<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kesehatan masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kesehatan-masyarakat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kesehatan-masyarakat</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2026 05:25:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>kesehatan masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kesehatan-masyarakat</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fase Kritis Dengue Harus Diwaspadai, Ini Tanda-Tanda yang Bisa Berujung Syok hingga Kematian</title>
		<link>https://www.seketika.com/fase-kritis-dengue-harus-diwaspadai-ini-tanda-tanda-yang-bisa-berujung-syok-hingga-kematian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 05:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[3M Plus]]></category>
		<category><![CDATA[Aedes Aegypti]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Fase Kritis Dengue]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36561</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fase-kritis-dengue-harus-diwaspadai-ini-tanda-tanda-yang-bisa-berujung-syok-hingga-kematian">Fase Kritis Dengue Harus Diwaspadai, Ini Tanda-Tanda yang Bisa Berujung Syok hingga Kematian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus memperkuat upaya pengendalian dengue demi mencapai target nasional nol kematian akibat penyakit tersebut pada 2030. Salah satu strategi utama yang ditekankan adalah peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap fase kritis dengue guna mencegah kasus berat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, menegaskan bahwa dengue masih menjadi ancaman serius di Indonesia karena berpotensi menyebabkan kematian jika terlambat ditangani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengue ini berbahaya karena dapat mengakibatkan kematian. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengenali tanda dan gejalanya serta memahami kapan harus segera mencari pertolongan medis,&#8221; ujar Prima dalam Temu Media bertema &#8220;Indonesia Menuju Nol Kematian Akibat Dengue Tahun 2030&#8221; di Jakarta, Senin (15/6/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prima menjelaskan bahwa perjalanan penyakit dengue terbagi ke dalam tiga fase yang wajib dipahami oleh masyarakat yakni Fase Demam Tinggi: Terjadi pada hari pertama hingga ketiga dengan suhu mendadak mencapai 38–40 derajat Celsius, disertai nyeri otot dan sakit kepala hebat, kedua Fase Kritis: Terjadi setelah hari ketiga, di mana suhu tubuh justru menurun. Fase ini sering mengecoh karena pasien tampak membaik, padahal berisiko mengalami kebocoran plasma, perdarahan, hingga syok yang mengancam jiwa, dan ketiga Fase Penyembuhan: Tahap di mana kondisi tubuh berangsur membaik dan jumlah trombosit mulai kembali normal setelah melewati fase kritis dengan penanganan tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketika demam turun, masyarakat jangan langsung menganggap pasien sudah sembuh. Fase kritis inilah yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kondisi yang mengancam jiwa,&#8221; tegas Prima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain mengenali gejala, Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk aktif memutus rantai penularan dengan memberantas sarang nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk pembawa virus ini diketahui berkembang biak di genangan air bersih, baik di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tempat perindukan tersebut meliputi bak mandi, toren, penampungan dispenser/kulkas, vas bunga, barang bekas, hingga cekungan alami seperti lubang bambu dan pelepah daun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah preventif, Kemenkes mengajak masyarakat menerapkan gerakan 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah air, Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, ditambah dengan tindakan “Plus” sebagai perlindungan ekstra. Tujuan utamanya adalah memberantas sarang nyamuk dan mencegah nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Melalui kombinasi edukasi, deteksi dini, penanganan medis yang cepat, serta gerakan 3M Plus, Pemerintah optimistis target nol kematian akibat dengue di Indonesia dapat terwujud pada 2030,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fase-kritis-dengue-harus-diwaspadai-ini-tanda-tanda-yang-bisa-berujung-syok-hingga-kematian">Fase Kritis Dengue Harus Diwaspadai, Ini Tanda-Tanda yang Bisa Berujung Syok hingga Kematian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>33 Rumah Sakit Swasta Resmi Digandeng Pemkot Tangerang! Jurus Baru Tekan TBC, HIV hingga Diabetes</title>
		<link>https://www.seketika.com/33-rumah-sakit-swasta-resmi-digandeng-pemkot-tangerang-jurus-baru-tekan-tbc-hiv-hingga-diabetes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 18:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[33 Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[HIV Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[leptospirosis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pengendalian TBC]]></category>
		<category><![CDATA[PKS Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33906</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/33-rumah-sakit-swasta-resmi-digandeng-pemkot-tangerang-jurus-baru-tekan-tbc-hiv-hingga-diabetes">33 Rumah Sakit Swasta Resmi Digandeng Pemkot Tangerang! Jurus Baru Tekan TBC, HIV hingga Diabetes</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang baru saja menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama 33 rumah sakit untuk meningkatkan sinergitas pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Tangerang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni menuturkan, Perjanjian Kerja Sama (PKS) akan mencakup program kolaborasi pemerintah bersama sektor swasta untuk memperkuat kebijakan penanganan dan pengendalian penyakit seperti sistem pelaporan, pemeriksaan, sarana prasarana, sampai sumber daya manusia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin mengandeng semua lapisan untuk bersama-sama meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Tangerang. Bukan pertama kali, upaya kolaborasi ini sudah berjalan sejak tahun 2022 dan terbukti bisa berjalan dengan sangat baik,” ujar Dini selepas Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Mercure Hotel Tangerang, Rabu (11/2/26).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga menggandeng sejumlah lembaga, organisasi, dan komunitas untuk mendukung program eliminasi dan promosi preventif untuk menanggulangi sejumlah penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) dan Human Immunodefiency (HIV), serta penyakit tidak menular seperti leptospirosis, hipertensi, dan diabetes.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa lembaga, organisasi, dan komunitas yang digandeng menjadi mitra strategis di antaranya ada Lembaga Permasyarakatan (Lapas), Yayasan Cita Andaru Bersama, Yayasan Bina Muda Gemilang, Yayasan Wahana Cita Indonesia, Yayasan Mutiara Maharani, Jaringan Indonesia Positif, dan IU Penabulu STPI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami menilai jumlah kasus dapat meningkat berkali-kali lipat karena penularan tetapi stigma dan diskriminasi juga mengikuti. Oleh karenanya, kami menggandeng sejumlah mitra strategis selain rumah sakit untuk memberikan edukasi yang promotif dan preventif. Salah satunya bisa dilihat dari kerja sama dengan Lapas, kerja sama ini menjadi akses untuk kami memberikan pelayanan bagi masyarakat binaan supaya tidak loss to follow up,” tambah Dini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/33-rumah-sakit-swasta-resmi-digandeng-pemkot-tangerang-jurus-baru-tekan-tbc-hiv-hingga-diabetes">33 Rumah Sakit Swasta Resmi Digandeng Pemkot Tangerang! Jurus Baru Tekan TBC, HIV hingga Diabetes</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</title>
		<link>https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BGN]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Irma Suryani]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32378</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg">Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung &#8211; Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya penguatan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi IX ke Kabupaten Bandung, Senin (1/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Irma mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Bandung (Pemkab Bandung) sekaligus memberikan sejumlah catatan strategis terkait keberlanjutan layanan Sentra Penyediaan Pangan Bergizi (SPPG).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemkab Bandung telah menggandeng para petani dan pelaku usaha ayam petelur untuk pasokan bahan makanan MBG. Ini contoh nyata bahwa  Pemda Kabupaten Bandung mengerti betul fungsi makan bergizi gratis bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Irma di hadapan mitra kerja dan jajaran teknis Badan Gizi Nasional (BGN).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto sejak 2024, memiliki alokasi anggaran signifikan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 2025, pemerintah menganggarkan lebih dari Rp100 triliun untuk menjalankan program ini di seluruh satuan pendidikan dan SPPG di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Irma mendorong pemerintah daerah agar berkoordinasi dengan Manajemen Program Gizi Nasional (MPGN) untuk meringankan beban fiskal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini program pusat dan dananya besar. Jadi tidak ada salahnya Pemda bekerjasama dengan MPGN. Tujuannya agar Pemda tidak terbebani. Kalau terbebani, nanti malah kontraproduktif terhadap layanan SPPG,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, Irma memperingatkan lemahnya pemeliharaan sarana dan prasarana SPPG di sejumlah daerah. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/irma-suryani-makan-bergizi-gratis-bisa-jeblok-tanpa-perawatan-fasilitas-sppg">Irma Suryani: Makan Bergizi Gratis Bisa ‘Jeblok’ Tanpa Perawatan Fasilitas SPPG</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Jantung di Hari Jantung Sedunia 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/wabup-tangerang-intan-nurul-hikmah-ajak-masyarakat-cegah-penyakit-jantung-di-hari-jantung-sedunia-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[cek kesehatan gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Fun Walk Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jantung Sedunia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Perki]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30534</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabup-tangerang-intan-nurul-hikmah-ajak-masyarakat-cegah-penyakit-jantung-di-hari-jantung-sedunia-2025">Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Jantung di Hari Jantung Sedunia 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Tangerang – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir dalam acara peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 yang digelar di Eastvara BSD, Kecamatan Pagedangan, pada Minggu (28/09/25). Acara ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Tangerang tentang bahaya penyakit jantung dan pentingnya gaya hidup sehat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa peringatan Hari Jantung Sedunia bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit jantung yang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia dan dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari Jantung sedunia tahun 2025 ini bukan hanya sekedar peringatan tapi sebuah momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan kita terhadap bahaya penyakit jantung. Banyak kasus yang terjadi bukan karena keterbatasan fasilitas medis melainkan karena rendahnya kewaspadaan sejak dini dan kurangnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat,,&#8221; ujar Wabup Intan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, telah menginisiasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat dimanfaatkan masyarakat di Puskesmas terdekat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mengajak masyarakat Tangerang untuk memanfaatkan program CKG ini serta rutin berolahraga demi menjaga kesehatan jantung,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Wabup Tangerang juga mengimbau agar warga rutin menerapkan pola hidup sehat, menghindari rokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabup-tangerang-intan-nurul-hikmah-ajak-masyarakat-cegah-penyakit-jantung-di-hari-jantung-sedunia-2025">Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Jantung di Hari Jantung Sedunia 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Tangsel Ajak Pesilat Lestarikan Budaya dan Jaga Kesehatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/wali-kota-tangsel-ajak-pesilat-lestarikan-budaya-dan-jaga-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 03:21:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Benyamin Davnie]]></category>
		<category><![CDATA[budaya lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Campak]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Gebyar Pesilat Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[IPSI Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pencak Silat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel News]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29785</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wali-kota-tangsel-ajak-pesilat-lestarikan-budaya-dan-jaga-kesehatan">Wali Kota Tangsel Ajak Pesilat Lestarikan Budaya dan Jaga Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang –&nbsp;Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie berpesan pada para pesilat yang ada di Tangsel untuk terus menjaga tradisi dan kebudayaan terkait pencak silat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gebyar Pesilat Tangsel di Alun-alun Pamulang, pada Sabtu (30/08/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Perkumpulan kita pagi hari ini, berhimpunnya para pendekar dan guru pesilat di Tangsel juga dalam rangka menjaga tradisi, menghormati dan membangun kebudayaan di Tangerang Selatan dan kekompakan,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Benyamin memberikan apresiasi atas keterlibatan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tangsel yang terlibat dalam proses pembangunan wilayah termuda di Provinsi Banten ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kesempatan ini, Wali Kota Tangsel juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah, maraknya penyakit demam berdarah.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wali-kota-tangsel-ajak-pesilat-lestarikan-budaya-dan-jaga-kesehatan">Wali Kota Tangsel Ajak Pesilat Lestarikan Budaya dan Jaga Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5.000 Posyandu di Tangsel Siap Jadi Garda Terdepan Kesehatan Warga</title>
		<link>https://www.seketika.com/5-000-posyandu-di-tangsel-siap-jadi-garda-terdepan-kesehatan-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 21:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Benyamin Davnie]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Promotif Preventif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Penggerak Posyandu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26439</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-000-posyandu-di-tangsel-siap-jadi-garda-terdepan-kesehatan-warga">5.000 Posyandu di Tangsel Siap Jadi Garda Terdepan Kesehatan Warga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat Tangsel. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu sekaligus pengukuhan Tim Penggerak Posyandu Kota Tangerang Selatan, pada Selasa (22/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Meski Posyandu bukan organisasi milik pemerintah, ini adalah inisiasi masyarakat. Namun, pemerintah tetap intensif terlibat. Ke depan, Posyandu Tangerang Selatan akan menjadi instrumen penting dalam strategi promotif dan preventif bidang kesehatan,” ujar Benyamin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Benyamin, fungsi Posyandu saat ini telah berkembang pesat. Bukan hanya sebagai tempat penimbangan balita, Posyandu kini menjadi pusat layanan kesehatan terpadu untuk seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, hingga lansia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Benyamin menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah, PKK, kelompok pengajian ibu-ibu, serta berbagai komunitas masyarakat dalam mendukung keberlanjutan Posyandu di Tangerang Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Berbagai penyakit kini bisa menyerang siapa saja, termasuk usia muda. Karena itu, pendekatan promotif dan preventif adalah prioritas. Di sinilah peran strategis Posyandu, tim pembina, serta tokoh masyarakat sangat dibutuhkan,” jelasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-000-posyandu-di-tangsel-siap-jadi-garda-terdepan-kesehatan-warga">5.000 Posyandu di Tangsel Siap Jadi Garda Terdepan Kesehatan Warga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangerang Luncurkan GENTING &#038; DASHAT: Inovasi Baru Cegah Stunting Menuju Generasi Emas</title>
		<link>https://www.seketika.com/tangerang-luncurkan-genting-dashat-inovasi-baru-cegah-stunting-menuju-generasi-emas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2025 17:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Dapur Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua Asuh]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Program DASHAT]]></category>
		<category><![CDATA[Program GENTING]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26427</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tangerang-luncurkan-genting-dashat-inovasi-baru-cegah-stunting-menuju-generasi-emas">Tangerang Luncurkan GENTING &amp; DASHAT: Inovasi Baru Cegah Stunting Menuju Generasi Emas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab Tangerang) resmi meluncurkan dua program unggulan, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Kegiatan ini digelar di Gedung Serba Guna Tigaraksa, Selasa (22/04/2025), sebagai bagian dari komitmen serius dalam mendukung pencegahan stunting Kabupaten Tangerang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran kedua program tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di hadapan para pemangku kepentingan dan masyarakat Kampung Keluarga Berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyukseskan program GENTING dan DASHAT. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengajak seluruh pihak untuk aktif meningkatkan edukasi dan memastikan bantuan gizi tepat sasaran, khususnya kepada keluarga berisiko stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan dimulainya program GENTING dan DASHAT ini, saya minta kepada seluruh pihak untuk lebih gencar meningkatkan edukasi serta menyalurkan bantuan gizi secara tepat sasaran kepada masyarakat,&#8221; ujar Bupati Maesyal.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tangerang-luncurkan-genting-dashat-inovasi-baru-cegah-stunting-menuju-generasi-emas">Tangerang Luncurkan GENTING &amp; DASHAT: Inovasi Baru Cegah Stunting Menuju Generasi Emas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkes: Kesehatan dan Pendidikan Kunci Indonesia Emas 2045</title>
		<link>https://www.seketika.com/menkes-kesehatan-dan-pendidikan-kunci-indonesia-emas-2045</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 17:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[IDI]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Dokter Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Emas 2045]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sistem kesehatan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26101</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-kesehatan-dan-pendidikan-kunci-indonesia-emas-2045">Menkes: Kesehatan dan Pendidikan Kunci Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menghadiri acara pelantikan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) yang diselenggarakan pada Sabtu (12/4). Dalam sambutannya, Menkes menegaskan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menkes Budi, pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri memang krusial, namun kualitas kesehatan masyarakat merupakan kunci paling mendasar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan bahwa sehebat apa pun sumber daya manusia Indonesia, jika tidak sehat, maka tidak akan mampu berkontribusi secara optimal bagi bangsa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang paling penting untuk mencapai Indonesia Emas adalah sektor kesehatan dan pendidikan. Keduanya merupakan prioritas tinggi dalam misi besar ini,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem kesehatan nasional, pemerintah telah menetapkan enam pilar transformasi kesehatan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-kesehatan-dan-pendidikan-kunci-indonesia-emas-2045">Menkes: Kesehatan dan Pendidikan Kunci Indonesia Emas 2045</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Indikator PHBS dalam Rumah Tangga, Koordinasi PHBS di Tangerang</title>
		<link>https://www.seketika.com/sepuluh-indikator-phbs-dalam-rumah-tangga-koordinasi-phbs-di-tangerang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 05:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PHBS]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Tangga Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23969</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sepuluh-indikator-phbs-dalam-rumah-tangga-koordinasi-phbs-di-tangerang">Sepuluh Indikator PHBS dalam Rumah Tangga, Koordinasi PHBS di Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga Tahun 2025 di Gedung Dharma Wanita, Tangerang, pada Jumat, 7 Februari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran petugas promosi kesehatan dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat rumah tangga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis, menyampaikan bahwa tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah untuk memperkuat peran petugas promosi kesehatan dalam menyebarluaskan informasi dan praktik perilaku hidup sehat di kalangan masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Muchlis, konsep promosi kesehatan ini merupakan perkembangan dari pendidikan kesehatan yang mengikuti perubahan paradigma kesehatan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan paradigma ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola penyakit, gaya hidup, kondisi kehidupan, lingkungan, dan demografi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Muchlis menjelaskan bahwa awalnya, kesehatan masyarakat lebih berfokus pada faktor risiko yang berkaitan dengan kemiskinan dan lingkungan yang buruk, seperti udara dan air. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sepuluh-indikator-phbs-dalam-rumah-tangga-koordinasi-phbs-di-tangerang">Sepuluh Indikator PHBS dalam Rumah Tangga, Koordinasi PHBS di Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>24 Penghargaan Kesehatan di HKN ke-60 Di Borong Pemkot Tangerang</title>
		<link>https://www.seketika.com/24-penghargaan-kesehatan-di-hkn-ke-60-di-borong-pemkot-tangerang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Campak Rubella]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes Melitus]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[HIV]]></category>
		<category><![CDATA[HKN 2024]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22378</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/24-penghargaan-kesehatan-di-hkn-ke-60-di-borong-pemkot-tangerang">24 Penghargaan Kesehatan di HKN ke-60 Di Borong Pemkot Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Menjelang akhir tahun 2024, Pemerintah Kota Tangerang kembali menorehkan prestasi gemilang. Dinas Kesehatan Kota Tangerang berhasil meraih 24 penghargaan dalam perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 tingkat Provinsi Banten. Penghargaan ini mengakui keberhasilan Kota Tangerang dalam berbagai bidang pelayanan kesehatan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut mencakup berbagai kategori, termasuk penanggulangan HIV &amp; IMS, penemuan kasus TBC, capaian imunisasi Campak Rubella, dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Prestasi ini menunjukkan komitmen kuat Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kami juga terus mendorong inovasi dan kolaborasi antara sektor kesehatan untuk memberikan layanan terbaik bagi warga Tangerang,&#8221; ujar dr. Dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai apresiasi terhadap kontribusi semua pihak yang mendukung kemajuan layanan kesehatan di Kota Tangerang, dr. Dini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan instansi terkait. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan keberhasilan ini, Kota Tangerang semakin memperkuat posisinya sebagai kota unggul dalam inovasi pelayanan kesehatan di Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut adalah daftar lengkap 24 penghargaan yang diterima oleh Dinkes Kota Tangerang dalam perayaan HKN ke-60 tingkat Provinsi Banten:</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/24-penghargaan-kesehatan-di-hkn-ke-60-di-borong-pemkot-tangerang">24 Penghargaan Kesehatan di HKN ke-60 Di Borong Pemkot Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
