<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Imunisasi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/imunisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/imunisasi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2026 14:04:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Imunisasi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/imunisasi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dokter Muda Gugur Akibat Campak Saat Bertugas, Dedi Mulyadi: Alarm Bahaya KLB di Jawa Barat</title>
		<link>https://www.seketika.com/dokter-muda-gugur-akibat-campak-saat-bertugas-dedi-mulyadi-alarm-bahaya-klb-di-jawa-barat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[CUC]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[dokter meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[KLB campak]]></category>
		<category><![CDATA[ORI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35270</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-muda-gugur-akibat-campak-saat-bertugas-dedi-mulyadi-alarm-bahaya-klb-di-jawa-barat">Dokter Muda Gugur Akibat Campak Saat Bertugas, Dedi Mulyadi: Alarm Bahaya KLB di Jawa Barat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya dokter muda karena tertular penyakit campak saat bertugas di Cianjur.</p>



<p>&#8220;Saya sampaikan duka mendalam, itu pengabdian tertinggi dari seorang dokter, meninggal di tempat ketika sedang bertugas,&#8221; ujarnya di Gedung Sate, Senin (30/3/2026).</p>



<p>Atas kasus tersebut, ia meminta agar masyarakat semakin waspada akan bahaya campak. Pihak terkait juga harus segera melakukan penanganan KLB campak.</p>



<p>&#8220;Penyakitnya harus segera ditangani dan diawaspadai, apalagi bupatinya seorang dokter,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Seorang dokter internship di salah satu RS di Cianjur, Jawa Barat, berinisial AMW (26) meninggal dunia dengan status suspek campak pada Kamis (26/3/2026).</p>



<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/1602/2026 untuk rumah sakit agar waspada penyakit campak, khususnya bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.</p>



<p>Kemenkes mencatat hingga pekan ke-11 2026, tercatat 58 KLB campak di 39 kabupaten/kota. Pada awal tahun, kasus sempat alami lonjakan hingga 2.740 kasus, namun terjadi tren penurunan menjadi 177 kasus.</p>



<p>Kemenkes merespons kondisi tersebut dengan melakukan Outbreak Response Immunization (ORI) serta Catch-Up Campaign (CUC) Campak di 102 kabupaten/kota dengan sasaran anak usia 9 hingga 59 bulan. ORI merupakan imunisasi massal darurat untuk menghentikan penyebaran wabah. </p>



<p>Sementara, CUC adalah imunisasi yang bertujuan untuk melengkapi status imunisasi yang belum lengkap.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-muda-gugur-akibat-campak-saat-bertugas-dedi-mulyadi-alarm-bahaya-klb-di-jawa-barat">Dokter Muda Gugur Akibat Campak Saat Bertugas, Dedi Mulyadi: Alarm Bahaya KLB di Jawa Barat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</title>
		<link>https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 17:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Sindang Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat Indonesiaku (ASIK)]]></category>
		<category><![CDATA[SMILE ATM]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21531</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm">Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang berhasil meraih penghargaan peringkat pertama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas implementasi terbaik aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE ATM) dalam kategori AIDS, TB, dan Malaria (ATM). </p>



<p>Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan dedikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung program kesehatan masyarakat.</p>



<p>SMILE ATM adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenkes RI untuk memantau distribusi vaksin secara real-time, terutama dalam program ATM. </p>



<p>Aplikasi ini mencatat data penting terkait distribusi vaksin, seperti jumlah vaksin, nomor batch, suhu penyimpanan, tanggal kedaluwarsa, dan lokasi penyimpanan, sehingga dapat memastikan keamanan dan efektivitas vaksin yang didistribusikan kepada masyarakat.</p>



<p>Selain penghargaan untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Sindang Jaya juga menerima penghargaan peringkat ke-7 dalam penginputan capaian imunisasi tertinggi di aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) untuk periode Juli hingga September 2024. </p>



<p>Penghargaan ini mencerminkan dedikasi Puskesmas Sindang Jaya dalam melakukan pencatatan data imunisasi yang akurat dan tepat waktu melalui aplikasi ASIK.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, MARS, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm">Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
