<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maggot BSF Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/maggot-bsf/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/maggot-bsf</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Mar 2026 09:42:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Maggot BSF Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/maggot-bsf</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Halalbihalal Jadi Titik Balik! DLH DKI Wajibkan Warga Pilah Sampah dari Rumah, Bantargebang Tak Lagi Jadi Andalan</title>
		<link>https://www.seketika.com/halalbihalal-jadi-titik-balik-dlh-dki-wajibkan-warga-pilah-sampah-dari-rumah-bantargebang-tak-lagi-jadi-andalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 09:42:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Bantargebang]]></category>
		<category><![CDATA[DLH DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Maggot BSF]]></category>
		<category><![CDATA[pemilahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35164</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/halalbihalal-jadi-titik-balik-dlh-dki-wajibkan-warga-pilah-sampah-dari-rumah-bantargebang-tak-lagi-jadi-andalan">Halalbihalal Jadi Titik Balik! DLH DKI Wajibkan Warga Pilah Sampah dari Rumah, Bantargebang Tak Lagi Jadi Andalan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menegaskan komitmen pengurangan sampah dari sumber melalui pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Hal itu disampaikan pada momentum halalbihalal Idulfitri 1447 H.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, halalbihalal harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi saling memaafkan dan mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang refleksi memperbaiki cara kerja yang lebih disiplin, konsisten, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi momentum untuk berbenah. Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Jakarta. Karena itu, pengelolaan sampah tidak bisa lagi bertumpu pada pengangkutan dan pembuangan di akhir, tetapi harus dimulai dari pemilahan sejak dari sumber,” ujarnya, Jumat (27/3).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asep menekankan, penguatan pemilahan dan pengurangan sampah di tingkat masyarakat harus menjadi prioritas utama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia meminta seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta agar memastikan sistem pengelolaan berjalan konsisten dari hulu hingga hilir tanpa terputus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga meminta para PJLP Pendamping Bidang Pengelola Sampah di tingkat RW (BPS RW) untuk terus memperkuat edukasi dan pendampingan kepada warga, agar budaya memilah dan mengurangi sampah menjadi kebiasaan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di sisi lain, petugas pengumpul sampah atau tukang gerobak agar terus menjaga agar sampah yang sudah dipilah tidak kembali tercampur,” katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/halalbihalal-jadi-titik-balik-dlh-dki-wajibkan-warga-pilah-sampah-dari-rumah-bantargebang-tak-lagi-jadi-andalan">Halalbihalal Jadi Titik Balik! DLH DKI Wajibkan Warga Pilah Sampah dari Rumah, Bantargebang Tak Lagi Jadi Andalan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemprov DKI Upayakan Semua RW di Jakarta Berorientasi Lingkungan</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemprov-dki-upayakan-semua-rw-di-jakarta-berorientasi-lingkungan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pemprov-dki-upayakan-semua-rw-di-jakarta-berorientasi-lingkungan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Oct 2023 01:59:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asep Kuswanto]]></category>
		<category><![CDATA[KLHK]]></category>
		<category><![CDATA[komposting]]></category>
		<category><![CDATA[Maggot BSF]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri LHK]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi perubahan iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Penampungan Air Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Kampung Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Proklim]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Nurbaya]]></category>
		<category><![CDATA[Trophy Proklim Lestari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=3142</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemprov-dki-upayakan-semua-rw-di-jakarta-berorientasi-lingkungan">Pemprov DKI Upayakan Semua RW di Jakarta Berorientasi Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Wali Kota/Bupati Administrasi, Camat, serta Lurah terus mendorong seluruh kelurahan dan RW di Jakarta untuk membentuk Kampung Iklim</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Sebanyak 47 RW di DKI Jakarta berhasil meraih penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Mereka menerima apresiasi <a href="https://www.seketika.com/?s=Program+Kampung+Iklim&amp;post_type%5B%5D=post">Program Kampung Iklim</a> (Proklim) dari Menteri LHK Siti Nurbaya, di Jakarta Pusat, pada Selasa (24/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tanpa banyak diketahui, di tengah isu lingkungan yang menerpa dan menjadi perhatian global, Pemprov DKI Jakarta bersama warga tetap bahu-membahu mengelola lingkungan untuk meminimalkan emisi karbon. Berbagai upaya yang dilakukan adalah implementasi dari <a href="https://www.seketika.com/?s=Program+Kampung+Iklim&amp;post_type%5B%5D=post">Program Kampung Iklim</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta <a href="https://www.seketika.com/?s=Asep+Kuswanto&amp;post_type%5B%5D=post">Asep Kuswanto</a> mengatakan, penghargaan Proklim dari KLHK RI ini adalah bukti warga Jakarta masih sangat peduli dengan lingkungan tempat tinggalnya. “Penghargaan ini tentu adalah hasil kerja keras seluruh warga Jakarta yang selama ini selalu aktif memelihara lingkungan agar selalu nyaman dan berkelanjutan di tengah isu-isu lingkungan,” kata Asep.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asep memaparkan, penerima <a href="https://www.seketika.com/?s=Trophy+Proklim+Lestari&amp;post_type%5B%5D=post">Trophy Proklim Lestari</a> sebanyak dua kampung, yakni RW 06 Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, dan RW 03 Kelurahan Rajawati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Kemudian, Penerima Trophy Proklim Utama sebanyak satu kampung, yakni RW 05 Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Lalu, penerima sertifikat partisipasi Proklim Utama sebanyak 14 RW, sertifikat partisipasi Proklim Pratama sebanyak satu RW, dan sertifikat partisipasi Proklim Madya sebanyak 29 RW.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa <a href="https://www.seketika.com/?s=Program+Kampung+Iklim&amp;post_type%5B%5D=post">Program Kampung Iklim</a> adalah program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dilakukan di tingkat kampung atau Rukun Warga (RW). <a href="https://www.seketika.com/peran-agama-dalam-penanggulangan-perubahan-iklim-dan-kerusakan-global">Mitigasi perubahan iklim</a> adalah upaya untuk mengurangi dampak dan risiko yang diakibatkan perubahan iklim dan meminimalkan bencana iklim. <a href="https://www.seketika.com/peran-agama-dalam-penanggulangan-perubahan-iklim-dan-kerusakan-global">Mitigasi perubahan iklim</a> dilakukan dengan pengelolaan limbah padat dan cair, penggunaan energi terbarukan, pengolahan budidaya pertanian, dan tutupan vegetasi (kebun).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemprov-dki-upayakan-semua-rw-di-jakarta-berorientasi-lingkungan">Pemprov DKI Upayakan Semua RW di Jakarta Berorientasi Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pemprov-dki-upayakan-semua-rw-di-jakarta-berorientasi-lingkungan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
