<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>generasi Z Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/generasi-z/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/generasi-z</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jun 2025 12:03:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>generasi Z Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/generasi-z</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gen Z Bersuara: Mahasiswa UNIS Tangerang, Ruang Diskusi yang Harus Berisik, Berdampak, dan Berani</title>
		<link>https://www.seketika.com/gen-z-bersuara-mahasiswa-unis-tangerang-ruang-diskusi-yang-harus-berisik-berdampak-dan-berani</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[agen perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi dan anak muda]]></category>
		<category><![CDATA[forum diskusi pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[kepemimpinan mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa UNIS Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Kepemudaan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan era digital]]></category>
		<category><![CDATA[ruang dialog terbuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28167</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gen-z-bersuara-mahasiswa-unis-tangerang-ruang-diskusi-yang-harus-berisik-berdampak-dan-berani">Gen Z Bersuara: Mahasiswa UNIS Tangerang, Ruang Diskusi yang Harus Berisik, Berdampak, dan Berani</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Dalam semangat menuju Indonesia Emas 2045, mahasiswa semester empat Ilmu Komunikasi Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menyelenggarakan forum diskusi pemuda bertajuk &#8220;Ruang Diskusi yang Harus Berisik, Berdampak, dan Berani&#8221;, pada Sabtu (28/6/25) di Gedung Pemuda, Kota Tangerang.</p>



<p>Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi Generasi Z dan mahasiswa untuk menyuarakan gagasan, keresahan, serta solusi terhadap berbagai isu strategis bangsa. </p>



<p>Diskusi lintas fakultas ini juga melibatkan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan Kota Tangerang, menjadikannya wadah kolaboratif untuk membangun karakter kepemimpinan dan daya pikir kritis.</p>



<p>Ketua pelaksana kegiatan, Wisa Bayu Brelian Saifulloh, menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat kritis, konstruktif, dan kolaboratif di kalangan mahasiswa dan Generasi Z.</p>



<p>“Kami ingin menunjukkan bahwa Gen Z bukan hanya generasi digital, tetapi juga generasi yang peduli dan siap menjadi pelopor perubahan,” ujar Wisa di sela-sela acara.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gen-z-bersuara-mahasiswa-unis-tangerang-ruang-diskusi-yang-harus-berisik-berdampak-dan-berani">Gen Z Bersuara: Mahasiswa UNIS Tangerang, Ruang Diskusi yang Harus Berisik, Berdampak, dan Berani</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jakarta Future Festival 2025: Saatnya Warga Bersuara Bangun Kota Masa Depan!</title>
		<link>https://www.seketika.com/jakarta-future-festival-2025-saatnya-warga-bersuara-bangun-kota-masa-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 04:23:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bappeda DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Festival TIM]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Future Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Global]]></category>
		<category><![CDATA[RPJMD Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Top 20 Global Cities]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27745</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jakarta-future-festival-2025-saatnya-warga-bersuara-bangun-kota-masa-depan">Jakarta Future Festival 2025: Saatnya Warga Bersuara Bangun Kota Masa Depan!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) akan menyelenggarakan Jakarta Future Festival 2025: Collaborate to Elevate! pada 13–15 Juni 2025. Bertempat di seluruh area Taman Ismail Marzuki, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, acara ini menjadi tonggak penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.</p>



<p>Jakarta Future Festival 2025 bukan hanya festival biasa, melainkan sebuah refleksi kolektif tentang arah masa depan Jakarta. </p>



<p>Inisiatif strategis ini bertujuan untuk memperkuat partisipasi publik dan menjaring ide inovatif dari masyarakat khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha dalam merumuskan Jakarta sebagai kota global yang berkeadilan, berkelanjutan, dan tangguh terhadap tantangan masa depan.</p>



<p>Dengan semangat Collaborate to Elevate!, festival ini dirancang sebagai ruang inklusif yang mendorong kolaborasi lintas sektor. </p>



<p>Masyarakat dari berbagai latar belakang sosial, pendidikan, dan profesi diundang untuk berkontribusi secara aktif dalam agenda pembangunan Jakarta.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jakarta-future-festival-2025-saatnya-warga-bersuara-bangun-kota-masa-depan">Jakarta Future Festival 2025: Saatnya Warga Bersuara Bangun Kota Masa Depan!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profil Larasati Moriska Anggota DPD Termuda dari Kaltara</title>
		<link>https://www.seketika.com/profil-larasati-moriska-anggota-dpd-termuda-dari-kaltara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lensa Seketika]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Larasati Moriska]]></category>
		<category><![CDATA[MPR 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan MPR]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19790</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/profil-larasati-moriska-anggota-dpd-termuda-dari-kaltara">Profil Larasati Moriska Anggota DPD Termuda dari Kaltara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pada 1 Oktober 2024 pelantikan anggota MPR untuk periode 2024-2029 resmi dilaksanakan di Senayan, Jakarta. Di antara 580 anggota DPR dan 152 anggota DPD yang dilantik, Larasati Moriska mencuri perhatian sebagai anggota MPR termuda. Dengan usianya yang baru 22 tahun, Larasati bukan hanya wakil rakyat dari Dapil Kalimantan Utara (Kaltara) tetapi juga simbol harapan bagi generasi muda di Indonesia.</p>



<p>Larasati Moriska lahir di Nunukan, Kaltara, dan telah menempuh pendidikan di Universitas Prasetiya Mulya, jurusan bisnis. Dalam pemilu legislatif 2024, ia berhasil meraih 45.559 suara, menjadikannya sebagai salah satu anggota DPD RI yang diperhitungkan. </p>



<p>Kehadirannya di Senayan, Jakarta, tidak hanya menandai prestasi pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi lebih banyak anak muda untuk terlibat dalam politik.</p>



<p>Sebagai anak dari pasangan politisi Asni Hafid, mantan anggota DPD RI, dan Nardi Azis, mantan Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Larasati tumbuh dalam lingkungan yang mendukung karir politik.</p>



<p>Selain itu, ia memiliki saudara perempuan, Tamara Moriska, yang juga aktif di dunia politik sebagai anggota DPRD Provinsi Kaltara. Hal ini menunjukkan bahwa darah politik memang mengalir dalam keluarga mereka.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/profil-larasati-moriska-anggota-dpd-termuda-dari-kaltara">Profil Larasati Moriska Anggota DPD Termuda dari Kaltara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok dan Ilusi Kebebasan: Bagaimana Generasi Z Terjebak dalam Kontrol Psikopolitik</title>
		<link>https://www.seketika.com/tiktok-dan-ilusi-kebebasan-bagaimana-generasi-z-terjebak-dalam-kontrol-psikopolitik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Aug 2024 11:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Byung-Chul Han]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Psikologis Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Bereskpresi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Mental]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Izzudin Haq]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikopolitik]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18581</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-dan-ilusi-kebebasan-bagaimana-generasi-z-terjebak-dalam-kontrol-psikopolitik">TikTok dan Ilusi Kebebasan: Bagaimana Generasi Z Terjebak dalam Kontrol Psikopolitik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Teknologi – Ketika kebebasan menjadi alat kekuasaan dalam konteks psikopolitik Byung-Chul Han, fenomena ini memiliki resonansi khusus dengan budaya generasi Z, terutama dalam platform media sosial seperti TikTok. Generasi Z, yang dikenal sebagai digital natives, tumbuh di era di mana teknologi digital dan media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. </p>



<p>TikTok, sebagai salah satu platform paling populer di kalangan mereka, menggambarkan bagaimana kebebasan untuk berekspresi dan mengikuti tren dapat menjadi alat yang digunakan oleh kekuasaan untuk mengarahkan perilaku dan membentuk identitas.</p>



<p>TikTok menawarkan kebebasan bagi penggunanya untuk mengekspresikan diri melalui video pendek, seringkali dalam bentuk tantangan, tarian, atau meme yang viral. </p>



<p>Bagi banyak anggota generasi Z, mengikuti tren ini adalah cara untuk terhubung dengan komunitas, mendapatkan pengakuan, dan membangun identitas mereka secara online. </p>



<p>Namun, meskipun tampak sebagai ekspresi kebebasan, fenomena ini sebenarnya merupakan contoh bagaimana kekuasaan bekerja secara halus melalui kebebasan itu sendiri.</p>



<p>Algoritma TikTok, yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan dan mempertahankan perhatian pengguna, memainkan peran penting dalam menentukan tren apa yang menjadi populer. </p>



<p>Video yang sesuai dengan tren tertentu lebih mungkin untuk mendapatkan eksposur, yang pada gilirannya mendorong lebih banyak pengguna untuk ikut serta. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-dan-ilusi-kebebasan-bagaimana-generasi-z-terjebak-dalam-kontrol-psikopolitik">TikTok dan Ilusi Kebebasan: Bagaimana Generasi Z Terjebak dalam Kontrol Psikopolitik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dies Natalis HMI, Menko PMK Muhadjir Effendy: Generasi Milenial dan Generasi Z Pemimpin Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://www.seketika.com/dies-natalis-hmi-menko-pmk-muhadjir-effendy-generasi-milenial-dan-generasi-z-pemimpin-indonesia-emas-2045</link>
					<comments>https://www.seketika.com/dies-natalis-hmi-menko-pmk-muhadjir-effendy-generasi-milenial-dan-generasi-z-pemimpin-indonesia-emas-2045#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Mar 2024 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Dies Natalis HMI ke-77]]></category>
		<category><![CDATA[generasi milenial]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[KemenkoPMK]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhadjir Effendy]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin bangsa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=10816</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dies-natalis-hmi-menko-pmk-muhadjir-effendy-generasi-milenial-dan-generasi-z-pemimpin-indonesia-emas-2045">Dies Natalis HMI, Menko PMK Muhadjir Effendy: Generasi Milenial dan Generasi Z Pemimpin Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Saya rasa adik-adik ini yang menjadi tanggung jawab kalian. Jadi saya titip kepada pimpinan HMI untuk diarahkan betul generasi muda ini untuk siap menghadapi Indonesia Emas 2045,&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa dalam visi Indonesia Emas 2045, pemimpin bangsa adalah generasi milenial dan Generasi Z yang berperan sebagai tonggak utama.</p>



<p>Pernyataan tersebut disampaikan Menko Muhadjir dalam acara Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-77 dengan tema &#8220;Bakti HMI Untuk Indonesia&#8221;, yang diadakan di Pos Bloc Jakarta Pusat, pada Selasa (5/3/2024).</p>



<p>Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan generasi sebelumnya pada usia yang sama, berkat akses mudah terhadap informasi, pengetahuan, dan teknologi yang mereka miliki sejak dini.</p>



<p>&#8220;Karena itu kita harus menyerahkan masa depan Indonesia ini kepada yang muda-muda. Itu suatu titah sunatullah yang tidak bisa kita hindari,&#8221; ungkap Menko Muhadjir melalui keterangan resmi yang diterima <a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a> pada Rabu (6/3/2024).</p>



<p>Menurutnya, Indonesia Emas 2045 mendekati dengan cepat, oleh karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk menyongsong masa kejayaan bangsa.</p>



<p>Menurutnya, persiapan tersebut haruslah dilakukan secara produktif, dengan meningkatkan kapasitas intelektual, mengembangkan keterampilan baru yang relevan dengan profesi, serta meningkatkan pemahaman dalam bidang politik.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dies-natalis-hmi-menko-pmk-muhadjir-effendy-generasi-milenial-dan-generasi-z-pemimpin-indonesia-emas-2045">Dies Natalis HMI, Menko PMK Muhadjir Effendy: Generasi Milenial dan Generasi Z Pemimpin Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/dies-natalis-hmi-menko-pmk-muhadjir-effendy-generasi-milenial-dan-generasi-z-pemimpin-indonesia-emas-2045/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Syamsurizal: Jangan Golput di Pemilu, Generasi Muda Penentu Indeks Demokrasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/syamsurizal-jangan-golput-di-pemilu-generasi-muda-penentu-indeks-demokrasi</link>
					<comments>https://www.seketika.com/syamsurizal-jangan-golput-di-pemilu-generasi-muda-penentu-indeks-demokrasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2023 06:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Pemilih Tetap]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PPP]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Alfa]]></category>
		<category><![CDATA[generasi Z]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[swing voters]]></category>
		<category><![CDATA[Syamsurizal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=5395</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/syamsurizal-jangan-golput-di-pemilu-generasi-muda-penentu-indeks-demokrasi">Syamsurizal: Jangan Golput di Pemilu, Generasi Muda Penentu Indeks Demokrasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Semakin banyak mereka datang dan semakin tinggi tingkat partisipasinya maka dikatakan indeks demokrasinya itu semakin baik dan semakin tinggi”</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal menyoroti dominasi pemilih muda sejumlah 56 persen atau sekitar 117 juta yang terdaftar di <a href="https://www.seketika.com/?s=Daftar+Pemilih+Tetap&amp;post_type%5B%5D=post">Daftar Pemilih Tetap</a> (DPT). Sebagian besarnya merupakan merupakan generasi muda kelompok usia milenial bahkan seperuhnya merupakan generasi Z yang baru pertama kali memilih. Melihat hal tersebut, Ia pun mengimbau para generasi muda ini untuk berpartispasi aktif pada penyelenggaraan pemilu 2024 dan tidak golput.</p>



<p>&#8220;Ada 204,8 juta pemilih yang ada di DPT (di mana) 56 persen di antaranya adalah para generasi muda, para kelompok milenial, 56 persen itu adalah sekitar 117 juta (orang) mereka yang masih masuk dalam kelompok pemilih muda yakni mereka yang berumur sekitar 17-40 tahun, bahkan separuhnya dari itu ada kelompok <a href="https://www.seketika.com/?s=generasi+Alfa&amp;post_type%5B%5D=post">generasi Alfa</a> atau <a href="https://www.seketika.com/?s=generasi+Z&amp;post_type%5B%5D=post">generasi Z</a> yang umurnya sekitar baru pertama memilih, 17-24 tahun. Dan ini kita imbau mereka untuk mereka betul-betul menggunakan hak pilih mereka,&#8221; tuturnya kepada Parlementaria di kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Senin (27/11/2023).</p>



<p>Pemilih muda ini juga, tambahnya, dapat dikatakan sebagai <a href="https://www.seketika.com/?s=swing+voters&amp;post_type%5B%5D=post">swing voters,</a> yaitu pemilih yang belum menetapkan akan memilih paslon atau partai tertentu. Untuk itu, ia mengimbau agar mereka tidak golput dan menggunakan hak suaranya pada pelaksanaan pemilu 2024 nanti.</p>



<p>&#8220;Kita imbau kepada orang tua, kepada pihak-pihak yang punya adik ipar atau adik kandungnya atau putra-putri mereka yang masih dalam kelompok generasi Alfa atau kelompok milenial untuk menggunakan hak pilihnya pertama kali. Itu adalah kita mengimbau agar mereka itu tidak Golput,&#8221; ungkap Politisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PPP&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PPP</a> ini.</p>



<p>Keterlibatan para generasi muda yang mendominasi <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilu+2024&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilu 2024</a> ini menurutnya sangat penting karena partisipasi mereka penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti. Oleh karena itu, ia kembali mengimbau agar pemilih muda ini datang dan memberikan suaranya ke TPS nanti. </p>



<p>&#8220;Semakin banyak mereka datang dan semakin tinggi tingkat partisipasinya maka dikatakan indeks demokrasinya itu semakin baik dan semakin tinggi,&#8221; jelasnya. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-a4a8f5adff166d7482c1783b950a8c90">(gal/rdn/dpr.go.id)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/syamsurizal-jangan-golput-di-pemilu-generasi-muda-penentu-indeks-demokrasi">Syamsurizal: Jangan Golput di Pemilu, Generasi Muda Penentu Indeks Demokrasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/syamsurizal-jangan-golput-di-pemilu-generasi-muda-penentu-indeks-demokrasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
