<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kreativitas Masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kreativitas-masyarakat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kreativitas-masyarakat</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 14:00:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kreativitas Masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kreativitas-masyarakat</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Limbah Jadi Emas: Kampung Perca Bogor Ubah Kain Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi</title>
		<link>https://www.seketika.com/dari-limbah-jadi-emas-kampung-perca-bogor-ubah-kain-bekas-jadi-produk-bernilai-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Adrie Basuki]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Daur ulang kain]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi sirkular]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[kain marmer]]></category>
		<category><![CDATA[Kain perca]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Perca]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Produk ramah lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Workshop kain marmer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31558</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dari-limbah-jadi-emas-kampung-perca-bogor-ubah-kain-bekas-jadi-produk-bernilai-tinggi">Dari Limbah Jadi Emas: Kampung Perca Bogor Ubah Kain Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bogor &#8211; Di tangan orang-orang kreatif, sisa kain yang dulunya dianggap tak berharga kini menjadi produk bernilai tinggi. Fenomena ini terjadi di Kampung Perca, sebuah kampung di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, yang kini dikenal sebagai sentra ekonomi kreatif berbasis kain perca.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kain perca, sisa produksi pabrik konveksi di sekitar Bogor, yang sebelumnya hanya menumpuk sebagai limbah, kini diolah menjadi berbagai produk: keset, taplak meja, sarung bantal, tas, hingga pakaian anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Aktivitas ini memunculkan peluang ekonomi baru, terutama bagi ibu rumah tangga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil karya kami menarik perhatian pasar lokal dan pesanan mulai berdatangan dari dalam dan luar daerah,” kata Lilis, salah satu pengrajin di Kampung Perca.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandemi Covid-19 menjadi titik balik. Data Pemkot Bogor menunjukkan tingkat pengangguran di Sindangsari melonjak hingga 52,75 persen, dan jumlah keluarga miskin meningkat menjadi 1.190 kepala keluarga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga bersama pemerintah setempat kemudian mencari cara untuk memulihkan ekonomi tanpa harus meninggalkan rumah. Dari diskusi inilah ide pengolahan kain perca lahir.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dari-limbah-jadi-emas-kampung-perca-bogor-ubah-kain-bekas-jadi-produk-bernilai-tinggi">Dari Limbah Jadi Emas: Kampung Perca Bogor Ubah Kain Bekas Jadi Produk Bernilai Tinggi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Pakcoy: Inspirasi Pengelolaan Sampah dari Tangerang dan Kunjungan Studi Tiru dari Pemkot Balikpapan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kampung-pakcoy-inspirasi-pengelolaan-sampah-dari-tangerang-dan-kunjungan-studi-tiru-dari-pemkot-balikpapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Eduwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Pakcoy]]></category>
		<category><![CDATA[Kreativitas Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable Living]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20630</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kampung-pakcoy-inspirasi-pengelolaan-sampah-dari-tangerang-dan-kunjungan-studi-tiru-dari-pemkot-balikpapan">Kampung Pakcoy: Inspirasi Pengelolaan Sampah dari Tangerang dan Kunjungan Studi Tiru dari Pemkot Balikpapan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Kampung Pakcoy di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, baru-baru ini menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kota Balikpapan pada Kamis, 17 Oktober 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan ini merupakan pengakuan atas keberhasilan Kampung Pakcoy dalam mengelola sampah dan menjadi destinasi eduwisata yang menginspirasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua RT 01 Kampung Pakcoy, Nimat, menyampaikan bahwa rombongan dari Pemkot Balikpapan terdiri dari 30 orang, termasuk perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama kunjungan, para tamu diajak berkeliling Kampung Pakcoy untuk melihat beragam tanaman serta kerajinan tangan yang dibuat dari limbah, seperti pot bunga, kursi, dan akuarium yang terbuat dari styrofoam bekas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Inovasi ini mencerminkan kreativitas masyarakat dalam mengelola limbah menjadi barang berguna.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kampung-pakcoy-inspirasi-pengelolaan-sampah-dari-tangerang-dan-kunjungan-studi-tiru-dari-pemkot-balikpapan">Kampung Pakcoy: Inspirasi Pengelolaan Sampah dari Tangerang dan Kunjungan Studi Tiru dari Pemkot Balikpapan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
