<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Operasi Modifikasi Cuaca Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/operasi-modifikasi-cuaca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/operasi-modifikasi-cuaca</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 02:33:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Operasi Modifikasi Cuaca Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/operasi-modifikasi-cuaca</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekolah di Jakarta Sepi, Pemprov Terapkan PJJ Imbas Banjir</title>
		<link>https://www.seketika.com/sekolah-di-jakarta-sepi-pemprov-terapkan-pjj-imbas-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 02:33:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov DKI]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah DKI]]></category>
		<category><![CDATA[WFH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33343</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sekolah-di-jakarta-sepi-pemprov-terapkan-pjj-imbas-banjir">Sekolah di Jakarta Sepi, Pemprov Terapkan PJJ Imbas Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Sejumlah sekolah di wilayah DKI Jakarta tampak lengang setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi dampak hujan berintensitas tinggi yang memicu banjir di sejumlah wilayah ibu kota.</p>



<p>Dilansir dari RRI, Jumat (23/1/2026), SMA Negeri 55 Duren Tiga, Jakarta Selatan, terlihat tidak beraktivitas. Pagar sekolah terkunci dan tidak tampak adanya kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah.</p>



<p>Salah seorang guru SMA Negeri 55 Duren Tiga mengatakan, kegiatan belajar mengajar dialihkan sepenuhnya ke rumah sejak Jumat hingga 28 Januari 2026. Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh siswa maupun tenaga pendidik.</p>



<p>“Mulai hari ini sampai 28 Januari, kegiatan belajar dilakukan dari rumah. Termasuk para guru,” ujarnya.</p>



<p>Ia menjelaskan, penerapan PJJ dilakukan sesuai dengan pengumuman resmi dari Pemprov Jakarta sebagai langkah pencegahan terhadap dampak cuaca ekstrem. Kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk jenjang sekolah menengah atas, tetapi juga diterapkan di tingkat sekolah dasar.</p>



<p>Hal serupa disampaikan oleh salah satu orang tua siswa SD Negeri 05 Duren Tiga, Hayu. Ia mengaku telah menerima pemberitahuan resmi dari pihak sekolah terkait pelaksanaan PJJ hingga akhir Januari.</p>



<p>Selain jenjang SD dan SMA, kebijakan PJJ juga diberlakukan pada satuan pendidikan anak usia dini (PAUD), termasuk taman kanak-kanak. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sekolah-di-jakarta-sepi-pemprov-terapkan-pjj-imbas-banjir">Sekolah di Jakarta Sepi, Pemprov Terapkan PJJ Imbas Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Perintahkan Respons Kilat Atasi Bencana di Aceh–Sumatera</title>
		<link>https://www.seketika.com/presiden-prabowo-perintahkan-respons-kilat-atasi-bencana-di-aceh-sumatera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 09:58:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peduli]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Siklon Tropis Senyar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap darurat bencana]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32264</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-prabowo-perintahkan-respons-kilat-atasi-bencana-di-aceh-sumatera">Presiden Prabowo Perintahkan Respons Kilat Atasi Bencana di Aceh–Sumatera</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Jakarta &#8211; Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan penanganan tanggap darurat sejak hari pertama terjadi bencana alam di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno menyampaikan bahwa pemerintah memastikan seluruh unsur bergerak cepat untuk menjamin keselamatan warga dari bencana yang dipicu oleh fenomena cuaca ekstrem yang berdampak luas di sejumlah wilayah.</p>



<p>“Jadi sejak hari pertama terjadinya bencana, Bapak Presiden sudah perintahkan kepada kami Tim BNPB langsung bergerak dibantu TNI-Polri, Pemda aktif, dan untuk tanggap darurat itu tenda-tenda pengungsian terus makanan segala kebutuhan sehari-hari sudah dikirim,” ujar Menko Pratikno dalam keterangannya kepada awak media di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat pagi, 28 November 2025.</p>



<p>Menurut Menko Pratikno, pengiriman bantuan mendesak kembali dilakukan atas arahan langsung Presiden Prabowo. </p>



<p>Pemerintah menekankan pentingnya peralatan prioritas untuk mendukung efisiensi operasi tanggap darurat.</p>



<p>“Jadi yang dikirim hari ini atas perintah Bapak Presiden adalah kebutuhan yang sangat mendesak, misalnya tadi disampaikan oleh Pak Seskab, alat komunikasi, perahu karet, kemudian genset listrik, itu hal yang juga sangat diperlukan untuk supaya pekerjaan-pekerjaan tanggap darurat ini semakin efisien. Tim PU (Pekerjaan Umum) juga bergerak, karena beberapa lokasi titik itu putus, mulai dari tanah longsor, kemudian jalan yang tertimbun, dan lain-lain, itu juga sudah bergerak,” kata Menko Pratikno.</p>



<p>Menurut Menko Pratikno, fenomena cuaca ekstrem yang terjadi dipicu siklon tropis senyar yang berdampak luas di sejumlah wilayah. </p>



<p>Pemerintah telah mengaktifkan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi potensi hujan di daratan.</p>



<p>“Perlu kita ketahui, ini adalah siklon tropis senyar yang memang sangat dahsyat, tetapi menurut BMKG sudah mulai menurun, oleh karena itu kita juga melakukan operasi modifikasi cuaca. Sudah mulai bisa diterbangkan untuk mengurangi curah hujan di daratan, sehingga nanti curah hujan kita bawa ke lautan. Ini juga dilakukan upaya-upaya semacam ini,” imbuh Menko Pratikno.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko Pratikno juga menyampaikan bahwa pemerintah mewaspadai potensi siklon tropis koto yang berada di utara, meski diharapkan tidak memasuki wilayah Indonesia. </p>



<p>Seluruh elemen diminta memperkuat kewaspadaan dan menjaga kesiapsiagaan.</p>



<p>“Dan kemudian kita juga mengantisipasi karena ada siklon koto, tapi tempatnya di utara. Kita masih waspada, kita harapkan dia tidak akan masuk ke wilayah daratan Indonesia. Jadi sekali lagi, kita butuh dukungan dari semua pihak, rekan-rekan semuanya,” pungkas Menko Pratikno.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-53072be25f5ae8075b7a60ac7d69856a" style="color:#fefefe">(BPMI Setpres)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-prabowo-perintahkan-respons-kilat-atasi-bencana-di-aceh-sumatera">Presiden Prabowo Perintahkan Respons Kilat Atasi Bencana di Aceh–Sumatera</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Modifikasi Cuaca Digelar, BMKG Prediksi Potensi Hujan Masih Tinggi di Jabodetabek</title>
		<link>https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-digelar-bmkg-prediksi-potensi-hujan-masih-tinggi-di-jabodetabek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 04:31:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG 2025]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi BPBD BMKG TNI AU]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[OMC Jakarta 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Prediksi Hujan Jabodetabek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29458</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-digelar-bmkg-prediksi-potensi-hujan-masih-tinggi-di-jabodetabek">Operasi Modifikasi Cuaca Digelar, BMKG Prediksi Potensi Hujan Masih Tinggi di Jabodetabek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DKI Jakarta) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 17–21 Agustus 2025. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya menjelang puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>



<p>Kegiatan OMC ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).</p>



<p>&#8220;Berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG terdapat potensi peningkatan curah hujan di pertengahan Agustus, oleh karena itu OMC akan dilaksanakan selama lima hari, mulai 17 hingga 21 Agustus 2025,&#8221; jelas Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji.</p>



<p>OMC ini tidak hanya ditujukan untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem, tetapi juga untuk memastikan seluruh rangkaian agenda kenegaraan dan perayaan masyarakat dalam rangka HUT RI ke-80 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan khidmat.</p>



<p>Fahim, perwakilan dari Direktorat Meteorologi Publik BMKG, menambahkan bahwa aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang saat ini berada di Fase 2 (Samudra Hindia bagian barat), serta adanya gelombang low frequency dan Kelvin, menunjukkan potensi hujan masih cukup tinggi di wilayah barat Pulau Jawa, termasuk Jakarta dan sekitarnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-modifikasi-cuaca-digelar-bmkg-prediksi-potensi-hujan-masih-tinggi-di-jabodetabek">Operasi Modifikasi Cuaca Digelar, BMKG Prediksi Potensi Hujan Masih Tinggi di Jabodetabek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pramono Anung Tinjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Siaga 2 Atasi Banjir</title>
		<link>https://www.seketika.com/pramono-anung-tinjau-pintu-air-manggarai-jakarta-siaga-2-atasi-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 14:28:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas SDA]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pintu Air Manggarai]]></category>
		<category><![CDATA[Pompa Air Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga 2 Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24760</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pramono-anung-tinjau-pintu-air-manggarai-jakarta-siaga-2-atasi-banjir">Pramono Anung Tinjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Siaga 2 Atasi Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan langsung terhadap ketinggian air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/3) sore. Dalam peninjauan tersebut, Pramono mengungkapkan bahwa tinggi permukaan air di Manggarai telah mencapai 850 cm.</p>



<p>Hujan deras di Jakarta dan Bogor menjadi penyebab utama naiknya debit air sungai di sejumlah wilayah Jakarta. Akibatnya, beberapa kawasan pemukiman warga terdampak banjir, dan Pintu Air Manggarai menjadi salah satu titik yang paling diperhatikan.</p>



<p>Pramono Anung mengonfirmasi bahwa, dengan ketinggian air mencapai 850 cm, Jakarta telah memasuki status siaga 2. Hal ini memicu Pemprov DKI Jakarta untuk segera mengambil langkah-langkah mitigasi bencana.</p>



<p>&#8220;Kami melakukan rapat mendadak, karena tinggi permukaan air di Manggarai sudah mencapai 850 cm. Jika itu terjadi, Jakarta sudah siaga 2,&#8221; ujar Pramono.</p>



<p>Gubernur Pramono juga menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk segera membuka pintu-pintu air guna mengurangi beban air yang menggenangi beberapa wilayah Jakarta, terutama sepanjang Sungai Ciliwung. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pramono-anung-tinjau-pintu-air-manggarai-jakarta-siaga-2-atasi-banjir">Pramono Anung Tinjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Siaga 2 Atasi Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena La Nina Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur</title>
		<link>https://www.seketika.com/fenomena-la-nina-picu-cuaca-ekstrem-bmkg-siapkan-mitigasi-bencana-hidrometeorologi-di-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Dec 2024 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Hidrometeorologi]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca di Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[La Nina]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Puncak Musim Hujan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22628</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-la-nina-picu-cuaca-ekstrem-bmkg-siapkan-mitigasi-bencana-hidrometeorologi-di-jawa-timur">Fenomena La Nina Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Surabaya – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menghadiri Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur. Rapat tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhi Karyono, Menteri Koordinator PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, dan Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Ammania, yang membahas langkah-langkah mitigasi menghadapi puncak musim hujan serta potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur pada 17 Desember 2024.</p>



<p>Dalam rapat koordinasi, Dwikorita memaparkan potensi cuaca ekstrem yang akan memengaruhi Jawa Timur, dipicu oleh fenomena anomali iklim global, seperti La Nina. </p>



<p>La Nina menyebabkan pendinginan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, yang memperburuk pembentukan awan hujan. Fenomena ini berisiko meningkatkan intensitas curah hujan, yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di Jawa Timur.</p>



<p>Berbeda dengan kondisi tahun lalu yang dipengaruhi oleh El Nino kering, fenomena La Nina disertai oleh sirkulasi siklonik yang dapat menyebabkan angin kencang, gelombang tinggi, dan potensi hujan ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.</p>



<p>Selain La Nina, sejumlah fenomena atmosfer lain juga turut memperburuk cuaca ekstrem di Jawa Timur, seperti aktivitas Monsoon Asia, gelombang MJO, dan gelombang Kelvin serta Rossby ekuator. </p>



<p>Semua fenomena ini diprediksi akan memuncak pada Desember hingga Januari 2025, berpotensi memengaruhi wilayah Laut Natuna, Bangka Belitung, Jabodetabek, dan Jawa Barat. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-la-nina-picu-cuaca-ekstrem-bmkg-siapkan-mitigasi-bencana-hidrometeorologi-di-jawa-timur">Fenomena La Nina Picu Cuaca Ekstrem, BMKG Siapkan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Jawa Timur</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Dukung Pembangunan IKN Nusantara</title>
		<link>https://www.seketika.com/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-untuk-dukung-pembangunan-ikn-nusantara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[IKN Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[OMC]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangan hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Percepatan Pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15734</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-untuk-dukung-pembangunan-ikn-nusantara">BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Dukung Pembangunan IKN Nusantara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kami berharap OMC akan memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat luas serta memitigasi risiko bencana yang terjadi,&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur penunjang Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, BMKG melaksanakan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi ini bertujuan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah pembangunan IKN, Kalimantan Timur.</p>



<p>&#8220;OMC untuk menunjang percepatan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan Bandar Udara VVIP IKN dan jalan tol,&#8221; kata Dwikorita di Jakarta, Rabu (19/6).</p>



<p>Dwikorita menambahkan bahwa berdasarkan hasil analisis prediksi curah hujan bulan Juni 2024, wilayah Kalimantan Timur, khususnya wilayah IKN, berada pada kategori menengah dengan curah hujan bulanan berkisar antara 200 hingga 300 milimeter. </p>



<p>Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, OMC bertujuan memecah awan guna meminimalisir terjadinya hujan, dengan operasi yang dijadwalkan antara 13-23 Juni 2024.</p>



<p>Plt. Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menambahkan bahwa hingga Rabu (19/6), telah dilaksanakan total enam hari kegiatan OMC. </p>



<p>Selama periode ini, telah dilakukan sepuluh sorti penerbangan penyemaian awan dengan total waktu penerbangan 21 jam 25 menit.</p>



<p>&#8220;Total bahan semai yang telah digunakan untuk OMC adalah 8 ton NaCl powder dari total yang telah disiapkan sebanyak 16 ton,&#8221; kata Seto.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-untuk-dukung-pembangunan-ikn-nusantara">BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Dukung Pembangunan IKN Nusantara</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
