<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keamanan Anak Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/keamanan-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/keamanan-anak</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Feb 2026 23:18:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Keamanan Anak Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/keamanan-anak</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</title>
		<link>https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 23:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Depresi Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kecanduan media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[mark zuckerberg]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Snap]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34098</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – CEO Meta, Mark Zuckerberg, menghadapi pertanyaan tajam dalam persidangan di pengadilan Los Angeles terkait dugaan bahwa platform media sosial perusahaannya, khususnya Instagram, sengaja dirancang untuk membuat anak-anak kecanduan dan berdampak buruk pada kesehatan mental mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persidangan ini disebut sebagai salah satu kasus hukum terbesar dan paling menentukan bagi industri media sosial, karena dapat memengaruhi ribuan gugatan serupa di seluruh Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini diajukan oleh seorang perempuan berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai KGM. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menuduh penggunaan media sosial sejak usia dini membuatnya kecanduan dan memperburuk depresi hingga muncul pikiran untuk bunuh diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan induk Instagram, Meta Platforms, serta YouTube milik Google menjadi dua terdakwa utama yang tersisa dalam perkara ini. Sementara itu, TikTok dan Snap sebelumnya telah mencapai penyelesaian terpisah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pertanyaan kunci dalam persidangan adalah: apakah Instagram bersifat adiktif?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengacara penggugat, Mark Lanier, secara langsung menanyakan hal tersebut kepada Zuckerberg. Namun hingga sesi siang hari, CEO Meta itu belum memberikan jawaban tegas.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR RI Arzeti Bilbina Kecam Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Yayasan Darussalam An&#8217;Nur</title>
		<link>https://www.seketika.com/dpr-ri-arzeti-bilbina-kecam-aksi-pencabulan-di-panti-asuhan-yayasan-darussalam-annur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 09:30:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Arzeti Bilbina]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[panti asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelindungan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pencabulan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Darussalam An'Nur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20348</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dpr-ri-arzeti-bilbina-kecam-aksi-pencabulan-di-panti-asuhan-yayasan-darussalam-annur">DPR RI Arzeti Bilbina Kecam Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Yayasan Darussalam An&#8217;Nur</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina, mengutuk keras aksi pencabulan yang terjadi di Panti Asuhan Yayasan Darussalam An&#8217;Nur, Kunciran Indah, Kota Tangerang. Dalam insiden ini, delapan anak teridentifikasi sebagai korban predator seksual, termasuk lima anak di bawah umur dan tiga anak dewasa. Arzeti menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban dan mendesak pengawasan yang lebih ketat terhadap panti asuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Anak-anak harus merasa aman dalam pengasuhan di panti asuhan. Pemerintah harus memastikan setiap kebijakan yang diambil berfokus pada kepentingan terbaik bagi anak-anak, bukan sekadar memenuhi formalitas administrasi,” tegas Arzeti dalam rilisnya di Jakarta pada Kamis (10/10/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi mencatat bahwa ada 18 anak yang diasuh di panti tersebut, termasuk dua balita. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dari tindakan keji para pelaku. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, yayasan ini tidak terdaftar sebagai lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di Kementerian Sosial, yang memperkuat dugaan pelanggaran administratif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi dari Fraksi PKB ini juga mengusulkan pembentukan Badan Pengawas Khusus dengan kewenangan penuh untuk mengawasi operasional panti asuhan, daycare, dan yayasan sejenis. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan ini diharapkan dapat melakukan audit, memberikan sanksi, hingga menutup lembaga yang terbukti mengeksploitasi anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Fungsinya adalah untuk mengaudit, dan jika terbukti bersalah, lembaga tersebut harus diberi sanksi berat hingga ditutup. Ini demi melindungi anak-anak dari eksploitasi,” ujar mantan Anggota Komisi IX DPR RI periode 2019-2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arzeti berharap pemerintah memperketat pengawasan terhadap operasional panti asuhan di seluruh Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga mendesak agar setiap yayasan dipastikan terdaftar secara sah dan aman dalam menjalankan tugas pengasuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ke depan, kami berharap pemerintah dapat memperkuat pengawasan terhadap seluruh yayasan. Hal ini penting untuk memastikan yayasan tersebut sah terdaftar dan aman dalam menjalankan operasionalnya,” papar legislator dari Dapil Jawa Timur I tersebut.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-2 wp-block-paragraph" style="color:#f8f8f8">(dpr)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dpr-ri-arzeti-bilbina-kecam-aksi-pencabulan-di-panti-asuhan-yayasan-darussalam-annur">DPR RI Arzeti Bilbina Kecam Aksi Pencabulan di Panti Asuhan Yayasan Darussalam An&#8217;Nur</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
