<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KDRT Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kdrt/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kdrt</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Aug 2024 08:53:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>KDRT Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kdrt</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kekerasan yang Mengerikan: Lihat Video KDRT yang Menjerat Cut Intan Nabila, Apa yang Bisa Kita Pelajari ?</title>
		<link>https://www.seketika.com/kekerasan-yang-mengerikan-lihat-video-kdrt-yang-menjerat-cut-intan-nabila-apa-yang-bisa-kita-pelajari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Armor Toreador]]></category>
		<category><![CDATA[Cut Intan Nabila]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Influencer]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan dalam rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Kesadaran KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Stigma Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18081</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kekerasan-yang-mengerikan-lihat-video-kdrt-yang-menjerat-cut-intan-nabila-apa-yang-bisa-kita-pelajari">Kekerasan yang Mengerikan: Lihat Video KDRT yang Menjerat Cut Intan Nabila, Apa yang Bisa Kita Pelajari ?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Dunia media sosial dihebohkan dengan beredarnya video kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Cut Intan Nabila</a>, seorang influencer dan atlet anggar terkenal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Video yang viral ini memperlihatkan adegan memilukan di mana suaminya, Armor Toreador, melakukan tindakan fisik yang brutal terhadap <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Cut Intan Nabila</a> di depan anak mereka yang masih bayi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian ini bukan hanya menimbulkan kemarahan publik tetapi juga menyoroti masalah lebih dalam tentang KDRT dan hubungan toxic yang sering terjadi namun jarang diungkapkan karena stigma sosial dan rasa takut korban. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Cut Intan Nabila</a> telah menyimpan banyak bukti video sebagai dokumentasi kekerasan yang berulang yang ia alami, yang menunjukkan betapa kompleks dan sulitnya bagi korban untuk melepaskan diri dari jeratan kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktor utama yang membuat korban KDRT sulit meninggalkan pelaku antara lain adalah ketergantungan emosional dan ekonomi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak korban merasa tidak memiliki sumber daya atau dukungan yang cukup untuk hidup mandiri, serta mengalami penurunan harga diri dan terisolasi dari lingkungan sosial mereka. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kekerasan-yang-mengerikan-lihat-video-kdrt-yang-menjerat-cut-intan-nabila-apa-yang-bisa-kita-pelajari">Kekerasan yang Mengerikan: Lihat Video KDRT yang Menjerat Cut Intan Nabila, Apa yang Bisa Kita Pelajari ?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Intan Nabila]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18035</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan">Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Kriminal &#8211; Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh selebgram Cut Intan Nabila menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah Cut Intan membagikan video kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Video yang diunggah di akun Instagramnya, @cut.intannabila, memperlihatkan aksi kekerasan brutal suaminya, yang menjambak rambut, memukul berulang kali, dan mencekik. Dalam video tersebut, juga terlihat bayi mereka yang berada di ranjang ikut terkena tendangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangan yang disertakan pada unggahannya, Cut Intan mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia mengalami kekerasan dari suaminya. Ia mengaku telah berulang kali memaafkan suaminya, namun kekerasan tersebut terus berlanjut, bahkan disertai dengan perselingkuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini bukan pertama kalinya saya mengalami KDRT. Ada puluhan video lain yang saya simpan sebagai bukti. Sudah berkali-kali saya maafkan tapi tak pernah terbuka hatinya. Ternyata benar perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah,&#8221; tulis akun @cut.intannabila dalam unggahannya, Selasa (13/8/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Viralnya video ini menarik perhatian Polres Kabupaten Bogor yang segera turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengirimkan anggota Sat Reskrim ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan">Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</title>
		<link>https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan dalam rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12383</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan">Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penting bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Menyikapi masalah kekerasan, terutama dalam konteks hubungan antar pasangan, penelitian yang dilakukan oleh psikolog Livia Iskandar memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika yang melatarbelakangi perilaku kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penelitiannya, ditemukan bahwa 90% pelaku kekerasan didominasi oleh laki-laki. Ini memunculkan pertanyaan penting tentang peran patriarki dalam membentuk perilaku dan pola pikir yang mendukung kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Livia Iskandar disadur Indozone, menjelaskan bahwa lingkungan patriarki, di mana laki-laki dianggap superior dan memiliki hak untuk mengontrol perempuan, cenderung menciptakan kondisi yang merugikan bagi perempuan dan juga bagi laki-laki itu sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam lingkungan yang demikian, laki-laki diasumsikan memiliki kekuasaan penuh atas perempuan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pentingnya memahami bahwa kekerasan tidak selalu berbentuk fisik, tetapi dapat juga berupa kekerasan psikis dan emosional sangat ditekankan dalam penelitian ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bentuk-bentuk kekerasan ini, seperti upaya untuk mengontrol, mengatur, menyebabkan rasa takut, dan bahkan membuat ketergantungan, seringkali terlewatkan namun memiliki dampak yang sangat merusak dalam hubungan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan">Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemenag Siapkan Ribuan Fasilitator Bimwin untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemenag-siapkan-ribuan-fasilitator-bimwin-untuk-peningkatan-ketahanan-keluarga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Mar 2024 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bimbingan Perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitator Bimwin]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[konflik keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen dinamika keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan fasilitator]]></category>
		<category><![CDATA[perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Diklat]]></category>
		<category><![CDATA[Pusdiklat]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Edaran Dirjen Bimas Islam No. 2 tahun 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12155</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenag-siapkan-ribuan-fasilitator-bimwin-untuk-peningkatan-ketahanan-keluarga">Kemenag Siapkan Ribuan Fasilitator Bimwin untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan meningkatnya kualitas fasilitator, diharapkan bahwa kualitas pernikahan dan ketahanan keluarga di Indonesia juga akan meningkat&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan ribuan fasilitator profesional di bidang Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Bimas Islam No. 2 tahun 2024 yang mewajibkan calon pengantin untuk mengikuti Bimwin mulai akhir Juli 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Zainal Mustamin, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mencapai target peningkatan ketahanan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ditjen Bimas Islam menargetkan peningkatan ketahanan keluarga setiap tahunnya. Dengan meningkatnya ketahanan keluarga, berbagai masalah seperti stunting, perceraian, KDRT, dan perkawinan anak diharapkan dapat diminimalkan,&#8221; ujarnya dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) <a href="https://www.seketika.com/?s=Fasilitator+Bimwin&amp;post_type%5B%5D=post">Fasilitator Bimwin</a> pada Rabu (27/3/2024) di Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agus Suryo Suripto, Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, menjelaskan bahwa layanan Bimwin di KUA akan tersedia bagi calon pengantin tanpa dipungut biaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pasangan calon pengantin dapat mengikuti layanan Bimwin di KUA secara gratis sesuai jadwal yang tersedia,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Kemenag menargetkan memiliki 3.700 <a href="https://www.seketika.com/?s=Fasilitator+Bimwin&amp;post_type%5B%5D=post">Fasilitator Bimwin</a> pada tahun 2024 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pernikahan dan ketahanan keluarga di Indonesia.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenag-siapkan-ribuan-fasilitator-bimwin-untuk-peningkatan-ketahanan-keluarga">Kemenag Siapkan Ribuan Fasilitator Bimwin untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
