<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Monza Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/monza/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/monza</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Feb 2025 09:36:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Monza Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/monza</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Roma vs Monza 4-0: Monza Masih Terpuruk di Dasar Klasemen</title>
		<link>https://www.seketika.com/roma-vs-monza-4-0-monza-masih-terpuruk-di-dasar-klasemen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 21:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Alexis Saelemaekers]]></category>
		<category><![CDATA[Angelino]]></category>
		<category><![CDATA[Bryan Cristante]]></category>
		<category><![CDATA[Degradasi Monza]]></category>
		<category><![CDATA[Eldor Shomurodov]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Klasemen Serie A 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Monza]]></category>
		<category><![CDATA[Ranieri]]></category>
		<category><![CDATA[Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Terkalahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24548</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/roma-vs-monza-4-0-monza-masih-terpuruk-di-dasar-klasemen">Roma vs Monza 4-0: Monza Masih Terpuruk di Dasar Klasemen</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bola – AS Roma berhasil meraih kemenangan impresif dengan skor 4-0 atas Monza pada pertandingan Serie A, Senin (24/2), memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 laga berturut-turut. Kemenangan ini juga memperdalam kekhawatiran Monza yang kini terancam degradasi, karena tetap berada di posisi terakhir klasemen Serie A.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatih Roma, Claudio Ranieri, tentu merasa puas dengan performa anak asuhnya. Sejak awal tahun 2025, Roma telah tampil luar biasa, meraih 20 poin dari 24 poin yang tersedia, sebuah pencapaian yang tidak lepas dari solidnya pertahanan mereka, yang kini menjadi yang terbaik di liga selama periode tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertandingan dimulai dengan dominasi Roma. Pada menit ke-10, Alexis Saelemaekers membuka skor dengan tendangan melengkung indah dari sisi kanan, mengelabui kiper Monza dan menempatkan bola di sudut jauh gawang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunggulan Roma kemudian bertambah melalui gol Eldor Shomurodov. Penyerang asal Uzbekistan itu mencetak gol dengan sundulan setelah menerima umpan matang dari Matías Soulé Malvano.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada babak kedua, Angelino menambah keunggulan Roma menjadi 3-0 lewat tendangan datar yang tak bisa dihentikan kiper Monza. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/roma-vs-monza-4-0-monza-masih-terpuruk-di-dasar-klasemen">Roma vs Monza 4-0: Monza Masih Terpuruk di Dasar Klasemen</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Charles Leclerc Menang di Monza: Kemenangan Klasik dan Persaingan Baru di Klasemen F1</title>
		<link>https://www.seketika.com/charles-leclerc-menang-di-monza-kemenangan-klasik-dan-persaingan-baru-di-klasemen-f1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 12:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Charles Leclerc]]></category>
		<category><![CDATA[F1 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Ferrari]]></category>
		<category><![CDATA[formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[Grand Prix Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Klasemen F1]]></category>
		<category><![CDATA[Lando Norris]]></category>
		<category><![CDATA[Max Verstappen]]></category>
		<category><![CDATA[McLaren]]></category>
		<category><![CDATA[Monza]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18895</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/charles-leclerc-menang-di-monza-kemenangan-klasik-dan-persaingan-baru-di-klasemen-f1">Charles Leclerc Menang di Monza: Kemenangan Klasik dan Persaingan Baru di Klasemen F1</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Otomotif – Charles Leclerc membuktikan kemampuannya dengan meraih kemenangan di Grand Prix Italia, memuaskan para penggemar Ferrari di Monza! Setelah pertama kali menjuarai balapan ini pada 2019, Leclerc sekali lagi tampil menawan, mengalahkan duo McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, dalam balapan yang mendebarkan. Sementara itu, Max Verstappen, juara bertahan yang sebelumnya mendominasi, hanya finis di posisi keenam, hampir 38 detik di belakang Leclerc.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sorak-sorai menggema di tribun ketika Leclerc melintasi garis finis, berhasil bertahan dengan satu set ban keras yang digantinya pada pit stop ke-16. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Berbeda dengan rival-rivalnya yang harus masuk pit dua kali, Leclerc sukses menjaga kondisi bannya, menjadikannya tetap berada di posisi terdepan sepanjang balapan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, McLaren berharap Ferrari akan melakukan lebih dari satu pit stop, namun strategi Leclerc terbukti lebih efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekan setim Leclerc, Carlos Sainz, menyelesaikan balapan di posisi keempat. Meskipun Norris finis di urutan ketiga, ia berhasil memangkas keunggulan Verstappen di klasemen kejuaraan menjadi 62 poin dengan delapan balapan tersisa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Verstappen, yang sebelumnya tampak tak terhentikan, kini mengalami kesulitan dan gagal meraih kemenangan dalam enam balapan terakhir. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/charles-leclerc-menang-di-monza-kemenangan-klasik-dan-persaingan-baru-di-klasemen-f1">Charles Leclerc Menang di Monza: Kemenangan Klasik dan Persaingan Baru di Klasemen F1</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
