<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keamanan Digital Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/keamanan-digital/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/keamanan-digital</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 03:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Keamanan Digital Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/keamanan-digital</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>FBI Puji Polri, Jaringan Phishing Global Rp350 Miliar dari Kupang Akhirnya Terbongkar</title>
		<link>https://www.seketika.com/fbi-puji-polri-jaringan-phishing-global-rp350-miliar-dari-kupang-akhirnya-terbongkar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 03:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Crime]]></category>
		<category><![CDATA[FBI]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online]]></category>
		<category><![CDATA[phishing]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35828</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fbi-puji-polri-jaringan-phishing-global-rp350-miliar-dari-kupang-akhirnya-terbongkar">FBI Puji Polri, Jaringan Phishing Global Rp350 Miliar dari Kupang Akhirnya Terbongkar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) memberikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas keberhasilan mengungkap jaringan penyedia perangkat peretas (phishing tools) yang beroperasi lintas negara dan bermarkas di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Praktik ilegal tersebut diketahui menimbulkan kerugian global mencapai USD 20 juta atau sekitar Rp350 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atase Penegakan Hukum FBI untuk Indonesia dan Timor Leste, Robert F. Lafferty, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil dari kerja sama dan penyelidikan panjang antara FBI dan Polri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“FBI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berhasil menuntaskan penyelidikan selama bertahun-tahun untuk membongkar jaringan phishing global yang canggih,” ujarnya dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Robert menjelaskan, para pelaku mengembangkan perangkat berbahaya yang digunakan untuk melakukan penipuan siber dengan nilai transaksi mencapai lebih dari 20 juta dolar AS. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kuat sinergi internasional dalam memberantas kejahatan siber.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam operasi tersebut, FBI berperan dalam penelusuran jejak digital serta pelacakan aliran dana di Amerika Serikat, sementara Polri melalui Bareskrim dan Polda NTT melakukan tindakan lapangan, termasuk penangkapan pelaku dan pengumpulan barang bukti digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“FBI memantau jejak digital dan aliran keuangan, sementara Polri melakukan operasi lapangan yang krusial untuk mengungkap pelaku dan mengamankan bukti,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Robert menyebut bahwa para pelaku memanfaatkan ruang siber untuk menyembunyikan aktivitas ilegalnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, melalui pengungkapan ini, aparat penegak hukum berhasil menghancurkan jaringan yang selama ini beroperasi secara tersembunyi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fbi-puji-polri-jaringan-phishing-global-rp350-miliar-dari-kupang-akhirnya-terbongkar">FBI Puji Polri, Jaringan Phishing Global Rp350 Miliar dari Kupang Akhirnya Terbongkar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lonjakan 2.000 Kasus Tiap Tahun, Pemerintah Siap Tutup Platform Digital yang Biarkan Kekerasan Seksual Online</title>
		<link>https://www.seketika.com/lonjakan-2-000-kasus-tiap-tahun-pemerintah-siap-tutup-platform-digital-yang-biarkan-kekerasan-seksual-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 00:56:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan seksual online]]></category>
		<category><![CDATA[Komnas Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[platform digital]]></category>
		<category><![CDATA[take down konten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35713</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/lonjakan-2-000-kasus-tiap-tahun-pemerintah-siap-tutup-platform-digital-yang-biarkan-kekerasan-seksual-online">Lonjakan 2.000 Kasus Tiap Tahun, Pemerintah Siap Tutup Platform Digital yang Biarkan Kekerasan Seksual Online</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kasus kekerasan terhadap perempuan di ruang digital terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, dengan rata-rata sekitar 2.000 laporan setiap tahun. Bentuk yang paling dominan adalah kekerasan seksual online, yang dalam kajian terbaru mencapai lebih dari 1.600 kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi ini mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap platform digital, sekaligus memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam audiensi dengan Komnas Perempuan, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan bahwa ruang digital tidak boleh menjadi tempat yang membiarkan kekerasan berlangsung tanpa respons.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketika kejahatan itu terjadi di platform, itu rumah mereka. Artinya yang melakukan penanganan di dalam adalah mereka. Kami tidak bisa masuk kecuali dengan kewenangan tertentu,” ujarnya di Jakarta Selatan, Rabu (15/04/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan pemerintah memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi jika konten atau aktivitas di platform dinilai membahayakan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau memang membahayakan sekali, kami bisa kenakan sanksi sampai pada penutupan. Mereka harus bertanggung jawab karena itu ranah mereka,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor menyatakan tingginya laporan kasus kekerasan seksual online belum mencerminkan kondisi sebenarnya karena masih banyak kasus yang tidak dilaporkan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/lonjakan-2-000-kasus-tiap-tahun-pemerintah-siap-tutup-platform-digital-yang-biarkan-kekerasan-seksual-online">Lonjakan 2.000 Kasus Tiap Tahun, Pemerintah Siap Tutup Platform Digital yang Biarkan Kekerasan Seksual Online</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Menunda Akses Media Sosial Bagi Anak Di bawah 16 Tahun</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-menunda-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 05:24:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[batas usia medsos]]></category>
		<category><![CDATA[cyberbullying]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[kecanduan gawai]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Anak Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PP TUNAS 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34688</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-menunda-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun">Pemerintah Menunda Akses Media Sosial Bagi Anak Di bawah 16 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah menunda akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai langkah perlindungan dari berbagai risiko di ruang digital, mulai dari kecanduan gawai hingga paparan konten berbahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kebijakan ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan teknologi, melainkan memastikan mereka memiliki kesiapan mental dan psikologis sebelum memasuki ruang media sosial yang kompleks.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Usia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, tetapi hasil diskusi panjang dengan para psikolog, pemerhati tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian mengenai dampak media sosial terhadap perkembangan anak,” ujar Meutya dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Meutya, pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai meningkatnya risiko penggunaan media sosial bagi anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko tersebut mencakup kecanduan digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring yang kerap menyasar pengguna usia muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian menghadapi kekuatan algoritma,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) juga memperbesar tantangan di ruang digital karena memungkinkan manipulasi konten yang semakin sulit dibedakan dari informasi asli.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-menunda-akses-media-sosial-bagi-anak-di-bawah-16-tahun">Pemerintah Menunda Akses Media Sosial Bagi Anak Di bawah 16 Tahun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sam Altman Desak Regulasi AI Global: Dunia Butuh ‘IAEA untuk Kecerdasan Buatan’ Sekarang Juga!</title>
		<link>https://www.seketika.com/sam-altman-desak-regulasi-ai-global-dunia-butuh-iaea-untuk-kecerdasan-buatan-sekarang-juga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 23:27:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI Impact Summit]]></category>
		<category><![CDATA[ChatGPT]]></category>
		<category><![CDATA[deepfake]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[OpenAI]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Sam Altman]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Consultancy Services]]></category>
		<category><![CDATA[TCS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34159</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sam-altman-desak-regulasi-ai-global-dunia-butuh-iaea-untuk-kecerdasan-buatan-sekarang-juga">Sam Altman Desak Regulasi AI Global: Dunia Butuh ‘IAEA untuk Kecerdasan Buatan’ Sekarang Juga!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – Sam Altman, CEO OpenAI sekaligus pembuat ChatGPT, menyerukan pembentukan regulasi global untuk kecerdasan buatan (AI) yang dinilainya semakin berkembang pesat dan berisiko tanpa pengawasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan Altman pada Kamis (19/02/2026) dalam forum tahunan AI Impact Summit di New Delhi, India.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Altman menegaskan dunia “sangat membutuhkan” regulasi terhadap AI. Ia bahkan mengusulkan pembentukan lembaga internasional yang berfungsi mengoordinasikan tata kelola AI global, serupa dengan International Atomic Energy Agency (IAEA) yang mengawasi energi nuklir dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami memperkirakan dunia mungkin membutuhkan sesuatu seperti IAEA untuk koordinasi internasional AI,” ujar Altman. Lembaga tersebut, menurutnya, harus mampu merespons perubahan teknologi dengan cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Altman, demokratisasi AI adalah kunci agar teknologi ini membawa manfaat luas bagi umat manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Demokratisasi AI adalah cara terbaik untuk memastikan umat manusia berkembang,” katanya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memperingatkan bahwa sentralisasi teknologi di satu perusahaan atau negara berpotensi menimbulkan ketimpangan kekuasaan bahkan risiko kehancuran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski mendorong akses luas, Altman menekankan bahwa kebebasan inovasi tetap harus diimbangi regulasi dan perlindungan ketat, seperti yang berlaku pada teknologi canggih lainnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sam-altman-desak-regulasi-ai-global-dunia-butuh-iaea-untuk-kecerdasan-buatan-sekarang-juga">Sam Altman Desak Regulasi AI Global: Dunia Butuh ‘IAEA untuk Kecerdasan Buatan’ Sekarang Juga!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemkomdigi Normalisasi Akses Grok X Corp secara Bersyarat</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemkomdigi-normalisasi-akses-grok-x-corp-secara-bersyarat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 05:11:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Grok]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PSE]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Internet]]></category>
		<category><![CDATA[X Corp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33584</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemkomdigi-normalisasi-akses-grok-x-corp-secara-bersyarat">Kemkomdigi Normalisasi Akses Grok X Corp secara Bersyarat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memproses normalisasi akses layanan Grok secara bersyarat dan di bawah pengawasan ketat, setelah X Corp menyampaikan komitmen tertulis terkait langkah perbaikan layanan serta kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital (Dirjen Wasdag) Kemkomdigi, Alexander Sabar, menegaskan bahwa normalisasi ini bukan bentuk pelonggaran tanpa syarat, melainkan bagian dari mekanisme penegakan hukum digital yang terukur dan dapat dievaluasi sewaktu-waktu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Normalisasi akses layanan Grok dilakukan secara bersyarat setelah X Corp menyampaikan komitmen tertulis yang memuat langkah-langkah konkret perbaikan layanan dan pencegahan penyalahgunaan. Komitmen ini menjadi dasar evaluasi, bukan akhir dari proses pengawasan,” ujar Alexander di Jakarta, pada Sabtu (31/01/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui surat resmi yang ditujukan kepada Menteri Komunikasi dan Digital, X Corp menyatakan telah menerapkan sejumlah langkah penanganan berlapis atas potensi penyalahgunaan layanan Grok. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut meliputi penguatan pelindungan teknis, pembatasan akses terhadap fitur tertentu, penajaman kebijakan dan penegakan aturan internal, serta aktivasi protokol respons insiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Alexander Sabar menegaskan bahwa seluruh langkah yang diklaim oleh pihak X akan diverifikasi dan diuji secara berkelanjutan oleh Kemkomdigi untuk memastikan efektivitasnya dalam mencegah pelanggaran, termasuk penyebaran konten ilegal dan pelanggaran prinsip pelindungan anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Normalisasi ini disertai pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Jika dalam pelaksanaannya ditemukan ketidakkonsistenan atau pelanggaran lanjutan, Kemkomdigi tidak akan ragu mengambil tindakan korektif, termasuk menghentikan kembali akses layanan,” tegasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemkomdigi-normalisasi-akses-grok-x-corp-secara-bersyarat">Kemkomdigi Normalisasi Akses Grok X Corp secara Bersyarat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Registrasi SIM Berbasis Biometrik Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penipuan Online</title>
		<link>https://www.seketika.com/registrasi-sim-berbasis-biometrik-resmi-berlaku-pemerintah-bidik-penipuan-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 20:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[biometrik]]></category>
		<category><![CDATA[Data Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[kartu SIM]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online]]></category>
		<category><![CDATA[registrasi SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33460</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/registrasi-sim-berbasis-biometrik-resmi-berlaku-pemerintah-bidik-penipuan-online">Registrasi SIM Berbasis Biometrik Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penipuan Online</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah mulai menerapkan registrasi nomor seluler berbasis biometrik untuk menekan penipuan online yang semakin meresahkan masyarakat. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan, penipuan online dan penyalahgunaan nomor anonim menjadi keluhan utama masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebagian besar penipuan online berawal dari nomor yang identitasnya tidak jelas. Registrasi biometrik memastikan setiap nomor terhubung dengan identitas yang valid,” ujar Meutya Hafid dalam peluncuran Senyum Nyaman dengan Biometrik (SEMANTIK) di Jakarta Pusat, Selasa (27/01/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui sistem ini, pendaftaran kartu SIM menggunakan verifikasi wajah yang terhubung dengan NIK. Langkah ini menutup ruang penggunaan nomor sekali pakai yang sering dipakai untuk scam, phishing, dan penyalahgunaan OTP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meutya menegaskan, kebijakan ini bertujuan melindungi warga saat berkomunikasi melalui telepon dan pesan digital. Masyarakat diharapkan tidak lagi mudah menjadi korban panggilan atau pesan penipuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Registrasi biometrik tidak membatasi warga. Kebijakan ini melindungi masyarakat sejak awal,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga membatasi jumlah nomor seluler dalam satu identitas serta mewajibkan penyelenggara seluler melindungi data pribadi pelanggan sesuai ketentuan hukum.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/registrasi-sim-berbasis-biometrik-resmi-berlaku-pemerintah-bidik-penipuan-online">Registrasi SIM Berbasis Biometrik Resmi Berlaku, Pemerintah Bidik Penipuan Online</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Gelar Vaksin Parenting Ideologi di SMAN 70 Jakarta</title>
		<link>https://www.seketika.com/densus-88-gelar-vaksin-parenting-ideologi-di-sman-70-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 06:45:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[IRET]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Radikalisme]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 70 Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Parenting Ideologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33280</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/densus-88-gelar-vaksin-parenting-ideologi-di-sman-70-jakarta">Densus 88 Gelar Vaksin Parenting Ideologi di SMAN 70 Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Densus 88 Antiteror (AT) Polri melalui Direktorat Pencegahan menggelar kegiatan Vaksin Parenting Ideologi di SMAN 70 Jakarta, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari komite sekolah, orang tua siswa, serta para guru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kewaspadaan orang tua serta pendidik terhadap bahaya Intoleransi, Radikalisme, dan Ekstremisme Terorisme (IRET), khususnya yang berkembang di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan itu, Kompol Agus Isnaini, perwakilan dari Densus 88 AT Polri, menyampaikan materi mengenai pemahaman ideologi, tahapan proses radikalisasi, serta potensi ancaman penyebaran paham ekstrem melalui media digital dan media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Agus, orang tua dan guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi serta mencegah paparan ideologi menyimpang pada anak-anak dan remaja. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, peserta dibekali pengetahuan praktis serta imbauan mengenai langkah-langkah preventif mencegah penyebaran IRET, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan guru terhadap bahaya IRET serta memahami cara pencegahannya sejak dini, terutama di era digital yang sangat terbuka,” ujar Kompol Agus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan Vaksin Parenting Ideologi ini, Densus 88 berharap dapat membangun ketahanan keluarga dan sekolah dalam menghadapi ancaman radikalisme, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-2a3debb7041f8a721e00b77ad77d90d1 wp-block-paragraph" style="color:#f8f8f8">(mediahub.polri)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/densus-88-gelar-vaksin-parenting-ideologi-di-sman-70-jakarta">Densus 88 Gelar Vaksin Parenting Ideologi di SMAN 70 Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Blokir Sementara Grok, Ini Pernyataan Resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-blokir-sementara-grok-ini-pernyataan-resmi-menteri-komunikasi-dan-digital-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 04:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Security]]></category>
		<category><![CDATA[deepfake]]></category>
		<category><![CDATA[Grok]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Konten Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33057</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-blokir-sementara-grok-ini-pernyataan-resmi-menteri-komunikasi-dan-digital-ri">Pemerintah Blokir Sementara Grok, Ini Pernyataan Resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok, menyusul meningkatnya risiko penyalahgunaan teknologi kecerdasan artifisial untuk membuat konten pornografi palsu (deepfake) tanpa persetujuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini diambil sebagai upaya negara melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari ancaman pelanggaran hak asasi manusia, perendahan martabat, serta gangguan keamanan di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa praktik deepfake seksual nonkonsensual merupakan bentuk kekerasan berbasis digital yang tidak dapat ditoleransi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut Pernyataan Resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI: </p>



<p class="wp-block-paragraph">Jakarta, 10 Januari 2026</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-blokir-sementara-grok-ini-pernyataan-resmi-menteri-komunikasi-dan-digital-ri">Pemerintah Blokir Sementara Grok, Ini Pernyataan Resmi Menteri Komunikasi dan Digital RI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Scam! Situs Palsu Coretax Bisa Curangi Pajak Anda</title>
		<link>https://www.seketika.com/waspada-scam-situs-palsu-coretax-bisa-curangi-pajak-anda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 05:10:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Coretax]]></category>
		<category><![CDATA[DJP]]></category>
		<category><![CDATA[domain resmi]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[layanan pajak online]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan online pajak]]></category>
		<category><![CDATA[situs palsu Coretax]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32050</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/waspada-scam-situs-palsu-coretax-bisa-curangi-pajak-anda">Waspada Scam! Situs Palsu Coretax Bisa Curangi Pajak Anda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran situs palsu yang mengatasnamakan layanan Coretax milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan RI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, mengungkapkan, &#8220;DJP menginformasikan adanya sejumlah situs tiruan yang menampilkan identitas mirip layanan Coretax, sehingga terlihat seperti situs resmi pemerintah.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situs-situs palsu ini berpotensi menyalahgunakan data masyarakat atau memanfaatkan informasi secara tidak semestinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh pengguna layanan Coretax berpotensi menjadi korban penipuan digital apabila mengakses situs selain domain resmi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Komdigi menegaskan bahwa semua layanan Coretax hanya dapat diakses melalui situs resmi coretaxdjp.pajak.go.id.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peringatan ini disampaikan pada Rabu, 19 November 2025, di Jakarta, menyusul temuan beberapa situs tiruan yang beredar luas di internet.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/waspada-scam-situs-palsu-coretax-bisa-curangi-pajak-anda">Waspada Scam! Situs Palsu Coretax Bisa Curangi Pajak Anda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Microsoft Matikan Fitur Authenticator: Kata Sandi Anda Hilang Jika Tak Lakukan Ini</title>
		<link>https://www.seketika.com/microsoft-matikan-fitur-authenticator-kata-sandi-anda-hilang-jika-tak-lakukan-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Edge browser]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor kata sandi]]></category>
		<category><![CDATA[kata sandi]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kunci sandi]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft Authenticator]]></category>
		<category><![CDATA[Microsoft update]]></category>
		<category><![CDATA[passkey]]></category>
		<category><![CDATA[password manager]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Keamanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29534</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/microsoft-matikan-fitur-authenticator-kata-sandi-anda-hilang-jika-tak-lakukan-ini">Microsoft Matikan Fitur Authenticator: Kata Sandi Anda Hilang Jika Tak Lakukan Ini</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – Mulai 1 Agustus 2025, fitur manajemen kata sandi Microsoft Authenticator resmi dinonaktifkan. Pengguna tidak lagi dapat mengakses kata sandi tersimpan di aplikasi ini, kecuali melalui peramban Microsoft Edge. Perubahan ini merupakan bagian dari transisi Microsoft ke sistem keamanan baru yang lebih modern dan aman: kunci sandi (passkeys).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini tidak mengejutkan mengingat Microsoft mencatat lebih dari 7.000 serangan kata sandi per detik pada tahun 2024 meningkat drastis dari tahun sebelumnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penggunaan kata sandi dinilai semakin rentan, sehingga mendorong adopsi sistem autentikasi berbasis biometrik dan tanpa kata sandi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunci sandi adalah metode autentikasi yang menghilangkan kebutuhan akan kata sandi rumit. Sebagai gantinya, Anda masuk menggunakan sidik jari, wajah, atau PIN perangkat Anda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap kunci sandi bersifat unik untuk layanan tertentu dan bekerja seperti kunci digital: satu bagian disimpan di perangkat Anda, dan satu bagian lainnya di server layanan yang Anda akses.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk membuat kunci sandi di Microsoft Authenticator, cukup buka aplikasi, pilih akun yang ingin diamankan, lalu ketuk opsi “Atur Kunci Sandi”. Ikuti panduan yang ditampilkan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/microsoft-matikan-fitur-authenticator-kata-sandi-anda-hilang-jika-tak-lakukan-ini">Microsoft Matikan Fitur Authenticator: Kata Sandi Anda Hilang Jika Tak Lakukan Ini</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
