<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kanker Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kanker/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kanker</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Feb 2026 14:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>kanker Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kanker</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Miskin Pengidap Kanker hingga Gagal Ginjal di Jabar Tak Perlu Panik, Pemprov Tanggung Iuran BPJS</title>
		<link>https://www.seketika.com/warga-miskin-pengidap-kanker-hingga-gagal-ginjal-di-jabar-tak-perlu-panik-pemprov-tanggung-iuran-bpjs</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 20:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[gagal ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[pasien kronis]]></category>
		<category><![CDATA[PBI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[thalasemia]]></category>
		<category><![CDATA[warga miskin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33832</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/warga-miskin-pengidap-kanker-hingga-gagal-ginjal-di-jabar-tak-perlu-panik-pemprov-tanggung-iuran-bpjs">Warga Miskin Pengidap Kanker hingga Gagal Ginjal di Jabar Tak Perlu Panik, Pemprov Tanggung Iuran BPJS</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan penderita penyakit kronis di Jawa Barat yang merupakan warga miskin akan tetap mendapat jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan. Keputusan ini diterapkan menyusul adanya sejumlah penderita penyakit kronis yang tidak bisa berobat karena tak lagi menjadi peserta BPJS Kesehatan.</p>



<p>Mereka semula merupakan peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari Kementerian Sosial. </p>



<p>Setelah Kementerian Sosial menyesuaikan data menerima PBI, terdapat sejumlah warga yang tak lagi masuk dalam kepesertaan PBI. Akibatnya, pengobatan mereka tak lagi ditanggung BPJS Kesehatan.</p>



<p>Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan mendata para penderita penyakit kronis di Jabar yang semula merupakan peserta PBI, di antaranya penderita kanker yang memerlukan khemoterapi, thalasemia mayor yang memerlukan transfusi dan gagal ginjal yang harus dilakukan cuci darah. </p>



<p>Para pederita penyakit kronis tersebut dijamin tetap bisa berobat karena Pemda Provinsi Jabar yang akan menanggung iuran BPJS Kesehatannya.</p>



<p>&#8220;Untuk itu saya sampaikan bahwa Pemprov Jabar akan segera mendata seluruh warga Jabar yang betul-betul tidak mampu dan memiliki penyakit yang saya sampaikan tadi untuk jaminan asuransi kesehatannya BPJS dibayarkan oleh Pemerintah Provinsi Jabar,&#8221; kata Dedi, Minggu (8/2/2026).</p>



<p>Dengan ditanggungnya pembayaran iuran BPJS Kesehatan oleh Pemda Provinsi Jabar, para penderita penyakit kronis dari segmen PBI tak perlu menunda pengobatan dan bisa langsung dilayani oleh rumah sakit.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-302fe2937a64951900651fc4e1eeb56a" style="color:#f8f6f6">(jabarprov)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/warga-miskin-pengidap-kanker-hingga-gagal-ginjal-di-jabar-tak-perlu-panik-pemprov-tanggung-iuran-bpjs">Warga Miskin Pengidap Kanker hingga Gagal Ginjal di Jabar Tak Perlu Panik, Pemprov Tanggung Iuran BPJS</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Run For Hope 2025: Solidaritas untuk Pejuang Kanker</title>
		<link>https://www.seketika.com/run-for-hope-2025-solidaritas-untuk-pejuang-kanker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 09:33:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Deteksi Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Perlombaan Lari]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur Teguh Setyabudi]]></category>
		<category><![CDATA[Run For Hope 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Solidaritas Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[World Cancer Day]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23990</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/run-for-hope-2025-solidaritas-untuk-pejuang-kanker">Run For Hope 2025: Solidaritas untuk Pejuang Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pada Minggu (9/2) pagi, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menghadiri event Run For Hope 2025 di Senayan Park, Jakarta Pusat. Acara yang diselenggarakan dalam rangka peringatan World Cancer Day ini diinisiasi oleh MRCCC Siloam Hospitals bersama Yayasan Kanker Indonesia dan Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI). Event ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker serta mendukung para pejuang kanker.</p>



<p>Teguh Setyabudi mengapresiasi sinergi antara berbagai pihak yang terlibat dalam acara ini. &#8220;Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya mengapresiasi kolaborasi antara MRCCC Siloam Hospitals, Yayasan Kanker Indonesia, POI, tenaga medis, relawan, serta masyarakat dalam menghadirkan program edukasi dan kampanye kesehatan secara berkelanjutan setiap tahunnya,&#8221; ujarnya. </p>



<p>Event ini mengusung tema Remembering Cancer Warriors dan mengadakan perlombaan lari dalam dua kategori, yaitu 1K dan 5K.</p>



<p>Teguh Setyabudi menekankan pentingnya edukasi mengenai pengenalan kanker sejak dini. &#8220;Kanker masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan. Edukasi dan peningkatan kualitas hidup pasien kanker harus menjadi agenda prioritas,&#8221; jelasnya. </p>



<p>Melalui pemahaman yang lebih baik tentang kanker, diharapkan dapat mempercepat pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup para pejuang kanker.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/run-for-hope-2025-solidaritas-untuk-pejuang-kanker">Run For Hope 2025: Solidaritas untuk Pejuang Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WHO Sarankan Kurangi Paparan Radiasi Gadget Terutama saat Tidur, Ini Bahayanya!</title>
		<link>https://www.seketika.com/who-sarankan-kurangi-paparan-radiasi-gadget-terutama-saat-tidur-ini-bahayanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 04:39:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[gadget]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[WHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22983</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/who-sarankan-kurangi-paparan-radiasi-gadget-terutama-saat-tidur-ini-bahayanya">WHO Sarankan Kurangi Paparan Radiasi Gadget Terutama saat Tidur, Ini Bahayanya!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Health &#8211; Kebiasaan tidur dekat gadget, terutama ponsel, sudah menjadi hal umum bagi banyak orang. Kesenangan bermain ponsel sebelum tidur sering kali berujung pada kebiasaan ini. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan tersebut ternyata memiliki dampak negatif yang dapat membahayakan kesehatan?</p>



<p>Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel berpotensi bersifat karsinogenik, yaitu dapat meningkatkan risiko kanker. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang sepenuhnya memastikan bahwa radiasi gadget secara langsung menyebabkan kanker, penggunaannya diduga berkaitan dengan risiko kanker glioma dan tumor otak.</p>



<p>Kendati demikian, ancaman radiasi elektromagnetik ini tetap menjadi perhatian utama bagi para ahli kesehatan. WHO menyarankan untuk mengurangi paparan radiasi dari gadget, terutama saat tidur.</p>



<p>Selain risiko radiasi, tidur dekat gadget juga berdampak buruk pada kualitas tidur. Penelitian menunjukkan bahwa paparan radiasi ponsel dapat membuat seseorang membutuhkan waktu lebih lama untuk memasuki fase tidur yang dalam.</p>



<p>Sebuah penelitian yang dilakukan di Arab Saudi pada 2020 menemukan bahwa orang yang bermain gadget lebih dari 8 jam per hari dan tidur dekat ponsel memiliki kualitas tidur yang lebih buruk. Gangguan ini dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan, seperti menurunkan daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit kronis.</p>



<p>Radiasi cahaya biru dari layar gadget menjadi salah satu penyebab utama gangguan tidur. Menurut penelitian dalam Journal of Psychiatric Research, cahaya biru dapat menghambat produksi hormon melatonin, yang berfungsi mengatur siklus tidur. Selain itu, cahaya biru juga dapat mengacaukan ritme sirkadian tubuh, menyebabkan kesulitan tidur atau tidur yang tidak nyenyak.</p>



<p>Cahaya biru memancarkan gelombang panjang yang menyerupai cahaya siang hari, sehingga otak akan mengira bahwa masih siang. Hal ini membuat tubuh tetap terjaga meski seharusnya sudah memasuki waktu istirahat.</p>



<p>Gangguan tidur yang terus-menerus akibat tidur dekat gadget dapat memicu berbagai masalah kesehatan lainnya, seperti:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Penurunan konsentrasi dan produktivitas.</li>



<li>Meningkatkan risiko gangguan mental, seperti kecemasan dan depresi.</li>



<li>Meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan hipertensi.</li>
</ul>



<p>Untuk menjaga kesehatan, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/who-sarankan-kurangi-paparan-radiasi-gadget-terutama-saat-tidur-ini-bahayanya">WHO Sarankan Kurangi Paparan Radiasi Gadget Terutama saat Tidur, Ini Bahayanya!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puput Novel, Mantan Penyanyi Cilik, Meninggal di Usia 50 Tahun</title>
		<link>https://www.seketika.com/puput-novel-mantan-penyanyi-cilik-meninggal-di-usia-50-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Album Kau Idolaku]]></category>
		<category><![CDATA[Dunia Hiburan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penyanyi Cilik]]></category>
		<category><![CDATA[Puput Novel]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Zizi Novianti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19065</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puput-novel-mantan-penyanyi-cilik-meninggal-di-usia-50-tahun">Puput Novel, Mantan Penyanyi Cilik, Meninggal di Usia 50 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Banda Aceh – Dunia hiburan Indonesia berduka dengan meninggalnya Puput Novel, mantan penyanyi cilik yang terkenal pada era 1970-an. Puput Novel, yang lahir sebagai Putri Zizi Novianti pada 31 Agustus 1974, menghembuskan napas terakhirnya di usia 50 tahun di sebuah rumah sakit di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Minggu (8/9/2024).</p>



<p>Puput Novel mulai dikenal publik sebagai penyanyi cilik pada era 1970-an, berkat bakat seni yang diwarisinya dari orang tuanya. Kariernya melesat dengan album terkenalnya, &#8220;Kau Idolaku,&#8221; yang meraih sukses besar di pasar musik Indonesia. </p>



<p>Lagu yang pernah di lantunkan antara lain adalah Kau Idolaku album Kau Idolaku · 1988,  Mama album Kau Idolaku · 1988, Subbanul Wathon album Syair-Syair Sholawat Cinta Tanah Air · 2017,  Kemarin Lusa album Mama · 1989, Selamat Hari Lebaran album Senandung Penyejuk Hati · 2022, Ting Tang Ting album Kau Idolaku &#8211; 1988, Sholawat Asnawiyah album Syair-Syair Sholawat Cinta Tanah Air · 2017 dan Asmaul Husna album Mohon Ampunan · 2018.</p>



<p>Selain dikenal sebagai penyanyi, Puput juga merambah ke dunia akting dan presenter, memperluas jejaknya di industri hiburan tanah air.</p>



<p>Sayangnya, sejak tahun 2021, Puput Novel berjuang melawan kanker yang mengancam kesehatannya. Setelah berjuang selama kurang lebih tiga tahun, kondisinya semakin memburuk. </p>



<p>Sebelum meninggal, Puput sudah tidak sadarkan diri selama tiga hari terakhirnya, menandakan penurunan kondisi yang signifikan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puput-novel-mantan-penyanyi-cilik-meninggal-di-usia-50-tahun">Puput Novel, Mantan Penyanyi Cilik, Meninggal di Usia 50 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pangeran William Beberkan Kondisi Kate Middleton yang Tengah Jalani Pengobatan Kanker</title>
		<link>https://www.seketika.com/pangeran-william-beberkan-kondisi-kate-middleton-yang-tengah-jalani-pengobatan-kanker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 11:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kate Middleton]]></category>
		<category><![CDATA[kerajaan inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Pangeran William]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15273</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pangeran-william-beberkan-kondisi-kate-middleton-yang-tengah-jalani-pengobatan-kanker">Pangeran William Beberkan Kondisi Kate Middleton yang Tengah Jalani Pengobatan Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pangeran William mengungkapkan kondisi terkini sang istri, Kate Middleton, yang kini tengah menjalani pengobatan kanker. Dalam acara memperingati 80 Tahun Pendaratan D-Day di Portsmouth, Pangeran William menjawab pertanyaan seorang veteran yang menanyakan kondisi Kate Middleton.</p>



<p>&#8220;Apakah Kate menjadi lebih baik?&#8221; tanya seorang veteran, seperti dikutip dari People pada Jumat (7/6/2024).</p>



<p>&#8220;Ya, dia lebih baik. Dia ingin sekali berada di sini hari ini,&#8221; jawab Pangeran William.</p>



<p>&#8220;Syukurlah,&#8221; kata veteran tersebut dengan lega.</p>



<p>Pangeran William juga menyampaikan bahwa istrinya sangat ingin menghadiri acara tersebut, karena neneknya, Valerie Glassborow, pernah bekerja di pangkalan mata-mata rahasia pada masa perang.</p>



<p>Seperti diketahui, Princess of Wales tidak pernah terlihat di publik sejak mengumumkan pada 22 Maret bahwa dia didiagnosis kanker dan sedang menjalani kemoterapi. Kabar ini muncul setelah istana mengumumkan bahwa pihak kerajaan telah merencanakan operasi perut pada Januari lalu.</p>



<p>Sejak pengumuman diagnosis tersebut, Kate Middleton fokus pada perawatannya dan belum muncul di acara publik. Dukungan dan doa dari masyarakat terus mengalir untuk kesembuhan dan kesehatan Princess of Wales.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pangeran-william-beberkan-kondisi-kate-middleton-yang-tengah-jalani-pengobatan-kanker">Pangeran William Beberkan Kondisi Kate Middleton yang Tengah Jalani Pengobatan Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenkes Rencanakan Perluasan Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Usia 21-26 Tahun</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemenkes-rencanakan-perluasan-vaksin-kanker-serviks-gratis-untuk-usia-21-26-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Gratis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13421</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenkes-rencanakan-perluasan-vaksin-kanker-serviks-gratis-untuk-usia-21-26-tahun">Kemenkes Rencanakan Perluasan Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Usia 21-26 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Kementerian Kesehatan Indonesia tengah merencanakan langkah signifikan dalam upaya pencegahan kanker serviks dengan memperluas pemberian vaksin gratis kepada perempuan usia 21-26 tahun.</p>



<p>Rencana ini, yang juga akan melibatkan anak laki-laki, diharapkan dapat mulai diimplementasikan pada tahun 2028.</p>



<p>Siti Nadia Tarmizi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, memastikan rencana ini.</p>



<p>“Ini sudah masuk dalam perencanaan, tapi masih dalam kajian dulu. Paling cepat diterapkan pada tahun 2028,” kata Nadia, dilansir Kompas, Senin (29/4/2024).</p>



<p>Menurut penjelasan Nadia, ekspansi pemberian vaksin kepada perempuan usia 21-26 tahun dipilih karena kelompok usia tersebut dianggap paling efektif dalam menerima imunisasi Human Papillomavirus (HPV), yang merupakan penyebab utama kanker serviks. Namun, keputusan ini masih dalam tahap kajian lebih lanjut.</p>



<p>“Ini diberikan karena rentang usia kelompok tersebut yang paling efektif. Tapi tentunya kita tunggu perkembangan lebih lanjut,” ucap Nadia.</p>



<p>Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan vaksinasi dan melindungi lebih banyak individu dari risiko kanker serviks di masa depan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenkes-rencanakan-perluasan-vaksin-kanker-serviks-gratis-untuk-usia-21-26-tahun">Kemenkes Rencanakan Perluasan Vaksin Kanker Serviks Gratis untuk Usia 21-26 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prioritaskan Deteksi Dini, Langkah Kemenkes dalam Penanggulangan Kanker Leher Rahim dan Payudara</title>
		<link>https://www.seketika.com/prioritaskan-deteksi-dini-langkah-kemenkes-dalam-penanggulangan-kanker-leher-rahim-dan-payudara</link>
					<comments>https://www.seketika.com/prioritaskan-deteksi-dini-langkah-kemenkes-dalam-penanggulangan-kanker-leher-rahim-dan-payudara#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi dini kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker leher rahim]]></category>
		<category><![CDATA[kanker payudara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[mammografi]]></category>
		<category><![CDATA[Maxi Rein Rondonuwu]]></category>
		<category><![CDATA[penanggulangan kanker]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan kanker]]></category>
		<category><![CDATA[sistem rujukan]]></category>
		<category><![CDATA[skrining kanker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9898</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prioritaskan-deteksi-dini-langkah-kemenkes-dalam-penanggulangan-kanker-leher-rahim-dan-payudara">Prioritaskan Deteksi Dini, Langkah Kemenkes dalam Penanggulangan Kanker Leher Rahim dan Payudara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kemenkes juga melakukan penguatan sistem rujukan di layanan sekunder&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –  Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, menegaskan bahwa Kemenkes mengutamakan penanggulangan kanker, terutama pada wanita dengan fokus pada kanker leher rahim dan payudara. Selain itu, Kemenkes juga memprioritaskan penanganan kanker pada pria, khususnya kanker paru-paru dan kolorektal. Maxi menekankan pentingnya pendeteksian dini penyakit kanker dan perlunya penanganan yang tepat waktu.</p>



<p>&#8220;Ketika kanker sudah terdeteksi dan terlambat ditangani, dampaknya bisa fatal dan berujung pada kematian, serta memerlukan biaya pengobatan yang besar,&#8221; ujar Maxi dalam acara Webinar: Triple Intervention Eliminasi Kanker Leher Rahim dan Penguat Deteksi Dini Kanker Payudara pada Jumat (23/2/2024).</p>



<p>Dia juga menyoroti bahwa biaya pengobatan kanker merupakan salah satu dari biaya kesehatan terbesar yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan, setelah penyakit kategori katastropik. </p>



<p>Oleh karena itu, dalam upaya transformasi kesehatan, Kemenkes memberikan fokus pada pendekatan deteksi dini terutama melalui layanan primer seperti Puskesmas.</p>



<p>Maxi menjelaskan bahwa upaya deteksi dini kanker secara finansial lebih efisien, memberikan kesempatan untuk penanganan yang lebih cepat, dan meningkatkan kemungkinan kesembuhan. </p>



<p>Untuk kanker leher rahim, Kemenkes secara aktif melakukan skrining terutama di puskesmas. Hampir 60-70 persen puskesmas di Indonesia telah dilengkapi untuk melakukan skrining kanker leher rahim melalui tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prioritaskan-deteksi-dini-langkah-kemenkes-dalam-penanggulangan-kanker-leher-rahim-dan-payudara">Prioritaskan Deteksi Dini, Langkah Kemenkes dalam Penanggulangan Kanker Leher Rahim dan Payudara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/prioritaskan-deteksi-dini-langkah-kemenkes-dalam-penanggulangan-kanker-leher-rahim-dan-payudara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menteri Kesehatan RI Didampingi Penjabat Gubernur Jawa Barat Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan</title>
		<link>https://www.seketika.com/menteri-kesehatan-ri-didampingi-penjabat-gubernur-jawa-barat-resmikan-layanan-rujukan-prioritas-rsud-al-ihsan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/menteri-kesehatan-ri-didampingi-penjabat-gubernur-jawa-barat-resmikan-layanan-rujukan-prioritas-rsud-al-ihsan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 01:45:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi sektor kesehatan.]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Rujukan Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan RI]]></category>
		<category><![CDATA[nefrologi]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[peresmian]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Al-Ihsan]]></category>
		<category><![CDATA[Stroke]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi sistem kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[urologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9389</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menteri-kesehatan-ri-didampingi-penjabat-gubernur-jawa-barat-resmikan-layanan-rujukan-prioritas-rsud-al-ihsan">Menteri Kesehatan RI Didampingi Penjabat Gubernur Jawa Barat Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Sebaiknya fasilitas kesehatan berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat, bukan hanya mengobati penyakit,&#8221; </p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bandung – Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, bersama Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menghadiri acara peresmian Layanan Rujukan Prioritas di RSUD Al-Ihsan, Kabupaten Bandung, pada Jumat (16/2/2024).</p>



<p>RSUD Al-Ihsan telah melakukan transformasi dalam beberapa aspek, termasuk sistem kesehatan rujukan, sistem pembiayaan kesehatan, teknologi kesehatan, dan pelayanan kesehatan khususnya untuk penyakit kanker, jantung, stroke, urologi, dan nefrologi.</p>



<p>&#8220;Bey Machmudin menyatakan bahwa Jawa Barat sangat mengutamakan transformasi sistem kesehatan. Kami berkomitmen untuk terus mendorong program kemitraan guna mempercepat transformasi ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan peresmian ini, RSUD Al-Ihsan diakui sebagai rumah sakit utama dalam pelayanan untuk kanker, jantung, stroke, dan uro-nefrologi.</p>



<p>&#8220;Pencapaian ini tak lepas dari dukungan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan kolaborasi sektor lainnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya fokus petugas kesehatan untuk menjaga kesehatan masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menteri-kesehatan-ri-didampingi-penjabat-gubernur-jawa-barat-resmikan-layanan-rujukan-prioritas-rsud-al-ihsan">Menteri Kesehatan RI Didampingi Penjabat Gubernur Jawa Barat Resmikan Layanan Rujukan Prioritas RSUD Al-Ihsan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/menteri-kesehatan-ri-didampingi-penjabat-gubernur-jawa-barat-resmikan-layanan-rujukan-prioritas-rsud-al-ihsan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada 1.000 Warga RI Didiagnosis Kanker per Hari, Apa Penyebabnya?</title>
		<link>https://www.seketika.com/ada-1-000-warga-ri-didiagnosis-kanker-per-hari-apa-penyebabnya</link>
					<comments>https://www.seketika.com/ada-1-000-warga-ri-didiagnosis-kanker-per-hari-apa-penyebabnya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 13:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kanker]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab kanker]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8749</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ada-1-000-warga-ri-didiagnosis-kanker-per-hari-apa-penyebabnya">Ada 1.000 Warga RI Didiagnosis Kanker per Hari, Apa Penyebabnya?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;WHO memprediksi peningkatan drastis, dengan perkiraan 35 juta penderita kanker pada tahun 2050&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kanker menjadi salah satu penyakit yang menakutkan, menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia.</p>



<p>Dengan populasi Indonesia yang mendekati 280 juta jiwa, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mencatat peningkatan signifikan, dengan 1.000 kasus kanker baru setiap hari dilansir detik.</p>



<p>Pada dasarnya, kanker sulit dideteksi pada awalnya karena seringkali tidak menunjukkan gejala khas.</p>



<p>Hal ini menyebabkan sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut, mengurangi peluang kesembuhan.</p>



<p>Menurut penelitian Kelompok Staf Medik/Instalasi Pelayanan Terpadu Onkologi Radiasi RSCM, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang program gerakan hidup sehat (GERMAS) serta minimnya tes kanker menjadi faktor utama tingginya proporsi kasus kanker yang ditemukan pada stadium lanjut.</p>



<p>Dalam skala global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi peningkatan drastis, dengan perkiraan 35 juta penderita kanker pada tahun 2050.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ada-1-000-warga-ri-didiagnosis-kanker-per-hari-apa-penyebabnya">Ada 1.000 Warga RI Didiagnosis Kanker per Hari, Apa Penyebabnya?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/ada-1-000-warga-ri-didiagnosis-kanker-per-hari-apa-penyebabnya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Istana Buckingham Umumkan Raja Charles III Didiagnosis Idap Kanker</title>
		<link>https://www.seketika.com/istana-buckingham-umumkan-raja-charles-iii-didiagnosis-idap-kanker</link>
					<comments>https://www.seketika.com/istana-buckingham-umumkan-raja-charles-iii-didiagnosis-idap-kanker#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Charles III]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Buckingham]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Charles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8586</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/istana-buckingham-umumkan-raja-charles-iii-didiagnosis-idap-kanker">Istana Buckingham Umumkan Raja Charles III Didiagnosis Idap Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Pernyataan resmi ini telah memancing reaksi dan dukungan luas dari masyarakat &#8220;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Istana Buckingham baru-baru ini mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kesehatan Raja Charles III, yang baru-baru ini didiagnosa mengidap kanker.</p>



<p>Pernyataan tersebut memberikan gambaran detail tentang kondisi kesehatan Raja dan langkah-langkah yang diambil untuk perawatannya.</p>



<p>Menurut pernyataan tersebut, kanker pertama kali terdeteksi selama prosedur rumah sakit untuk prostat jinak yang diderita Raja Charles.</p>



<p>Meskipun menghadapi tantangan ini, Raja tetap mempertahankan sikap positif dan telah memulai jadwal perawatan rutin.</p>



<p>Dokter yang menanganinya menyarankan untuk menunda tugas-tugas publik selama periode perawatan ini.</p>



<p>Meski demikian, Raja akan terus melanjutkan bisnis negara dan tugas resmi seperti biasa, menunjukkan ketekunan dan tanggung jawabnya terhadap tanggung jawabnya sebagai pemimpin.</p>



<p>Keputusan untuk membagikan informasi ini secara terbuka memiliki tujuan untuk mencegah spekulasi dan memberikan pemahaman kepada publik.</p>



<p>Raja berharap dapat membantu mereka yang juga menghadapi kanker di seluruh dunia dengan memberikan contoh transparansi dalam menghadapi tantangan kesehatan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/istana-buckingham-umumkan-raja-charles-iii-didiagnosis-idap-kanker">Istana Buckingham Umumkan Raja Charles III Didiagnosis Idap Kanker</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/istana-buckingham-umumkan-raja-charles-iii-didiagnosis-idap-kanker/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
