<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan Nasional Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kesehatan-nasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kesehatan-nasional</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 03:49:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kesehatan Nasional Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kesehatan-nasional</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Status JKN PBI Tiba-Tiba Nonaktif, Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan dan Cara Mengaktifkannya Kembali</title>
		<link>https://www.seketika.com/status-jkn-pbi-tiba-tiba-nonaktif-ini-penjelasan-resmi-bpjs-kesehatan-dan-cara-mengaktifkannya-kembali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 03:49:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan iuran]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS SATU]]></category>
		<category><![CDATA[Info Publik]]></category>
		<category><![CDATA[jaminan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[JKN]]></category>
		<category><![CDATA[JKN Nonaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PBI JK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33733</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/status-jkn-pbi-tiba-tiba-nonaktif-ini-penjelasan-resmi-bpjs-kesehatan-dan-cara-mengaktifkannya-kembali">Status JKN PBI Tiba-Tiba Nonaktif, Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan dan Cara Mengaktifkannya Kembali</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Sejumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) belakangan mengaku terkejut setelah mengetahui status kepesertaannya mendadak dinonaktifkan. Informasi ini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat, terutama mereka yang selama ini sangat bergantung pada JKN untuk mengakses layanan kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi polemik tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa penetapan maupun penonaktifan peserta PBI JK bukan kewenangan BPJS Kesehatan, melainkan Kementerian Sosial (Kemensos).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perlu dipahami bahwa peserta PBI JK ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Penyesuaian ini merujuk pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang berlaku mulai 1 Februari 2026,” ujar Ghufron dalam keterangannya yang dikutip InfoPublik, Jumat (6/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ghufron menjelaskan, pembaruan data PBI JK dilakukan secara berkala untuk memastikan bantuan iuran JKN benar-benar tepat sasaran, yakni diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinamika kondisi sosial dan ekonomi di lapangan membuat proses pemutakhiran data menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peserta yang dinonaktifkan akan digantikan dengan peserta baru, sehingga jumlah total peserta PBI JK secara nasional tetap sama,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski status kepesertaan dinonaktifkan, Ghufron meminta masyarakat tidak panik. Pasalnya, terdapat mekanisme pengaktifan kembali bagi peserta yang masih memenuhi syarat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/status-jkn-pbi-tiba-tiba-nonaktif-ini-penjelasan-resmi-bpjs-kesehatan-dan-cara-mengaktifkannya-kembali">Status JKN PBI Tiba-Tiba Nonaktif, Ini Penjelasan Resmi BPJS Kesehatan dan Cara Mengaktifkannya Kembali</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkes Budi Bongkar Fakta Mengejutkan: Kusta Bukan Kutukan, Bisa Sembuh dan Hampir Mustahil Menular!</title>
		<link>https://www.seketika.com/menkes-budi-bongkar-fakta-mengejutkan-kusta-bukan-kutukan-bisa-sembuh-dan-hampir-mustahil-menular</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 04:40:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kusta]]></category>
		<category><![CDATA[Kusta Bisa Sembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Menkes]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Kusta]]></category>
		<category><![CDATA[Stop Stigma]]></category>
		<category><![CDATA[WHO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33239</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-budi-bongkar-fakta-mengejutkan-kusta-bukan-kutukan-bisa-sembuh-dan-hampir-mustahil-menular">Menkes Budi Bongkar Fakta Mengejutkan: Kusta Bukan Kutukan, Bisa Sembuh dan Hampir Mustahil Menular!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penyakit kusta masih kuat distigmatisasi di tengah masyarakat akibat minimnya informasi yang benar. Padahal, kusta bukan penyakit kutukan, melainkan penyakit infeksi bakteri yang sulit menular, tingkat fatalitasnya hampir nol, dan dapat disembuhkan sepenuhnya dengan pengobatan yang tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan Menkes Budi dalam talkshow bertajuk “Ending Leprosy Without Stigma” yang digelar di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Kamis (15/1). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini turut menghadirkan WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination, Yohei Sasakawa, serta Samsul, seorang penyintas kusta yang berbagi pengalaman hidupnya melawan stigma dan diskriminasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kusta bukan kutukan. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri, penularannya sangat sulit dan membutuhkan waktu lama. Yang paling penting, kusta sudah ada obatnya dan bisa sembuh,” tegas Menkes Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menkes Budi menjelaskan bahwa stigma sosial menjadi hambatan terbesar dalam eliminasi kusta di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketakutan akan pengucilan membuat banyak penderita enggan melapor dan terlambat mendapatkan pengobatan, sehingga meningkatkan risiko kecacatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, edukasi berbasis fakta ilmiah adalah kunci utama untuk memutus rantai stigma sekaligus mempercepat penanganan kusta di masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-budi-bongkar-fakta-mengejutkan-kusta-bukan-kutukan-bisa-sembuh-dan-hampir-mustahil-menular">Menkes Budi Bongkar Fakta Mengejutkan: Kusta Bukan Kutukan, Bisa Sembuh dan Hampir Mustahil Menular!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</title>
		<link>https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 08:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[JKN]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Muhaimin Iskandar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting dan Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[UHC Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Health Coverage]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32543</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa">Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Universal Health Coverage (UHC) melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan investasi masa depan yang strategis bagi Indonesia, bukan sekadar program bantuan sosial. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Diskusi Publik “Memaknai Peringatan Cakupan Kesehatan Semesta: Sehatkan Bangsa melalui Asta Cita” yang digelar di Jakarta, Jumat (12/12/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhaimin menjelaskan, keberadaan JKN memberikan kepastian perlindungan kesehatan bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanpa dibayangi risiko biaya pengobatan yang tinggi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, capaian UHC Indonesia di berbagai kabupaten dan kota terbukti berkorelasi langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sistem JKN yang kita miliki merupakan salah satu jaminan sosial terbesar di dunia. Cakupan JKN di Indonesia bahkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata UHC global yang hanya 60–70 persen,” ujar Muhaimin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Muhaimin mengungkapkan bahwa sejak awal implementasinya, Program JKN terbukti efektif sebagai instrumen perlindungan sosial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">JKN dinilai mampu mencegah jutaan keluarga jatuh miskin akibat tingginya biaya kesehatan serta menurunkan lebih dari 70 persen beban pengeluaran kesehatan masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/muhaimin-tegaskan-uhc-jkn-bukan-bantuan-tapi-investasi-masa-depan-bangsa">Muhaimin Tegaskan UHC JKN Bukan Bantuan, Tapi Investasi Masa Depan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Tangerang Dorong Desa Siaga TBC untuk Tekan Lonjakan Kasus</title>
		<link>https://www.seketika.com/bupati-tangerang-dorong-desa-siaga-tbc-untuk-tekan-lonjakan-kasus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2025 17:26:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Siaga TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Eliminasi TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Dengan Tepat]]></category>
		<category><![CDATA[Situbers]]></category>
		<category><![CDATA[Skrining TBC]]></category>
		<category><![CDATA[TBC Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Tuberkulosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32162</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bupati-tangerang-dorong-desa-siaga-tbc-untuk-tekan-lonjakan-kasus">Bupati Tangerang Dorong Desa Siaga TBC untuk Tekan Lonjakan Kasus</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang &#8211; Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penanganan TBC adalah tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Apa yang ditegaskan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Penguatan Desa Siaga TBC, kapan tepatnya digelar pada Senin, 24 November 2025, di mana berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, sekaligus momentum memperkuat komitmen daerah dalam menekan kasus Tuberkulosis di Kabupaten Tangerang salah satu daerah dengan jumlah kasus tinggi di Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, Puskesmas, camat, hingga masyarakat, wajib memahami peran masing-masing dalam penanggulangan TBC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pahami peran masing-masing, pertegas komitmen, dan terus kawal penguatan Desa Siaga TBC hingga berdampak nyata terhadap penurunan kasus,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pendataan ulang warga menjadi langkah awal yang sangat penting agar pemerintah memiliki data akurat sebagai dasar kebijakan, mulai dari sosialisasi, skrining, hingga deteksi dini TBC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati memaparkan bahwa estimasi kasus TBC di Kabupaten Tangerang pada 2024 mencapai 13.625 kasus, dengan capaian penemuan 12.391 kasus atau 90,9%.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski capaian tersebut dinilai cukup tinggi, ia menekankan bahwa upaya pencegahan, penemuan kasus aktif, dan pengobatan berkelanjutan harus terus diperkuat untuk menekan angka penularan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bupati-tangerang-dorong-desa-siaga-tbc-untuk-tekan-lonjakan-kasus">Bupati Tangerang Dorong Desa Siaga TBC untuk Tekan Lonjakan Kasus</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
