<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kerja Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kerja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kerja</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Jan 2025 06:25:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>kerja Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kerja</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Usia Pensiun di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun, Ikuti Tren Global</title>
		<link>https://www.seketika.com/usia-pensiun-di-indonesia-naik-jadi-59-tahun-ikuti-tren-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 06:24:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[usia pensiun]]></category>
		<category><![CDATA[usia pensiun indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23121</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/usia-pensiun-di-indonesia-naik-jadi-59-tahun-ikuti-tren-global">Usia Pensiun di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun, Ikuti Tren Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi menaikkan usia pensiun dari 58 tahun menjadi 59 tahun per Senin (7/1/2025). Kebijakan ini tertuang dalam Pasal 15 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun oleh BPJS Ketenagakerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperpanjang usia produktif pekerja sekaligus memberikan peluang lebih besar bagi mereka dalam memanfaatkan program Jaminan Pensiun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usia pensiun di Indonesia sebelumnya telah mengalami beberapa perubahan sejak diterapkannya PP 45/2015.</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pada awalnya, usia pensiun ditetapkan 56 tahun.</li>



<li>Pada 1 Januari 2019, usia pensiun naik menjadi 57 tahun.</li>



<li>Setiap tiga tahun berikutnya, usia pensiun bertambah 1 tahun hingga mencapai 65 tahun.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Pekerja yang memilih untuk tetap bekerja setelah usia pensiun juga memiliki opsi untuk menerima manfaat pensiun saat mencapai usia pensiun atau setelah berhenti bekerja, dengan batas waktu hingga tiga tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kenaikan usia pensiun ini memberikan keuntungan sekaligus tantangan:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Keuntungan</li>
</ol>



<ul class="wp-block-list">
<li>Memperpanjang waktu bagi pekerja untuk mengumpulkan dana pensiun yang lebih besar.</li>



<li>Memberikan kesempatan lebih lama untuk tetap aktif dalam dunia kerja dan meningkatkan stabilitas finansial.</li>
</ul>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tantangan</li>
</ol>



<ul class="wp-block-list">
<li>Meningkatkan risiko kesehatan pekerja yang tetap bekerja di usia lanjut.</li>



<li>Membutuhkan persiapan lebih dini untuk menghadapi kebutuhan finansial pasca pensiun.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia bukan satu-satunya negara yang menyesuaikan usia pensiun seiring dengan tantangan ekonomi dan sosial. Berikut perbandingannya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Eropa: Usia pensiun rata-rata berkisar antara 62 hingga 67 tahun, tergantung kebijakan negara. Kebijakan ini mempertimbangkan harapan hidup yang tinggi dan tantangan finansial sistem pensiun.</li>



<li>Amerika Serikat: Usia pensiun penuh ditetapkan pada 66 atau 67 tahun, tergantung tahun kelahiran. Namun, banyak warga AS memilih pensiun dini atau tetap bekerja setelah usia pensiun.</li>



<li>India: Usia pensiun lebih fleksibel, berkisar antara 55 hingga 60 tahun, disesuaikan dengan kondisi pasar kerja lokal.</li>



<li>Skandinavia (Swedia, Norwegia): Sistem pensiun progresif memberikan fleksibilitas bagi pekerja untuk memilih kapan pensiun, dengan insentif bekerja lebih lama.</li>
</ul>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/usia-pensiun-di-indonesia-naik-jadi-59-tahun-ikuti-tren-global">Usia Pensiun di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun, Ikuti Tren Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
