<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Pendidikan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kementerian-pendidikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kementerian-pendidikan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2026 04:31:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kementerian Pendidikan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kementerian-pendidikan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Revitalisasi Satuan Pendidikan Kalteng Terungkap, 72 Sekolah Jadi Fokus Pemerintah</title>
		<link>https://www.seketika.com/revitalisasi-satuan-pendidikan-kalteng-terungkap-72-sekolah-jadi-fokus-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 May 2026 04:31:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fajar Riza Ul Haq]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[program pendidikan Kalteng]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[revitalisasi sekolah Kalteng]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[SMA SMK SLB Kalteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36059</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/revitalisasi-satuan-pendidikan-kalteng-terungkap-72-sekolah-jadi-fokus-pemerintah">Revitalisasi Satuan Pendidikan Kalteng Terungkap, 72 Sekolah Jadi Fokus Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah meresmikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk 72 sekolah di Kalimantan Tengah. Program ini mencakup SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di berbagai daerah. Peresmian dilakukan oleh Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq dalam momentum Hari Pendidikan Nasional 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Kalteng resmi diluncurkan untuk 72 sekolah di berbagai jenjang pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peresmian dilakukan di SKH Negeri 2 Palangka Raya dan diikuti secara daring oleh sekolah lain di Kalimantan Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.<br>Revitalisasi diharapkan memperkuat fasilitas sekaligus mendukung proses belajar mengajar yang lebih layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meresmikan langsung program ini dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Total 72 satuan pendidikan ikut dalam program ini, terdiri dari 44 SMA, 14 SMK, dan 14 SKH.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/revitalisasi-satuan-pendidikan-kalteng-terungkap-72-sekolah-jadi-fokus-pemerintah">Revitalisasi Satuan Pendidikan Kalteng Terungkap, 72 Sekolah Jadi Fokus Pemerintah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Simak Jadwal Libur Idul Fitri 1446 Hijriah dan Pembelajaran Sekolah 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/simak-jadwal-libur-idul-fitri-1446-hijriah-dan-pembelajaran-sekolah-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 07:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Libur Sekolah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kalender Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Idulfitri 1446 Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Sekolah Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Ramadan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24727</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/simak-jadwal-libur-idul-fitri-1446-hijriah-dan-pembelajaran-sekolah-2025">Simak Jadwal Libur Idul Fitri 1446 Hijriah dan Pembelajaran Sekolah 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan perubahan jadwal libur Idulfitri 1446 Hijriah untuk tahun 2025. Awalnya, libur Idulfitri direncanakan mulai pada 26 Maret 2025, namun pemerintah memajukan libur tersebut menjadi mulai 21 Maret 2025. Keputusan ini diambil untuk menyesuaikan dengan berbagai faktor dan dinamika terkait liburan panjang serta kegiatan lainnya menjelang Hari Raya Idulfitri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikdasmen) Abdul Mu&#8217;ti mengungkapkan bahwa perubahan ini berlaku untuk sekolah, madrasah, dan satuan pendidikan keagamaan di seluruh Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Libur Idulfitri akan berlangsung dari tanggal 21 hingga 28 Maret 2025, serta dilanjutkan pada 2 hingga 8 April 2025. Setelah periode liburan, kegiatan belajar mengajar akan dimulai kembali pada 9 April 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan ini telah melalui pembahasan bersama sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Abdul Mu&#8217;ti juga menyampaikan bahwa surat edaran bersama mengenai perubahan jadwal ini akan segera diterbitkan dan diumumkan kepada masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/simak-jadwal-libur-idul-fitri-1446-hijriah-dan-pembelajaran-sekolah-2025">Simak Jadwal Libur Idul Fitri 1446 Hijriah dan Pembelajaran Sekolah 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &#038; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 03:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bansos Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Sosial Guru]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[Data Guru Non ASN]]></category>
		<category><![CDATA[DTSEN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemutakhiran Data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24608</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn">Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &amp; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memadankan data guru non-ASN dan non-sertifikasi untuk mendapatkan bantuan sosial (Bansos) dari Presiden. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan kelancaran distribusi Bansos bagi guru yang memenuhi kriteria.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan bahwa kemitraan antara Kemensos, Kemendikbud, dan BPS ini juga merupakan bagian dari pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN). </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;&#8221;Data harus satu pintu, sehingga bisa disediakan data yang solid,&#8221; ujar Gus Ipul dalam rapat terkait DTSEN bersama BPS di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Rabu, 26 Februari 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa proses pemadanan data guru memerlukan komunikasi yang intens antara Kementerian Dikdasmen, Kementerian Agama (Kemenag), dan BPS. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemadanan ini melibatkan pencocokan data guru berdasarkan nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), status sertifikasi, serta status pegawai.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemensos-kolaborasi-dengan-kemendikbud-bps-untuk-salurkan-bansos-guru-non-asn">Kemensos Kolaborasi dengan Kemendikbud &amp; BPS untuk Salurkan Bansos Guru Non-ASN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebijakan Penghapusan Pramuka Sebagai Ekskul Wajib Bagi Kami Kebablasan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kebijakan-penghapusan-pramuka-sebagai-ekskul-wajib-bagi-kami-kebablasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrakurikuler wajib]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Syaiful Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12297</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kebijakan-penghapusan-pramuka-sebagai-ekskul-wajib-bagi-kami-kebablasan">Kebijakan Penghapusan Pramuka Sebagai Ekskul Wajib Bagi Kami Kebablasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika satuan pendidikan akan menyelenggarakan kegiatan perkemahan, maka tetap diperbolehkan. Selain itu, keikutsertaan murid dalam kegiatan ekstrakurikuler juga bersifat sukarela.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, mengkritik kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang mencabut status <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah sebagai tindakan yang kurang bijaksana. Menurutnya, <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> seharusnya tetap menjadi bagian dari kurikulum sekolah karena memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kebijakan penghapusan status <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> sebagai ekstrakurikuler wajib bagi kami dianggap sebagai tindakan yang kurang bijaksana. Pramuka telah terbukti memberikan dampak positif dalam pembentukan sikap kemandirian, kebersamaan, cinta alam, kepemimpinan, dan organisasi bagi peserta didik,&#8221; ungkap Huda dalam pernyataan yang dilansir oleh seketika.com, di Jakarta, pada Selasa (2/4/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tegas, anggota DPR dari Fraksi PKB ini menjelaskan bahwa persyaratan keberadaan kegiatan <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> sebagai ekstrakurikuler wajib adalah langkah afirmatif. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, pihak sekolah, siswa, dan tenaga pendidik memiliki tanggung jawab untuk melaksanakannya, mengingat adanya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> dan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Huda menekankan bahwa siswa tidak harus dipaksa untuk mengikuti <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a>; mereka memiliki pilihan untuk mengikutinya atau tidak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemilihan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib tentu dilakukan atas dasar hukum yang jelas. <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> secara historis telah terbukti sebagai kegiatan yang efektif dalam menanamkan rasa cinta Tanah Air, semangat kemandirian dan kebersamaan, serta melatih kepemimpinan dan organisasi,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, menurut Huda, kegiatan ekstrakurikuler <a href="https://www.seketika.com/?s=Pramuka&amp;post_type%5B%5D=post">Pramuka</a> adalah salah satu upaya untuk mengalihkan siswa dari aktivitas negatif, terutama paparan media sosial yang dapat membuat mereka tidak aktif secara fisik.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kebijakan-penghapusan-pramuka-sebagai-ekskul-wajib-bagi-kami-kebablasan">Kebijakan Penghapusan Pramuka Sebagai Ekskul Wajib Bagi Kami Kebablasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
