<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala KUA Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kepala-kua/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kepala-kua</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2026 04:05:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kepala KUA Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kepala-kua</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepala KUA Kini Tak Harus Penghulu, Penyuluh Agama Resmi Bisa Pimpin KUA</title>
		<link>https://www.seketika.com/kepala-kua-kini-tak-harus-penghulu-penyuluh-agama-resmi-bisa-pimpin-kua</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 04:05:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjen Bimas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala KUA]]></category>
		<category><![CDATA[KMA 1644 Tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Layanan Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghulu]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluh Agama Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi KUA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33436</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kepala-kua-kini-tak-harus-penghulu-penyuluh-agama-resmi-bisa-pimpin-kua">Kepala KUA Kini Tak Harus Penghulu, Penyuluh Agama Resmi Bisa Pimpin KUA</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1644 Tahun 2025 tentang Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Selain penghulu, Kepala KUA kini dapat diisi juga oleh Penyuluh Agama Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mekanisme baru pengangkatan Kepala KUA ini dibahas bersama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam di Jakarta, Senin (26/1/2026). </p>



<p class="wp-block-paragraph">FGD menjadi bagian dari upaya penataan kelembagaan KUA agar semakin adaptif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan keagamaan di tingkat kecamatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, penguatan peran Kepala KUA tidak dapat dilepaskan dari transformasi KUA sebagai pusat layanan keagamaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, KUA tidak hanya mengelola layanan pernikahan, tetapi juga menjalankan 48 jenis layanan yang mencakup bimbingan keluarga sakinah, kemasjidan, konsultasi syariah, zakat dan wakaf, hingga pengelolaan data keagamaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Banyak yang belum menyadari bahwa KUA memiliki 48 jenis layanan. Ini yang harus kita buka ke publik secara transparan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Abu, transparansi menjadi fondasi penting dalam tata kelola KUA. Ia mencontohkan pemanfaatan papan informasi layanan dan penguatan sistem digital agar masyarakat mengetahui secara utuh jenis layanan yang tersedia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“KUA sekarang harus menjadi ruang bersama. Informasi layanan harus terbuka agar semua pihak tahu dan bisa mengaksesnya,” katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kepala-kua-kini-tak-harus-penghulu-penyuluh-agama-resmi-bisa-pimpin-kua">Kepala KUA Kini Tak Harus Penghulu, Penyuluh Agama Resmi Bisa Pimpin KUA</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
