<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Sosial Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/media-sosial/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/media-sosial</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 04:52:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Media Sosial Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/media-sosial</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</title>
		<link>https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:52:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Wellbeing Guidebook]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36506</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; YouTube resmi meluncurkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai panduan bagi orang tua dalam mendampingi anak menggunakan layanan digital. Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital yang mulai diterapkan pemerintah melalui PP TUNAS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">YouTube memperkenalkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai buku panduan yang dirancang untuk membantu orang tua memahami cara mendampingi anak saat menggunakan internet, media sosial, gim daring, dan berbagai layanan digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran panduan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang menjadi aturan pelaksana dari PP TUNAS terkait perlindungan anak di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut langkah ini penting karena masih banyak keluarga yang membutuhkan panduan praktis untuk menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi membuat anak semakin dekat dengan berbagai platform digital sejak usia dini. Kondisi tersebut menghadirkan peluang sekaligus risiko yang perlu dipahami oleh orang tua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Digital Wellbeing Guidebook, keluarga diharapkan memperoleh panduan yang lebih jelas mengenai pengawasan penggunaan media sosial, pengelolaan waktu layar, hingga cara menjaga keamanan anak saat beraktivitas di internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini juga memperkuat upaya pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman tanpa menghambat akses anak terhadap manfaat teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran buku panduan dilakukan di Jakarta dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:47:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35504</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia">Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan surat teguran resmi kepada Google terkait platform digital YouTube yang dinilai belum memenuhi regulasi PP Tunas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan langkah tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidakpatuhan dari pihak platform digital. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi harus dibuka semua bahwa pemerintah memberikan catatan merah kepada pihak Google yang menaungi YouTube,&#8221; kata Meutya Hafid di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital pada 7 April 2026, YouTube belum memenuhi kewajiban kepatuhan serta belum menunjukkan iktikad untuk segera menyesuaikan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga tidak ada pilihan, pemerintah tidak bisa memberi toleransi lagi untuk kemudian bergerak dari ranah pemeriksaan ke ranah sanksi. Sanksi yang kita jatuhkan hari ini, sesuai dengan surat yang dikeluarkan, adalah sanksi surat teguran kepada Google,&#8221; tegas Menkomdigi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meutya berharap, pemberian sanksi tersebut dapat mendorong perubahan sikap dan percepatan pemenuhan kewajiban oleh pihak Google. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami juga mengimbau kepada platform-platform lainnya untuk kemudian segera memberikan kepatuhan dan juga rencana implementasi aksi sebagaimana sudah kita sampaikan sebelumnya kepada para platform lainnya,&#8221; ujar dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ia meminta seluruh platform digital untuk segera melaporkan hasil asesmen profil risiko secara mandiri dalam waktu paling lama tiga bulan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia">Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elon Musk Siap Luncurkan X Money Bulan Depan: Ambisi Besar Ubah X Jadi “Super App” Saingan WeChat</title>
		<link>https://www.seketika.com/elon-musk-siap-luncurkan-x-money-bulan-depan-ambisi-besar-ubah-x-jadi-super-app-saingan-wechat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2026 06:49:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[fintech]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pembayaran Digital]]></category>
		<category><![CDATA[super app]]></category>
		<category><![CDATA[visa]]></category>
		<category><![CDATA[X (Twitter)]]></category>
		<category><![CDATA[X Money]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34734</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/elon-musk-siap-luncurkan-x-money-bulan-depan-ambisi-besar-ubah-x-jadi-super-app-saingan-wechat">Elon Musk Siap Luncurkan X Money Bulan Depan: Ambisi Besar Ubah X Jadi “Super App” Saingan WeChat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bisnis – Elon Musk mengumumkan bahwa layanan pembayaran digital X Money akan mulai dibuka untuk akses publik secara terbatas pada awal bulan depan. Fitur ini menjadi langkah terbaru dalam rencana besar Musk mengubah platform media sosial X menjadi sebuah “aplikasi serba bisa” atau super app.</p>



<p class="wp-block-paragraph">X Money merupakan sistem pembayaran digital yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi langsung di dalam aplikasi X. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Layanan ini dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas finansial, mulai dari pengiriman uang hingga pembayaran layanan tertentu tanpa harus keluar dari platform.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Musk, akses awal atau early public access dijadwalkan mulai bulan depan, sebagai tahap awal sebelum layanan tersebut diluncurkan secara lebih luas kepada seluruh pengguna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini diambil untuk memanfaatkan basis pengguna X yang sangat besar sekaligus mengikuti tren global yang menunjukkan peningkatan signifikan pada transaksi keuangan digital dan pembayaran dalam aplikasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan fitur ini, Musk berharap dapat membuka sumber pendapatan baru bagi perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mendukung infrastruktur pembayaran, X telah bekerja sama dengan perusahaan pembayaran global Visa sejak tahun lalu. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/elon-musk-siap-luncurkan-x-money-bulan-depan-ambisi-besar-ubah-x-jadi-super-app-saingan-wechat">Elon Musk Siap Luncurkan X Money Bulan Depan: Ambisi Besar Ubah X Jadi “Super App” Saingan WeChat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi 9/2026, Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dibatasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-terbitkan-permen-komdigi-9-2026-akses-media-sosial-anak-di-bawah-16-tahun-akan-dibatasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 07:18:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan internet anak]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Permen Komdigi 9/2026]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34603</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-terbitkan-permen-komdigi-9-2026-akses-media-sosial-anak-di-bawah-16-tahun-akan-dibatasi">Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi 9/2026, Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dibatasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peraturan ini menjadi pedoman teknis bagi platform digital dalam menjalankan kewajiban perlindungan anak di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penerbitan peraturan ini merupakan langkah konkret negara untuk memastikan anak-anak Indonesia terlindungi dari berbagai risiko di internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hari ini, kami mengeluarkan Peraturan Menteri turunan dari PP TUNAS. Melalui peraturan ini, pemerintah menunda akses akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi termasuk media sosial dan layanan jejaring,” ujar Meutya di Jakarta Pusat, Jumat (06/03/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Meutya, anak-anak Indonesia saat ini menghadapi berbagai ancaman serius di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Anak-anak kita menghadapi ancaman yang semakin nyata, seperti paparan pornografi, perundungan siber, hingga penipuan online. Pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian menghadapi kekuatan algoritma,” tandasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Peraturan Menteri ini, pemerintah juga menetapkan tahapan implementasi kebijakan pelindungan anak di platform digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahap implementasi akan dimulai pada 28 Maret 2026 dengan langkah penonaktifan akun anak di bawah usia 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-terbitkan-permen-komdigi-9-2026-akses-media-sosial-anak-di-bawah-16-tahun-akan-dibatasi">Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi 9/2026, Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dibatasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>X Luncurkan Chat Baru: Siap Saingi WhatsApp dan Ubah Cara Kita Berkomunikasi?</title>
		<link>https://www.seketika.com/x-luncurkan-chat-baru-siap-saingi-whatsapp-dan-ubah-cara-kita-berkomunikasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 02:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Pesan]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi serba bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Enkripsi ujung ke ujung]]></category>
		<category><![CDATA[fitur baru x]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Panggilan suara video]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter Chat]]></category>
		<category><![CDATA[Update X]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp vs X]]></category>
		<category><![CDATA[X Chat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31939</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/x-luncurkan-chat-baru-siap-saingi-whatsapp-dan-ubah-cara-kita-berkomunikasi">X Luncurkan Chat Baru: Siap Saingi WhatsApp dan Ubah Cara Kita Berkomunikasi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – X (sebelumnya Twitter) resmi meluncurkan fitur Chat melalui kanal resminya minggu ini, menandai penggantian total sistem Direct Message (DM) dengan platform komunikasi baru yang lebih aman dan lengkap. Pembaruan ini menjadi langkah strategis X untuk memperkuat posisinya sebagai “aplikasi serba bisa” sekaligus memperluas fungsinya melampaui sekadar umpan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">X memperkenalkan Chat, layanan perpesanan generasi baru dengan sejumlah fitur yang sebelumnya hanya tersedia di aplikasi pesan populer seperti WhatsApp atau Messenger. Fitur-fitur tersebut meliputi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Panggilan suara dan video</li>



<li>Pengeditan dan penghapusan pesan</li>



<li>Berbagi file dan media besar</li>



<li>Enkripsi ujung ke ujung (E2EE) untuk teks</li>



<li>Pesan yang menghilang</li>



<li>Obrolan individual dan grup lengkap dengan dukungan multimedia</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Fitur keamanan juga ditingkatkan melalui kewajiban pengguna untuk menetapkan kode sandi empat digit sebelum menggunakan Chat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembaruan ini ditujukan untuk pengguna aktif X yang terbiasa memakai DM, kreator konten yang membutuhkan komunikasi lebih aman dengan komunitasnya serta bisnis dan profesional yang menggunakan X untuk networking atau percakapan tim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">X menegaskan bahwa Chat kini menjadi alat komunikasi yang lebih matang, bukan lagi sekadar DM sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran dimulai minggu ini dan telah tersedia untuk pengguna iOS serta web, sementara versi Android disebutkan akan menyusul dalam waktu dekat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/x-luncurkan-chat-baru-siap-saingi-whatsapp-dan-ubah-cara-kita-berkomunikasi">X Luncurkan Chat Baru: Siap Saingi WhatsApp dan Ubah Cara Kita Berkomunikasi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>682 Orang Dipulangkan, Aksi Kerusuhan di Jawa Timur Rugikan Rp256 Miliar</title>
		<link>https://www.seketika.com/682-orang-dipulangkan-aksi-kerusuhan-di-jawa-timur-rugikan-rp256-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 03:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ABH]]></category>
		<category><![CDATA[Aktor Intelektual]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan Fasilitas Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusuhan Agustus 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Demo]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30322</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/682-orang-dipulangkan-aksi-kerusuhan-di-jawa-timur-rugikan-rp256-miliar">682 Orang Dipulangkan, Aksi Kerusuhan di Jawa Timur Rugikan Rp256 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Surabaya – Polda Jawa Timur (Polda Jatim) mengamankan sebanyak 997 orang terkait <a href="https://www.seketika.com/?s=demonstrasi&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">demonstrasi</a> ricuh yang terjadi di berbagai wilayah Jawa Timur pada akhir Agustus 2025. Dari jumlah tersebut, 582 orang dewasa dan 415 anak berhadapan dengan hukum (ABH).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menyampaikan bahwa gelombang aksi <a href="https://www.seketika.com/?s=demonstrasi&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">demonstrasi</a> terjadi di setidaknya 10 daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri, dan Jember. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dilakukan pemeriksaan, 682 orang dipulangkan karena mayoritas merupakan pelajar usia sekolah. Sementara itu, 315 orang lainnya menjalani proses hukum lanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saat penangkapan, kami memilah dengan hati-hati. Sebanyak 682 orang kami pulangkan karena masih anak-anak, sebagian besar pelajar SMA ke bawah,” ungkap Irjen Nanang, Jumat (19/9/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerusuhan dalam <a href="https://www.seketika.com/?s=demonstrasi&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">demonstrasi</a> tersebut menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas umum, dengan total kerugian mencapai Rp256 miliar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari jumlah itu, Rp214 miliar ditanggung pemerintah daerah dan Rp42 miliar menjadi kerugian pihak kepolisian.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/682-orang-dipulangkan-aksi-kerusuhan-di-jawa-timur-rugikan-rp256-miliar">682 Orang Dipulangkan, Aksi Kerusuhan di Jawa Timur Rugikan Rp256 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</title>
		<link>https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 03:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Kathmandu]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Nepal]]></category>
		<category><![CDATA[Protes Nepal]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30065</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial">Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pemerintah Nepal resmi mencabut larangan media sosial pada Selasa (9/9), sehari setelah gelombang protes di Kathmandu yang berujung pada bentrokan berdarah. Setidaknya 19 orang dilaporkan tewas setelah aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah demonstran yang memprotes pembatasan akses ke platform seperti Facebook, X (Twitter), dan YouTube.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Larangan yang diberlakukan sejak pekan lalu ini memicu kemarahan warga, terutama kalangan muda dari generasi Z, yang merasa kebebasan berekspresi mereka dibungkam oleh RUU pengaturan media sosial yang diajukan oleh pemerintah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Parlemen Kathmandu berkembang menjadi kerusuhan setelah polisi mulai menembaki massa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Nepal menyatakan bahwa perusahaan media sosial harus mendaftar secara resmi di negara tersebut, menunjuk kantor penghubung, dan tunduk pada regulasi lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa platform seperti TikTok dan Viber telah mematuhi aturan ini, sementara Meta, Google, dan X belum memberikan respons resmi atas permintaan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi semakin memanas setelah Menteri Dalam Negeri Nepal, Ramesh Lekhak, mengundurkan diri pada Senin malam dalam rapat darurat kabinet. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial">Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi Liverpool: Van Tabrak Kerumunan Usai Parade Juara Liga Inggris</title>
		<link>https://www.seketika.com/tragedi-liverpool-van-tabrak-kerumunan-usai-parade-juara-liga-inggris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 20:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News UK]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool FC]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Parade Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[Van Tabrak Kerumunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27399</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tragedi-liverpool-van-tabrak-kerumunan-usai-parade-juara-liga-inggris">Tragedi Liverpool: Van Tabrak Kerumunan Usai Parade Juara Liga Inggris</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Sebuah insiden mengejutkan mengubah perayaan meriah menjadi tragedi ketika sebuah minivan menabrak kerumunan di pusat kota Liverpool pada hari Senin malam. Kejadian ini terjadi tepat setelah perayaan juara Liga Primer Inggris oleh Klub Sepak Bola Liverpool, yang dihadiri ratusan ribu penggemar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut laporan resmi, polisi Inggris menahan seorang pria berusia 53 tahun pada hari Selasa terkait insiden tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi Merseyside menegaskan bahwa mereka tidak menganggap tabrakan Liverpool ini sebagai aksi terorisme, dan tidak mencari tersangka lain. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Identitas pria yang ditangkap belum diumumkan, sesuai dengan prosedur hukum di Inggris.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tabrakan terjadi di Water Street, dekat Sungai Mersey, setelah parade bus atap terbuka berakhir. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tragedi-liverpool-van-tabrak-kerumunan-usai-parade-juara-liga-inggris">Tragedi Liverpool: Van Tabrak Kerumunan Usai Parade Juara Liga Inggris</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ridwan Kamil Laporkan Akun Lisa Mariana ke Bareskrim atas Dugaan Pencemaran Nama Baik</title>
		<link>https://www.seketika.com/ridwan-kamil-laporkan-akun-lisa-mariana-ke-bareskrim-atas-dugaan-pencemaran-nama-baik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 13:18:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Digital]]></category>
		<category><![CDATA[kasus viral]]></category>
		<category><![CDATA[Lisa Mariana]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran nama baik]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26370</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ridwan-kamil-laporkan-akun-lisa-mariana-ke-bareskrim-atas-dugaan-pencemaran-nama-baik">Ridwan Kamil Laporkan Akun Lisa Mariana ke Bareskrim atas Dugaan Pencemaran Nama Baik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Bareskrim Polri tengah mendalami laporan yang diajukan oleh mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media sosial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan tersebut ditujukan kepada akun media sosial bernama Lisa Mariana, yang diduga telah menyebarkan informasi pribadi tanpa dasar hukum yang jelas dan sempat viral di dunia maya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan bahwa laporan dari Ridwan Kamil telah diterima oleh Bareskrim Polri dan kini sedang dalam proses pendalaman oleh pihak penyidik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Laporan sudah diterima oleh Bareskrim Polri dan saat ini masih dalam tahap pendalaman. Substansi laporan sedang dikaji oleh penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujar Trunoyudo pada Senin (21/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa proses pendalaman dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ridwan-kamil-laporkan-akun-lisa-mariana-ke-bareskrim-atas-dugaan-pencemaran-nama-baik">Ridwan Kamil Laporkan Akun Lisa Mariana ke Bareskrim atas Dugaan Pencemaran Nama Baik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Elon Musk Jual X (twitter) ke xAI Miliknya Sebesar $33 Miliar</title>
		<link>https://www.seketika.com/elon-musk-jual-x-twitter-ke-xai-miliknya-sebesar-33-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 07:40:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI]]></category>
		<category><![CDATA[Elon Musk]]></category>
		<category><![CDATA[Grok]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[jual X]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Buatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesepakatan $33 miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan swasta]]></category>
		<category><![CDATA[SpaceX]]></category>
		<category><![CDATA[Tesla]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[X (Twitter)]]></category>
		<category><![CDATA[XAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25709</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/elon-musk-jual-x-twitter-ke-xai-miliknya-sebesar-33-miliar">Elon Musk Jual X (twitter) ke xAI Miliknya Sebesar $33 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – Elon Musk, miliarder yang dikenal karena perannya di Tesla dan SpaceX, baru-baru ini mengumumkan bahwa ia telah menjual situs media sosial X (sebelumnya Twitter) kepada perusahaan kecerdasan buatan (AI) miliknya, xAI, dalam kesepakatan saham senilai $33 miliar. Langkah strategis ini diluncurkan pada hari Jumat dan berpotensi mengubah lanskap media sosial dan AI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun kedua perusahaan tersebut bersifat swasta dan tidak diharuskan untuk mengungkapkan data keuangan mereka, Musk menyebutkan bahwa kesepakatan ini menilai xAI sebesar $80 miliar dan X sebesar $33 miliar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Musk menyatakan bahwa penggabungan kedua perusahaan ini akan memberikan potensi besar dengan memadukan kemampuan AI canggih dari xAI dengan jangkauan luas yang dimiliki X.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum penjualan ini, Musk membeli Twitter pada tahun 2022 dengan harga $44 miliar dan mengubah arah kebijakan platform, termasuk menyikapi masalah ujaran kebencian, misinformasi, dan verifikasi pengguna. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nama Twitter juga diubah menjadi X, yang kini menjadi pusat dari berbagai inovasi, termasuk integrasi teknologi AI.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/elon-musk-jual-x-twitter-ke-xai-miliknya-sebesar-33-miliar">Elon Musk Jual X (twitter) ke xAI Miliknya Sebesar $33 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
