<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kurang tidur Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kurang-tidur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kurang-tidur</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 01:16:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kurang tidur Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kurang-tidur</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sering Begadang? Ini Dampak “Diam-Diam” pada Otak, Jantung dan Gen, Nomor 7 Paling Berbahaya!</title>
		<link>https://www.seketika.com/sering-begadang-ini-dampak-diam-diam-pada-otak-jantung-dan-gen-nomor-7-paling-berbahaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 01:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[begadang]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[hormon]]></category>
		<category><![CDATA[insomnia]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kurang tidur]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[ritme sirkadian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35219</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sering-begadang-ini-dampak-diam-diam-pada-otak-jantung-dan-gen-nomor-7-paling-berbahaya">Sering Begadang? Ini Dampak “Diam-Diam” pada Otak, Jantung dan Gen, Nomor 7 Paling Berbahaya!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Kesehatan – Pukul satu dini hari. Layar masih menyala, jari terus menggulir. Ada pekerjaan yang “tinggal sedikit”, tontonan yang “satu episode lagi”, atau sekadar keinginan mencuri waktu tambahan dari hari yang terasa terlalu singkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Begadang pun terasa wajar. Bahkan sering dianggap produktif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Padahal, tubuh tidak bekerja berdasarkan jam di dinding melainkan ritme biologis. Dan ketika ritme itu terganggu, dampaknya jauh melampaui sekadar rasa kantuk di pagi hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Otak Terganggu: Emosi Naik, Logika Turun</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kurang tidur langsung memengaruhi korteks prefrontal bagian otak yang berperan dalam fokus, pengambilan keputusan, dan kontrol emosi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibatnya:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Konsentrasi menurun</li>



<li>Mudah terdistraksi</li>



<li>Keputusan impulsif</li>



<li>Emosi lebih reaktif</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Di saat yang sama, amigdala pusat emosi menjadi lebih aktif. Inilah alasan mengapa orang yang kurang tidur cenderung lebih sensitif, mudah marah, dan bereaksi berlebihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, proses konsolidasi memori juga terganggu. Artinya, Anda bisa belajar lebih lama, tetapi menyerap lebih sedikit.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sistem “Cuci Otak” Ikut Terganggu</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat tidur, otak mengaktifkan sistem glimfatik mekanisme pembersihan limbah metabolik, termasuk protein berbahaya seperti beta-amiloid yang dikaitkan dengan Alzheimer.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Begadang membuat proses ini terpotong.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Efeknya mungkin tidak terasa dalam semalam, tetapi jika menjadi kebiasaan, risiko gangguan kognitif meningkat secara perlahan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sering-begadang-ini-dampak-diam-diam-pada-otak-jantung-dan-gen-nomor-7-paling-berbahaya">Sering Begadang? Ini Dampak “Diam-Diam” pada Otak, Jantung dan Gen, Nomor 7 Paling Berbahaya!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penelitian Sebut Wanita Kurang Tidur dapat Mempengaruhi Kesehatan Jantung</title>
		<link>https://www.seketika.com/penelitian-sebut-wanita-kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-jantung</link>
					<comments>https://www.seketika.com/penelitian-sebut-wanita-kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-jantung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[insomnia]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kurang tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Sebut Wanita Kurang Tidur dapat Mempengaruhi Kesehatan Jantung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=10488</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-wanita-kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-jantung">Penelitian Sebut Wanita Kurang Tidur dapat Mempengaruhi Kesehatan Jantung</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kontrol terhadap faktor risiko dapat secara signifikan mencegah penyakit jantung pada wanita&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –  Kurang tidur telah diidentifikasi sebagai salah satu penyebab utama perempuan mengalami penyakit jantung, menurut temuan terbaru dari sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Circulation.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini menyoroti dampak serius dari kebiasaan tidur yang kurang dan menggarisbawahi perlunya upaya pencegahan penyakit jantung khususnya pada wanita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyakit jantung atau kardiovaskular (CVD) merupakan penyebab utama kematian pada perempuan, terutama pada usia paruh baya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi tersebut menunjukkan bahwa tidur kurang dari tujuh jam sehari secara teratur dan pola tidur yang tidak teratur dapat meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan infark miokard di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peneliti mengevaluasi kebiasaan tidur dan hasil kesehatan dari hampir 3.000 wanita berusia 42-52 tahun selama 22 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasilnya menunjukkan bahwa wanita yang mengalami gejala insomnia kronis tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung di kemudian hari. Begitu pula dengan wanita yang tidur kurang dari lima jam sehari secara teratur.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penelitian-sebut-wanita-kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-jantung">Penelitian Sebut Wanita Kurang Tidur dapat Mempengaruhi Kesehatan Jantung</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/penelitian-sebut-wanita-kurang-tidur-dapat-mempengaruhi-kesehatan-jantung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
