<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kanker Pankreas Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kanker-pankreas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kanker-pankreas</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2024 02:59:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kanker Pankreas Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kanker-pankreas</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Legenda Sepak Bola Sven Goran Eriksson Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun</title>
		<link>https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-sven-goran-eriksson-meninggal-dunia-di-usia-76-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 01:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[FA Tribute]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Kenangan Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Manajer Legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester City]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Sven Goran Eriksson]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18473</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-sven-goran-eriksson-meninggal-dunia-di-usia-76-tahun">Legenda Sepak Bola Sven Goran Eriksson Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Olahraga – Dunia sepak bola sedang berduka atas kepergian salah satu manajer legendaris, Sven-Goran Eriksson, yang meninggal dunia pada usia 76 tahun setelah lama berjuang melawan kanker pankreas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Eriksson, yang dikenal luas melalui karier manajerialnya di klub-klub besar Eropa seperti Manchester City dan tim nasional Inggris, meninggalkan jejak yang mendalam dalam dunia sepak bola. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah sukses di Italia, Eriksson memulai petualangannya di Inggris pada tahun 2001 dan menghabiskan enam tahun di sana. Ia kemudian menjadi manajer Manchester City pada musim panas 2007.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di bawah kepemimpinan Eriksson, Manchester City memulai musim dengan gemilang, mengalahkan Manchester United 2-0 dan memuncaki klasemen Liga Premier pada Agustus 2007. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Prestasi ini mengantarkannya meraih penghargaan Manajer Terbaik Bulan Ini. Sayangnya, performa City menurun dan Eriksson meninggalkan klub di akhir musim tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah meninggalkan City, Eriksson melatih tim nasional Meksiko dan Pantai Gading, sebelum bergabung dengan Leicester City pada tahun 2010 ketika tim tersebut berada di Championship.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-sven-goran-eriksson-meninggal-dunia-di-usia-76-tahun">Legenda Sepak Bola Sven Goran Eriksson Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Rebahan Bisa Picu Kanker Pankreas</title>
		<link>https://www.seketika.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam-ungkap-rebahan-bisa-picu-kanker-pankreas</link>
					<comments>https://www.seketika.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam-ungkap-rebahan-bisa-picu-kanker-pankreas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7342</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam-ungkap-rebahan-bisa-picu-kanker-pankreas">Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Rebahan Bisa Picu Kanker Pankreas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kesadaran akan faktor-faktor risiko dan gejala kanker pankreas dapat menjadi langkah awal dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit ini&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Penyakit kanker pankreas baru-baru ini mencuri perhatian masyarakat Indonesia setelah menyebabkan meninggalnya mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sorotan terbesar jatuh pada faktor-faktor penyebab kanker pankreas dan bagaimana gaya hidup dapat memengaruhi kemunculannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut penjelasan Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, seorang dokter spesialis penyakit dalam subspesialis Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi, gaya hidup sedentary menjadi salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker pankreas, terutama pada orang usia muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gaya hidup sedentary merujuk pada kurangnya aktivitas fisik yang menghasilkan sedikit kalori terbakar, seperti terlalu banyak waktu dihabiskan dalam posisi rebahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Terus terang saja, gaya hidup sedentary yang artinya tadi jarang bergerak, makan tinggi lemak, ini, kan, gaya tren di beberapa anak muda. Makan steak daging setengah matang, kemudian minum alkohol dan merokok itu seperti budaya. Ini dia berisiko untuk terjadi kanker pankreas,&#8221; jelas Prof. Ari dalam temu media daring Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dikutip Cnbc Indonesia, Jumat (5/1/2024).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam-ungkap-rebahan-bisa-picu-kanker-pankreas">Dokter Spesialis Penyakit Dalam Ungkap Rebahan Bisa Picu Kanker Pankreas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/dokter-spesialis-penyakit-dalam-ungkap-rebahan-bisa-picu-kanker-pankreas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
