<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Paus Fransiskus Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/paus-fransiskus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/paus-fransiskus</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 May 2025 04:11:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Paus Fransiskus Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/paus-fransiskus</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konklaf 2025, Robert Prevost Jadi Paus Leo XIV: Paus Amerika Pertama dalam Sejarah!</title>
		<link>https://www.seketika.com/konklaf-2025-robert-prevost-jadi-paus-leo-xiv-paus-amerika-pertama-dalam-sejarah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 04:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Katolik Amerika Latin]]></category>
		<category><![CDATA[Konklaf Vatikan]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Amerika Pertama]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Leo XIV]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[Robert Prevost]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26920</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/konklaf-2025-robert-prevost-jadi-paus-leo-xiv-paus-amerika-pertama-dalam-sejarah">Konklaf 2025, Robert Prevost Jadi Paus Leo XIV: Paus Amerika Pertama dalam Sejarah!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Robert Prevost diangkat menjadi Paus Leo XIV, menjadikannya <a href="https://www.seketika.com/?s=paus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus</a> Amerika pertama dalam sejarah Gereja Katolik selama lebih dari 2.000 tahun pada Kamis (8/5/2025). Prevost, yang lahir pada 14 September 1955 di Chicago, adalah seorang tokoh gereja yang memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Amerika Serikat dan Peru. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keterpilihannya mencerminkan perubahan besar dalam dinamika Vatikan dan arah baru yang diambil Gereja Katolik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum Robert Prevost diangkat menjadi <a href="https://www.seketika.com/?s=paus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus</a> Leo XIV, ia menjabat sebagai Prefek Departemen Uskup dan presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin di bawah <a href="https://www.seketika.com/?s=paus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus</a> Fransiskus. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kariernya mencakup pengalaman luas, termasuk sebagai Uskup Agung Chiclayo di Peru dan sebagai pemimpin ordo religius Augustinian, sebuah ordo tua yang didirikan oleh Santo Agustinus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Prevost di Vatikan dimulai pada tahun 2023. Walaupun berasal dari Amerika, sebuah negara yang sebelumnya dianggap tabu untuk melahirkan seorang <a href="https://www.seketika.com/?s=paus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus</a> karena dominasi geopolitiknya, latar belakang Peru dan dedikasi misionarisnya membuatnya menjadi sosok jembatan antara dua dunia. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/konklaf-2025-robert-prevost-jadi-paus-leo-xiv-paus-amerika-pertama-dalam-sejarah">Konklaf 2025, Robert Prevost Jadi Paus Leo XIV: Paus Amerika Pertama dalam Sejarah!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemakaman Paus Fransiskus: 50 Kepala Negara dan 10 Keluarga Kerajaan Nyatakan Hadir</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemakaman-paus-fransiskus-50-kepala-negara-dan-10-keluarga-kerajaan-nyatakan-hadir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 20:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Basilika Santo Petrus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Vatikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kardinal Kevin Farrell]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin Dunia di Vatikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peti Jenazah Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26545</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemakaman-paus-fransiskus-50-kepala-negara-dan-10-keluarga-kerajaan-nyatakan-hadir">Pemakaman Paus Fransiskus: 50 Kepala Negara dan 10 Keluarga Kerajaan Nyatakan Hadir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemakaman Paus Fransiskus menjadi momen bersejarah yang menyatukan para kepala negara, keluarga kerajaan, dan ribuan umat Katolik dari seluruh dunia. Prosesi pemakaman akan berlangsung pada hari Sabtu di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, setelah tiga hari penghormatan publik di Basilika Santo Petrus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak Senin, ribuan pelayat telah mengantre untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Peti Jenazah Fransiskus, yang disemayamkan terbuka di depan altar utama basilika. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengenakan jubah merah, dengan rosario di tangan dan mitra uskup di kepala, jenazah Paus disambut dengan doa, air mata, dan keheningan penuh hormat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari 150.000 orang tercatat datang hanya hingga Jumat siang, memaksa basilika untuk tetap buka hingga malam hari demi mengakomodasi jumlah pelayat yang terus membludak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Yang menarik, meskipun acara ini penuh dengan protokol kenegaraan, momen paling menyentuh justru terjadi di sebuah basilika kecil di Roma, tempat para kaum miskin akan menyambut jenazah Fransiskus. Ini sejalan dengan kepribadian Paus yang dikenal rendah hati dan dekat dengan kaum papa.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemakaman-paus-fransiskus-50-kepala-negara-dan-10-keluarga-kerajaan-nyatakan-hadir">Pemakaman Paus Fransiskus: 50 Kepala Negara dan 10 Keluarga Kerajaan Nyatakan Hadir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jokowi Diutus Presiden Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan</title>
		<link>https://www.seketika.com/jokowi-diutus-presiden-prabowo-hadiri-pemakaman-paus-fransiskus-di-vatikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2025 18:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[Duka Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Utusan Indonesia ke Vatikan]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26464</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jokowi-diutus-presiden-prabowo-hadiri-pemakaman-paus-fransiskus-di-vatikan">Jokowi Diutus Presiden Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, ditunjuk sebagai utusan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri prosesi pemakaman Sri Paus Fransiskus di Vatikan. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Rabu (23/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Atas nama pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengirim beberapa tokoh nasional guna menghadiri pemakaman Paus Fransiskus. Salah satu utusan yang ditugaskan adalah Presiden Joko Widodo, mewakili bangsa dan negara,&#8221; ujar Prasetyo dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sekretariat Negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan untuk mengutus wakil diambil karena Presiden Prabowo tidak dapat hadir secara langsung dalam upacara pemakaman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, pemerintah Indonesia tetap mengirimkan utusan sebagai bentuk penghormatan dan dukacita mendalam atas wafatnya pemimpin tertinggi umat Katolik dunia tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Paus Fransiskus. Informasi yang kami terima, pemakaman akan digelar pada 26 April 2025 pukul 10.00 waktu setempat,&#8221; lanjut Prasetyo.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jokowi-diutus-presiden-prabowo-hadiri-pemakaman-paus-fransiskus-di-vatikan">Jokowi Diutus Presiden Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka</title>
		<link>https://www.seketika.com/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-dunia-berduka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 10:53:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita duka Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Paus dari Amerika Latin]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus wafat]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Katolik meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pemimpin Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan kabar duka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26365</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-dunia-berduka">Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – <a href="https://www.seketika.com/?s=Paus+Fransiskus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus Fransiskus</a>, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, telah meninggal dunia pada usia 88 tahun. Kabar duka mengenai wafatnya Paus Fransiskus diumumkan secara resmi oleh Vatikan pada Senin pagi, 21 April 2025, melalui pernyataan dari Kardinal Kevin Farrell, yang menjabat sebagai camerlengo Vatikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saudara-saudara yang terkasih, dengan rasa sedih yang mendalam saya harus mengumumkan kematian Bapa Suci kita, <a href="https://www.seketika.com/?s=Paus+Fransiskus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus Fransiskus</a>,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari CNN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada pukul 07.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, telah kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk pelayanan Tuhan dan Gereja-Nya.”</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Paus+Fransiskus&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Paus Fransiskus</a> menjabat sejak tahun 2013 dan dikenal luas karena ajaran-ajarannya yang menekankan nilai-nilai Injil, cinta kasih universal, keberanian moral, dan kesetiaan pada iman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia merupakan paus pertama dari Amerika Latin serta paus non-Eropa pertama dalam hampir 1.300 tahun terakhir, menjadikannya sosok revolusioner dalam sejarah panjang Gereja Katolik.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/paus-fransiskus-meninggal-dunia-di-usia-88-tahun-dunia-berduka">Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berduka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Paus Fransiskus Menderita Infeksi Saluran Pernapasan Polimikroba, Apa Itu ?</title>
		<link>https://www.seketika.com/paus-fransiskus-menderita-infeksi-saluran-pernapasan-polimikroba-apa-itu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[infeksi saluran pernapasan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[perawatan medis]]></category>
		<category><![CDATA[Pneumonia]]></category>
		<category><![CDATA[polimikroba]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pernapasan]]></category>
		<category><![CDATA[Vatikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24405</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/paus-fransiskus-menderita-infeksi-saluran-pernapasan-polimikroba-apa-itu">Paus Fransiskus Menderita Infeksi Saluran Pernapasan Polimikroba, Apa Itu ?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Kesehatan – Paus Fransiskus, yang berusia 88 tahun, saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit setelah didiagnosis menderita infeksi kompleks pada sistem pernapasannya. Pihak berwenang Vatikan mengonfirmasi bahwa Paus mengidap &#8220;infeksi saluran pernapasan polimikroba,&#8221; yang berarti adanya campuran bakteri, virus, jamur, atau parasit yang mempengaruhi paru-parunya. Kondisi ini sering ditemukan pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah, terutama pada usia lanjut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Itu Infeksi Saluran Pernapasan Polimikroba?</h3>



<p class="wp-block-paragraph">Infeksi saluran pernapasan polimikroba adalah kondisi yang melibatkan pertumbuhan berbagai jenis mikroorganisme di paru-paru. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Para ahli medis, termasuk Dr. Maor Sauler, seorang spesialis pengobatan paru-paru di Fakultas Kedokteran Universitas Yale, menjelaskan bahwa masalah ini sering dipicu oleh infeksi saluran napas seperti bronkitis. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada individu yang lebih tua atau memiliki masalah kesehatan lainnya, infeksi ini dapat berkembang menjadi lebih serius, dengan beberapa jenis organisme menyerang paru-paru sekaligus. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kasus Paus, pengobatan yang lebih terarah diperlukan untuk memastikan antibiotik yang diberikan efektif melawan semua organisme tersebut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/paus-fransiskus-menderita-infeksi-saluran-pernapasan-polimikroba-apa-itu">Paus Fransiskus Menderita Infeksi Saluran Pernapasan Polimikroba, Apa Itu ?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Yubelium, Tahun Suci 2025: Paus Fransiskus Buka Pintu Suci dan Ajak Peziarah Merenung tentang Harapan</title>
		<link>https://www.seketika.com/yubelium-tahun-suci-2025-paus-fransiskus-buka-pintu-suci-dan-ajak-peziarah-merenung-tentang-harapan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Basilika Santo Petrus]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pengampunan Dosa]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan 25 Tahun Yubelium]]></category>
		<category><![CDATA[Peziarah Roma]]></category>
		<category><![CDATA[Pintu Suci]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Suci 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Umat Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Yubelium 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22786</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/yubelium-tahun-suci-2025-paus-fransiskus-buka-pintu-suci-dan-ajak-peziarah-merenung-tentang-harapan">Yubelium, Tahun Suci 2025: Paus Fransiskus Buka Pintu Suci dan Ajak Peziarah Merenung tentang Harapan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Paus Fransiskus mengawali Tahun Suci 2025 pada hari Selasa, 25 Desember, dengan meresmikan perayaan besar Gereja Katolik yang diperkirakan akan menarik sekitar 32 juta peziarah dari seluruh dunia ke Roma. Acara ini tidak hanya menjadi ujian ketahanan Paus, tetapi juga tantangan bagi Kota Abadi untuk menyambut para peziarah yang datang untuk merayakan Yubelium, sebuah tradisi suci yang dilaksanakan setiap 25 tahun sekali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam upacara yang penuh makna tersebut, Paus Fransiskus membuka Pintu Suci di Basilika Santo Petrus. Dengan bantuan kursi rodanya, Paus mengetuk beberapa kali pintu yang bersejarah tersebut, dan segera dibukalah Pintu Suci, sebuah simbol penting dalam tradisi Katolik yang menandai dimulainya Tahun Suci. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Suasana khidmat semakin terasa dengan dentang lonceng yang menggema di seluruh Roma, sementara paduan suara di dalam basilika memulai Misa Malam Natal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam homilinya, Paus Fransiskus menekankan pentingnya Tahun Suci sebagai kesempatan untuk memberikan harapan kepada mereka yang berada dalam kesulitan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyerukan agar negara-negara kaya meringankan utang negara-negara miskin dan mengingatkan umat Katolik akan komitmen untuk melindungi planet ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Paus menyebutkan bahwa tujuan dari Yubelium adalah untuk membawa harapan bagi mereka yang hidup dalam penderitaan, para tahanan, orang miskin, dan mereka yang hidup di daerah yang dihancurkan oleh perang dan kekerasan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/yubelium-tahun-suci-2025-paus-fransiskus-buka-pintu-suci-dan-ajak-peziarah-merenung-tentang-harapan">Yubelium, Tahun Suci 2025: Paus Fransiskus Buka Pintu Suci dan Ajak Peziarah Merenung tentang Harapan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misa Natal 2024 di Gereja Katedral Jakarta: Perayaan Natal dengan Sentuhan Budaya Nusantara dan Daur Ulang</title>
		<link>https://www.seketika.com/misa-natal-2024-di-gereja-katedral-jakarta-perayaan-natal-dengan-sentuhan-budaya-nusantara-dan-daur-ulang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Dec 2024 13:26:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran sosial gereja]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katedral Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Misa Natal 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Natal dengan budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Perayaan Natal 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Yubileum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22771</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/misa-natal-2024-di-gereja-katedral-jakarta-perayaan-natal-dengan-sentuhan-budaya-nusantara-dan-daur-ulang">Misa Natal 2024 di Gereja Katedral Jakarta: Perayaan Natal dengan Sentuhan Budaya Nusantara dan Daur Ulang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Misa Natal 2024 di Gereja Katedral Jakarta, yang diselenggarakan pada 25 Desember 2024, menghadirkan pengalaman spiritual yang istimewa. Perayaan ini tidak hanya menggali makna kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui dekorasi yang memadukan tradisi Natal dengan budaya Nusantara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Misa dilaksanakan dalam tiga sesi, yaitu pukul 08.30, 11.00, dan 17.00, dengan tema yang menonjolkan keberagaman budaya Indonesia sambil tetap menjaga esensi spiritual Natal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menyambut perayaan Natal tahun ini, Gereja Katedral Jakarta tetap konsisten mengedepankan elemen budaya Nusantara. Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie, menjelaskan bahwa unsur daur ulang menjadi fokus dalam dekorasi Natal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami selalu berusaha mengangkat elemen budaya Nusantara dalam dekorasi Natal, dan tahun ini kami menambahkan unsur daur ulang, seperti menggunakan ornamen yang sama setiap tahun,&#8221; kata Susyana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerapan bahan daur ulang dalam dekorasi ini bertujuan untuk melestarikan budaya serta mendukung gerakan pelestarian lingkungan, sesuai dengan ajakan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si, yang mengajak umat untuk merawat bumi sebagai rumah bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu daya tarik utama dalam dekorasi adalah Wayang Natal Nusantara 2024, yang menggambarkan kisah kelahiran Yesus Kristus dengan sentuhan lokal. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/misa-natal-2024-di-gereja-katedral-jakarta-perayaan-natal-dengan-sentuhan-budaya-nusantara-dan-daur-ulang">Misa Natal 2024 di Gereja Katedral Jakarta: Perayaan Natal dengan Sentuhan Budaya Nusantara dan Daur Ulang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal: Simbol Keharmonisan dan Dialog Antar Agama</title>
		<link>https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-masjid-istiqlal-simbol-keharmonisan-dan-dialog-antar-agama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Sep 2024 13:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Dialog Antar agama]]></category>
		<category><![CDATA[harmoni]]></category>
		<category><![CDATA[Keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kerukunan Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid Istiqlal]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Nasaruddin Umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18993</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-masjid-istiqlal-simbol-keharmonisan-dan-dialog-antar-agama">Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal: Simbol Keharmonisan dan Dialog Antar Agama</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, dengan penuh sukacita menyambut kunjungan Apostolik Paus Fransiskus pada Kamis, 5 September 2024. Dalam sambutannya, Prof. Nasaruddin menekankan pentingnya menjaga keberagaman dengan damai, serta tanggung jawab bersama dalam menciptakan harmoni di tengah perbedaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebagai umat manusia dan umat beragama, kita semua mendambakan kehidupan yang damai, tenteram, dan harmonis dalam masyarakat yang beragam serta keseimbangan dengan lingkungan alam,” ujar Prof. Nasaruddin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal disambut hangat, menggambarkan keberagaman yang damai dan harmonis di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Masjid Istiqlal, yang dirancang oleh seorang arsitek Kristiani, telah menjadi simbol nyata kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Prof. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nasaruddin menegaskan bahwa meskipun dunia penuh dengan keberagaman, konflik-konflik masih sering terjadi dan menyebabkan penderitaan di berbagai belahan dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di berbagai belahan dunia, banyak saudara-saudara kita masih menderita akibat konflik. Dialog antar tokoh agama sangat penting untuk menyelesaikan persoalan kemanusiaan dan ancaman kerusakan lingkungan,” tambah Prof. Nasaruddin.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-masjid-istiqlal-simbol-keharmonisan-dan-dialog-antar-agama">Kunjungan Paus Fransiskus ke Masjid Istiqlal: Simbol Keharmonisan dan Dialog Antar Agama</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Sambutan Hangat Presiden Jokowi dan Pesan Perdamaian</title>
		<link>https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-indonesia-sambutan-hangat-presiden-jokowi-dan-pesan-perdamaian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Bhinneka Tunggal Ika]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo #Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Pancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[Perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[Toleransi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18937</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-indonesia-sambutan-hangat-presiden-jokowi-dan-pesan-perdamaian">Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Sambutan Hangat Presiden Jokowi dan Pesan Perdamaian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan hangat dan penuh antusias terhadap kunjungan Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus ke Indonesia. Dalam sambutannya pada pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Rabu pagi, 4 September 2024, Presiden Jokowi menyatakan rasa gembira yang mendalam atas kedatangan Paus Fransiskus, yang mencatatkan penerbangan terpanjang dalam sejarah kunjungannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Negara kita, Indonesia menyambut gembira dan hangat kedatangan Yang Teramat Mulia Bapa Suci Paus Fransiskus. Dan saya mendengar ini adalah penerbangan terpanjang yang Sri Paus lakukan. Terima kasih Bapa Suci telah bersedia memenuhi undangan kami untuk mengunjungi Indonesia,” ujar Presiden Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi menyoroti bahwa kunjungan Paus Fransiskus membawa pesan penting mengenai harmoni dan persatuan di tengah keragaman yang dimiliki Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kunjungan ini memiliki pesan yang sangat kuat tentang arti pentingnya merayakan perbedaan, di mana Indonesia sebagai negara majemuk yang terdiri dari beragam etnis –tadi saya menyampaikan kepada Bapak Suci bahwa kita memiliki 714 suku bangsa, etnis, dan juga memiliki 17 ribu pulau yang kita tinggali, yang semuanya berbeda budaya, agama, dan suku bangsa– terus berupaya menjaga harmoni di tengah kebinekaan yang kita miliki,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Presiden Jokowi menegaskan bahwa toleransi adalah fondasi bagi persatuan dan perdamaian bangsa. Ia menjelaskan bahwa Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan pijakan bagi masyarakat Indonesia untuk hidup rukun dalam perbedaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semangat perdamaian dan toleransi inilah yang ingin Indonesia bersama Vatikan sebarkan, apalagi di tengah dunia yang semakin bergejolak. Seperti yang kita ketahui bersama, konflik dan perang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk di Palestina yang telah menelan lebih dari 40 ribu korban jiwa” tegas Presiden.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kunjungan-paus-fransiskus-ke-indonesia-sambutan-hangat-presiden-jokowi-dan-pesan-perdamaian">Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia: Sambutan Hangat Presiden Jokowi dan Pesan Perdamaian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profil dan Biografi Resmi Paus Fransiskus Yang Tiba di Indonesia Hari Ini</title>
		<link>https://www.seketika.com/profil-dan-biografi-resmi-paus-fransiskus-yang-tiba-di-indonesia-hari-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[Jorge Mario Bergoglio]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Keuskupan Buenos Aires]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Argentina]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Fransiskus]]></category>
		<category><![CDATA[pope francis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18867</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/profil-dan-biografi-resmi-paus-fransiskus-yang-tiba-di-indonesia-hari-ini">Profil dan Biografi Resmi Paus Fransiskus Yang Tiba di Indonesia Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Internasional – Paus pertama Amerika, Jorge Mario Bergoglio, berasal dari Argentina. Uskup Agung Jesuit Buenos Aires yang berusia 76 tahun ini merupakan tokoh terkemuka di seluruh benua, namun tetap menjadi pendeta sederhana yang sangat dicintai oleh keuskupannya, di mana ia telah melakukan perjalanan secara ekstensif dengan kereta bawah tanah dan bus selama 15 tahun pelayanan episkopalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Umatku miskin dan aku salah satu dari mereka”, katanya lebih dari sekali, menjelaskan keputusannya untuk tinggal di apartemen dan memasak makan malamnya sendiri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia selalu menasihati para imamnya untuk menunjukkan belas kasihan dan keberanian kerasulan serta menjaga pintu mereka tetap terbuka bagi semua orang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal terburuk yang dapat terjadi pada Gereja, katanya dalam berbagai kesempatan, “adalah apa yang disebut de Lubac sebagai keduniawian rohani”, yang berarti, “menjadi egois”. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan ketika ia berbicara tentang keadilan sosial, ia mengajak orang-orang pertama-tama untuk mengambil Katekismus , untuk menemukan kembali Sepuluh Perintah Allah dan Sabda Bahagia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Proyeknya sederhana: jika Anda mengikuti Kristus, Anda memahami bahwa “menginjak-injak martabat seseorang adalah dosa serius”.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/profil-dan-biografi-resmi-paus-fransiskus-yang-tiba-di-indonesia-hari-ini">Profil dan Biografi Resmi Paus Fransiskus Yang Tiba di Indonesia Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
