<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kementan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kementan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 03:04:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kementan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kementan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Produksi Beras Banten Melejit, Kenapa Bisa Masuk 8 Besar Nasional</title>
		<link>https://www.seketika.com/produksi-beras-banten-melejit-kenapa-bisa-masuk-8-besar-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 03:04:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Soni]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[modernisasi pertanian Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian Modern]]></category>
		<category><![CDATA[PM-AAS]]></category>
		<category><![CDATA[produksi beras]]></category>
		<category><![CDATA[program PM-AAS Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36077</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/produksi-beras-banten-melejit-kenapa-bisa-masuk-8-besar-nasional">Produksi Beras Banten Melejit, Kenapa Bisa Masuk 8 Besar Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Provinsi Banten kini masuk dalam jajaran delapan besar penghasil beras nasional. Capaian ini didorong oleh luas panen yang tinggi serta penerapan sistem pertanian modern. Pemerintah optimistis produktivitas akan terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banten mencatatkan produksi beras sebesar 1,8 juta ton sepanjang 2025. Dengan luas panen lebih dari 345 ribu hektare, provinsi ini berhasil masuk peringkat delapan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencapaian ini turut memperkuat posisi Banten sebagai daerah dengan ketahanan pangan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan sistem pertanian modern mulai menunjukkan hasil signifikan. Produktivitas yang sebelumnya berkisar 3–4 ton per hektare kini berpotensi meningkat hingga 7 ton, bahkan bisa mencapai 10 ton dalam kondisi optimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Efisiensi biaya juga menjadi keuntungan utama. Penggunaan alat mesin pertanian mampu memangkas biaya tanam secara drastis, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, peningkatan produksi ini dinilai penting untuk mendukung kebutuhan program pangan skala besar seperti makan bergizi gratis yang menjangkau jutaan warga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program modernisasi pertanian yang diterapkan merupakan bagian dari sistem PM-AAS. Metode ini mengadopsi teknologi presisi dengan pola tanam lebih rapat untuk meningkatkan populasi tanaman.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/produksi-beras-banten-melejit-kenapa-bisa-masuk-8-besar-nasional">Produksi Beras Banten Melejit, Kenapa Bisa Masuk 8 Besar Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wapres K.H. Ma’ruf Amin Lepas Ekspor Sejumlah Komoditas</title>
		<link>https://www.seketika.com/wapres-k-h-maruf-amin-lepas-ekspor-sejumlah-komoditas</link>
					<comments>https://www.seketika.com/wapres-k-h-maruf-amin-lepas-ekspor-sejumlah-komoditas#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 06:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ekspor pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[KH Ma’ruf Amin]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=873</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wapres-k-h-maruf-amin-lepas-ekspor-sejumlah-komoditas">Wapres K.H. Ma’ruf Amin Lepas Ekspor Sejumlah Komoditas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin, menghadiri kegiatan pelepasan ekspor sejumlah komoditas pertanian senilai Rp.12,45 Triliun ke 176 Negara. Komoditas yang dilepas pada acara bertajuk Merdeka Ekspor tersebut diantaranya berupa buah durian, jahe, susu dan telur, di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jl. Raya Pelabuhan No 9 Jakarta Utara, Selasa siang (15/08/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan pelepasan produk ekspor pada hari ini. Sebab, hal ini menandakan bahwa komoditas pertanian yang dimiliki Indonesia memiliki kualitas yang bagus dan layak untuk diterima pasar global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Patut kita syukuri, selain menyediakan pangan bagi rakyat Indonesia, beberapa komoditas unggulan juga dapat memasok pasar ekspor ke berbagai negara tetangga. Saya menerima laporan, volume ekspor pertanian telah mencapai 21,2 juta ton, hingga Juni 2023, menurut data BPS,” ungkap Wapres usai melepas komoditas ekspor pertanian di Terimal Koja, Tanjung Priok Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Wapres pun memberikan apresiasi atas kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah melakukan pendampingan berupa bimbingan teknis dan percepatan pelayanan sehingga akselerasi ekspor pertanian dapat terwujud. Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para petani, pelaku usaha, juga seluruh stakeholder terkait lainnya di bidang pertanian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wapres berharap, pendampingan dan kolaborasi antar stakeholder ini dapat terus ditingkatkan sehingga petani dapat meningkatkan kapasitasnya untuk menghasilkan berbagai komoditas pertanian yang berkualitas dan berorientasi ekspor.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wapres-k-h-maruf-amin-lepas-ekspor-sejumlah-komoditas">Wapres K.H. Ma’ruf Amin Lepas Ekspor Sejumlah Komoditas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/wapres-k-h-maruf-amin-lepas-ekspor-sejumlah-komoditas/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
