<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kurniasih Mufidayati Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kurniasih-mufidayati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kurniasih-mufidayati</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2024 10:04:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kurniasih Mufidayati Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kurniasih-mufidayati</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komisi IX DPR RI Terima Audiensi GBI Terkait Atur Alat Kontrasepsi Usia Sekolah</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-terima-audiensi-gbi-terkait-atur-alat-kontrasepsi-usia-sekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 18:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Audiensi DPR]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Indonesia Beradab]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Reproduksi Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversi Peraturan Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kurniasih Mufidayati]]></category>
		<category><![CDATA[PP Nomor 28 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi Peraturan Pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19117</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-terima-audiensi-gbi-terkait-atur-alat-kontrasepsi-usia-sekolah">Komisi IX DPR RI Terima Audiensi GBI Terkait Atur Alat Kontrasepsi Usia Sekolah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi IX DPR RI baru-baru ini mengadakan audiensi dengan Gerakan Indonesia Beradab (GBI) untuk membahas kekhawatiran masyarakat mengenai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024. Fokus utama audiensi ini adalah Pasal 103 ayat 4e yang mengatur tentang upaya kesehatan sistem reproduksi usia sekolah dan remaja. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasal ini menjadi kontroversial karena dianggap menyetujui distribusi alat kontrasepsi di lingkungan sekolah, yang menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menegaskan pentingnya audiensi ini untuk perbaikan masa depan Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini adalah RDPU yang kita lakukan dengan GIB ini sangat penting sekali terhadap perbaikan Indonesia di masa yang akan datang khususnya untuk menyelamatkan generasi anak-anak. Generasi bangsa kita semua dari hal-hal negatif khususnya terkait dengan seks bebas,&#8221; ujar Mufidayati setelah RDPU di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (09/09/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mufidayati juga mengakui kekhawatiran yang dirasakan masyarakat dan orang tua terkait aturan tersebut. Komisi IX DPR RI mendorong GBI untuk melanjutkan diskusi dengan kementerian terkait yang terlibat dalam penyusunan PP ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami mendorong GBI untuk beraudiensi dengan Kementerian Kesehatan serta kementerian lain yang terlibat, seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,&#8221; tambahnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-terima-audiensi-gbi-terkait-atur-alat-kontrasepsi-usia-sekolah">Komisi IX DPR RI Terima Audiensi GBI Terkait Atur Alat Kontrasepsi Usia Sekolah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisis PHK Tekstil Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/krisis-phk-tekstil-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 10:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Industri tekstil terpuruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kurniasih Mufidayati]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik tekstil tutup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[PHK tekstil Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17167</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/krisis-phk-tekstil-indonesia">Krisis PHK Tekstil Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Industri tekstil di Indonesia semakin terpuruk dengan gelombang PHK yang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), sejak Januari hingga Mei 2024, sebanyak 20 hingga 30 pabrik telah gulung tikar, mengakibatkan 10.800 karyawan kehilangan pekerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Perindustrian juga melaporkan bahwa enam pabrik besar telah tutup hingga Juni 2024. Pabrik-pabrik tersebut antara lain PT Dupantex, PT Kusumahadi Santosa, PT Kusuma Putra Santosa, PT Pamor Spinning Mills, PT Sai Aparel di Jawa Tengah, serta PT Alenatex di Jawa Barat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Total 11.000 buruh terkena PHK akibat penutupan pabrik-pabrik tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyoroti angka PHK di industri tekstil yang semakin mengkhawatirkan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika tidak ada solusi dari pemangku kebijakan, angka pengangguran akibat lesunya industri tekstil akan membebani pemerintah,&#8221; kata Kurniasih dalam keterangannya yang diterima Parlementaria pada Selasa (23/7/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pekerja dari industri tekstil yang terkena PHK tidak akan mudah menemukan tempat kerja baru jika kondisi industri tekstil secara nasional masih lesu. Kami di Komisi IX sangat concern dari sisi pekerja yang kehilangan pekerjaannya. Bertambahnya angka pengangguran akan membebani pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi Fraksi PKS ini juga mengungkapkan bahwa salah satu penyebab lesunya industri tekstil nasional adalah membanjirnya produk tekstil impor dengan harga yang jauh lebih murah. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/krisis-phk-tekstil-indonesia">Krisis PHK Tekstil Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
