<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kota Lama Semarang Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kota-lama-semarang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kota-lama-semarang</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Sep 2025 03:44:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kota Lama Semarang Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kota-lama-semarang</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kota Lama &#038; Lawang Sewu Bakal Tersambung! Semarang Siap Jadi Magnet Wisata Sejarah ASEAN</title>
		<link>https://www.seketika.com/kota-lama-lawang-sewu-bakal-tersambung-semarang-siap-jadi-magnet-wisata-sejarah-asean</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 03:44:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[#Heritage Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Ahmad Yani]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Kota Lama 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Lama Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Lawang Sewu]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Penerbangan Langsung Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Visit Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30068</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kota-lama-lawang-sewu-bakal-tersambung-semarang-siap-jadi-magnet-wisata-sejarah-asean">Kota Lama &amp; Lawang Sewu Bakal Tersambung! Semarang Siap Jadi Magnet Wisata Sejarah ASEAN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Semarang – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengusulkan integrasi antara dua ikon wisata sejarah Semarang, yaitu Kota Lama Semarang dan Heritage Lawang Sewu, melalui penataan Jalan Inspeksi. Langkah ini dinilai dapat memperkuat daya tarik pariwisata Semarang sebagai destinasi unggulan berbasis sejarah dan budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Sumarno, potensi wisata sejarah di sepanjang koridor Jalan Inspeksi sangat besar. Di antara dua destinasi tersebut terdapat banyak bangunan bersejarah dan kampung tua yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata baru di Semarang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya telah menyusuri Jalan Inspeksi. Jika kanan-kiri jalan ini ditata menjadi kawasan wisata, tentu akan sangat menarik. Sekarang masyarakat senang berolahraga, jogging, dan berjalan kaki. Jarak dari Lawang Sewu ke Kota Lama sekitar tiga kilometer, dan sangat potensial dikembangkan,” ujar Sumarno dalam pembukaan Festival Kota Lama Semarang 2025 di Laroka Teater, Jalan Cendrawasih, Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (8/9/2025) malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penataan kawasan ini, lanjut Sumarno, tidak hanya membangkitkan nilai sejarah Kota Semarang, tetapi juga berpeluang besar dalam pengembangan UMKM Semarang di wilayah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumarno menekankan bahwa Kawasan Kota Lama Semarang merupakan simbol identitas dan warisan budaya yang membedakan Kota Semarang dari wilayah lain di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bangunan-bangunan heritage yang masih berdiri kokoh menjadi bukti kekayaan sejarah dan keberagaman budaya masyarakat setempat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kota-lama-lawang-sewu-bakal-tersambung-semarang-siap-jadi-magnet-wisata-sejarah-asean">Kota Lama &amp; Lawang Sewu Bakal Tersambung! Semarang Siap Jadi Magnet Wisata Sejarah ASEAN</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Urban Heritage: Tempat Nongkrong Ikonik yang Bikin Nostalgia</title>
		<link>https://www.seketika.com/ini-dia-urban-heritage-tempat-nongkrong-ikonik-yang-bikin-nostalgia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Aug 2024 13:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[blok m]]></category>
		<category><![CDATA[Dago Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Melawai]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tepi Pasang Padang]]></category>
		<category><![CDATA[kafe kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Lama Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Malioboro Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[tempat nongkrong ikonik]]></category>
		<category><![CDATA[urban heritage]]></category>
		<category><![CDATA[wisata sejarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18157</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ini-dia-urban-heritage-tempat-nongkrong-ikonik-yang-bikin-nostalgia">Ini Dia Urban Heritage: Tempat Nongkrong Ikonik yang Bikin Nostalgia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta<em> –</em> Bagi sebagian orang, menjelajah urban heritage alias berwisata ke bangunan bersejarah mungkin terdengar membosankan. Kebanyakan orang beranggapan bahwa aktivitas ini hanya melibatkan melihat bangunan tua dan mempelajari sejarah lama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi, tahukah kamu? Jelajah urban heritage bisa jadi aktivitas seru dan penuh kejutan! Banyak bangunan bersejarah sekarang menjadi tempat nongkrong hits yang wajib dikunjungi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apalagi dengan munculnya kafe-kafe kekinian yang memanfaatkan bangunan tua bersejarah, pengalaman ini jadi lebih menarik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebenarnya, beberapa dari bangunan ini sudah terkenal sejak era 90-an dan tetap jadi pusat kumpul anak-anak gaul pada zamannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambah lagi, program revitalisasi telah membuat bangunan-bangunan ini kembali populer dan jadi spot asyik buat anak muda serta kolaborator ekonomi kreatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yuk, simak tempat-tempat nongkrong ikonik yang kental dengan sejarah dan cocok buat kamu jelajahi!</p>



<p class="wp-block-paragraph">1. Kawasan Blok M</p>



<p class="wp-block-paragraph">Blok M, kawasan yang hits di era 90-an, masih jadi salah satu spot nongkrong favorit di Jakarta. Popularitas Blok M dimulai sejak 1970-an dengan berdirinya Aldiron Plaza pada 1977. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ini-dia-urban-heritage-tempat-nongkrong-ikonik-yang-bikin-nostalgia">Ini Dia Urban Heritage: Tempat Nongkrong Ikonik yang Bikin Nostalgia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi 10 Wisata Kota Tua Indonesia wajib Dikunjungi</title>
		<link>https://www.seketika.com/rekomendasi-10-wisata-kota-tua-indonesia-wajib-dikunjungi</link>
					<comments>https://www.seketika.com/rekomendasi-10-wisata-kota-tua-indonesia-wajib-dikunjungi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Benteng Vredeburg]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Nagari Pariangan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Jacobson van den Berg]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Blenduk]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Braga]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kota Intan]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Kota Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Sekanak]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Lama Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Singkawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Ampenan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Lasem]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tua Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Gede Kauman]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Ishlah]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Fatahillah]]></category>
		<category><![CDATA[Nagari Pariangan]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kota Tua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4326</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rekomendasi-10-wisata-kota-tua-indonesia-wajib-dikunjungi">Rekomendasi 10 Wisata Kota Tua Indonesia wajib Dikunjungi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masih ada banyak kawasan Kota Tua lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Setiap Kota Tua memiliki ciri khas bangunan, serta peninggalan sejarah dan budaya yang berbeda-beda&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Banyak kegiatan yang bisa dilakukan dalam menyambut Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November. Selain jalan-jalan ke museum dan mengenang perjuangan para pahlawan, tidak ada salahnya menyempatkan waktu untuk jalan-jalan ke <a href="https://www.seketika.com/?s=kawasan+Kota+Tua&amp;post_type%5B%5D=post">kawasan Kota Tua</a> yang menyimpan banyak sejarah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak orang yang mengira, kawasan Kota Tua hanya ada di <a href="https://www.seketika.com/?s=Semarang&amp;post_type%5B%5D=post">Semarang</a> dan Jakarta. Padahal, masih ada banyak kawasan Kota Tua lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, setiap Kota Tua memiliki ciri khas bangunan, serta peninggalan sejarah dan budaya yang berbeda-beda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai referensi, berikut daftar 10 Kota Tua di Indonesia yang menarik dikunjungi saat liburan:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Kota+Lama+Semarang&amp;post_type%5B%5D=post">Kota Lama Semarang</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu kawasan Kota Tua di Indonesia identik dengan Kota Lama Semarang. Buat yang belum tahu, Kota Lama Semarang merupakan kawasan cagar budaya yang banyak menyimpan bangunan peninggalan Hindia Belanda sejak ratusan tahun silam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu ikon Kota Lama Semarang yang hampir selalu menjadi incaran wisatawan adalah <a href="https://www.seketika.com/?s=Gereja+Blenduk&amp;post_type%5B%5D=post">Gereja Blenduk</a>. Bangunan gereja ini memiliki ciri khas atap berbentuk kubah setengah bola. Konon, gereja ini sudah ada lebih dari 250 tahun dan dibangun oleh bangsa Portugis pada 1753.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Kota+Tua+Jakarta&amp;post_type%5B%5D=post">Kota Tua Jakarta</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya Kota Tua Jakarta, salah satu ikon wisata di Jakarta yang sarat akan nilai sejarah pemerintahan Kolonial. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya bangunan peninggalan bersejarah yang masih terjaga dengan baik, seperti <a href="https://www.seketika.com/?s=Museum+Fatahillah&amp;post_type%5B%5D=post">Museum Fatahillah</a>, Museum Bank Indonesia, dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Jembatan+Kota+Intan&amp;post_type%5B%5D=post">Jembatan Kota Intan</a>. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di kawasan Kota Tua Jakarta, mulai dari berkeliling naik sepeda ontel jadul, memberi makan burung, hingga wisata kuliner.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rekomendasi-10-wisata-kota-tua-indonesia-wajib-dikunjungi">Rekomendasi 10 Wisata Kota Tua Indonesia wajib Dikunjungi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/rekomendasi-10-wisata-kota-tua-indonesia-wajib-dikunjungi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
