<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DTSEN Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/dtsen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/dtsen</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Feb 2026 06:56:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>DTSEN Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/dtsen</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>7 Cara Cepat Reaktivasi PBI-JK dari Kemensos, Bisa Aktif Lagi dalam 1 Hari!</title>
		<link>https://www.seketika.com/7-cara-cepat-reaktivasi-pbi-jk-dari-kemensos-bisa-aktif-lagi-dalam-1-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 06:56:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[PBI-JK]]></category>
		<category><![CDATA[Reaktivasi PBI]]></category>
		<category><![CDATA[Regsosek]]></category>
		<category><![CDATA[SIKS NG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34118</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/7-cara-cepat-reaktivasi-pbi-jk-dari-kemensos-bisa-aktif-lagi-dalam-1-hari">7 Cara Cepat Reaktivasi PBI-JK dari Kemensos, Bisa Aktif Lagi dalam 1 Hari!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan panduan teknis reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), kepada operator data dinas sosial seluruh Indonesia dalam sosialisasi daring yang digelar Rabu (18/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sosialisasi bertajuk “Tantangan dan Kebijakan PBI-JK: Upaya Pemberian Jaminan Kesehatan Tepat Sasaran” itu diikuti oleh kepala dinas sosial dan operator data dinsos se-Indonesia. Kegiatan tersebut membahas perkembangan data kepesertaan serta mekanisme pengajuan reaktivasi bagi warga yang dinonaktifkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos, Joko Widiarto, menegaskan proses reaktivasi dilakukan secara selektif berbasis data terbaru. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Proses reaktivasi kami lakukan secara selektif dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus dimutakhirkan. Tujuannya agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” ujar Joko Widiarto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemensos mengonfirmasi, dari 11 juta peserta PBI yang dinonaktifkan pada Februari 2026, sejumlah 106.153 peserta telah direaktivasi secara otomatis dan 44.500 peserta melalui mekanisme reguler.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari jumlah tersebut, 42.367 kembali aktif sebagai PBI-JK, sementara 2.133 peserta beralih segmen menjadi peserta mandiri atau PBI daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Joko menyatakan, dalam mekanisme usulan desa, dokumen wajib yang harus diunggah adalah surat keterangan berobat dari fasilitas kesehatan, sementara Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa bersifat opsional. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Surat dari fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan peserta memang membutuhkan layanan, termasuk untuk kondisi persalinan maupun kebutuhan medis lainnya,” ujarnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/7-cara-cepat-reaktivasi-pbi-jk-dari-kemensos-bisa-aktif-lagi-dalam-1-hari">7 Cara Cepat Reaktivasi PBI-JK dari Kemensos, Bisa Aktif Lagi dalam 1 Hari!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>480 Ribu Peserta PBI-JK Dinonaktifkan di Banten! Gubernur Andra Soni Tegas: Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Kronis</title>
		<link>https://www.seketika.com/480-ribu-peserta-pbi-jk-dinonaktifkan-di-banten-gubernur-andra-soni-tegas-rumah-sakit-dilarang-tolak-pasien-kronis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Soni]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Banten]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Banten]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[pasien kronis]]></category>
		<category><![CDATA[PBI-JK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33896</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/480-ribu-peserta-pbi-jk-dinonaktifkan-di-banten-gubernur-andra-soni-tegas-rumah-sakit-dilarang-tolak-pasien-kronis">480 Ribu Peserta PBI-JK Dinonaktifkan di Banten! Gubernur Andra Soni Tegas: Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Kronis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama pasien penyakit kronis dan katastropik tetap dilayani di tengah kebijakan pemutakhiran data peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) oleh pemerintah pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien hanya karena status kepesertaan sedang nonaktif. Pemutakhiran data mengacu pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku mulai 1 Februari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andra Soni, pemutakhiran tersebut tidak memangkas kuota maupun anggaran jaminan kesehatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Melainkan menonaktifkan peserta yang tidak lagi masuk kategori desil kesejahteraan dan mengalihkan kepesertaan kepada kelompok yang dinilai lebih berhak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pembaruan data PBI-JK bertujuan agar bantuan iuran tepat sasaran sesuai desil kesejahteraan. Tidak ada pengurangan jaminan kesehatan. Yang ada penonaktifan berbasis data dan pengalihan segmen peserta,” kata Andra Soni, Selasa, (10/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan mekanisme perlindungan agar perubahan status kepesertaan tidak menghambat layanan medis. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Khususnya bagi pasien dengan penyakit berat yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peserta PBI-JK nonaktif yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit milik provinsi dapat diaktifkan kembali melalui Dinas Kesehatan Provinsi lewat pihak rumah sakit sesuai ketentuan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/480-ribu-peserta-pbi-jk-dinonaktifkan-di-banten-gubernur-andra-soni-tegas-rumah-sakit-dilarang-tolak-pasien-kronis">480 Ribu Peserta PBI-JK Dinonaktifkan di Banten! Gubernur Andra Soni Tegas: Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Kronis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>55 Ribu Penerima Anomali Termasuk ASN &#038; Pegawai BUMN Dicoret dari Bansos!</title>
		<link>https://www.seketika.com/55-ribu-penerima-anomali-termasuk-asn-pegawai-bumn-dicoret-dari-bansos</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 08:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi cek bansos]]></category>
		<category><![CDATA[ASN terima bansos]]></category>
		<category><![CDATA[bansos tidak tepat sasaran]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai BUMN bansos]]></category>
		<category><![CDATA[pemutakhiran data bansos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29344</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/55-ribu-penerima-anomali-termasuk-asn-pegawai-bumn-dicoret-dari-bansos">55 Ribu Penerima Anomali Termasuk ASN &amp; Pegawai BUMN Dicoret dari Bansos!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menghentikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran kepada lebih dari 55 ribu penerima anomali, termasuk aparatur sipil negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta profesi lainnya yang seharusnya tidak berhak menerima bantuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, total terdapat lebih dari 100 ribu penerima bansos yang teridentifikasi sebagai penerima <a href="https://www.seketika.com/?s=bansos&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bansos</a> anomali. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dari jumlah tersebut, 55 ribu orang sudah tidak lagi menerima <a href="https://www.seketika.com/?s=bansos&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bansos</a>. Saat ini kami sedang memproses sekitar 44 ribu penerima lainnya untuk dihentikan bantuannya,” kata Gus Ipul dalam keterangan resminya, Selasa (12/8/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain ASN dan pegawai BUMN, data juga menunjukkan sejumlah profesi lain seperti anggota TNI-Polri, dokter, dosen, manajer, eksekutif, hingga pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) turut tercatat sebagai penerima <a href="https://www.seketika.com/?s=bansos&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bansos</a> yang tidak layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat 27.932 pegawai BUMN terindikasi menerima <a href="https://www.seketika.com/?s=bansos&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bansos</a>, padahal seharusnya tidak masuk dalam kriteria penerima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mencegah kasus serupa, Kemensos menggencarkan pemutakhiran data <a href="https://www.seketika.com/?s=bansos&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">bansos</a> secara rutin setiap tiga bulan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/55-ribu-penerima-anomali-termasuk-asn-pegawai-bumn-dicoret-dari-bansos">55 Ribu Penerima Anomali Termasuk ASN &amp; Pegawai BUMN Dicoret dari Bansos!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilar Saga Ichsan Hadiri Sosialisasi Program Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin di Banten</title>
		<link>https://www.seketika.com/pilar-saga-ichsan-hadiri-sosialisasi-program-sekolah-rakyat-untuk-masyarakat-miskin-di-banten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[DTKS]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan berkualitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pilar Saga Ichsan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Program Pendidikan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25332</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pilar-saga-ichsan-hadiri-sosialisasi-program-sekolah-rakyat-untuk-masyarakat-miskin-di-banten">Pilar Saga Ichsan Hadiri Sosialisasi Program Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin di Banten</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang Selatan  – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menghadiri kegiatan koordinasi dan sosialisasi terkait pembentukan Sekolah Rakyat yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten pada Rabu (19/3/2025). Dalam acara tersebut, Pilar turut berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai program Sekolah Rakyat yang telah dirancang oleh Kementerian Sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu gagasan Presiden Prabowo yang bertujuan untuk memuliakan masyarakat miskin dan memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kalangan kurang mampu, terutama bagi mereka yang termasuk dalam kategori keluarga miskin di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini dirancang dengan sistem pendidikan berasrama dan gratis, khusus untuk anak-anak yang berasal dari keluarga di kategori Desa 1 dan 2 pada DTKS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial juga menegaskan bahwa target utama dari program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin di kategori Desa 1 dan 2 pada DTSEN yang ingin melanjutkan pendidikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Ipul menjelaskan, mereka yang ingin bersekolah dan telah mendapatkan izin dari orang tua dapat tinggal di asrama Sekolah Rakyat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pilar-saga-ichsan-hadiri-sosialisasi-program-sekolah-rakyat-untuk-masyarakat-miskin-di-banten">Pilar Saga Ichsan Hadiri Sosialisasi Program Sekolah Rakyat untuk Masyarakat Miskin di Banten</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &#038; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 03:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bansos Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial Guru]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[Data Guru Non ASN]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemutakhiran Data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24608</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn">Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &amp; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memadankan data guru non-ASN dan non-sertifikasi untuk mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Presiden. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan kelancaran distribusi Bansos bagi guru yang memenuhi kriteria.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa kemitraan antara Kemensos, Kemendikbud, dan BPS ini juga merupakan bagian dari pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN). </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;&#8221;Data harus satu pintu, sehingga bisa disediakan data yang solid,&#8221; ujar Gus Ipul dalam rapat terkait DTSEN bersama BPS di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Rabu, 26 Februari 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa proses pemadanan data guru memerlukan komunikasi yang intens antara Kementerian Dikdasmen, Kementerian Agama (Kemenag), dan BPS. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemadanan ini melibatkan pencocokan data guru berdasarkan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), status sertifikasi, serta status pegawai.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn">Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &amp; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
