<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaminan Kesehatan Nasional Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/jaminan-kesehatan-nasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/jaminan-kesehatan-nasional</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Dec 2025 08:59:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Jaminan Kesehatan Nasional Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/jaminan-kesehatan-nasional</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 08:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[JKN]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting dan Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[UHC Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Health Coverage]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32543</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa">Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Universal Health Coverage (UHC) melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan investasi masa depan yang strategis bagi Indonesia, bukan sekadar program bantuan sosial. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Diskusi Publik “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar di Jakarta, Jumat (12/12/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhaimin menjelaskan, keberadaan JKN memberikan kepastian perlindungan kesehatan bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanpa dibayangi risiko biaya pengobatan yang tinggi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, capaian UHC Indonesia di berbagai kabupaten dan kota terbukti berkorelasi langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sistem JKN yang kita miliki merupakan salah satu jaminan sosial terbesar di dunia. Cakupan JKN di Indonesia bahkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata UHC global yang hanya 60–70 persen,” ujar Muhaimin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Muhaimin mengungkapkan bahwa sejak awal implementasinya, Program JKN terbukti efektif sebagai instrumen perlindungan sosial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">JKN dinilai mampu mencegah jutaan keluarga jatuh miskin akibat tingginya biaya kesehatan serta menurunkan lebih dari 70 persen beban pengeluaran kesehatan masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa">Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Standar Layanan Kesehatan BPJS Melalui KRIS Dengan Evaluasi Manfaat, Tarif, dan Iuran Baru</title>
		<link>https://www.seketika.com/standar-layanan-kesehatan-bpjs-melalui-kris-dengan-evaluasi-manfaat-tarif-dan-iuran-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2024 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi tarif BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas Rawat Inap Standar]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[KRIS]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpres 59/2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14370</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/standar-layanan-kesehatan-bpjs-melalui-kris-dengan-evaluasi-manfaat-tarif-dan-iuran-baru">Standar Layanan Kesehatan BPJS Melalui KRIS Dengan Evaluasi Manfaat, Tarif, dan Iuran Baru</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Narasi Perpres 59/2024 tidak mencantumkan adanya penghapusan variasi kelas tersebut.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Perpres ini mengamanatkan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) bagi peserta BPJS Kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Mohammad Syahril, menjelaskan bahwa tujuan utama perpres ini adalah untuk memastikan semua peserta <a href="https://www.seketika.com/?s=BPJS+Kesehatan&amp;post_type%5B%5D=post#google_vignette">BPJS Kesehatan</a> mendapatkan perlakuan yang setara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">KRIS diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik melalui peningkatan sarana dan prasarana ruang rawat inap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terdapat 12 komponen yang harus dipenuhi oleh fasilitas kesehatan untuk mencapai standar KRIS. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun beberapa fasilitas kesehatan sudah memenuhi semua kriteria tersebut, masih ada yang belum memenuhi standar yang ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses implementasi KRIS masih berjalan dan diharapkan selesai paling lambat pada 1 Juli 2025. Hingga tanggal tersebut, sistem kelas rawat inap di rumah sakit yang bekerja sama dengan <a href="https://www.seketika.com/?s=BPJS+Kesehatan&amp;post_type%5B%5D=post#google_vignette">BPJS Kesehatan</a> masih terbagi menjadi tiga kategori: kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dr. Syahril, KRIS bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh, saat ini ruang perawatan kelas 3 di banyak rumah sakit memiliki 8-12 tempat tidur dan kamar mandi terpisah di luar ruangan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/standar-layanan-kesehatan-bpjs-melalui-kris-dengan-evaluasi-manfaat-tarif-dan-iuran-baru">Standar Layanan Kesehatan BPJS Melalui KRIS Dengan Evaluasi Manfaat, Tarif, dan Iuran Baru</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
