<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>internasional Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/internasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/internasional</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2025 01:59:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>internasional Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/internasional</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &#038; Alamnya Bikin Takjub</title>
		<link>https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 01:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Desa indah di Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Terbaik 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Desa wisata Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi wisata dunia]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Travel China 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UN Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan budaya Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata pedesaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31089</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub">4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &amp; Alamnya Bikin Takjub</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren &#8211; Empat desa di Tiongkok resmi masuk dalam daftar Desa Wisata Terbaik 2025 yang dirilis oleh Pariwisata PBB (UN Tourism). Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara penghargaan resmi yang digelar di Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, pada Jumat (17/10).</p>



<p>Dalam edisi 2025 program &#8220;Best Tourism Villages&#8221;, empat desa wisata Tiongkok berhasil meraih pengakuan internasional dari UN Tourism berkat kontribusinya dalam pengembangan pariwisata pedesaan yang berkelanjutan, pelestarian budaya lokal, dan perlindungan lingkungan ekologis.</p>



<p>Desa-desa yang berhasil masuk daftar Desa Wisata Terbaik 2025 adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Huanggang, di Prefektur Otonomi Qiandongnan Miao dan Dong, Provinsi Guizhou</li>



<li>Jikayi, di Prefektur Otonomi Tibet Ganzi, Provinsi Sichuan</li>



<li>Dongluo, di bawah pengelolaan Kota Taizhou, Provinsi Jiangsu</li>



<li>Digang, dikelola oleh Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang</li>
</ul>



<p>Menurut pejabat dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok, keberhasilan ini mencerminkan kemajuan sektor pariwisata pedesaan nasional yang semakin inklusif dan berdaya saing global.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub">4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &amp; Alamnya Bikin Takjub</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Momen Haru di Mina: 1,6 Juta Jamaah Haji 2025 Rampungkan Hari Tasyrik Kedua</title>
		<link>https://www.seketika.com/momen-haru-di-mina-16-juta-jamaah-haji-2025-rampungkan-hari-tasyrik-kedua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2025 21:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Tasyrik]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah haji]]></category>
		<category><![CDATA[Lempar Jumrah]]></category>
		<category><![CDATA[mekkah]]></category>
		<category><![CDATA[Mina]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Rukun Islam Kelima]]></category>
		<category><![CDATA[Saudi Arabia Hajj]]></category>
		<category><![CDATA[Tawaf Wada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27666</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/momen-haru-di-mina-16-juta-jamaah-haji-2025-rampungkan-hari-tasyrik-kedua">Momen Haru di Mina: 1,6 Juta Jamaah Haji 2025 Rampungkan Hari Tasyrik Kedua</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Sebagian besar dari lebih dari 1,6 juta <a href="https://www.seketika.com/?s=jamaah+haji&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">jamaah haji</a> 2025 telah menyelesaikan Hari Tasyrik kedua, sebuah tahapan penting dalam ibadah haji yang ditandai dengan ritual lempar jumrah di Mina, pada Minggu, 8 Juni 2025, bertepatan dengan 12 Dzulhijjah. Ribuan <a href="https://www.seketika.com/?s=jamaah+haji&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">jamaah haji</a> dari seluruh dunia melemparkan batu ke tiga Jamarat sebagai simbol penolakan terhadap godaan setan.</p>



<p>Di bawah koordinasi pemerintah Arab Saudi, pergerakan <a href="https://www.seketika.com/?s=jamaah+haji&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">jamaah haji</a> selama ritual lempar jumrah berlangsung tertib dan aman, berkat layanan logistik, keamanan, dan kesehatan yang komprehensif. </p>



<p>Suhu di Mina sempat mencapai 41°C, namun tidak menghalangi semangat para <a href="https://www.seketika.com/?s=jamaah+haji&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">jamaah haji</a> dalam menyelesaikan ritual suci ini.</p>



<p>Banyak <a href="https://www.seketika.com/?s=jamaah+haji&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">jamaah haji</a> memilih untuk melakukan Ta’ajul, yaitu mempercepat pelaksanaan haji dengan meninggalkan Mina setelah selesai melempar jumrah pada hari kedua Tasyrik. </p>



<p>Setelah itu, mereka menuju Masjidil Haram di Mekkah untuk melakukan Tawaf Wada tawaf perpisahan yang menandai akhir dari rangkaian ibadah haji.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/momen-haru-di-mina-16-juta-jamaah-haji-2025-rampungkan-hari-tasyrik-kedua">Momen Haru di Mina: 1,6 Juta Jamaah Haji 2025 Rampungkan Hari Tasyrik Kedua</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Putra Mahkota Saudi Desak Dunia Akhiri Agresi Israel di Gaza saat Idul Adha</title>
		<link>https://www.seketika.com/putra-mahkota-saudi-desak-dunia-akhiri-agresi-israel-di-gaza-saat-idul-adha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2025 20:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Agresi Israel di Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Masjid Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2025]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Jamaah Haji 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammed bin Salman]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Internasional Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian Timur Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pidato Putra Mahkota Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Saudi Arabia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27663</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/putra-mahkota-saudi-desak-dunia-akhiri-agresi-israel-di-gaza-saat-idul-adha">Putra Mahkota Saudi Desak Dunia Akhiri Agresi Israel di Gaza saat Idul Adha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pada perayaan Idul Adha di Mina, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menegaskan kembali pentingnya peran masyarakat internasional dalam mengakhiri dampak bencana dari <a href="https://www.seketika.com/?s=agresi+Israel&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">agresi Israel</a> di Gaza. Dalam pidatonya kepada pejabat dan tamu kehormatan, ia menyuarakan keprihatinan mendalam atas penderitaan yang terus dialami rakyat <a href="https://www.seketika.com/?s=Palestina&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Palestina</a> akibat serangan Israel yang tak kunjung berhenti.</p>



<p>“Penderitaan saudara-saudara kita di <a href="https://www.seketika.com/?s=Palestina&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Palestina</a> terus berlanjut akibat <a href="https://www.seketika.com/?s=agresi+Israel&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">agresi Israel</a> yang terus berlanjut, dan penting bagi komunitas internasional untuk melindungi warga sipil yang tidak bersalah serta menciptakan realitas baru yang damai bagi Palestina,” ujar Mohammed bin Salman, seperti dilaporkan Saudi Press Agency.</p>



<p>Pidato ini disampaikan dalam suasana khidmat di Istana Kerajaan di Mina, menandai momen penting dalam rangkaian ibadah haji. </p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Putra Mahkota Saudi juga menyoroti kehormatan yang diberikan Allah SWT kepada <a href="https://www.seketika.com/?s=Arab+Saudi&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Arab Saudi</a> sebagai pelayan Dua Masjid Suci. </p>



<p>Ia menegaskan bahwa kerajaan menempatkan pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah sebagai prioritas utama.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/putra-mahkota-saudi-desak-dunia-akhiri-agresi-israel-di-gaza-saat-idul-adha">Putra Mahkota Saudi Desak Dunia Akhiri Agresi Israel di Gaza saat Idul Adha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kelam Korsel, Yoon Suk Yeol Presiden Pertama yang Diadili dalam Kasus Pidana</title>
		<link>https://www.seketika.com/sejarah-kelam-korsel-yoon-suk-yeol-presiden-pertama-yang-diadili-dalam-kasus-pidana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Feb 2025 15:31:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[korea]]></category>
		<category><![CDATA[Korsel]]></category>
		<category><![CDATA[presiden korsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24492</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sejarah-kelam-korsel-yoon-suk-yeol-presiden-pertama-yang-diadili-dalam-kasus-pidana">Sejarah Kelam Korsel, Yoon Suk Yeol Presiden Pertama yang Diadili dalam Kasus Pidana</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, DUNIA &#8211; Sejarah kelam tercatat oleh Yoon Suk Yeol, yang menjadi presiden Korea Selatan pertama yang dihadapkan pada persidangan pidana. Pada Kamis (20/2/2025), persidangan atas kasus Yoon Suk Yeol secara resmi dimulai, dengan dakwaan terkait pemberlakuan darurat militer yang memunculkan tuduhan makar. Yoon yang ditangkap bulan lalu kini mendekam di balik jeruji besi, dengan tuduhan berkhianat terhadap negara. Jika terbukti bersalah, ia berisiko dihukum seumur hidup atau bahkan hukuman mati, yang akan menjadi akhir yang tak terduga untuk karier politiknya.</p>



<p>Sidang perdana dimulai pukul 10 pagi waktu setempat di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Kehadiran Yoon di ruang sidang menarik perhatian publik, yang disertai pengamanan ketat di sekitar gedung pengadilan. Di luar area pengamanan, sejumlah pendukung Yoon terlihat hadir, termasuk salah satu yang mengenakan kostum Captain America sebagai bentuk dukungan.</p>



<p>Jaksa penuntut menuduh Yoon sebagai &#8220;dalang utama&#8221; dalam upaya makar, namun tim kuasa hukumnya dengan tegas membantah legitimasi dari penyelidikan tersebut. &#8220;Ini adalah peristiwa bersejarah dalam konstitusi Korea Selatan,&#8221; kata Kim Hong-il, pengacara Yoon. &#8220;Kami berharap pengadilan tetap adil dan tidak melanggar hak-hak terdakwa.&#8221;</p>



<p>Selain persidangan pidana ini, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan juga tengah mempertimbangkan apakah Yoon akan dicabut jabatannya secara resmi setelah pemakzulannya oleh parlemen pada Desember 2024. Sidang pemakzulan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 3 sore, hanya beberapa jam setelah persidangan pidananya dimulai. Beberapa tokoh penting dijadwalkan memberikan kesaksian, termasuk Han Duck-soo, yang menjabat sebagai presiden sementara setelah pemakzulan Yoon, serta mantan pejabat senior intelijen Hong Jang-won. Kepala Kepolisian Nasional Korea Selatan, Cho Ji-ho, yang juga didakwa dalam kasus ini, turut dipanggil sebagai saksi.</p>



<p>Belum ada kepastian apakah sidang pemakzulan ini akan menjadi yang terakhir sebelum delapan hakim Mahkamah Konstitusi memutuskan nasib Yoon. Proses deliberasi diperkirakan akan berlangsung hingga dua minggu atau lebih, mengingat dalam kasus pemakzulan presiden sebelumnya, seperti Park Geun-hye dan Roh Moo-hyun, keputusan baru diumumkan dalam waktu 11 hingga 14 hari.</p>



<p>Jika pemakzulan Yoon dikonfirmasi, Korea Selatan harus menggelar pemilihan presiden baru dalam waktu 60 hari. Salah satu poin utama dalam persidangan Yoon adalah keabsahan pemberlakuan darurat militer yang ia deklarasikan pada saat terjadi gejolak politik. Dalam konstitusi Korea Selatan, kebijakan darurat militer hanya dapat diterapkan dalam situasi darurat nasional atau peperangan. Namun, keputusan Yoon hanya bertahan enam jam sebelum parlemen yang dikuasai oposisi membatalkannya melalui pemungutan suara.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sejarah-kelam-korsel-yoon-suk-yeol-presiden-pertama-yang-diadili-dalam-kasus-pidana">Sejarah Kelam Korsel, Yoon Suk Yeol Presiden Pertama yang Diadili dalam Kasus Pidana</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
