]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Kereta Api Sawahlunto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4871</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jurnalis-kamboja-dan-laos-kagum-potensi-wisata-sumatera-barat">Jurnalis Kamboja Dan Laos Kagum Potensi Wisata Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kekayaan budaya sejarah yang atraktif, Sumatera Barat dapat menjadi destinasi wisata yang menarik bagi turis asal Kamboja dan Laos.&#8221; </p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bukittinggi &#8211; <a href="https://www.seketika.com/?s=Jurnalis+Kamboja+Dan+Laos+Kagum+Potensi+Wisata+Sumatera+Barat&amp;post_type%5B%5D=post">Dinas Pariwisata Sumatera Barat</a> merangkul sejumlah jurnalis dari Kamboja dan Laos dalam upaya mempromosikan potensi pariwisata daerah di luar negeri, Senin (6/11/2023). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Para jurnalis mendarat di Padang untuk mengikuti familiarization trip selama lima hari, menjelajahi kekayaan pariwisata Sumatera Barat, serta membagikan pengalaman mereka pada calon wisatawan di negara asalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setibanya di Sumatera Barat, para jurnalis langsung diajak menyelami kekayaan budaya, sejarah, alam, dan kuliner khas Ranah Minang. Museum Adityawarman di Padang dan Istano Basa Pagaruyung di Tanah Datar menjadi destinasi awal untuk menggali keunikan budaya Minangkabau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya budaya, para jurnalis juga mengeksplorasi sisi sejarah dengan mengunjungi <a href="https://www.seketika.com/?s=Museum+Kereta+Api+Sawahlunto&amp;post_type%5B%5D=post">Museum Kereta Api Sawahlunto</a> dan Museum Goedang Ransoem. Mereka juga dibawa menyusuri lubang tambang Mbah Soero, yang menjadi bagian dari pesona wisata tambang Ombilin Coal Mining Heritage (OCMH) Kota Sawahlunto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kecantikan alam Sumatera Barat tidak luput dari perhatian para jurnalis. Mereka menyaksikan pemandangan Danau Maninjau dari ketinggian 1.210 mdpl di Puncak Lawang dan mengitari keindahan Ngarai Sianok di Kabupaten Agam. Lubang Jepang dan berbagai situs bersejarah lainnya di Kota Bukittinggi juga menjadi tujuan yang menarik perhatian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demikian juga beragam kerajinan khas Sumbar, seperti songket dan ukiran pandai sikek, tentunya tak luput dari kunjungan jurnalis dari negara sahabat itu.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jurnalis-kamboja-dan-laos-kagum-potensi-wisata-sumatera-barat">Jurnalis Kamboja Dan Laos Kagum Potensi Wisata Sumatera Barat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/jurnalis-kamboja-dan-laos-kagum-potensi-wisata-sumatera-barat/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
