<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kenya Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kenya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kenya</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Oct 2024 13:18:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kenya Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kenya</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Retakan Besar di Lembah Rift, Akankah Benua Afrika Terbelah Menjadi Dua?</title>
		<link>https://www.seketika.com/retakan-besar-di-lembah-rift-akankah-benua-afrika-terbelah-menjadi-dua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 13:17:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[afrika]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[benua afrika]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Kenya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21061</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/retakan-besar-di-lembah-rift-akankah-benua-afrika-terbelah-menjadi-dua">Retakan Besar di Lembah Rift, Akankah Benua Afrika Terbelah Menjadi Dua?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, World &#8211; Afrika, benua dengan sejarah geologi yang unik, kini menghadapi potensi perubahan besar. Sejumlah ilmuwan memperkirakan bahwa dalam kurun waktu sekitar 25 juta tahun, retakan besar yang membentang di kawasan Lembah Rift bisa menyebabkan benua Afrika terbelah menjadi dua bagian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 2018, dunia menyaksikan fenomena geologi langka ketika retakan besar muncul di wilayah Lembah Rift Kenya. Retakan yang dinamai East African Rift (EAR) ini membentang ribuan kilometer, melewati Ethiopia, Kenya, Uganda, hingga Zambia. Menurut para peneliti, retakan ini merupakan hasil dari pergerakan lempeng tektonik yang berada di bawah daratan Afrika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Perez Diaz, peneliti dari Fault Dynamics Research Group di Royal Holloway University of London, banyak yang menghubungkan kemunculan retakan ini dengan pergeseran lempeng Afrika Timur. Jika retakan EAR terus melebar, benua Afrika berpotensi terpisah menjadi dua lempeng besar: lempeng Nubia yang lebih besar di sisi barat dan lempeng Somalia di timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses ini, kata Diaz, akan berlangsung selama jutaan tahun dan pada akhirnya dapat membentuk lautan baru di antara dua lempeng yang terpisah. “Pembelahan ini membutuhkan waktu hingga jutaan tahun, dan dalam prosesnya, bisa membentuk cekungan laut seperti Laut Merah,” jelas Diaz.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cynthia Ebinger, Kepala Geologi di Universitas Tulane, New Orleans, menyebut bahwa proses ini dipicu oleh panas yang naik dari lapisan astenosfer di bawah kawasan Rift. Kondisi ini mendorong lapisan kerak di atasnya mengalami peregangan hingga akhirnya timbul retakan. Contoh serupa bisa dilihat pada pembentukan Gunung Kilimanjaro, yang disebabkan oleh pergerakan geologis di wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Profesor Ken Macdonald dari Universitas California Santa Barbara menjelaskan bahwa proses retakan di Lembah Rift mirip dengan pertumbuhan kuku yang berkelanjutan. Menurutnya, retakan ini akan semakin melebar hingga mampu membentuk lautan baru yang mirip dengan Laut Merah atau bahkan berkembang menjadi cekungan laut seperti Samudra Atlantik kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika skenario para ahli benar, perubahan besar pada Afrika bisa menghasilkan daratan baru yang meliputi wilayah Somalia, Eritrea, Djibouti, serta bagian timur Ethiopia, Kenya, Tanzania, dan Mozambik. Proses ini dapat menciptakan batas laut yang memisahkan kawasan ini dari benua Afrika lainnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/retakan-besar-di-lembah-rift-akankah-benua-afrika-terbelah-menjadi-dua">Retakan Besar di Lembah Rift, Akankah Benua Afrika Terbelah Menjadi Dua?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Terus Berkomitmen Perkuat Kerja Sama Dengan Kenya</title>
		<link>https://www.seketika.com/indonesia-terus-berkomitmen-perkuat-kerja-sama-dengan-kenya</link>
					<comments>https://www.seketika.com/indonesia-terus-berkomitmen-perkuat-kerja-sama-dengan-kenya#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 05:14:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kenya]]></category>
		<category><![CDATA[Nairobi]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=897</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/indonesia-terus-berkomitmen-perkuat-kerja-sama-dengan-kenya">Indonesia Terus Berkomitmen Perkuat Kerja Sama Dengan Kenya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Nairobi &#8211; Dalam pertemuan pertemuan bilateral antara Presiden <a href="https://www.seketika.com/?s=joko+widodo&amp;post_type%5B%5D=post">Joko Widodo</a> dengan Presiden Republik Kenya William Ruto di State House, Nairobi, Republik Kenya, pada Senin, 21 Agustus 2023. Presiden Jokowi menyebut bahwa Indonesia dan Kenya memiliki kedekatan historis sejak lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kenya dan Indonesia miliki kedekatan historis sejak KAA (Konferensi Asia Afrika) di Bandung, tahun 1955 dan Gerakan Non-Blok 1961,” ucap Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dalam kunjungannya ke Kenya, Presiden membawa semangat untuk memperkuat kerja sama antarnegara selatan global seperti saat Konferensi Asia Afrika yang dilaksanakan di Bandung pada tahun 1955.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“<a href="https://www.seketika.com/?s=spirit+bandung&amp;post_type%5B%5D=post">Spirit Bandung</a>&#8221; inilah yang saya bawa ke Kenya, spirit untuk memperkokoh kerja sama antara negara-negara the global south,” ucapnya kepada Presiden Kenya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Presiden Jokowi juga memaparkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Kenya terus makin erat melalui politik luar negeri Indonesia yang memberikan perhatian khusus terhadap kawasan Afrika dalam sembilan tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Indonesia juga terus berkomitmen untuk perkuat kerja sama dengan Kenya,” sambung Presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk Republik Kenya Mohamad Hery Saripudin. (BPMI Setpres)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/indonesia-terus-berkomitmen-perkuat-kerja-sama-dengan-kenya">Indonesia Terus Berkomitmen Perkuat Kerja Sama Dengan Kenya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/indonesia-terus-berkomitmen-perkuat-kerja-sama-dengan-kenya/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
