<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korupsi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/korupsi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/korupsi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 12:48:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Korupsi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/korupsi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK Bongkar Aliran Dana di Pemprov Riau: Ajudan Gubernur Jadi Tersangka, Uang Miliaran Mengalir ke Pucuk Pimpinan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kpk-bongkar-aliran-dana-di-pemprov-riau-ajudan-gubernur-jadi-tersangka-uang-miliaran-mengalir-ke-pucuk-pimpinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 20:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35639</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-bongkar-aliran-dana-di-pemprov-riau-ajudan-gubernur-jadi-tersangka-uang-miliaran-mengalir-ke-pucuk-pimpinan">KPK Bongkar Aliran Dana di Pemprov Riau: Ajudan Gubernur Jadi Tersangka, Uang Miliaran Mengalir ke Pucuk Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025. KPK kemudian menetapkan MJN selaku ADC atau ajudan Gubernur sebagai tersangka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, KPK telah menetapkan AW selaku Gubernur Riau; MAS selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau; serta DAN selaku Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Riau. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, terhadap tersangka MJN, ditahan untuk 20 hari pertama sejak 13 April s.d. 2 Mei 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung ACLC (C1) KPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konstruksi perkaranya bermula dari permintaan AW kepada sejumlah perangkat daerah di Pemprov Riau, yang terbagi dalam tiga tahap (Juni &#8211; November 2025). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam proses penyidikan, KPK menemukan keterlibatan MJN selaku ajudan Gubernur Riau, yang diduga berperan mengalirkan uang kepada AW.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dimana, MJN mendistribusikan uang pada tahap I senilai Rp950 juta kepada AW dan kembali menyalurkan uang tahap II sebesar Rp450 juta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara di tahap III, terjadi pengumpulan sebesar Rp750 juta dari perangkat daerah, yang selanjutnya diamankan sebagai bagian dari barang bukti oleh Tim KPK dalam tahap kegiatan penyelidikan tertutup pada 3 November 2025 lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas perbuatannya, MJN disangkakan telah melakukan perbuatan TPK sebagaimana dimaksud telah melanggar Pasal 12 huruf e dan /atau Pasal 12 huruf f dan /atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, bersama-sama AW, MAS, serta DAN.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-bongkar-aliran-dana-di-pemprov-riau-ajudan-gubernur-jadi-tersangka-uang-miliaran-mengalir-ke-pucuk-pimpinan">KPK Bongkar Aliran Dana di Pemprov Riau: Ajudan Gubernur Jadi Tersangka, Uang Miliaran Mengalir ke Pucuk Pimpinan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Orang Ngaku Pegawai KPK Ditangkap, Bawa Ribuan Dolar dari Modus Atur Perkara</title>
		<link>https://www.seketika.com/empat-orang-ngaku-pegawai-kpk-ditangkap-bawa-ribuan-dolar-dari-modus-atur-perkara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 00:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aparat penegak hukum]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[modus kejahatan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Metro Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35567</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/empat-orang-ngaku-pegawai-kpk-ditangkap-bawa-ribuan-dolar-dari-modus-atur-perkara">Empat Orang Ngaku Pegawai KPK Ditangkap, Bawa Ribuan Dolar dari Modus Atur Perkara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya (PMJ) mengamankan sejumlah empat (4) orang yang diduga mengaku sebagai pegawai KPK, pada Kamis (9/4) malam, di wilayah Jakarta Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Para terduga ini mengaku dapat melakukan pengaturan penanganan perkara di KPK dengan modus sebagai utusan dari Pimpinan KPK, yang diperintahkan untuk meminta sejumlah uang kepada Anggota DPR,” ucap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Jakarta, Jumat (10/4).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Budi menambahkan, permintaan sejumlah uang ini diduga bukan kali pertama. Sebelumnya, para terduga pelaku juga telah melakukan praktik serupa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan tersebut, Tim mengamankan barang bukti dalam bentuk mata uang asing sejumlah USD17,400. Selanjutnya, keempat terduga pelaku yang diamankan langsung dibawa ke PMJ Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“KPK mengimbau kepada seluruh jajaran di Kementerian/ Lembaga/ Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, serta berbagai unsur masyarakat lainnya, agar selalu waspada dan hati-hati dengan berbagai modus oleh oknum yang mengatasnamakan sebagai pegawai KPK dan melakukan tindakan-tindakan kriminal, penipuan, pemerasan, ataupun yang mengaku dapat melakukan pengaturan perkara di KPK,” tegas Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pelaksanaan tugasnya, pegawai KPK selalu dilengkapi dengan surat penugasan dan kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh KPK. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pegawai KPK juga dilarang menjanjikan/menerima, apalagi meminta imbalan dalam bentuk apapun, sehingga tidak benar jika ada pihak yang menjanjikan dapat &#8220;mengurus&#8221; suatu kasus yang penanganannya dilakukan oleh KPK.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/empat-orang-ngaku-pegawai-kpk-ditangkap-bawa-ribuan-dolar-dari-modus-atur-perkara">Empat Orang Ngaku Pegawai KPK Ditangkap, Bawa Ribuan Dolar dari Modus Atur Perkara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rp11,4 Triliun Diselamatkan! Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara</title>
		<link>https://www.seketika.com/rp114-triliun-diselamatkan-presiden-prabowo-saksikan-penyerahan-denda-administratif-dan-penyelamatan-keuangan-negara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:32:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan hutan]]></category>
		<category><![CDATA[kehutanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[penyelamatan uang negara]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas PKH]]></category>
		<category><![CDATA[sawit ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35542</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rp114-triliun-diselamatkan-presiden-prabowo-saksikan-penyerahan-denda-administratif-dan-penyelamatan-keuangan-negara">Rp11,4 Triliun Diselamatkan! Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI yang digelar di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola sumber daya alam serta memastikan optimalisasi penerimaan negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan denda administratif dan hasil penyelamatan keuangan negara dengan total nilai mencapai Rp11.420.104.815.858. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai tersebut berasal dari berbagai sumber antara lain penagihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp7,23 triliun, penerimaan negara bukan pajak dari penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan RI senilai Rp1,96 triliun, penerimaan setoran pajak periode Januari hingga April 2026 sebesar Rp967,7 miliar, pendapatan negara melalui penyetoran pajak periode Januari-Februari 2026 PT Agrinas Palma Nusantara sebesar Rp108,5 miliar, serta hasil PNBP dari denda lingkungan hidup senilai Rp1,14 triliun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penyerahan keuangan negara, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (satgas PKH) juga melaporkan keberhasilan dalam melakukan penguasaan kembali kawasan hutan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak Februari 2025, Satgas PKH berhasil menguasai kembali lahan pada sektor perkebunan sawit seluas 5.888.260,07 hektare dan sektor pertambangan seluas 10.257,22 hektare.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari total capaian tersebut, pada tahap VI ini satgas PKH menyerahkan kembali kawasan hutan konservasi berupa taman nasional kepada Kementerian Kehutanan seluas 254.780,12 hektare yang tersebar di Kalimantan Barat, Aceh, dan Jawa Barat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, turut diserahkan perkebunan kelapa sawit hasil penguasaan kembali Satgas PKH kepada Kementerian Keuangan yang akan dikelola oleh Danantara melalui PT Agrinas Palma Nusantara seluas 30.543,4 hektare.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rp114-triliun-diselamatkan-presiden-prabowo-saksikan-penyerahan-denda-administratif-dan-penyelamatan-keuangan-negara">Rp11,4 Triliun Diselamatkan! Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPR Angkat Bicara! Putusan Bebas Amsal Sitepu Disebut Jadi Angin Segar bagi Pekerja Kreatif</title>
		<link>https://www.seketika.com/dpr-angkat-bicara-putusan-bebas-amsal-sitepu-disebut-jadi-angin-segar-bagi-pekerja-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Amsal Sitepu]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Habiburokhman]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[pengadaan jasa]]></category>
		<category><![CDATA[PN Medan]]></category>
		<category><![CDATA[videografi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35303</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dpr-angkat-bicara-putusan-bebas-amsal-sitepu-disebut-jadi-angin-segar-bagi-pekerja-kreatif">DPR Angkat Bicara! Putusan Bebas Amsal Sitepu Disebut Jadi Angin Segar bagi Pekerja Kreatif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengapresiasi putusan majelis hakim Pengadilan Negeri yang membebaskan Amsal Sitepu dari jerat perkara dugaan tindak pidana korupsi. Putusan tersebut dinilai menjadi perhatian publik karena menyangkut profesi pekerja kreatif yang selama ini kerap menghadapi tantangan dalam proses pengadaan jasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, perkara yang menjerat Amsal memicu kekhawatiran di kalangan pekerja kreatif, khususnya anak-anak muda yang menekuni bidang produksi konten dan videografi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasalnya, pekerjaan kreatif memiliki karakteristik berbeda dengan pengadaan barang yang biasanya memiliki standar harga baku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami menganggap Majelis Hakim, apa namanya, telah mengimplementasikan Pasal 5 Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman. Yang intinya hakim dan hakim konstitusi wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang dihukum dalam masyarakat,&#8221; kata Habiburokhman dalam Konferensi Pers di Ruang Rapat Komisi III, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Habiburokhman menjelaskan, dalam Pasal 5 Undang-Undang tentang Kekuasaan Kehakiman ditegaskan bahwa hakim wajib menggali, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Prinsip tersebut dinilai penting agar putusan pengadilan tidak hanya berpegang pada aspek formal, tetapi juga mempertimbangkan konteks sosial yang melatarbelakangi suatu perkara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menilai pendekatan tersebut menjadi relevan dalam perkara yang berkaitan dengan sektor ekonomi kreatif. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab, mekanisme penentuan harga dalam pekerjaan kreatif tidak selalu dapat disamakan dengan pengadaan barang atau jasa yang memiliki standar harga pokok tertentu.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dpr-angkat-bicara-putusan-bebas-amsal-sitepu-disebut-jadi-angin-segar-bagi-pekerja-kreatif">DPR Angkat Bicara! Putusan Bebas Amsal Sitepu Disebut Jadi Angin Segar bagi Pekerja Kreatif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skandal Kuota Haji! Stafsus Menteri Agama Ditahan KPK, Dugaan Fee Jemaah Capai Ratusan Juta</title>
		<link>https://www.seketika.com/skandal-kuota-haji-stafsus-menteri-agama-ditahan-kpk-dugaan-fee-jemaah-capai-ratusan-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 10:22:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Haji 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Kuota Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Pansus Haji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35137</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/skandal-kuota-haji-stafsus-menteri-agama-ditahan-kpk-dugaan-fee-jemaah-capai-ratusan-juta">Skandal Kuota Haji! Stafsus Menteri Agama Ditahan KPK, Dugaan Fee Jemaah Capai Ratusan Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap satu orang Tersangka, yaitu IAA alias GA selaku Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama 2020-2024, terkait dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pembagian kuota haji Indonesia tahun 2023-2024. Sebelumnya, KPK juga telah menahan Tersangka YCQ selaku Menteri Agama periode 2020–2024 pada 12 Maret 2026, untuk dugaan TPK yang sama Sehingga dalam pengembangan penyidikan perkara ini, KPK sudah melakukan penahanan terhadap dua Tersangka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian terhadap Tersangka IAA alias GA, KPK melakukan penahanan untuk 20 hari pertama sejak 17 Maret s.d. 5 April 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konstruksi perkaranya, IAA diduga mengatur uang percepatan dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atas diskresi kuota ibadah haji Indonesia tahun 2023. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun fee percepatan tersebut mencapai USD 5.000 USD atau sekira Rp84,4 juta per jamaah. Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif, IAA bersama-sama YCQ diduga menerima aliran fee percepatan dimaksud.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, terkait pembagian kuota ibadah haji tahun 2024, setelah Indonesia mendapat kuota tambahan sebanyak 20.000 terjadi pembagian kuota haji menjadi 50% kuota haji reguler (10.000) dan 50% kuota haji khusus (10.000). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembagian tersebut tidak sesuai ketentuan, dimana seharusnya 92% kuota dialokasikan untuk haji reguler dan 8% kuota haji khusus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam proses pembagian kuota juga ditemukan fakta bahwa IAA diduga mengarahkan agar melakukan pengumpulan fee percepatan dan menunjuk orang sebagai koordinator dari para Asosiasi PIHK. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun, fee percepatan disepakati sebesar USD 2.000 atau sekitar Rp33,8 juta per jemaah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">IAA juga memerintahkan MAS selaku Kasubdit Perizinan, Akreditasi, &amp; Bina Penyelenggaraan Haji Khusus di Kementerian Agama, untuk meminta adanya pembayaran fee sebesar Rp42,2 juta per jamah untuk mendapatkan kuota T0 haji khusus. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/skandal-kuota-haji-stafsus-menteri-agama-ditahan-kpk-dugaan-fee-jemaah-capai-ratusan-juta">Skandal Kuota Haji! Stafsus Menteri Agama Ditahan KPK, Dugaan Fee Jemaah Capai Ratusan Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Peringatkan ASN dan Pejabat: Minta atau Terima THR Bisa Berujung Korupsi</title>
		<link>https://www.seketika.com/kpk-peringatkan-asn-dan-pejabat-minta-atau-terima-thr-bisa-berujung-korupsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 23:56:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[THR Pejabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34900</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-peringatkan-asn-dan-pejabat-minta-atau-terima-thr-bisa-berujung-korupsi">KPK Peringatkan ASN dan Pejabat: Minta atau Terima THR Bisa Berujung Korupsi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh Penyelenggara Negara (PN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN), agar menolak dan menghindari segala bentuk gratifikasi, khususnya berhubungan dengan jabatan dan kewenangan yang melekat. <a href="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" type="link" id="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">KPK</a> menegaskan segala bentuk permintaan dana, hadiah, atau Tunjangan Hari Raya (THR) tersebut bukan hanya melanggar etika, namun merupakan bibit tindak pidana korupsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">SE tersebut diterbitkan sebagai langkah menguatkan integritas aparatur negara menjelang Hari Raya Idul Fitri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tradisi saling memberi di momentum hari raya tidak boleh dimanfaatkan sebagai gratifikasi. Terlebih bertujuan memengaruhi independensi aparatur negara dalam bertugas dan wewenangnya,” terang Juru Bicara <a href="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" type="link" id="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">KPK</a>, Budi Prasetyo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, sampai saat ini <a href="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" type="link" id="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">KPK</a> mencatat sebanyak 32 pelaporan gratifikasi senilai Rp13,6 juta, masuk dalam kategori jelang Hari Raya. Dimana sebanyak 14 atau sekitar 43,75 persen laporan masih dalam proses telaah dan validasi <a href="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" type="link" id="https://www.seketika.com/?s=KPK&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">KPK</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sedangkan ada 12 laporan lainnya atau sekitar 37,5 persen telah disalurkan sebagai bentuk bantuan sosial,” tambah Budi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh, Budi menegaskan kembali agar setiap pihak mendukung upaya pencegahan korupsi, khususnya pengendali gratifikasi terkait Hari Raya keagamaan atau perayaan hari besar lainnya. Selain itu, dirinya mengingatkan agar PN maupun ASN dapat menjadi teladan bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Permintaan dana atau hadiah, seperti THR atau sebutan lain, baik individu maupun institusi kepada masyarakat, perusahaan, atau sesama PN dapat berimplikasi tindak pidana korupsi,” pungkas Budi.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-peringatkan-asn-dan-pejabat-minta-atau-terima-thr-bisa-berujung-korupsi">KPK Peringatkan ASN dan Pejabat: Minta atau Terima THR Bisa Berujung Korupsi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OTT KPK di Cilacap: Bupati dan Sekda Jadi Tersangka, Uang “Setoran THR” Rp610 Juta Disita</title>
		<link>https://www.seketika.com/ott-kpk-di-cilacap-bupati-dan-sekda-jadi-tersangka-uang-setoran-thr-rp610-juta-disita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 07:06:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pemerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[THR Pejabat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34843</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ott-kpk-di-cilacap-bupati-dan-sekda-jadi-tersangka-uang-setoran-thr-rp610-juta-disita">OTT KPK di Cilacap: Bupati dan Sekda Jadi Tersangka, Uang “Setoran THR” Rp610 Juta Disita</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap sejumlah pihak yang tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap, Jawa Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KPK kemudian menetapkan AUL selaku Bupati periode 2025-2030 dan SAD selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap, sebagai tersangka. Selanjutnya, para tersangka ditahan untuk 20 hari pertama sejak 14 Maret s.d. 2 April 2026 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konstruksi perkaranya bermula dari permintaan AUL untuk mengumpulkan uang kebutuhan THR pihak-pihak eksternal, yaitu Forkopimda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, AUL menginstruksikan SAD untuk mengumpulkan uang tersebut dari sejumlah perangkat daerah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">SAD kemudian meminta Asisten Daerah (Asda) I, II, dan III untuk memenuhi permintaan tersebut dengan membuat “target setoran” mencapai Rp750 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika perangkat daerah tidak melakukan penyetoran, SAD melalui para Asda akan melakukan penagihan dengan dibantu oleh Kepala Satpol PP dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Cilacap dengan tenggat waktu pada tanggal 13 Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tenggat waktu yang telah ditentukan tersebut, uang setoran telah terkumpul sebanyak Rp610 juta. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ott-kpk-di-cilacap-bupati-dan-sekda-jadi-tersangka-uang-setoran-thr-rp610-juta-disita">OTT KPK di Cilacap: Bupati dan Sekda Jadi Tersangka, Uang “Setoran THR” Rp610 Juta Disita</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Tangkap Bupati Pekalongan! Dugaan Korupsi Outsourcing Rp46 Miliar, Perusahaan Keluarga Jadi Sorotan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kpk-tangkap-bupati-pekalongan-dugaan-korupsi-outsourcing-rp46-miliar-perusahaan-keluarga-jadi-sorotan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 05:37:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik Kepentingan]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadaan Outsourcing]]></category>
		<category><![CDATA[Tipikor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34551</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-tangkap-bupati-pekalongan-dugaan-korupsi-outsourcing-rp46-miliar-perusahaan-keluarga-jadi-sorotan">KPK Tangkap Bupati Pekalongan! Dugaan Korupsi Outsourcing Rp46 Miliar, Perusahaan Keluarga Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang tertangkap tangan melakukan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KPK kemudian menetapkan satu orang sebagai tersangka, yakni FAR selaku Bupati Pekalongan periode 2021 &#8211; 2025 dan 2025 &#8211; 2030. Terhadap tersangka FAR selanjutnya ditahan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 4 s.d 23 Maret 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun, konstruksi perkara ini diawali dengan dugaan konflik kepentingan yang muncul karena perusahaan keluarga yakni PT RNB milik FAR. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada periode 2023–2026, PT RNB diketahui aktif menjadi vendor penyedia jasa outsourcing di sejumlah Dinas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), hingga Kecamatan di Kabupaten Pekalongan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam struktur perusahaan tersebut, ASH (suami FAR) dan MSA (anak FAR) menjabat sebagai Komisaris dan Direktur. Sementara itu, FAR diketahui sebagai penerima manfaat atau beneficial owner (BO).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, sebagian besar pegawai PT RNB adalah tim sukses Bupati, yang ditugaskan di sejumlah Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Pekalongan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">FAR melalui MSA dan orang kepercayaannya (RUL) diduga melakukan intervensi terhadap para Kepala Dinas untuk memastikan PT RNB memenangkan pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun ada perusahaan lain yang mengajukan penawaran lebih rendah, para perangkat daerah diharuskan untuk memenangkan PT RNB atau “Perusahaan Ibu”. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-tangkap-bupati-pekalongan-dugaan-korupsi-outsourcing-rp46-miliar-perusahaan-keluarga-jadi-sorotan">KPK Tangkap Bupati Pekalongan! Dugaan Korupsi Outsourcing Rp46 Miliar, Perusahaan Keluarga Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KY Dukung OTT KPK terhadap Wakil Ketua PN Depok, Tegaskan Zero Tolerance Praktik Transaksional</title>
		<link>https://www.seketika.com/ky-dukung-ott-kpk-terhadap-wakil-ketua-pn-depok-tegaskan-zero-tolerance-praktik-transaksional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 04:25:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Peradilan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Yudisial]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[OTT KPK]]></category>
		<category><![CDATA[PN Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Peradilan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33739</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ky-dukung-ott-kpk-terhadap-wakil-ketua-pn-depok-tegaskan-zero-tolerance-praktik-transaksional">KY Dukung OTT KPK terhadap Wakil Ketua PN Depok, Tegaskan Zero Tolerance Praktik Transaksional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Yudisial (KY) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok berinisial BS. Tindakan tegas itu dinilai sebagai bagian penting dalam upaya memutus praktik transaksional dalam penanganan perkara yang berpotensi merusak integritas lembaga peradilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua KY Desmihardi menegaskan, KY mengapresiasi penegakan hukum yang dilakukan KPK sekaligus menyayangkan dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat peradilan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, perbuatan tersebut mencederai kehormatan dan keluhuran martabat hakim sebagai penjaga keadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“KY mendukung langkah KPK untuk melakukan penegakan hukum dugaan kasus transaksional dalam penanganan perkara. Tindakan seperti ini sangat disesalkan karena mencederai kehormatan seorang hakim,” ujar Desmihardi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, KY dan Mahkamah Agung (MA) memiliki visi yang sama dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan berintegritas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua MA, Prof. Sunarto, disebut telah menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk penyimpangan layanan, termasuk praktik transaksional di lingkungan peradilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KY, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan MA dalam upaya pembenahan internal dan penguatan pengawasan terhadap hakim serta aparatur peradilan di seluruh Indonesia. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ky-dukung-ott-kpk-terhadap-wakil-ketua-pn-depok-tegaskan-zero-tolerance-praktik-transaksional">KY Dukung OTT KPK terhadap Wakil Ketua PN Depok, Tegaskan Zero Tolerance Praktik Transaksional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Ubah Aturan Gratifikasi, Batas Nilai Wajar Naik hingga Rp1,5 Juta</title>
		<link>https://www.seketika.com/kpk-ubah-aturan-gratifikasi-batas-nilai-wajar-naik-hingga-rp15-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 03:56:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[aturan baru KPK]]></category>
		<category><![CDATA[gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[pelaporan gratifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perkom KPK 2026]]></category>
		<category><![CDATA[UU Tipikor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33530</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-ubah-aturan-gratifikasi-batas-nilai-wajar-naik-hingga-rp15-juta">KPK Ubah Aturan Gratifikasi, Batas Nilai Wajar Naik hingga Rp1,5 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengubah ketentuan pelaporan gratifikasi melalui Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Perkom Nomor 2 Tahun 2019. Aturan ini diundangkan dan mulai berlaku pada 20 Januari 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perubahan tersebut mencakup penyesuaian batas nilai kewajaran gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan, mekanisme penandatanganan surat keputusan gratifikasi, serta pengetatan batas waktu kelengkapan laporan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Beberapa ketentuan dalam Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Gratifikasi diubah,” demikian bunyi Pasal 1 Perkom Nomor 1 Tahun 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aturan terbaru, KPK menaikkan batas nilai wajar gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. Perubahan tersebut antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Hadiah pernikahan, upacara adat, dan keagamaan<br>Sebelumnya dibatasi maksimal Rp1 juta per pemberi, kini naik menjadi Rp1,5 juta per pemberi.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pemberian sesama rekan kerja (non-uang)<br>Batas sebelumnya Rp200 ribu per pemberi dengan total maksimal Rp1 juta per tahun. Dalam Perkom terbaru, nilainya menjadi Rp500 ribu per pemberi dengan total maksimal Rp1,5 juta per tahun.</li>
</ul>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pemberian dalam rangka pisah sambut, pensiun, atau ulang tahun<br>Ketentuan batas nilai Rp300 ribu per pemberi yang sebelumnya berlaku kini dihapuskan.</li>
</ul>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpk-ubah-aturan-gratifikasi-batas-nilai-wajar-naik-hingga-rp15-juta">KPK Ubah Aturan Gratifikasi, Batas Nilai Wajar Naik hingga Rp1,5 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
