<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenkes RI Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kemenkes-ri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kemenkes-ri</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 03:02:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kemenkes RI Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kemenkes-ri</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenkes Gandeng Gojek, Ribuan Driver Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemenkes-gandeng-gojek-ribuan-driver-dapat-layanan-cek-kesehatan-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 02:54:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[cek kesehatan gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Dante Saksono]]></category>
		<category><![CDATA[Deteksi Dini Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Driver Gojek]]></category>
		<category><![CDATA[GoTo Group]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[program CKG Kemenkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36276</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenkes-gandeng-gojek-ribuan-driver-dapat-layanan-cek-kesehatan-gratis">Kemenkes Gandeng Gojek, Ribuan Driver Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Pemerintah memperluas program cek kesehatan gratis bagi mitra pengemudi Gojek di berbagai kota Indonesia. Program kolaborasi Kementerian Kesehatan dan GoTo Group ini bertujuan meningkatkan deteksi dini penyakit tidak menular di kalangan driver dengan mobilitas tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, menegaskan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat terkait kesehatan. Menurutnya, masyarakat tidak boleh hanya datang berobat saat sakit, tetapi perlu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit sejak awal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan saat peninjauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mitra pengemudi Gojek di Bandung, Jawa Barat. Program ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan dan GoTo Group yang berlangsung sepanjang Februari hingga Desember 2026 di 17 kota Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan kesehatan preventif dan promotif. Pemeriksaan rutin dinilai penting untuk menemukan faktor risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung sebelum berkembang menjadi kondisi serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjaga kesehatan pengemudi, program ini juga dinilai berdampak langsung pada keselamatan kerja. Driver yang sehat dianggap lebih fokus saat berkendara sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan di jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menargetkan program Cek Kesehatan Gratis nasional mampu menjangkau hingga 130 juta masyarakat Indonesia sepanjang 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program CKG komunitas GoTo sebenarnya telah berjalan sejak 2025. Hingga April 2026, lebih dari seribu peserta di Jakarta dan Palembang telah mengikuti layanan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki Mei 2026, cakupan program diperluas ke sejumlah kota besar seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta dengan target mencapai 4.000 peserta tambahan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenkes-gandeng-gojek-ribuan-driver-dapat-layanan-cek-kesehatan-gratis">Kemenkes Gandeng Gojek, Ribuan Driver Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MA Ketok Palu! Status Kolegium Kesehatan 2024–2028 Sah, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Intervensi Profesi</title>
		<link>https://www.seketika.com/ma-ketok-palu-status-kolegium-kesehatan-2024-2028-sah-pemerintah-tegaskan-tak-ada-intervensi-profesi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:21:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kolegium Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Agung]]></category>
		<category><![CDATA[PTUN Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan Kasasi]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga medis]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34917</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ma-ketok-palu-status-kolegium-kesehatan-2024-2028-sah-pemerintah-tegaskan-tak-ada-intervensi-profesi">MA Ketok Palu! Status Kolegium Kesehatan 2024–2028 Sah, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Intervensi Profesi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyambut baik terbitnya ketetapan hukum melalui Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menguatkan Putusan PTUN Jakarta No. 470/G/2024/PTUN.JKT. Ketetapan ini memberikan kepastian hukum bagi seluruh praktisi kesehatan mengenai keabsahan keanggotaan Kolegium Kesehatan Indonesia periode 2024-2028.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Pemerintah, hasil proses hukum ini merupakan momentum penting untuk memperkuat stabilitas transformasi kesehatan nasional sekaligus menjadi jaminan atas kemandirian profesi medis dan tenaga kesehatan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Staf Ahli Menteri Bidang Hukum, Indah Febrianti, menyampaikan bahwa rangkaian proses hukum ini justru menjadi jalan konstitusional untuk memperjelas dan memperkuat peran kelembagaan Kolegium.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami memandang putusan ini sebagai sebuah titik terang bagi kepastian hukum kolegium kita. Hal ini menegaskan bahwa langkah penataan yang dilakukan Pemerintah selaras dengan semangat Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya, yaitu untuk mendukung eksistensi kolegium sebagai pilar ilmu pengetahuan kesehatan yang sah,” ujar Indah di Jakarta (16/3)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indah menjelaskan bahwa dinamika yang terjadi selama proses persidangan harus dimaknai sebagai upaya penyempurnaan organisasi agar lebih berimbang dan profesional. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Fokus utama pemerintah adalah menjaga agar tidak ada ruang bagi intervensi yang dapat mengganggu kemurnian ilmu pengetahuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Putusan ini mengonfirmasi bahwa penataan yang dilakukan adalah untuk menyempurnakan pola tata hubungan antara Pemerintah dengan kelompok profesi. Tujuannya sangat mulia, yakni memastikan independensi profesi tetap terjaga dan terhindar dari dominasi pihak tertentu, sehingga setiap disiplin ilmu dapat tumbuh secara objektif,” tambahnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ma-ketok-palu-status-kolegium-kesehatan-2024-2028-sah-pemerintah-tegaskan-tak-ada-intervensi-profesi">MA Ketok Palu! Status Kolegium Kesehatan 2024–2028 Sah, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Intervensi Profesi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang Mudik Lebaran, Kasus Campak Tembus 10 Ribu! Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan di Kerumunan</title>
		<link>https://www.seketika.com/jelang-mudik-lebaran-kasus-campak-tembus-10-ribu-kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-di-kerumunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2026 05:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[campak 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi anak]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi kejar]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi MR]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan anak]]></category>
		<category><![CDATA[KLB campak]]></category>
		<category><![CDATA[mudik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[wabah campak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34624</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jelang-mudik-lebaran-kasus-campak-tembus-10-ribu-kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-di-kerumunan">Jelang Mudik Lebaran, Kasus Campak Tembus 10 Ribu! Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan di Kerumunan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran. Mobilitas masyarakat yang meningkat dan potensi kerumunan dinilai dapat memperbesar risiko penularan penyakit menular, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat 10.453 suspek campak dengan 8.372 kasus dan 6 kematian. Selain itu, terdapat 45 kejadian luar biasa (KLB) campak di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyampaikan bahwa tren kasus campak sempat meningkat pada Januari 2026, namun mulai menunjukkan penurunan sepanjang Februari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mulai menurun sepanjang Februari 2026. Hingga minggu ke-8 tahun ini tercatat lebih dari sepuluh ribu suspek campak. Pemerintah terus melakukan respons cepat untuk mencegah penularan yang lebih luas,” ujar dr. Andi Saguni dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, pada Jumat (6/3).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski tren mulai menurun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan menjelang libur panjang Lebaran karena mobilitas masyarakat dan aktivitas berkumpul dapat meningkatkan risiko penularan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menjelang mudik Lebaran, mobilitas masyarakat akan meningkat dan potensi kerumunan lebih besar. Karena itu masyarakat perlu tetap waspada terhadap penularan campak, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah pengendalian, Kementerian Kesehatan mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) dan Catch Up Campaign (imunisasi kejar) campak-rubella (MR) di wilayah terdampak maupun wilayah berisiko. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jelang-mudik-lebaran-kasus-campak-tembus-10-ribu-kemenkes-ingatkan-risiko-penularan-di-kerumunan">Jelang Mudik Lebaran, Kasus Campak Tembus 10 Ribu! Kemenkes Ingatkan Risiko Penularan di Kerumunan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>53 Juta Siswa Akan Diskrining! Cek Kesehatan Gratis Dimulai Juli 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/53-juta-siswa-akan-diskrining-cek-kesehatan-gratis-dimulai-juli-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 08:02:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[cek kesehatan gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan jiwa pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pola hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[program CKG]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[skrining kesehatan siswa]]></category>
		<category><![CDATA[UKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28255</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/53-juta-siswa-akan-diskrining-cek-kesehatan-gratis-dimulai-juli-2025">53 Juta Siswa Akan Diskrining! Cek Kesehatan Gratis Dimulai Juli 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mempercepat pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menargetkan lebih dari 53 juta siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Program skrining kesehatan siswa ini akan dimulai pada Juli 2025 dan mencakup lebih dari 282 ribu sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa CKG merupakan salah satu dari tiga program prioritas Presiden RI, bersama pembangunan 66 rumah sakit di daerah terpencil dan percepatan penanggulangan tuberkulosis (TBC).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“CKG ini sudah diluncurkan pertama kali pada 3 Februari tahun ini, dan kemarin kita sudah mencapai 11 juta yang sudah diskrining,” ujar Menkes dalam Rapat Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara nasional, Program Cek Kesehatan Gratis menargetkan hingga 280 juta pemeriksaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan dilakukan melalui dua jalur utama: Puskesmas dan sekolah, yang dinilai lebih efektif secara logistik karena tidak berpindah-pindah lokasi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/53-juta-siswa-akan-diskrining-cek-kesehatan-gratis-dimulai-juli-2025">53 Juta Siswa Akan Diskrining! Cek Kesehatan Gratis Dimulai Juli 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Malaria Sedunia 2025: Di Asia Tenggara, Indonesia Masih Urutan Kedua</title>
		<link>https://www.seketika.com/hari-malaria-sedunia-2025-di-asia-tenggara-indonesia-masih-urutan-kedua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 05:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Eliminasi Malaria]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Malaria Sedunia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bebas Malaria]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaria]]></category>
		<category><![CDATA[Zero Malaria 2030]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26560</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hari-malaria-sedunia-2025-di-asia-tenggara-indonesia-masih-urutan-kedua">Hari Malaria Sedunia 2025: Di Asia Tenggara, Indonesia Masih Urutan Kedua</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Hari Malaria Sedunia 2025 menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen nasional dalam mewujudkan Indonesia bebas malaria pada tahun 2030. Di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan kedua kasus malaria tertinggi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Ina Agustina Isturini, dalam temu media daring yang digelar di Jakarta, Jumat (25/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut dr. Ina, peringatan Hari Malaria Sedunia bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam upaya eliminasi malaria. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Unity in Action Toward Zero Malaria&#8221; adalah tema global Hari Malaria Sedunia 2025, &#8220;Aksi Bersama untuk Indonesia Bebas Malaria&#8221; menjadi tema nasionalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peringatan Hari Malaria Sedunia ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan target Indonesia bebas malaria tahun 2030,” ujar dr. Ina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">94 persen secara global, kasus malaria berasal dari benua Afrika. Di kawasan Asia Tenggara, India menempati posisi tertinggi sebagai penyumbang kasus malaria terbanyak, disusul oleh Indonesia. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hari-malaria-sedunia-2025-di-asia-tenggara-indonesia-masih-urutan-kedua">Hari Malaria Sedunia 2025: Di Asia Tenggara, Indonesia Masih Urutan Kedua</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</title>
		<link>https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 17:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Distribusi Vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Sindang Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat Indonesiaku (ASIK)]]></category>
		<category><![CDATA[SMILE ATM]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21531</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm">Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang berhasil meraih penghargaan peringkat pertama dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) atas implementasi terbaik aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE ATM) dalam kategori AIDS, TB, dan Malaria (ATM). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan dedikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung program kesehatan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">SMILE ATM adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenkes RI untuk memantau distribusi vaksin secara real-time, terutama dalam program ATM. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Aplikasi ini mencatat data penting terkait distribusi vaksin, seperti jumlah vaksin, nomor batch, suhu penyimpanan, tanggal kedaluwarsa, dan lokasi penyimpanan, sehingga dapat memastikan keamanan dan efektivitas vaksin yang didistribusikan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penghargaan untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Sindang Jaya juga menerima penghargaan peringkat ke-7 dalam penginputan capaian imunisasi tertinggi di aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) untuk periode Juli hingga September 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghargaan ini mencerminkan dedikasi Puskesmas Sindang Jaya dalam melakukan pencatatan data imunisasi yang akurat dan tepat waktu melalui aplikasi ASIK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, MARS, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dinkes-kabupaten-tangerang-raih-penghargaan-kemenkes-atas-implementasi-smile-atm">Dinkes Kabupaten Tangerang Raih Penghargaan Kemenkes atas Implementasi SMILE ATM</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
