<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kejaksaan Negeri Bangka Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kejaksaan-negeri-bangka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kejaksaan-negeri-bangka</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Oct 2023 04:18:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kejaksaan Negeri Bangka Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kejaksaan-negeri-bangka</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jampidum Setujui 8 Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice</title>
		<link>https://www.seketika.com/jampidum-setujui-8-permohonan-penghentian-penuntutan-berdasarkan-restorative-justice</link>
					<comments>https://www.seketika.com/jampidum-setujui-8-permohonan-penghentian-penuntutan-berdasarkan-restorative-justice#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 04:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Fadil Zumhana]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa Agung RI]]></category>
		<category><![CDATA[JAM-Pidum]]></category>
		<category><![CDATA[Jampidum]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan restoratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Bangka]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Negeri Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Restorative Justice]]></category>
		<category><![CDATA[SKP2]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=2620</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jampidum-setujui-8-permohonan-penghentian-penuntutan-berdasarkan-restorative-justice">Jampidum Setujui 8 Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Penghentian penuntutan dilakukan berdasarkan <a href="https://www.seketika.com/?s=keadilan+restoratif&amp;post_type%5B%5D=post">Keadilan Restoratif</a> </p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –<a href="https://www.seketika.com/?s=+Jaksa+Agung+RI&amp;post_type%5B%5D=post"> Jaksa Agung RI</a> kembali melakukan penghentian penuntutan berdasarkan <a href="https://www.seketika.com/?s=keadilan+restoratif&amp;post_type%5B%5D=post">keadilan restoratif</a> melalui <a href="https://www.seketika.com/?s=Jaksa+Agung+Muda+Tindak+Pidana+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum</a> (JAM-Pidum) Dr. <a href="https://www.seketika.com/?s=Fadil+Zumhana&amp;post_type%5B%5D=post">Fadil Zumhana</a>. Dimana penghentian penuntutan dilakukan berdasarkan keadilan restoratif yang telah disetujui pada hari Rabu(11/10/2023), sebanyak 8 permohonan penghentian penuntutan berdasarkan <a href="https://www.seketika.com/?s=keadilan+restoratif&amp;post_type%5B%5D=post">keadilan restoratif</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Penjelasannya, <a href="https://www.seketika.com/?s=Jaksa+Agung+Muda+Tindak+Pidana+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum</a> menyampaikan bahwasannya 8 permohonan penghentian penuntutan dilakukan berdasarkan <a href="https://www.seketika.com/?s=keadilan+restoratif&amp;post_type%5B%5D=post">keadilan restoratif</a> dengan tersangka yang terlibat didalamnya yaitu diantaranya:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tersangka Abdurrahman als Rahman bin (Alm) Ilaf dari Kejaksaan Negeri Bangka, yang disangka melanggar Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan.</li>



<li>Tersangka FX Henry Setiawan, S.H., M.Kn. dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yang disangka melanggar Pasal 44 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.</li>



<li>Tersangka Moch Fakih dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yang disangka melanggar Pasal 310 Ayat (1) Jo. Pasal 229 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.</li>



<li>Tersangka Usman Ibrahim bin Ibrahim Djauhar dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yang disangka melanggar Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan Jo. Pasal 53 Ayat (1) KUHP.</li>



<li>Tersangka Yudi Hari Kurniawan bin (Alm.) Suhartono dari Kejaksaan Negeri Surabaya, yang disangka melanggar Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.</li>



<li>Tersangka Farias Pranada alias Nada bin Miswandi dari Kejaksaan Negeri Ponorogo, yang disangka melanggar Pasal 480 ke-1 KUHP tentang Penadahan.</li>



<li>Tersangka Agus Setiyowarno bin Miswrno dari Kejaksaan Negeri Ponorogo, yang disangka melanggar Pasal 480 ke-1 KUHP tentang Penadahan.</li>



<li>Tersangka Jama’udin alias Pak Iwan bin (Alm.) Ismail dari Kejaksaan Negeri Bondowoso, yang disangka melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, <a href="https://www.seketika.com/?s=Jaksa+Agung+Muda+Tindak+Pidana+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum</a> memerintahkan kepada Para Kepala Kejaksaan Negeri untuk menerbitkan <a href="https://www.seketika.com/?s=Surat+Ketetapan+Penghentian+Penuntutan&amp;post_type%5B%5D=post">Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan</a> (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selanjutnya, saya memerintahkan kepada Para Kepala Kejaksaan Negeri untuk menerbitkan <a href="https://www.seketika.com/?s=Surat+Ketetapan+Penghentian+Penuntutan&amp;post_type%5B%5D=post">Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan</a> (SKP2) Berdasarkan Keadilan Restoratif sesuai Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 dan Surat Edaran JAM-Pidum Nomor: 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif sebagai perwujudan kepastian hukum.&#8221;, jelas JAM-Pidum. Selasa(10/10)</p>



<p class="wp-block-paragraph">JAM-Pidum juga menjelaskan terkait dengan alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini yaitu antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Telah dilaksanakan proses perdamaian dimana Tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf</li>



<li>Tersangka belum pernah dihukum</li>



<li>Tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana</li>



<li>Ancaman pidana denda atau penjara tidak lebih dari 5 (lima) tahun</li>



<li>Tersangka berjanji tidak akan lagi mengulangi perbuatannya</li>



<li>Proses perdamaian dilakukan secara sukarela dengan musyawarah untuk mufakat, tanpa tekanan, paksaan, dan intimidasi</li>



<li>Tersangka dan korban setuju untuk tidak melanjutkan permasalahan ke persidangan karena tidak akan membawa manfaat yang lebih besar</li>



<li>Pertimbangan sosiologis</li>



<li>Masyarakat merespon positif.</li>
</ul>



<p class="has-small-font-size wp-block-paragraph">(kejaksaan.go.id)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jampidum-setujui-8-permohonan-penghentian-penuntutan-berdasarkan-restorative-justice">Jampidum Setujui 8 Permohonan Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/jampidum-setujui-8-permohonan-penghentian-penuntutan-berdasarkan-restorative-justice/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
