<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fraksi PKS Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/fraksi-pks/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/fraksi-pks</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Jan 2025 15:25:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Fraksi PKS Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/fraksi-pks</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fraksi PKS Setujui Penurunan BPIH 2025 dengan Catatan Penting untuk Jemaah Haji</title>
		<link>https://www.seketika.com/fraksi-pks-setujui-penurunan-bpih-2025-dengan-catatan-penting-untuk-jemaah-haji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Fikri Faqih]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[BPIH 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VIII DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelaan Jemaah Haji]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Penurunan BPIH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23069</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fraksi-pks-setujui-penurunan-bpih-2025-dengan-catatan-penting-untuk-jemaah-haji">Fraksi PKS Setujui Penurunan BPIH 2025 dengan Catatan Penting untuk Jemaah Haji</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Mewakili Fraksi PKS di DPR RI, Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyatakan persetujuan terhadap penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 2025 dengan sejumlah catatan penting. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pandangan mini fraksinya pada Senin (6/1/2025).</p>



<p>Dalam pemaparan tersebut, Abdul Fikri Faqih menyampaikan bahwa pernyataan Presiden Prabowo mengenai penurunan BPIH 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya telah membangkitkan antusiasme dan optimisme banyak pihak. </p>



<p>Namun, Fikri menekankan bahwa untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan berbagai pertimbangan dan langkah strategis yang mendalam.</p>



<p>&#8220;Fraksi PKS DPR RI menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh anggota Panitia Kerja (Panja) BPIH Komisi VIII DPR RI atas proses pembahasan yang tajam, kritis, dan konstruktif hingga tahap akhir,&#8221; ujar Abdul Fikri Faqih.</p>



<p>Abdul Fikri Faqih menambahkan bahwa pendekatan yang diambil oleh Panja sejalan dengan prinsip dan visi Fraksi PKS, yang sejak awal selalu mengedepankan pembelaan terhadap kepentingan jemaah haji. </p>



<p>Fikri juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Agama RI atas komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama dalam penyelenggaraan ibadah haji. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fraksi-pks-setujui-penurunan-bpih-2025-dengan-catatan-penting-untuk-jemaah-haji">Fraksi PKS Setujui Penurunan BPIH 2025 dengan Catatan Penting untuk Jemaah Haji</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toriq Hidayat Kritik Skema Subsidi KRL Jabodetabek Berbasis NIK</title>
		<link>https://www.seketika.com/toriq-hidayat-kritik-skema-subsidi-krl-jabodetabek-berbasis-nik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 21:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan transportasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi V DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[NIK]]></category>
		<category><![CDATA[Privasi Data]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi KRL Jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Toriq Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18771</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/toriq-hidayat-kritik-skema-subsidi-krl-jabodetabek-berbasis-nik">Toriq Hidayat Kritik Skema Subsidi KRL Jabodetabek Berbasis NIK</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Toriq Hidayat, mengajukan kritik tajam terhadap rencana subsidi KRL Jabodetabek yang akan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Toriq mengungkapkan kekhawatirannya bahwa skema ini dapat menimbulkan berbagai permasalahan yang merugikan masyarakat pengguna KRL.</p>



<p>Dalam keterangan tertulisnya kepada pada Minggu, 1 September 2024, Toriq menjelaskan bahwa penggunaan NIK dalam subsidi KRL berpotensi menambah kerumitan dalam implementasi. </p>



<p>Politisi dari Fraksi PKS ini juga menyoroti risiko terkait privasi dan keamanan data. Ia mengkhawatirkan bahwa penggunaan data NIK yang sensitif dapat disalahgunakan atau mengalami kebocoran, sehingga merugikan masyarakat.</p>



<p>Lebih lanjut, Toriq menilai bahwa skema subsidi berbasis NIK mungkin tidak fleksibel dalam menangkap dinamika sosial-ekonomi masyarakat. </p>



<p>“Perubahan kondisi ekonomi masyarakat bisa membuat subsidi menjadi tidak merata dan memperlebar ketimpangan sosial di Jabodetabek,” tambahnya.</p>



<p>Sebagai solusi, Toriq mengusulkan beberapa langkah yang dianggap lebih efektif. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/toriq-hidayat-kritik-skema-subsidi-krl-jabodetabek-berbasis-nik">Toriq Hidayat Kritik Skema Subsidi KRL Jabodetabek Berbasis NIK</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BAPPENAS]]></category>
		<category><![CDATA[BATAN]]></category>
		<category><![CDATA[BPPT]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[kedudukan BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII DPR]]></category>
		<category><![CDATA[LAPAN]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<category><![CDATA[Mulyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7629</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek">Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Pihaknya setuju jika BRIN menjadi integrator atau orkestrator. Asalkan Pemerintah menghidupkan kembali BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian teknis, yang sekarang melebur ke dalam BRIN&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+VII+DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi VII DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Mulyanto&amp;post_type%5B%5D=post">Mulyanto</a> prihatin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak paham <a href="https://www.seketika.com/?s=kedudukan+BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">kedudukan BRIN</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Kemendikbudristek&amp;post_type%5B%5D=post">Kemendikbudristek</a>. Hal tersebut berawal dari pidato presiden di Konvensi dan Temu Tahunan <a href="https://www.seketika.com/?s=Forum+Rektor&amp;post_type%5B%5D=post">Forum Rektor</a> di Surabaya, dimana presiden menyebut <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> harus menjadi orkestrator penelitian bersama <a href="https://www.seketika.com/?s=Bappenas&amp;post_type%5B%5D=post">Bappenas</a> mendorong berbagai penelitian di perguruan tinggi.</p>



<p>“Pidato Jokowi tersebut sangat melenceng dari UU Sisnas-IPTEK. Karena dalam Undang-Undang itu, BRIN dinyatakan sebagai pelaksana dan integrator riset nasional. Sebaiknya Sekretariat Presiden meralat soal ini. Khawatir peneliti di BRIN yang tengah lesu semakin lesu dan tidak mau lagi melakukan riset. Apalagi sekarang ini di dalam <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> melebur para peneliti dari seluruh lembaga riset baik BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian,&#8221; ujar Mulyanto dalam pesan singkatnya kepada Parlementaria, Selasa (16/1/2023).</p>



<p>Sejatinya, kata Mulyanto, pihaknya setuju jika <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> menjadi integrator atau orkestrator. Asalkan Pemerintah menghidupkan kembali BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian teknis, yang sekarang melebur ke dalam BRIN.</p>



<p>Oleh karenanya, menurut Politisi dari <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PKS&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PKS</a> ini, Presiden terlebih dahulu harus ubah Undang-Undangnya bila ingin mengoptimalkan peran <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> menjadi orkestrator penelitian sebagaimana yang disampaikan.</p>



<p>“Presiden harus bisa mensinkronkan antara tugas dan fungsi lembaga dengan amanat Undang-Undang yang ada. Presiden jangan asal perintah. Padahal kenyataannya jauh dari ketentuan Undang-Undang,&#8221; tegasnya. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-af6ccaed7cbca1ac81c8bed3f0e8bac3">(ayu/dpr.go.id)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek">Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Harus Berpihak Pada Pelaku Ekonomi kreatif, Kenaikan Pajak Hiburan Perlambat Pertumbuhan Sektor Parekraf</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-harus-berpihak-pada-pelaku-ekonomi-kreatif-kenaikan-pajak-hiburan-perlambat-pertumbuhan-sektor-parekraf</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pemerintah-harus-berpihak-pada-pelaku-ekonomi-kreatif-kenaikan-pajak-hiburan-perlambat-pertumbuhan-sektor-parekraf#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 05:45:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Fikri Faqih]]></category>
		<category><![CDATA[devisa negara]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan pajak hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku ekonomi kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7615</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-harus-berpihak-pada-pelaku-ekonomi-kreatif-kenaikan-pajak-hiburan-perlambat-pertumbuhan-sektor-parekraf">Pemerintah Harus Berpihak Pada Pelaku Ekonomi kreatif, Kenaikan Pajak Hiburan Perlambat Pertumbuhan Sektor Parekraf</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Saya berharap jangan membabi buta mengambil sumber-sumber anggaran untuk APBN”</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+X+DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi X DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Abdul+Fikri+Faqih&amp;post_type%5B%5D=post">Abdul Fikri Faqih</a> menekankan pemerintah harus berpihak kepada para <a href="https://www.seketika.com/?s=pelaku+ekonomi+kreatif&amp;post_type%5B%5D=post">pelaku ekonomi kreatif</a>. Pasalnya, ia menilai <a href="https://www.seketika.com/?s=pelaku+ekonomi+kreatif&amp;post_type%5B%5D=post">kenaikan pajak hiburan</a> sebesar 40-75 persen berpotensi merugikan bagi subjek pajak serta semakin memperlambat pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.</p>



<p>“Saya kira Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif harus di pihak pelaku ekonomi kreatif. Pelaku <a href="https://www.seketika.com/?s=ekonomi+kreatif&amp;post_type%5B%5D=post">ekonomi kreatif</a> kita sedang berusaha berkembang menjadi andalan <a href="https://www.seketika.com/?s=devisa+negara&amp;post_type%5B%5D=post">devisa negara</a>, tetapi di sisi lain malah semakin dibebani dengan pajak. Saya berharap jangan membabi buta mengambil sumber-sumber anggaran untuk APBN,” ungkap Fikri kepada Parlementaria usai mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, DPR RI. Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2024).</p>



<p>Menurut Politisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PKS+&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PKS </a>itu, kenaikan pajak hiburan seharusnya diperhitungkan dengan mempertimbangkan masukan dan saran dari para pelaku pariwisata dan <a href="https://www.seketika.com/?s=ekonomi+kreatif&amp;post_type%5B%5D=post">ekonomi kreatif</a> terkait.</p>



<p>Sehingga, menghasilkan persentase kenaikan pajak yang tepat sekaligus tidak memberatkan. Oleh karena itu, ia pun mengingatkan pemerintah untuk mendukung pemulihan dan pertumbuhan sektor <a href="https://www.seketika.com/?s=pariwisata&amp;post_type%5B%5D=post">pariwisata</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=ekonomi+kreatif&amp;post_type%5B%5D=post">ekonomi kreatif</a>.</p>



<p>“Indonesia ini memiliki 17 subsektor ekonomi kreatif. Harusnya kita akan mendorong tumbuh dan berkembang mereka, bukan dibebani dengan pajak,” pungkas Legislator Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-harus-berpihak-pada-pelaku-ekonomi-kreatif-kenaikan-pajak-hiburan-perlambat-pertumbuhan-sektor-parekraf">Pemerintah Harus Berpihak Pada Pelaku Ekonomi kreatif, Kenaikan Pajak Hiburan Perlambat Pertumbuhan Sektor Parekraf</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pemerintah-harus-berpihak-pada-pelaku-ekonomi-kreatif-kenaikan-pajak-hiburan-perlambat-pertumbuhan-sektor-parekraf/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Benahi Hulu Hingga Hilir, Abdul Fikri Faqih Rekomendasi RUU Kepariwisataan</title>
		<link>https://www.seketika.com/benahi-hulu-hingga-hilir-abdul-fikri-faqih-rekomendasi-ruu-kepariwisataan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/benahi-hulu-hingga-hilir-abdul-fikri-faqih-rekomendasi-ruu-kepariwisataan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 07:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Institut Seni Indonesia Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[membangun urban culture]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Pariwisata Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Pariwisata Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Pariwisata Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Pariwisata NHI Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Politeknik Sahid]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Kepariwisataan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=5405</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/benahi-hulu-hingga-hilir-abdul-fikri-faqih-rekomendasi-ruu-kepariwisataan">Benahi Hulu Hingga Hilir, Abdul Fikri Faqih Rekomendasi RUU Kepariwisataan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Di Kementerian Pariwisata, ada lomba Desa Wisata, di kota tidak ada. Yang perlu diperhatikan dalam undang-undang ini adalah kota tidak boleh terlewatkan. Menikmati perkotaan, kita perlu memperhatikan budaya kota tersebut,”</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+X+DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi X DPR RI</a> Abdul Fikri Faqih menegaskan Rancangan Undang-Undang Kepariwisataan (RUU Kepariwisataan) harus memuat regulasi yang komprehensif. Hal ini dinilai penting agar sektor pendukung pariwisata Indonesia bisa berkontribusi terhadap terciptanya Pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.</p>



<p>Sebab itu, ia menyampaikan sejumlah rekomendasi guna memperkaya pembahasan <a href="https://www.seketika.com/?s=RUU+Kepariwisataan&amp;post_type%5B%5D=post">RUU Kepariwisataan</a>. Pertama, pembahasan RUU Kepariwisataan perlu rekognisi pembelajaran masa lampau. Rekognisi ini, baginya, akan membantu untuk menentukan kekuatan sumber daya Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas bangsa.</p>



<p>“Selama ini pembahasan pariwisata di Komisi X itu belum jelas (strategi dan regulasinya). Maka, ini perlu dinormakan. Saya banyak melihat potensi yang dimiliki oleh pelaku wisata yang sebenarnya memang capable,” ujar Fikri dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Politeknik Pariwisata Bali, Politeknik Pariwisata Medan, Politeknik Sahid, Politeknik Pariwisata Makassar, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dan Politeknik Pariwisata NHI Bandung di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2023).</p>



<p>Tidak hanya itu saja, terkait dengan sumber daya manusia, Politisi Fraksi PKS itu mendukung skema pendidikan pariwisata juga turut mempelajari aspek wirausaha. Walaupun begitu, ia berharap Politeknik Pariwisata Indonesia juga menjalin kerjasama dengan industri. Menurutnya, keahlian yang telah diperoleh oleh mahasiswa pariwisata bisa tersalurkan.</p>



<p>“Pokoknya, sekolah pariwisata penting bukan hanya mendorong hard skill, tapi juga soft skill. Hal ini perlu ditekankan dalam undang-undang. Pariwisata ini kan dari hulu ke hilir, hulunya itu SDM,” Paparnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/benahi-hulu-hingga-hilir-abdul-fikri-faqih-rekomendasi-ruu-kepariwisataan">Benahi Hulu Hingga Hilir, Abdul Fikri Faqih Rekomendasi RUU Kepariwisataan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/benahi-hulu-hingga-hilir-abdul-fikri-faqih-rekomendasi-ruu-kepariwisataan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX]]></category>
		<category><![CDATA[Netty Prasetiyani]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Penempatan Satu Kanal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4837</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran">Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Nah, ini kalau bisa disosialisasikan juga bu menteri kepada masyarakat kita, karena banyak juga yang bertanya kepada kami peluang untuk bekerja di luar negeri terutama di Arab Saudi.&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi IX DPR RI mempertanyakan program SPSK (<a href="https://www.seketika.com/?s=Sistem+Penempatan+Satu+Kanal&amp;post_type%5B%5D=post">Sistem Penempatan Satu Kanal</a>) yang dibentuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk penempatan <a href="https://www.seketika.com/?s=Pekerja+Migran+Indonesia&amp;post_type%5B%5D=post">Pekerja Migran Indonesia</a> (PMI) di negara-negara timur tengah dan Negara lainnya. Dimana aspek perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia harus dipastikan.</p>



<p>&#8220;Karena bagaimanapun ketika kita bicara tentang penempatan tenaga kerja di kawasan Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi, pasti isu perlindungan menjadi isu yang utama,” ungkap Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+IX&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi IX</a> DPR RI <a href="https://www.seketika.com/?s=Netty+Prasetiyani&amp;post_type%5B%5D=post">Netty Prasetiyani</a> dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menaker di ruang rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11/2023).</p>



<p>Dilanjutkan Netty, selain isu perlindungan yang menjadi isu utama dalam pelaksanaan SPSK, yang tidak kalah pentingnya adalah jaminan atas pekerjaan di sektor informal di Negara tersebut. Sehingga ketika mereka kembali ke tanah air, bisa melanjutkan usaha tersebut di tanah air.</p>



<p>Politisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PKS&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PKS</a> ini mengaku di beberapa kesempatan selalu mengingatkan masyarakat bahwa pilihan bekerja di luar negeri harus menjadi pilihan emergency, darurat karena kalau istri meninggalkan suami ini bukan tanpa masalah, pasti akan ada pelanggaran moral. Karena ketika suami menerima penghasilan istri yang tengah berjauhan, akan beresiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk anak-anak yang terlantar. Hal tersebut merupakan potret keluarga migran.</p>



<p>“Yang juga sering menjadi pertanyaan <a href="https://www.seketika.com/?s=pekerja+Migran&amp;post_type%5B%5D=post">pekerja Migran</a>, bahwa mereka agak sulit kembali ke tanah air karena belum terbayang jenis kewirausahaan apa yang bisa mereka lakukan di tanah air. Nah disini dibutuhkan pendampingan oleh Kementerian ketenagakerjaan terhadap pekerja sektor informal agar ketika kembali ke tanah air bisa melanjutkan usahanya di tanah air. Sehingga tidak perlu berjauhan dengan suami dan keluarga,” pungkasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran">Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VIII Iskan Qolba Lubis: Usulan Kenaikan Biaya Haji Dinilai Tidak Efektif</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-viii-iskan-qolba-lubis-usulan-kenaikan-biaya-haji-dinilai-tidak-efektif</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-viii-iskan-qolba-lubis-usulan-kenaikan-biaya-haji-dinilai-tidak-efektif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 02:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Biaya Haji]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Iskan Qolba Lubis]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan Biaya Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VIII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4819</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-viii-iskan-qolba-lubis-usulan-kenaikan-biaya-haji-dinilai-tidak-efektif">Komisi VIII Iskan Qolba Lubis: Usulan Kenaikan Biaya Haji Dinilai Tidak Efektif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Sebetulnya yang menjadi penyebab biaya haji bengkak itu kan di biaya penerbangan dan nilai tukar rupiah ya, menurut kami dimusim haji banyak sekali pihak maskapai yang melakukan mark up itu juga menjadi penyebabnya,&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+VIII&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi VIII</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Iskan+Qolba+Lubis&amp;post_type%5B%5D=post">Iskan Qolba Lubis</a> menilai usulan <a href="https://www.seketika.com/?s=kenaikan+biaya+haji&amp;post_type%5B%5D=post">kenaikan biaya haji</a> menjadi Rp105 juta tidak efektif. Menurutnya, usulan tersebut akan semakin menambah beban calon jemaah haji.</p>



<p>&#8220;Sekarang yang menjadi ukuran kenaikan biaya haji itu kan nilai tukar rupiah kemudian biaya akomodasi. Menurut kami nilai tukar rupiah sebelumnya sudah diperhitungkan oleh pemerintah,&#8221; pungkasnya dalam Rapat Panja Komisi VIII DPR RI bersama <a href="https://www.seketika.com/?s=Kementerian+Agama&amp;post_type%5B%5D=post">Kementerian Agama</a> di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/11/2023).</p>



<p>Legislator Fraksi PKS tersebut mengatakan BPIH digunakan untuk membiayai beberapa komponen, diantaranya biaya penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan di embarkasi, demarkasi, imigrasi, layanan Armuzna, premi asuransi, perlindungan, dokumen perjalanan, biaya hidup dan pembinaan jemaah haji.</p>



<p>&#8220;Sebetulnya yang menjadi penyebab biaya haji bengkak itu kan di biaya penerbangan dan nilai tukar rupiah ya, menurut kami dimusim haji banyak sekali pihak maskapai yang melakukan mark up itu juga menjadi penyebabnya,&#8221; tuturnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-viii-iskan-qolba-lubis-usulan-kenaikan-biaya-haji-dinilai-tidak-efektif">Komisi VIII Iskan Qolba Lubis: Usulan Kenaikan Biaya Haji Dinilai Tidak Efektif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-viii-iskan-qolba-lubis-usulan-kenaikan-biaya-haji-dinilai-tidak-efektif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi IV Slamet: Bencana Kelaparan Papua Bukti Gagalnya Food Estate dan Manajemen Logistik Pangan</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-iv-slamet-bencana-kelaparan-papua-bukti-gagalnya-food-estate-dan-manajemen-logistik-pangan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-iv-slamet-bencana-kelaparan-papua-bukti-gagalnya-food-estate-dan-manajemen-logistik-pangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Nov 2023 05:23:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Food Estate]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[kelaparan di Kabupaten Puncak]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Logistik Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Slamet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=3590</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-iv-slamet-bencana-kelaparan-papua-bukti-gagalnya-food-estate-dan-manajemen-logistik-pangan">Komisi IV Slamet: Bencana Kelaparan Papua Bukti Gagalnya Food Estate dan Manajemen Logistik Pangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Sudah lama kita suarakan bagaimana Food Estate itu jangan dianggarkan terus-menerus karena tingkat kegagalannya sudah terlihat.&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi IV <a href="https://www.seketika.com/?s=DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Slamet&amp;post_type%5B%5D=post">Slamet</a> menyoroti terjadinya bencana kelaparan di Papua yang disebabkan situasi kemarau Panjang karena tidak terencananya manajemen pertanian di Indonesia. Untuk itu, ia menilai <a href="https://www.seketika.com/?s=manajemen+logistik+pangan&amp;post_type%5B%5D=post">manajemen logistik pangan</a> Pemerintah perlu dilakukan evaluasi.</p>



<p>“Jadi pertanian kita tidak terstruktur, tidak terencana dengan baik, sehingga banyak kegagalan-kegagalan. <a href="https://www.seketika.com/?s=Food+estate&amp;post_type%5B%5D=post">Food estate</a> Itu juga menjadi salah satu penyebab di mana program ini sebenarnya tidak bisa menyelesaikan masalah,” tuturnya kepada Parlementaria seusai Rapat Paripurna DPR RI Ke-8 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023).</p>



<p>Sehingga legislator Fraksi PKS itu terus menegaskan bahwa terjadinya kegagalan pangan ini harus dievaluasi. “Semuanya tidak serta-merta masalah kekurangan pangan yang ada di situ, tetapi bagaimana <a href="https://www.seketika.com/?s=manajemen+logistik+pangan&amp;post_type%5B%5D=post">manajemen logistik pangan</a> dari pemerintah yang memang amburadul hari ini. Contohnya,sudah digelontorkan impor tetapi beras masih mahal. Nah penguasaan logistik ini menjadi penting untuk kemudian dikuasai oleh negara,” jelasnya.</p>



<p>Politisi dapil Jawa Barat IV itu juga mengungkapkan, Komisi IV selama ini terus menerus meminta agar melakukan evaluasi terhadap <a href="https://www.seketika.com/?s=Food+estate&amp;post_type%5B%5D=post">Food estate</a>. Karena Food Estate dinilai telah gagal dalam membantu ketahanan pangan serta mengantisipasi Krisis pangan terlebih melihat dengan adanya bencana kelaparan di Papua ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-iv-slamet-bencana-kelaparan-papua-bukti-gagalnya-food-estate-dan-manajemen-logistik-pangan">Komisi IV Slamet: Bencana Kelaparan Papua Bukti Gagalnya Food Estate dan Manajemen Logistik Pangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-iv-slamet-bencana-kelaparan-papua-bukti-gagalnya-food-estate-dan-manajemen-logistik-pangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Respon NU dan Muhammadiyah Terkait peristiwa di Pulau Rempang</title>
		<link>https://www.seketika.com/respon-nu-dan-muhammadiyah-terkait-peristiwa-di-pulau-rempang</link>
					<comments>https://www.seketika.com/respon-nu-dan-muhammadiyah-terkait-peristiwa-di-pulau-rempang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Sep 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Aus Hidayat Nur]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Rempang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek Rempang Eco-City]]></category>
		<category><![CDATA[Respon NU dan Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Ulil Abshar Abdalla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1685</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/respon-nu-dan-muhammadiyah-terkait-peristiwa-di-pulau-rempang">Respon NU dan Muhammadiyah Terkait peristiwa di Pulau Rempang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Anggota Komisi II DPR RI <a href="https://www.seketika.com/?s=Aus+Hidayat+Nur&amp;post_type%5B%5D=post">Aus Hidayat Nur</a> menanggapi respon dua ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni <a href="https://www.seketika.com/?s=NU&amp;post_type%5B%5D=post">NU</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Muhammadiyah&amp;post_type%5B%5D=post">Muhammadiyah</a> terkait dengan peristiwa di Pulau <a href="https://www.seketika.com/?s=Rempang&amp;post_type%5B%5D=post">Rempang</a>, Kepulauan Riau. Menurutnya, bila dua Ormas Islam <a href="https://www.seketika.com/?s=NU&amp;post_type%5B%5D=post">NU</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Muhammadiyah&amp;post_type%5B%5D=post">Muhammadiyah</a> sudah kompak bersuara untuk isu yang sama, maka hal tersebut harus benar-benar mendapat perhatian serius dari Pemerintah.</p>



<p>“Di dunia hadits dikenal istilah ‘muttafaq ‘alaih’ bila dua perawi besar Bukhari dan Muslim menyampaikan hadits yang sama. Derajat hadits tersebut pun menjadi semakin kuat. Maka seperti itulah perumpamaan bila <a href="https://www.seketika.com/?s=NU&amp;post_type%5B%5D=post">NU</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Muhammadiyah&amp;post_type%5B%5D=post">Muhammadiyah</a> telah bersuara senada tentang peristiwa <a href="https://www.seketika.com/?s=Rempang&amp;post_type%5B%5D=post">Rempang</a>,” ujar Aus dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Minggu (17/9/2023).</p>



<p>Baru-baru ini, imbuhnya, NU melalui Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla menyatakan bahwa perampasan tanah rakyat yang yang sudah dikelola oleh rakyat selama bertahun-tahun, baik melalui proses iqtha’ (redistribusi lahan) oleh pemerintah atau ihya’ (pengelolaan lahan), maka hukum pengambil alihan tanah tersebut oleh Pemerintah adalah haram.</p>



<p>Sementara <a href="https://www.seketika.com/?s=Muhammadiyah&amp;post_type%5B%5D=post">Muhammadiyah</a> mengeluarkan 8 sikap yang di antaranya meminta agar Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia untuk mengevaluasi dan mencabut proyek <a href="https://www.seketika.com/?s=Rempang&amp;post_type%5B%5D=post">Rempang</a> Eco-City sebagai PSN.</p>



<p>“Maka sikap dua Ormas Islam besar di Indonesia itu menjadi pemandu masyarakat atas simpang siur berita tentang <a href="https://www.seketika.com/?s=Rempang&amp;post_type%5B%5D=post">Rempang</a> yang beredar,” ungkap Politisi Fraksi PKS ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/respon-nu-dan-muhammadiyah-terkait-peristiwa-di-pulau-rempang">Respon NU dan Muhammadiyah Terkait peristiwa di Pulau Rempang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/respon-nu-dan-muhammadiyah-terkait-peristiwa-di-pulau-rempang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
