<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kriminalisasi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kriminalisasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kriminalisasi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 13:56:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>kriminalisasi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kriminalisasi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komisi III DPR RI Minta Kasus Hogi Minaya Dihentikan</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-iii-dpr-ri-minta-kasus-hogi-minaya-dihentikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Habiburokhman]]></category>
		<category><![CDATA[Hogi Minaya]]></category>
		<category><![CDATA[kasus Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[keadilan substantif]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[KUHAP]]></category>
		<category><![CDATA[KUHP]]></category>
		<category><![CDATA[pembelaan diri]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sleman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33494</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-iii-dpr-ri-minta-kasus-hogi-minaya-dihentikan">Komisi III DPR RI Minta Kasus Hogi Minaya Dihentikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa penanganan perkara hukum yang menjerat Hogi Minaya perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Kapolresta Sleman, serta kuasa hukum Hogi Minaya yang digelar di Ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Habiburokhman menyampaikan bahwa Komisi III DPR RI, berdasarkan hasil pendalaman dan keterangan para pihak, menilai terdapat dasar hukum yang kuat untuk menghentikan perkara tersebut demi kepentingan hukum. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menekankan, Komisi III DPR menjalankan fungsi pengawasan agar proses penegakan hukum tetap berjalan sesuai prinsip keadilan substantif dan tidak semata-mata berorientasi pada kepastian hukum formal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Komisi III DPR RI meminta agar perkara ini dihentikan demi kepentingan hukum, dengan berpedoman pada ketentuan Pasal 65 huruf m Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP dan alasan pembenar sebagaimana diatur dalam Pasal 34 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujar Habiburokhman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa Pasal 34 KUHP secara tegas mengatur mengenai pembelaan terpaksa terhadap serangan atau ancaman yang melawan hukum. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks perkara Hogi Minaya, Komisi III DPR menilai peristiwa yang terjadi merupakan bentuk pembelaan diri terhadap kejahatan pencurian dengan kekerasan, sehingga tidak dapat dikualifikasikan sebagai tindak pidana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Habiburokhman juga mengingatkan agar aparat penegak hukum memedomani prinsip keadilan sebagaimana diatur dalam Pasal 53 ayat (2) KUHP, yang menegaskan bahwa dalam penegakan hukum, keadilan harus lebih diutamakan daripada kepastian hukum semata. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-iii-dpr-ri-minta-kasus-hogi-minaya-dihentikan">Komisi III DPR RI Minta Kasus Hogi Minaya Dihentikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuduhan Kriminalisasi dan Politisasi Terhadap Panji Gumilang, Bareskrim Polri Bantah</title>
		<link>https://www.seketika.com/tuduhan-kriminalisasi-dan-politisasi-terhadap-panji-gumilang-bareskrim-polri-bantah</link>
					<comments>https://www.seketika.com/tuduhan-kriminalisasi-dan-politisasi-terhadap-panji-gumilang-bareskrim-polri-bantah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Aug 2023 12:57:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Zaytun]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Panji Gumilang]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=604</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tuduhan-kriminalisasi-dan-politisasi-terhadap-panji-gumilang-bareskrim-polri-bantah">Tuduhan Kriminalisasi dan Politisasi Terhadap Panji Gumilang, Bareskrim Polri Bantah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.seketika.com">seketika.com</a>, Jakarta,- Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun yang dipimpin oleh Panji Gumilang menghadapi situasi kontroversial menyusul tuduhan dugaan penodaan agama yang dialamatkan padanya. Namun, Bareskrim Polri dengan tegas membantah bahwa kasus tersebut merupakan bentuk kriminalisasi atau politisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Tipikor dan Siber Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro menegaskan bahwa proses hukum yang dijalankan terhadap Panji Gumilang sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kriminalisasi saya rasa jauh dari tuduhan yang disampaikan. Tapi memang betul kalau Bareskrim khususnya reserse itu mengkriminalkan orang, ada aturannya, selama itu mengikuti aturan berdasarkan aturan yang ada itu dikategorikan kriminalisasi,” kata Djuhandani kepada wartawan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/8/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Djuhandani juga menyanggah tudingan politisasi atas kasus tersebut. Menurutnya, seluruh proses hukum yang dijalankan terhadap Panji Gumilang telah sesuai dengan prosedur yang berlaku, tanpa ada intervensi politik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tidak ada (politisasi), masyarakat bisa menilai apakah ini kriminalisasi atau bukan, kalau kuasa hukum sah-sah saja menyampaikan,” ucap Djuhandani.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tuduhan-kriminalisasi-dan-politisasi-terhadap-panji-gumilang-bareskrim-polri-bantah">Tuduhan Kriminalisasi dan Politisasi Terhadap Panji Gumilang, Bareskrim Polri Bantah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/tuduhan-kriminalisasi-dan-politisasi-terhadap-panji-gumilang-bareskrim-polri-bantah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
