<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Irma Suryani Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/irma-suryani/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/irma-suryani</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jun 2026 09:13:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Irma Suryani Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/irma-suryani</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UKMPPD Jadi Sorotan, DPR Minta Evaluasi Fakultas Kedokteran dengan Kelulusan Rendah</title>
		<link>https://www.seketika.com/ukmppd-jadi-sorotan-dpr-minta-evaluasi-fakultas-kedokteran-dengan-kelulusan-rendah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:12:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[UKMPPD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36499</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ukmppd-jadi-sorotan-dpr-minta-evaluasi-fakultas-kedokteran-dengan-kelulusan-rendah">UKMPPD Jadi Sorotan, DPR Minta Evaluasi Fakultas Kedokteran dengan Kelulusan Rendah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta — Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani menyoroti berbagai persoalan yang masih membayangi pelaksanaan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) atau uji kompetensi dokter. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama Ketua Konsil Kesehatan Indonesia, Ketua Kolegium Dokter Indonesia, dan Ketua Kolegium Kedokteran Keluarga Layanan Primer (KKLP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026), Irma menegaskan perlunya perbaikan menyeluruh terhadap tata kelola pendidikan kedokteran dan sistem uji kompetensi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Irma, Komisi IX kerap menerima pengaduan dari mahasiswa kedokteran yang harus berulang kali mengikuti uji kompetensi sebelum dinyatakan lulus. Bahkan, ia mengungkapkan adanya laporan mengenai peserta yang harus mengikuti ujian hingga tujuh sampai sebelas kali meskipun memiliki rekam akademik yang baik selama masa pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Banyak anak-anak yang mengadu kepada saya karena tidak lulus uji kompetensi, padahal ada yang lulus pendidikan dokter dengan predikat cumlaude. Ini tentu harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut masa depan tenaga kesehatan kita,” ujar Irma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut muncul di tengah kebutuhan nasional terhadap tenaga dokter yang masih tinggi. Pemerintah saat ini tengah mendorong pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil dan kawasan tertinggal sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Irma mengingatkan bahwa upaya memenuhi kebutuhan dokter tidak boleh mengabaikan aspek kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai salah satu akar persoalan terletak pada menjamurnya pembukaan fakultas kedokteran baru yang belum didukung kesiapan sumber daya pengajar, fasilitas pendidikan, maupun rumah sakit pendidikan yang memadai. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi memengaruhi kualitas lulusan dan rendahnya tingkat kelulusan uji kompetensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau ada fakultas kedokteran yang tingkat kelulusan uji kompetensinya di bawah 40 atau 50 persen secara konsisten, itu harus dievaluasi serius. Jangan sampai izin pembukaan fakultas kedokteran diberikan begitu saja tanpa memastikan kualitas pendidikannya,” tegas politisi Fraksi Partai NasDem itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irma berpandangan bahwa pemerintah sebaiknya lebih memprioritaskan penambahan kuota mahasiswa pada fakultas kedokteran yang telah terbukti memiliki kualitas pendidikan baik dibanding terus membuka program studi baru yang belum siap secara akademik maupun infrastruktur. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ukmppd-jadi-sorotan-dpr-minta-evaluasi-fakultas-kedokteran-dengan-kelulusan-rendah">UKMPPD Jadi Sorotan, DPR Minta Evaluasi Fakultas Kedokteran dengan Kelulusan Rendah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</title>
		<link>https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32378</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg">Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya penguatan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX ke Kabupaten Bandung, Senin (1/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Irma mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Bandung (Pemkab Bandung) sekaligus memberikan sejumlah catatan strategis terkait keberlanjutan layanan Sentra Penyediaan Pangan Bergizi (SPPG).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemkab Bandung telah menggandeng para petani dan pelaku usaha ayam petelur untuk pasokan bahan makanan MBG. Ini contoh nyata bahwa  Pemda Kabupaten Bandung mengerti betul fungsi makan bergizi gratis bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Irma di hadapan mitra kerja dan jajaran teknis Badan Gizi Nasional (BGN).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto sejak 2024, memiliki alokasi anggaran signifikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2025, pemerintah menganggarkan lebih dari Rp100 triliun untuk menjalankan program ini di seluruh satuan pendidikan dan SPPG di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Irma mendorong pemerintah daerah agar berkoordinasi dengan Manajemen Program Gizi Nasional (MPGN) untuk meringankan beban fiskal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini program pusat dan dananya besar. Jadi tidak ada salahnya Pemda bekerjasama dengan MPGN. Tujuannya agar Pemda tidak terbebani. Kalau terbebani, nanti malah kontraproduktif terhadap layanan SPPG,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Irma memperingatkan lemahnya pemeliharaan sarana dan prasarana SPPG di sejumlah daerah. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg">Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irma Suryani, Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Temuan Residu Berbahaya dalam Anggur Shine Muscat</title>
		<link>https://www.seketika.com/irma-suryani-anggota-komisi-ix-dpr-ri-soroti-temuan-residu-berbahaya-dalam-anggur-shine-muscat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 08:19:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur Shine Muscat]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Residu Pestisida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21156</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-anggota-komisi-ix-dpr-ri-soroti-temuan-residu-berbahaya-dalam-anggur-shine-muscat">Irma Suryani, Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Temuan Residu Berbahaya dalam Anggur Shine Muscat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menyoroti temuan mengkhawatirkan terkait kandungan berbahaya dalam anggur shine muscat, yang diduga mengandung residu kimia dan pestisida. Ia mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan koordinasi dengan Badan Karantina mengenai peredaran anggur tersebut di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Rapat Dengar Pendapat di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta pada Selasa (29/10/2024), Irma menyampaikan, &#8220;Tadi pagi saya menghubungi BPOM karena ada informasi bahwa anggur muscat tidak boleh masuk ke Indonesia karena mengandung banyak bahan kimia berbahaya. Saya bertanya mengapa BPOM tidak bertindak, dan mereka menjawab itu bukan kewenangan mereka, melainkan Badan Karantina.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi dari Fraksi Partai NasDem ini menilai jawaban BPOM menunjukkan kurangnya koordinasi antara instansi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengingatkan pentingnya kolaborasi untuk mengawasi isu peredaran anggur muscat yang berbahaya. &#8220;Jika kalian hanya fokus pada ego sektoral dan fungsi masing-masing, tidak akan ada solusi. Untuk menyehatkan rakyat Indonesia, BPOM harus bekerja sama dengan kementerian lain,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Thai Pesticide Alert Network (Thai-PAN) telah mengeluarkan imbauan terkait temuan residu pestisida di anggur shine muscat yang melebihi batas aman di Thailand. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagian besar sampel anggur tersebut dilaporkan mengandung residu kimia.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-anggota-komisi-ix-dpr-ri-soroti-temuan-residu-berbahaya-dalam-anggur-shine-muscat">Irma Suryani, Anggota Komisi IX DPR RI Soroti Temuan Residu Berbahaya dalam Anggur Shine Muscat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irma Suryani Desak Kemenkes Perketat Pengawasan Klinik Kecantikan</title>
		<link>https://www.seketika.com/irma-suryani-desak-kemenkes-perketat-pengawasan-klinik-kecantikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Selebgram]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Klinik kecantikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Klinis]]></category>
		<category><![CDATA[Sedot Lemak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17554</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-desak-kemenkes-perketat-pengawasan-klinik-kecantikan">Irma Suryani Desak Kemenkes Perketat Pengawasan Klinik Kecantikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan pengawasan terhadap klinik kecantikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan untuk memastikan bahwa layanan klinik kecantikan mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak membahayakan kesehatan pelanggan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Berita tentang bahaya sedot lemak telah banyak beredar di media sosial, dengan berbagai efek samping yang serius. Oleh karena itu, Kemenkes harus lebih ketat dalam mengawasi klinik-klinik kecantikan, terutama yang melakukan praktik sedot lemak,&#8221; ujar Irma dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (31/7/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, selebgram asal Medan, Ella Nanda Sari Hasibuan, dilaporkan meninggal dunia saat menjalani operasi sedot lemak di salah satu klinik kecantikan di Depok, Jawa Barat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyusul kejadian tersebut, Irma meminta Kemenkes untuk tidak sembarangan dalam memberikan izin praktik klinik kecantikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa alat kesehatan dan tenaga medis di klinik kecantikan memenuhi standar dan memiliki izin yang sesuai.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-desak-kemenkes-perketat-pengawasan-klinik-kecantikan">Irma Suryani Desak Kemenkes Perketat Pengawasan Klinik Kecantikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Kedai Assyifa: Dari Nol Hingga Buka Kemitraan di Luar Kota Tangerang</title>
		<link>https://www.seketika.com/kisah-sukses-kedai-assyifa-dari-nol-hingga-buka-kemitraan-di-luar-kota-tangerang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 May 2024 09:45:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[burger]]></category>
		<category><![CDATA[harga terjangkau]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[kebab]]></category>
		<category><![CDATA[Kedai Assyifa]]></category>
		<category><![CDATA[kemitraan]]></category>
		<category><![CDATA[minuman manis]]></category>
		<category><![CDATA[resep kebab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13654</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kisah-sukses-kedai-assyifa-dari-nol-hingga-buka-kemitraan-di-luar-kota-tangerang">Kisah Sukses Kedai Assyifa: Dari Nol Hingga Buka Kemitraan di Luar Kota Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>,&nbsp;Tangerang –&nbsp;Memulai usaha dari nol memang merupakan tantangan yang tidak mudah. Namun, dengan ketekunan dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin. Salah satu contohnya adalah Kedai Assyifa yang didirikan oleh Irma Suryani, yang kini telah sukses dan bahkan membuka kemitraan hingga ke luar Kota Tangerang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedai ini menawarkan berbagai produk seperti kebab, burger, dan minuman manis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Irma Suryani memulai Kedai Assyifa pada tahun 2017 setelah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Bersama suaminya, mereka mulai meracik resep kebab untuk memulai usaha mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami memang suka kebab, jadi coba untuk berjualan kebab. Setelah dua tahun berjalan, kami berhasil menemukan racikan resep yang tepat dan menjaga konsistensi rasa. Bahan utama yang kami gunakan, baik daging maupun kulit kebab, semuanya dibuat secara homemade dan menggunakan bahan-bahan premium,&#8221; ungkap Irma.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, Kedai Assyifa telah memiliki lima cabang, dua di antaranya berada di Bogor. Irma juga menyatakan bahwa mereka masih membuka peluang kemitraan bagi yang berminat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kisah-sukses-kedai-assyifa-dari-nol-hingga-buka-kemitraan-di-luar-kota-tangerang">Kisah Sukses Kedai Assyifa: Dari Nol Hingga Buka Kemitraan di Luar Kota Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
