<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kekerasan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kekerasan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kekerasan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Sep 2024 13:26:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kekerasan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kekerasan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Motif Lima Tersangka Pembunuhan Anak Perempuan 5 Tahun di Cilegon</title>
		<link>https://www.seketika.com/motif-lima-tersangka-pembunuhan-anak-perempuan-5-tahun-di-cilegon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 19:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19468</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/motif-lima-tersangka-pembunuhan-anak-perempuan-5-tahun-di-cilegon">Motif Lima Tersangka Pembunuhan Anak Perempuan 5 Tahun di Cilegon</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Cilegon –<strong> </strong>Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengumumkan bahwa lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan anak perempuan berinisial S (5) yang jasadnya ditemukan di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres menjelaskan bahwa tersangka utama, SA, berperan melakban dan menutup wajah korban, kemudian mendudukinya hingga tidak bernapas. Setelah itu, SA memasukkan jenazah korban ke dalam kontainer dan memindahkannya ke dalam tas sebelum dibuang ke Pantai Cihara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tersangka kedua, EM, membantu SA dengan melakban korban sambil memegang badan korban dan sempat menduduki wajahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tersangka ketiga, RH, bertugas mengalihkan perhatian ibu korban saat SA dan EM melakukan kekerasan,” tambah Kapolres dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin, 23 September 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">RH juga terlibat dalam mempersiapkan tas berisi mayat korban untuk dibuang, serta membakar barang-barang terkait dengan peristiwa tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua tersangka lainnya, UH dan YU, membantu mencari tempat untuk membuang jenazah. Mereka juga ikut membuang dan membakar barang-barang yang berkaitan dengan kasus tersebut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/motif-lima-tersangka-pembunuhan-anak-perempuan-5-tahun-di-cilegon">Motif Lima Tersangka Pembunuhan Anak Perempuan 5 Tahun di Cilegon</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</title>
		<link>https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ABK UMKM Mart]]></category>
		<category><![CDATA[Intervensi Bystander]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kukuh Setyo Pambudi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18516</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik">Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Kekerasan seksual merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak, mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk mencegahnya, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa strategi yang selama ini digunakan mungkin tidak seefektif yang kita pikirkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan Tradisional yang Tidak Cukup</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak tahun 1985, berbagai program pencegahan kekerasan seksual telah dirancang dengan fokus utama pada mengubah sikap, kepercayaan, dan pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ide dasar di balik pendekatan ini sederhana: jika kita bisa mengubah cara orang berpikir tentang kekerasan seksual, maka perilaku mereka juga akan berubah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, sebuah meta-analisis terbaru yang dipublikasikan pada jurnal <em>Psychological science in the public interest</em> mengungkapkan bahwa meskipun program-program ini sering berhasil mengubah pandangan peserta, mereka jarang berhasil mencegah kekerasan seksual​.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini menggunakan analisis meta untuk mengukur efektivitas intervensi yang dirancang untuk mengubah perilaku kekerasan seksual. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik">Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Intan Nabila]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18035</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan">Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Kriminal &#8211; Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami oleh selebgram Cut Intan Nabila menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah Cut Intan membagikan video kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Video yang diunggah di akun Instagramnya, @cut.intannabila, memperlihatkan aksi kekerasan brutal suaminya, yang menjambak rambut, memukul berulang kali, dan mencekik. Dalam video tersebut, juga terlihat bayi mereka yang berada di ranjang ikut terkena tendangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangan yang disertakan pada unggahannya, Cut Intan mengungkapkan bahwa ini bukan kali pertama ia mengalami kekerasan dari suaminya. Ia mengaku telah berulang kali memaafkan suaminya, namun kekerasan tersebut terus berlanjut, bahkan disertai dengan perselingkuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini bukan pertama kalinya saya mengalami KDRT. Ada puluhan video lain yang saya simpan sebagai bukti. Sudah berkali-kali saya maafkan tapi tak pernah terbuka hatinya. Ternyata benar perselingkuhan dan KDRT tidak akan pernah berubah,&#8221; tulis akun @cut.intannabila dalam unggahannya, Selasa (13/8/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Viralnya video ini menarik perhatian Polres Kabupaten Bogor yang segera turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut. Kasi Humas Polres Bogor, Iptu Desi Triana, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengirimkan anggota Sat Reskrim ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-kdrt-yang-dialami-selebgram-cut-intan-nabila-viral-polres-bogor-turun-tangan">Kasus KDRT yang Dialami Selebgram Cut Intan Nabila Viral, Polres Bogor Turun Tangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</title>
		<link>https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[KDRT]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan dalam rumah tangga]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12383</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan">Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penting bagi masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda kekerasan&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Menyikapi masalah kekerasan, terutama dalam konteks hubungan antar pasangan, penelitian yang dilakukan oleh psikolog Livia Iskandar memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika yang melatarbelakangi perilaku kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penelitiannya, ditemukan bahwa 90% pelaku kekerasan didominasi oleh laki-laki. Ini memunculkan pertanyaan penting tentang peran patriarki dalam membentuk perilaku dan pola pikir yang mendukung kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Livia Iskandar disadur Indozone, menjelaskan bahwa lingkungan patriarki, di mana laki-laki dianggap superior dan memiliki hak untuk mengontrol perempuan, cenderung menciptakan kondisi yang merugikan bagi perempuan dan juga bagi laki-laki itu sendiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam lingkungan yang demikian, laki-laki diasumsikan memiliki kekuasaan penuh atas perempuan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku kekerasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pentingnya memahami bahwa kekerasan tidak selalu berbentuk fisik, tetapi dapat juga berupa kekerasan psikis dan emosional sangat ditekankan dalam penelitian ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bentuk-bentuk kekerasan ini, seperti upaya untuk mengontrol, mengatur, menyebabkan rasa takut, dan bahkan membuat ketergantungan, seringkali terlewatkan namun memiliki dampak yang sangat merusak dalam hubungan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-posesif-jadi-tanda-pria-suka-kekerasan">Penelitian Sebut Posesif Jadi Tanda Pria Suka Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Wahyu, Gerak Cepat Penanganan dan Pendampingan Anak Korban Dugaan Kekerasan</title>
		<link>https://www.seketika.com/pj-wali-kota-malang-wahyu-gerak-cepat-penanganan-dan-pendampingan-anak-korban-dugaan-kekerasan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pj-wali-kota-malang-wahyu-gerak-cepat-penanganan-dan-pendampingan-anak-korban-dugaan-kekerasan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 02:30:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[anak korban dugaan kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Kekerasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Saiful Anwar]]></category>
		<category><![CDATA[trauma healing]]></category>
		<category><![CDATA[Wahyu Hidayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=2983</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pj-wali-kota-malang-wahyu-gerak-cepat-penanganan-dan-pendampingan-anak-korban-dugaan-kekerasan">Pj Wali Kota Malang Wahyu, Gerak Cepat Penanganan dan Pendampingan Anak Korban Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Kita proses dengan keluarga terlebih dahulu, jika memang keluarga tidak bisa menangani maka kita akan siapkan tempat untuk perawatan dan untuk menjaga melihat perkembangannya agar lebih baik lagi,”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) <a href="https://www.seketika.com/?s=Malang&amp;post_type%5B%5D=post">Malang</a> bergerak cepat melakukan berbagai langkah penanganan termasuk penguatan pendampingan psikologi atau <a href="https://www.seketika.com/?s=trauma+healing&amp;post_type%5B%5D=post">trauma healing</a> terhadap seorang anak korban dugaan kekerasan di wilayah Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Malang&amp;post_type%5B%5D=post">Malang</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(Pj) Wali Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Malang&amp;post_type%5B%5D=post">Malang</a> Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM menjenguk seorang <a href="https://www.seketika.com/?s=anak+korban+dugaan+kekerasan&amp;post_type%5B%5D=post">anak korban dugaan kekerasan</a> di <a href="https://www.seketika.com/?s=Rumah+Sakit+Saiful+Anwar&amp;post_type%5B%5D=post">Rumah Sakit Saiful Anwar</a> (RSSA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Merespons kejadian tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Malang&amp;post_type%5B%5D=post">Malang</a> Dr. Ir. <a href="https://www.seketika.com/?s=Wahyu+Hidayat&amp;post_type%5B%5D=post">Wahyu Hidayat</a>, MM langsung menjenguk anak laki-laki berinisial DN (7) di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Sabtu (14/10/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penanganan dari perangkat daerah dan RSSA sangat cepat. Jadi dari DN masuk sudah langsung ditangani dan perkembangannya bagus. Saat ini berat badannya juga sudah naik. Dan kondisi psikologisnya, tadi diajak berkomunikasi sudah bisa,” jelas Pj Wali Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Malang&amp;post_type%5B%5D=post">Malang</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Wahyu+Hidayat&amp;post_type%5B%5D=post">Wahyu Hidayat</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut Wahyu menjelaskan saat ini DN tengah mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter RSSA dan ditempatkan di ruangan khusus agar dapat fokus menjalani pemulihan kesehatannya. Selama proses perawatan dan pemulihannya, DN didampingi oleh konselor sebagai bentuk penguatan pendampingan psikologi atau <a href="https://www.seketika.com/?s=trauma+healing&amp;post_type%5B%5D=post">trauma healing</a> serta relawan dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pj-wali-kota-malang-wahyu-gerak-cepat-penanganan-dan-pendampingan-anak-korban-dugaan-kekerasan">Pj Wali Kota Malang Wahyu, Gerak Cepat Penanganan dan Pendampingan Anak Korban Dugaan Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pj-wali-kota-malang-wahyu-gerak-cepat-penanganan-dan-pendampingan-anak-korban-dugaan-kekerasan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</title>
		<link>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga</link>
					<comments>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[APSIFOR]]></category>
		<category><![CDATA[HIMPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[KemenPPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[UU TPKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1052</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Indra Gunawan mengungkapkan keluarga dan masyarakat dapat berkontribusi dalam mencegah terjadinya tindak pidana kekerasan seksual. Fenomena banyak anak yang menjadi korban kekerasan seksual, namun enggan menceritakan serta melaporkannya karena takut menjadi aib dan mencoreng nama keluarga masih sering terjadi. Indra mengatakan orangtua perlu menciptakan ruang yang aman dalam keluarga, dan membuat anak nyaman berkomunikasi. (26/8) </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mencegah terjadinya kekerasan seksual dapat dimulai dari keluarga, sebab keluarga sebagai lembaga terkecil yang aman bagi setiap anggota bisa melindungi anak-anak mereka dari kekerasan seksual. Peran keluarga dalam pencegahan dapat dimulai dari memberikan edukasi kepada seluruh anggota keluarga terutama anak-anak serta membangun komunikasi yang berkualitas bagi anggota keluarga,” ungkap Indra dalam Media Talk: Mencegah Kekerasan Seksual dimulai dari Keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indra mengatakan pencegahan kekerasan seksual khususnya dalam lingkup keluarga perlu terus digaungkan bersama secara terus menerus. Kolaborasi dari Pemerintah, masyarakat, media, dan keluarga merupakan upaya penting yang harus terus dilakukan. Selain itu, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (<a href="https://www.seketika.com/?s=UU+TPKS&amp;post_type%5B%5D=post">UU TPKS</a>) juga harus terus digaungkan agar bisa sampai pemahamannya kepada masyarakat dan keluarga khususnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR), Ratri Kartikaningtyas mengatakan kekerasan seksual bisa terjadi dan dilakukan oleh orang terdekat korban karena adanya relasi kuasa yang merugikan pihak korban. Padahal seharusnya, membentuk keluarga yang sehat jasmani dan rohani, dapat dimulai dari orangtua begitu pun dengan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak juga dapat dimulai dari keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual dalam keluarga keterampilan pengelolaan stress, relasi yang hangat dan sehat suami istri, edukasi sex pada anak sesuai usia, komunikasi terbuka dan ruang aman untuk bicara, koreksi persepsi orang dewasa tentang kekerasan seksual, dan jejaring dengan lembaga terkait penanganan kasus anak,” ujar Ratri.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
