<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>industri musik Indonesia Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/industri-musik-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/industri-musik-indonesia</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 01 Nov 2025 05:06:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>industri musik Indonesia Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/industri-musik-indonesia</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkum Supratman Bongkar Sistem Baru Royalti Musik: Lebih Transparan, Tak Ada yang Dirugikan</title>
		<link>https://www.seketika.com/menkum-supratman-bongkar-sistem-baru-royalti-musik-lebih-transparan-tak-ada-yang-dirugikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 05:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[industri musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[LMK]]></category>
		<category><![CDATA[LMKN]]></category>
		<category><![CDATA[Musik nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Permenkum 27 Tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[royalti musik]]></category>
		<category><![CDATA[Supratman Andi Agtas]]></category>
		<category><![CDATA[tata kelola royalti musik]]></category>
		<category><![CDATA[UU Hak Cipta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31468</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkum-supratman-bongkar-sistem-baru-royalti-musik-lebih-transparan-tak-ada-yang-dirugikan">Menkum Supratman Bongkar Sistem Baru Royalti Musik: Lebih Transparan, Tak Ada yang Dirugikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum) Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa tata kelola royalti musik yang baru tidak akan merugikan industri musik Indonesia. Pemerintah, kata dia, justru berkomitmen kuat untuk melindungi pencipta lagu, pemegang hak cipta, dan seluruh pihak terkait dalam ekosistem musik nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan Supratman dalam audiensi terbuka bersama pelaku industri musik Indonesia di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, pada Jumat (31/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau ada yang bilang sistem tata kelola sekarang yang sedang diperbaiki akan merugikan industri, itu salah besar. Tidak ada niat pemerintah untuk mencampuri. Kewajiban pemerintah adalah melindungi semuanya,” ujar Supratman dalam keterangan resminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Supratman, permasalahan utama dalam pengelolaan royalti hak cipta lagu dan musik selama ini bukan pada pelaku industri, melainkan pada ekosistem pengelolaannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, perbaikan tata kelola menjadi hal mendesak agar tercipta transparansi dan keadilan bagi seluruh pemangku kepentingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang kami lakukan supaya LMK dan LMKN sebagai satu kesatuan ekosistem itu bisa saling mengawasi maka kami pisahkan siapa yang memungut royalti, siapa yang mendistribusi. Ini pasti akan terjadi <em>check and balances </em>di antara keduanya,” jelasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkum-supratman-bongkar-sistem-baru-royalti-musik-lebih-transparan-tak-ada-yang-dirugikan">Menkum Supratman Bongkar Sistem Baru Royalti Musik: Lebih Transparan, Tak Ada yang Dirugikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</title>
		<link>https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[industri musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[LMK]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha]]></category>
		<category><![CDATA[revisi UU Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[royalti lagu]]></category>
		<category><![CDATA[royalti musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29186</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha">Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti polemik penarikan royalti atas pemutaran lagu di ruang-ruang publik yang tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat. Ia meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) segera merumuskan regulasi teknis yang tidak memberatkan para pelaku usaha, namun tetap melindungi hak-hak ekonomi pencipta lagu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“DPR RI juga mencermati dunia permusikan yang beberapa saat ini ada dinamika, dan kami sudah minta Kementerian Hukum yang kemudian juga membawahi LMK-LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) untuk juga kemudian membuat aturan yang tidak menyulitkan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, DPR RI, Jakarta, Senin (4/8/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dasco, saat ini Komisi X DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Revisi ini diharapkan mampu memberikan kejelasan hukum dan sistem pengelolaan royalti yang lebih transparan dan akuntabel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sambil menunggu revisi Undang-Undang Hak Cipta yang sedang direvisi oleh DPR (pemerintah perlu menciptakan regulasi yang adil),” imbuh Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isu royalti musik kembali mencuat setelah sejumlah pelaku usaha terutama pemilik kafe, restoran, dan hotel menyatakan keberatan atas kewajiban membayar royalti atas lagu yang diputar di tempat usaha mereka. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha">Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
